Articles

Sistem Sensor Kualitas Minyak Goreng Berdasarkan pada Pengukuran Kapasitansi dan Panjang Berkas Pembiasan Cahaya Putra, Zulfan Syah; Rivai, Muhammad; Suwito, Suwito
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.726 KB)

Abstract

Minyak merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Kualitas suatu minyak sangat penting diketahui, karena setiap minyak dengan jenis yang sama mempunyai kualitas yang berbeda. Oleh karena itu, perlu dibuat sebuah teknologi yang tepat guna dan ekonomis untuk mengetahui kualitas minyak tersebut. Pada tugas akhir ini penulis telah membuat Sistem Sensor kualitas Minyak Berdasarkan Pada Pengukuran Kapasitansi Dan Panjang Berkas Pembiasan Cahaya. Sistem untuk pengukuran kapasitansi bekerja menggunakan astabel multivibrator dengan frekuensi 50,332  Khz. Frekuensi  50,332  khz ini selanjutnya dirubah ke tegangan dengan menggunakan F to V konverter. Rangkaian F to V konverter yang dirancang mampu bekerja dari frekuensi 1khz-100 khz. Data tegangan yang diperoleh dari f to v konverter ini akan di baca oleh mikrokontroller sebagai data ADC 10 bit. Dengan berubahnya frekuensi, maka data ADC akan berubah. Untuk panjang berkas pembiasan cahaya, sistem ini menggunakan webcam yang berbasis komputer untuk menghitung panjang berkas pembiasan cahaya dengan mendapatkan nilai pixel setiap sampel minyak. Berdasarkan pengujian didapatkan bahwa sistem ini dapat membedakan kualitas minyak yang meliputi minyak goreng murni, minyak goreng bekas, oli murni, oli bekas
Sistem Monitoring Arus Listrik Jala-Jala Menggunakan Power Line Carrier Arihutomo, Mukhlas; Rivai, Muhammad; Suwito, Suwito
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.298 KB)

Abstract

Pencurian listrik menyebabkan kerugian negara, karena daya akan hilang dan rusaknya infrastruktur jaringan listrik. Pada umumnya pencurian listrik dilakukan dengan cara mem-bypass ECB (Electronic Circuit Breaker), sehingga daya listrik yang digunakan bisa melebihi batas. Pada penelitian ini, telah dirancang sebuah sistem monitoring arus listrik jala-jala menggunakan Power Line Carrier (PLC). Sistem ini dapat mengetahui penggunaan arus listrik distribusi rumah tangga, sehingga jika ada penggunaan arus litrik jala-jala yang berlebih, maka dapat diindikasikan pada line itu terdapat kemungkinan pencurian listrik. Sistem terdiri dari transmitter dan receiver. Jala-jala dipilih sebagai media komunikasi data karena jaringan infrastruktur instalasi pendukungnya yang sudah ada. Berdasarkan pengujian pengukuran arus listrik jala-jala dengan beban yang beragam, didapatkanrange toleransi pengukuran arus sebesar 0 - 11%. Pengiriman data arus dari transmitter menuju receiver menggunakan komunikasi serial dengan kecepatan pengiriman 300 baud. Jarak komunikasi data melalui media jala-jala mencapai 31 meter dengan tingkat keberhasilan pengiriman 100%.
Aplikasi Wireless Sensor Network Untuk Pembacaan Meteran Air Arsyistawa, Nugra; Rivai, Muhammad; Suwito, Suwito
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.732 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.26648

