Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V Hafa, Mohammad Fauzi; Suwignyo, Heri; Mudiono, Alif
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.136 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10315

Abstract

Most teachers use lecture, question and answer methods, and assignments, teachers also use certain images relating to the material the school has provided but the numbers are limited to some sub-materials. This research is a PTK consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Sources of data in this study are students of grade V SDN Karanganyar Kediri District. The results of the evaluation of student activity in inquiry learning showed improvement in each meeting. Cycle I and II there is an increase of students who get a competent predicate. The result of the 21st cycle evaluation test is 21 students, up to 27 students.Sebagian besar guru menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas, guru juga menggunakan gambar-gambar tertentu berhubungan dengan materi yang telah disediakan sekolah tetapi jumlahnya terbas pada beberapa sub materi. Penelitian ini merupakan PTK yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Karanganyar Kabupaten Kediri. Hasil evaluasi aktivitas siswa dalam pembelajaran inkuiri yang menunjukkan peningkatan pada setiap pertemuan. Siklus I dan II terjadi peningkatan siswa yang mendapat predikat kompeten. Hasil tes evalusi siklus I sebanyak 21 siswa, naik menjadi 27 siswa.
POTENSI KARAKTER TOKOH DALAM CERITA RAKYAT SEBAGAI BAHAN BACAAN LITERASI MORAL Wachidah, Liana Rochmatul; Suwignyo, Heri; Widiati, Nita
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 7: JULI 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.398 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i7.9620

Abstract

This study aims to explore the potential characters in folklore which will be developed into a moral literacy of the reading materials. This study uses a qualitative descriptive design of the text analysis type. In findings the researcher found that the moral values of East Javanese folklore describe the real life. Each character tends to have a dual role. This is consistent with the stage of formal operations of the 7th grade students. Someone in life should have tough personality, not easy to believe in the provocation of others, not easily giving up in defense of truth, has the soul of helping each other, has a love for the family, and should cling to herself/himself.Tujuan penelitian ini adalah menggali potensi karakter tokoh dalam cerita rakyat yang akan dikembangkan menjadi bahan bacaan literasi moral. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif jenis analisis teks. Hasil temuan peneliti bahwa nilai-nilai moral dari cerita rakyat Jawa Timur menggambarkan kehidupan yang sebenarnya. Setiap tokoh cenderung memiliki peran ganda. Hal tersebut sesuai dengan tahap operasi formal siswa kelas VII SMP. Seseorang dalam menjalani hidup hendaknya memiliki sikap tangguh, tidak mudah percaya kepada hasutan orang lain, tidak mudah menyerah dalam membela kebenaran, memiliki jiwa tolong-menolong, memiliki cinta kasih terhadap keluarga, dan harus memiliki pendirian yang kuat.
MAKNA KEARIFAN BUDAYA JAWA DALAM PUISI PARIKSIT, TELINGA, DONGENG SEBELUM TIDUR, DAN ASMARADANA Suwignyo, Heri
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 41, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.32 KB)

Abstract

The interpretation of Javanes wisdom can be found in Indonesian modern poetry by decoding the cultural tradition of wayang story, mystical stories and folklore. One of Javanes wisdom ojo dumeh (don’t be arrogant) is found in the poem Parksit and revealed in chapter VII. “Telinga” poetry exposed the value of cultural wisdom Java manunggaling kawula Gusti (self discovery), from the mystical story of Dewa Ruci. The poem “Asmaradana” and “Dongeng Sebelum Tidur” showed the meaning of sincerity sacrifice and firmness in keeping promises which was inpired by a folklore entitled King Anglingdarma and Damarwulan. 
PENGEMBANGAN MODUL MEMBACA INTENSIF MATERI CERITA PETUALANGAN BERBASIS SAINTIFIK Mardiah, Ainun; Suwignyo, Heri; Kuswandi, Dedi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.257 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i6.6455

