Bambang Suwignyo
Lab. Hijauan Makanan Ternak dan Pastura, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Jl. Fauna No 3 Kampus Bulaksumur UGM, Yogyakarta

Published : 23 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Buletin Peternakan

Penggunaan Complete Feed Berbasis Jerami Padi Fermentasi Pada Sapi Australian Commercial Cross Terhadap Konsumsi Nutrien dan Pertambahan Bobot Badan Harian Agus, Ali; Suwignyo, Bambang; Utomo, Ristanto
Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | http://journal.ugm.ac.id/index.php/buletinpeternakan/article/view/1147

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
EFEK PENGURANGAN DAN PEMENUHAN KEMBALI JUMLAH PAKAN TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN BAHAN PAKAN PADA KAMBING KACANG DAN PERANAKAN ETAWAH (Aryanto), Aryanto; Suwignyo, Bambang; (Panjono), Panjono
Buletin Peternakan Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pengurangan dan pemenuhan kembali jumlah pakan terhadap konsumsi dan kecernaan bahan pakan pada kambing Kacang dan Peranakan Etawah. Delapan ekor kambing jantan yang terdiri atas 4 ekor kambing Kacang dan 4 ekor kambing Peranakan Etawah digunakan dalam penelitian ini. Kedua jenis kambing tersebut diberikan perlakuan yang sama. Pertama, pakan dikurangi dengan pemberian bahan kering 1,7% berat badan untuk masing-masing ternak, kedua, ternak diberi pakan secara ad libitum. Variabel yang diamati adalah konsumsi dan kecernaan pakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Sidik Ragam menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2x2. Uji Jarak Berganda Duncan digunakan untuk menguji perlakuan yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangsa kambing dan volume pakan tidak saling berinteraksi untuk mempengaruhi kemampuan konsumsi dan kecernaan pakan. Perbedaan bangsa kambing tidak berpengaruh terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik, akan tetapi kambing Peranakan Etawah mampu mencerna bahan kering dan bahan organik secara lebih baik (P<0,05) daripada kambing Kacang. Perbedaan volume pakan mempengaruhi (P<0,01) konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Disimpulkan bahwa konsumsi dan kecernaan pada kedua bangsa kambing mempunyai pola yang sama, yang akan menurun saat pakan dikurangi dan meningkat secara signifikan ketika pakan diberikan ad libitum.(Kata kunci: Kambing, Pengurangan pakan, Konsumsi dan kecernaan)
PRODUKSI TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) VARIETAS LOKAL ROTE SEBAGAI HIJAUAN PAKAN RUMINANSIA PADA UMUR PANEN DAN DOSIS PUPUK UREA YANG BERBEDA Koten, Bernadete Barek; Soetrisno, R. Djoko; Ngadiyono, Nono; Suwignyo, Bambang
Buletin Peternakan Vol 36, No 3 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (3) Oktober 2012
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | http://journal.ugm.ac.id/index.php/buletinpeternakan/article/view/1622