Abstract

Pada era modern, manusia cenderung lebih menyukai hal yang praktis yang dapat mempermudah pekerjaan manusia. Untuk mewujudkan efisiensi yang diinginkan, manusia memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaanya. Salah satu peluang pemanfaatan teknologi untuk memudahkan pekerjaan manusia adalah sistem monitoring penggunaan meteran air yang dapat diakses secara online. Pada penelitian ini merancang jenis perangkat meteran baru yang memanfaatkan teknologi nirkabel untuk mengirim sinyal listrik yang terbaca oleh sensor aliran air FS300A G3/4 yang bekerja dengan prinsip hall-effect. Sensor dikalibrasi dengan mengambil data berupa pulsa untuk menghitung aliran air. Mikrokontoler Arduino Uno akan memproses sinyal yang terbaca oleh sensor dan menampilkanya pada LCD. Perangkat terhubung dengan dalam jaringan wireless sensor network menggunakan modul Xbee S1 dengan tipe topologi jaringan digimesh yang memungkinkan proses data forwarding, yaitu proses pengiriman data dari node ke webserver melalui beberapa node sebagai jembatan. Dalam sistem ini Raspberry Pi model B digunakan sebagai webserver untuk mengumpulkan data dan mengirimnya pada server thingspeak.com tiap 30 detik. Berdasarkan hasil pengujian diketahui hubungan jumlah pulsa terhadap besar debit air, dan diketahui jangkauan maksimal dari node adalah 34 meter. Dalam uji coba jaringan, Node dengan jarak 20 m memiliki tingkat kesuksesan pengiriman data 99%.
Sistem Identifikasi Gas Menggunakan Sensor Surface Acoustic Wave dan Metoda Kromatografi Faricha, Anifatul; Rivai, Muhammad; Suwito, Suwito
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.258 KB)

Abstract

Banyak metode yang digunakan untuk mengidentifikasikan suatu gas, salah satunya adalah dengan menggunakan metode kromatografi. Pada umumnya kromatografi gas memiliki prinsip kerja yang didasari dari pemisahan fisik senyawa organik pada suhu tertentu, di mana senyawa tersebut  dibawa oleh suatu gas pembawa menuju kolom partisi. Setiap senyawa akan memiliki kecepatan yang berbeda-beda dalam melewati kolom sesuai dengan nilai kepolaran. Sensor surface acoustic wave digunakan sebagai detektor yang menghasilkan respon frekuensi, respon tersebut dihitung oleh sebuah device frequency counter. Pada penelitian ini telah dilakukan pengidentifikasian gas yang menggunakan algoritma neural network. Hasil percobaan menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengidentifikasi jenis gas dengan tingkat keberhasilan 90%.  Secara keseluruhan  metode ini diharapkan menjadi metode yang baik untuk sistem identifikasi gas.
Kondisi Lingkungan Rumah dan Perilaku Masyarakat Sebagai Faktor Risiko Kejadian Malaria di Puskesmas Benteng Bangka Belitung Suwito, Suwito; Suhartono, Suhartono; Joko, Tri
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN INDONESIA Vol 4, No 2 (2005): vol 4, No 2 (2005)
Publisher : JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

ABSTRACT Backgroud: Bangka district is an endemic area of malaria, which has a relatively high incidence for malaria over the year. It has  clinical malaria rate  26.949 cases per year and Annual Malaria Incidence (AMI) 46,840/00. Benteng sub district is one of endemic area of malaria which has High Case Incidence (HCI) with 50,660/00 for AMI rate. This rate is higher compared to the national AMI (31,090/00 ). The aim of this research was to analyze the condition of the house and the community behavior as the risk factors of malaria at the workig area of Benteng Heath center in Bangka Belitung. Method: It was an observational research using case control design. The Subject of the research was categorized into two groups:  Case was someone who suffered malaria confirmed by the laboratory examination, and Control was someone who did not suffer malaria. The matching of case and control based on the consideration for sex and  age (maximum 3 years different). Result: The result of the research showed that risk factors of malaria are the habits not using mosquito coils with OR = 12,4 (CI 95% OR: 1,3 -13,18), bushes with OR = 7,3 (CI 95% OR:1,50 - 35,38), no predatory fish for larva with OR = 4,2 (CI 95% OR: 2,28-66,91), not using mosquito nets while sleeping with OR = 3,5 (CI 95% OR: 1,24 - 10,11). Conclusion: Environmental condition as risk factors in this research is the bushes around the house predatory fish in poonds and the habit of using mosquito coils as behaviour factors. Key words :   Physical house condition, community behavior, risk factors of  malaria.
Belajar Bahasa Arab dengan Online Self Access Learning Suwito, Suwito
Insania Vol 14, No 1 (2009): Januari 2009
Publisher : Insania