Abstract

The general purpose in this research is to develop teaching materials scientific based intensive reading for fourth grade students . The specific objectives of this research are: (1) the products with module of intensive reading material adventure story based on scientific that can facilitate teachers in the teaching and learning process, (2) describe the validity module intensive reading material adventure story based on scientific for students fourth grade. The results of this study stated that intensive reading module based scientific adventure story material for fourth grade students effective and valid use on intensive reading learning in fourth grade II SDN Sumber Suko Dampit Malang.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar membaca intensif berbasis saintifik untuk siswa kelas IV SD. Adapun tujuan khusus dalam penelitian ini yaitu (1) menghasilkan produk berupa modul membaca intensif materi cerita petualangan berbasis saintifik yang dapat mempermudah guru dalam proses belajar dan mengajar, (2) mendeskripsikan kevalidan modul membaca intensif materi cerita petualangan berbasis saintifik untuk siswa kelas IV SD. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa modul membaca intensif materi cerita petualangan berbasis saintifik untuk siswa kelas IV SD efektif dan valid digunakan pada pembelajaran membaca intensif di kelas IV SDN Sumber Suko II Dampit Kabupaten Malang.
HIGH SCHOOL STUDENT’S RESPONSE TOWARDS AUTHENTICCOLLABORATIVE ASSESSMENT MODEL BOOK OF POETRY WRITING Sundusiah, Suci; Suwignyo, Heri; Basuki, Imam Agus
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.062 KB) | DOI: 10.17977/um006v1i12017p140

Abstract

The current research is a part of improvement research on authenticcollaborative assessment model book for High School. Books arrangement was based on the problem that implementation on authentic assessment in poetry writing class at introduction study in three student groups collaboratively has not been well accomplished. Poetry writing learning aims at objective authentic assessment and involves student collaboratively. Tested unlimited and extensive student groups, the book is able to be accepted and applied as assessment model which improves learning result.
KECENDERUNGAN PENOKOHAN DAN PENGALURAN CERPEN KARYA MAHASISWA UM DALAM MAJALAH KOMUNIKASI TAHUN TERBIT 2011-2017 Ernawati, Mimin; Suwignyo, Heri; Roekhan, Roekhan
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.82 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kecenderungan penokohan dan pengaluran cerpen karya mahasiswa UM. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen utama peneliti sendiri dan instrumen pembantu berupa tabel pedoman analisis. Temuan  penelitian  adalah: (1)  cerpen  dengan teknik penokohan secara langsung; (2) cerpen dengan teknik penokohan secara tidak langsung; (3) cerpen dengan teknik penokohan campuran; (4) cerpen dengan struktur alur lengkap dan cerpen dengan struktur alur tidak lengkap; (5) cerpen dengan alur progresif dan cerpen dengan alur sorot balik; (6) cerpen dengan alur tunggal dan cerpen dengan alur paralel; (7) cerpen dengan alur padat dan cerpen dengan alur longgar; dan (8) cerpen dengan alur peruntungan, cerpen dengan alur tokohan, dan cerpen dengan alur pemikiran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF MEMBACA TEKS DONGENG UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Sulandari, Novia; Suwignyo, Heri; Hasanah, Muakibatul
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.733 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i8.9892

Abstract

The development of reading fairy tales as the learning materials need a procedure that should be followed. A good procedure development will help to have a good product. It is good if it fulfill the requirements such as valid, interesting, systematic, and communicative. Those aspects are examined in several steps of procedure development. If the product has already those aspects, it can be examined by applying this in the class room using reading text of fairy tales as the interactive learning materials. The aim of this article is to describe the process of the interactive learning materials development at third grade, elementary school.Bahan ajar interaktif membaca teks dongeng dalam pengembangannya membutuhkan prosedur yang perlu dilaksanakan. Prosedur pengembangan yang baik, akan membantu menghasilkan produk yang baik pula. Produk bahan ajar ini dikatakan baik apabila telah memenuhi syarat seperti valid, menarik, runtut, komunikatif. Keempat syarat tersebut diuji coba dengan beberapa tahapan yang ada pada prosedur pengembangan. Jika sudah memenuhi keempat aspek tersebut, suatu produk diuji coba di lapangan dengan cara menerapkan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar interaktif membaca teks dongeng. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar interaktif di kelas III SD.
ESTETIKA PROFETIK NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO G. K. SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER Wulananda, Ramadhaniar; Saryono, Djoko; Suwignyo, Heri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.852 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i7.6564