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan produksi tanaman sorgum varietas lokal Rote sebagai pakan ternak ruminansia pada umur panen dan dosis urea yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Fakultas Peternakan UGM selama 4 bulan dari tanggal 11 November 2011 hingga 27 Februari 2012. Penelitian ini dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu umur panen (UP) sebagai faktor pertama (UP1= 50 hari, UP2 = 70 hari, dan UP3 = 90 hari) dan dosis pupuk urea (P0 = tanpa urea sebagai kontrol, P1 = 50 kg/ha, dan P2 = 100 kg/ha) sebagai faktor kedua. Kombinasi perlakuan ini diulang 4 kali. Variabel yang diamati adalah produksi bahan kering (BK), bahan organik (BO), dan protein kasar (PK) (g/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi BK tertinggi terdapat pada perlakuan UP3P2 (107,27 g/polibag) dan berbeda sangat nyata (P<0,01) dengan UP3P1, UP3P0, UP2P2, UP2P1, UP2P0, UP1P2, UP1P1, dan UP1P0. Perlakuan UP3P2 dan UP3P1 menghasilkan produksi BO yang lebih tinggi yaitu 108,07 dan 84,70 g/polibag, dibandingkan dengan UP3P0, UP2P2, UP2P1, dan UP2P0. Produksi BO terendah terdapat pada kombinasi perlakuan UP1P0 (25,60 g/polibag) dan tidak berbeda nyata dengan UP1P2 (32,88 g/polibag) dan UP1P1 (28,70 g/polibag). Produksi PK tertinggi terdapat pada perlakuan UP2P2 (5,57 g/polibag) dan tidak berbeda nyata dengan UP3P2 (5,14 g/polibag) dan UP1P2 (5,03 g/polibag). Produksi PK berbeda dengan UP3P1, UP2P1 dan UP1P1. Produksi PK juga berbeda dengan UP1P0 dan UP2P0. Perlakuan UP3P0 merupakan kombinasi perlakuan yang menghasilkan produksi PK terendah yaitu 2,22 g/polibag. Disimpulkan bahwa tanaman sorgum yang dipanen pada umur 90 hari dengan dosis pupuk urea 100 kg/ha, menghasilkan hijauan terbaik sebagai pakan ruminansia.(Kata kunci: Sorgum, Umur panen, Dosis urea, Produksi bahan kering, Produksi protein kasar)
Pengaruh Perbedaan Fase Silvopastural pada Produksi dan Komposisi Kimia Sorgum di Gunungkidul Yogyakarta Suwignyo, Bambang; Harjono, Marhen; Utomo, Ristanto
Buletin Peternakan Vol 38, No 2 (2014): BULETIN PETERNAKAN VOL. 38 (2) JUNI 2014
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
PRODUKTIVITAS TANAMAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) SEBAGAI HIJAUAN PAKAN PADA UMUR PEMOTONGAN YANG BERBEDA (Abqoriyah), Abqoriyah; Utomo, Ristanto; Suwignyo, Bambang
Buletin Peternakan Vol 39, No 2 (2015): BULETIN PETERNAKAN VOL. 39 (2) JUNI 2015
Publisher : Faculty of Animal Science UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