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1450.371 KB)

Abstract

nowadays, internet becomes worldwide life style. E-mail, chatting, sites, web, blog, and other electronic terms like e-book, e-learning, e-journal, become an inseparable part of life. Electronic—especially internet—has great impact on civilization, positive and negative. At education domain, internet can become supporting, obstacle, or even depraving factor. As a learning and education media, internet offer more flexible autodidact learning. Many variation offered by sites that concentrated on Arabic language learning. Online self-learning can increase student enthusiasm, even have to be supported by other education aspect in order to reach successful learning.
TRADISI DAN RITUAL KEMATIAN WONG ISLAM JAWA Suwito, Suwito; Hidayat, Arif; Sriyanto, Agus
IBDA Vol 15, No 2 (2015): TRADISI DAN RITUAL KEMATIAN WONG ISLAM JAWA
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.768 KB) | DOI: 10.34521/ibda.v15i2.637.6-25

Abstract

This paper reveals the tradition of Javanese people on handlingthe death. Javanese muslims is understood in a framework of great and little tradition and the meaning in death tradition. Those items when it is revealed and understood practically seems to have a shift. The variation in death tradition because of the distance and the evolution. There are some important highlights; first, Javanese Muslims in understanding and doing the death ritual based on a strong basic as an honour for those who alive and as a symbolic dimension with other nature. Second, Javanese Muslims know that death is a way to go back to Allah so that the everybody should be in a purified condition and still has a belief that Allah is the only one to be worshiped. The people believe that Allah is the Most Forgiving so that Muslims should pray for all the mistakes and bad deed.
TRADISI SEWELASAN SEBAGAI SISTEM TA‘LIM Suwito, Suwito
IBDA Vol 9, No 2 (2011): Juli 2011
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.731 KB) | DOI: 10.34521/ibda.v9i2.36.155-164

Abstract

This article describes the sewelasan culture as a learning system inAolia’ congregation Panggang, Yogyakarta. The data is collected by doinga depth interview and documentation. Sewelasan in Javanese traditionis used to empower the members. Character materials is exploredand elaborated from(sira>h) awliya>’ history which is read to trigger theconsciousness and closeness to God. The Islamic scholars transform thosevalues in analogy, symbols and dialogue among students.
VISI PROFETIK HAJI: STRATEGI KEBUDAYAAN DALAM TRANSFORMASI SOSIAL Suwito, Suwito
IBDA Vol 11, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.549 KB) | DOI: 10.34521/ibda.v11i2.79.201-210

Abstract

This article describe and analyze the prophetic vision of hajj in AliSyari’ati perspective. The analysis applies social approach as stated byKuntowijoyo as prophetic social science. There are three aims on propheticsocial, humanism, liberation and transcendence. This article showsthat hajj does not only make people closer to the God but also teach themto be more sensitive to the environment. There are three essential meanings,humanism, liberalism and transcendence.
POLA KONSUMSI DALAM ISLAM DAN KONSEP ECO-SUFISME MUHAMMAD ZUHRI Suwito, Suwito
IBDA Vol 9, No 1 (2011): Januari 2011
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.486 KB) | DOI: 10.34521/ibda.v9i1.30.71-88

Abstract

This article explores a new view of the relationship between theconsumption patterns and spiritual transformation, which is discussed ina Sufi perspective. Hunger tradition as Sufi’s consumption pattern is seenby Muhammad Zuhri as a medium for self-recognition. If someone hasbeen able to get to know himself, then it will gradually know the qualityof himself. Humans, is individually a weak creature, can not live withoutthe help of another man and the universe. In this context, the cosmos andthe self is "Theophany" of God. Humans are as caliph who serve the Lordand at the same time taking care of the universe. Fasting in religionsteach this consciousness. Fasting as one of the Sufi tradition have multifunction, namely as a means for someone to be close to God, man, andthe universe.