Abstract

This study aimed to describe the prophetic aesthetics of novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro G.K. as a source of character education. This study used a qualitative approach in the study of literary texts. The research found that the humanism aspect includes four sub aspects; they are strengthening activities (1) personality, (2) assertiveness, (3) socialization, and (4) spirituality. Liberaze aspects of the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan includes freeing and liberating activity of political repression, freeing and liberating activity of state repression, freeing and liberating activity of economic injustice, and freeing and liberating activity of gender injustice. Trancendence aspects of the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan includes khauf, raja’, tawakkal, qana’ah, syukur, and ikhlas. These three aspects are representing the components of good character, that moral knowledge, moral feeling, and moral action.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan estetika profetik novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro G. K. sebagai sumber pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam kajian teks sastra. Dari hasil penelitian ditemukan aspek humanisasi novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan yang meliputi aktivitas memperkuat personalitas, aktivitas memperkuat asertivitas, aktivitas memperkuat sosialisasi, dan aktivitas memperkuat spiritualitas. Aspek liberasi novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan yang ditemukan meliputi aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari penindasan politik, aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari penindasan Negara, aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari ketidakadilan ekonomi, dan aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari ketidakadilan gender. Aspek transendensi novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan yang ditemukan khauf, raja’, tawakkal, qana’ah, syukur, dan ikhlas. Ketiga aspek tersebut merepresentasikan komponen karakter yang baik, yaitu pengetahuan moral, perasaan moral, dan tindakan moral.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA NARASI MELALUI PENERAPAN PROGAM LITERASI BERBANTUAN MEDIA BUKU CERITA ANAK PADA SISWA SD Prayoga, Randy Widi; Suwignyo, Heri; Harsiati, Titik
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 11: November 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.683 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i11.10187

Abstract

This study aims to describe the application of literacy programs with the help of childrens story books to improve the skills of writing narrative stories of students. This research uses qualitative approach with research type of PTK. The learning process is implemented in 3 stages namely pramenulis, writing, and pascamesnulis. The study was conducted in 3 cycles. The results show that learning has been well implemented by teachers and students. The value of narrative story writing has increased from cycle I of 69.8 to 80 in cycle II and increased again to 85 in cycle III.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan progam literasi dengan berbantuan buku cerita anak untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita narasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian PTK. Proses pembelajaran dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni pramenulis, menulis, dan pascamesnulis. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran telah dilaksanakan dengan baik oleh guru dan siswa. Nilai menulis cerita narasi mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 69,8 menjadi 80 pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 85 pada siklus III.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMERANKAN DRAMA BERBASIS LEGENDA UNTUK KELAS VII SMP DI DAERAH JAWA Wisnu Aji, Yohanes Nurcahyo; Suwignyo, Heri; Maryaeni, Maryaeni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 9: September 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.738 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i9.9926

Abstract

This study aims at producing teaching materials products for legendary drama play based on the concept of transfer of rides to facilitate junior high school students in changing legend story text into drama script and perform it. The methods using in this research and development was ASSURE models, including need analysis of learner, formulation of standards and objectives, selecting and using teaching materials, validation, testing, evaluation, and revision of teaching materials. The result of this research and development is teaching material product for legendary drama play which is feasible to be used by students in learning and also to improve student competence in drama play.Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk bahan ajar memerankan drama berbasis legenda memanfaatkan konsep alih wahana untuk memudahkan siswa SMP mengubah teks legenda menjadi naskah drama dan memerankannya. Metode penelitian dan pengembangan menggunakan model ASSURE, meliputi analisis kebutuhan pembelajar, perumusan standar dan tujuan, memilih dan menggunakan materi bahan ajar, validasi, uji coba, evaluasi, dan revisi bahan ajar. Hasil penelitian dan pengembangan adalah produk bahan ajar memerankan drama berbasis legenda yang layak digunakan oleh siswa-siswi dalam pembelajaran dan dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam bermain drama.