This research aimed to determine the production and nutrient content of calliandra (Caliandra calothyrsus) as a forage for ruminant in the different defoliation time. This research was conducted for 48 weeks (June 2012–June 2013) at Kaligesing forage feed area, Animal Science Department, Purworejo, Central Java. Design of the research was Completely Randomized Block Design. Soil slope was used as block. The research treatments were 6 (P1), 8 (P2), 12 (P3) and 16 (P4) weeks of cutting age. The grass of all treatment groups were cut together at the same day prior to experiment. Caliandra calothyrsus was cut at edible portion. Parameters measured were fresh forage, dry matter, organic matter and crude protein production and also nutrient content namely dry matter, organic matter, crude protein, extract ether, crude fiber, BETN and TDN. The result showed that the highest dry matter content was found in P3 (31.25%) and was different from P1 (26.51%) and P4 (28.12%). The highest crude protein content was found in P2 (21.10%) and was not different with P1 (21.09%) and P3 (19.20%), and the lowest crude protein was found inP4 (18.04%). The highest extract ether was at P3 (2.84%) and different from P1 (1.51%). The highest crude fiber was at P4 (22.56%) different with P1 (15.80%) and P2 (18.46%). Organic matter, BETN and TDN were not different among the different defoliation time. The highest fresh forage, dry matter, organic matter and crude protein production were at P4 and different (P<0.05) from P1, P2 and P3. The lowest dry matter was at P2. It is concluded that the best quality of grass was found in P3 group and the highest harvesting quantity was found in P4 group.(Key words: Calliandra calothyrsus, Cutting age, Nutrient content, Production)
PENGARUH PEMBERIAN FERMENTASI COMPLETE FEED BERBASIS PAKAN LOKAL TERHADAP KONSUMSI, KONVERSI PAKAN, DAN FEED COST KAMBING BLIGON JANTAN Munawaroh, Lucky Latifah; Budisatria, I Gede Suparta; Suwignyo, Bambang
Buletin Peternakan Vol 39, No 3 (2015): BULETIN PETERNAKAN VOL. 39 (3) OKTOBER 2015
Publisher : Faculty of Animal Science UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian complete feed yang difermentasi terhadap konsumsi, konversi pakan, dan feed cost kambing Bligon jantan. Penelitian dilaksanakan selama dua belas minggu di kandang individual kelompok tani Purwo Manunggal Panggang, Gunung Kidul. Ternak yang digunakan adalah kambing Bligon jantan sebanyak 15 ekor dengan kisaran bobot awal 12-15 kg dengan rerata umur 8 bulan yang dibagi dalam tiga perlakuan dan lima ulangan. Ketiga perlakuan tersebut adalah: perlakuan 1 (R1), merupakan perlakuan kontrol; perlakuan 2 (R2), kambing diberi pakan completefeed yang difermentasi satu minggu; dan perlakuan 3 (R3), kambing diberi pakan complete feed yang difermentasi dua minggu. Data yang diambil meliputi konsumsi, konversi pakan, dan feed cost per gain. Data dianalisis statistik dengan analisis variansi Rancangan Acak Lengkap pola searah dan dilanjutkandengan uji Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bahan kering, bahan organik, protein kasar, serat kasar, lemak kasar, dan total digestible nutrients secara nyata dipengaruhi oleh perlakuan pakan. Rerata konsumsi BK pada R0, R1, dan R2 adalah 81,18±22,30, 43,29±6,26, dan 49,52±5,912 g/kg BB0,75, sedangkan konsumsi protein kasar dan TDN berturut-turut adalah 13,05±3,58, 4,76±0,68, 4,30±0,98, dan 57,57±15,8, 36,22±5,23, 42,67±5,09. Perlakuan pakan berpengaruh tidak nyata terhadap pertambahan konversi pakan dan feed cost per gain. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan complete feed yang difermentasi tidak meningkatkan konsumsi nutrien tetapi mampu menghasilkan kinerja kambing Bligon yang setara dengan pakan kontrol.(Kata kunci: Bahan pakan lokal, Complete feed, Feed cost, Fermentasi, Kambing Bligon jantan,Konsumsi, Konversi pakan)
Effect of Phosphate Fertilizer and Arbuscular Mycorrhizal Fungi on The Nutrient, Phosphateuptake and in Vitro Digestibility of Alfalfa Suwignyo, Bambang; Putra, Bela; Umami, Nafiatul; Wulandari, Cahyo; Utomo, Ristianto
Buletin Peternakan Vol 40, No 3 (2016): BULETIN PETERNAKAN VOL. 40 (3) OKTOBER 2016
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v40i3.12401

Abstract

This study aimed to determine the effect of arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) and phosphate (P) fertilizer on the nutrient content, phosphate uptake and in vitro digestibility of alfalfa (Medicago sativa L.).The research was conducted at green house of Forage and Pastures Science Laboratory, Faculty of Animal Science Universitas Gadjah Mada. The experiment was arranged in Completely Randomized Design using 3x4 factorial patterns with four replications. The first factor was dosage of phosphate fertilizer SP 36 (0, 60, and 120 kg/ha). Second factor was the dosage of AMF (0, 0.8, 1.6, and 2.4kg/ha). The variable measured was nutrient contents (crude protein, dry matter, and organic matter), total P uptake and dry matter and organic matter in vitro digestibility. The results showed that the interaction of AMF and P fertilizer had no significant effect on crude protein and total P uptake, but highly significant effect on the parameters of dry matter, organic matter and dry matter and organic matter in vitro digestibility. 
PRODUKSI TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) VARIETAS LOKAL ROTE SEBAGAI HIJAUAN PAKAN RUMINANSIA PADA UMUR PANEN DAN DOSIS PUPUK UREA YANG BERBEDA Koten, Bernadete Barek; Soetrisno, R. Djoko; Ngadiyono, Nono; Suwignyo, Bambang
Buletin Peternakan Vol 36, No 3 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (3) Oktober 2012
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v36i3.1622

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan produksi tanaman sorgum varietas lokal Rote sebagai pakan ternak ruminansia pada umur panen dan dosis urea yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Fakultas Peternakan UGM selama 4 bulan dari tanggal 11 November 2011 hingga 27 Februari 2012. Penelitian ini dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu umur panen (UP) sebagai faktor pertama (UP1= 50 hari, UP2 = 70 hari, dan UP3 = 90 hari) dan dosis pupuk urea (P0 = tanpa urea sebagai kontrol, P1 = 50 kg/ha, dan P2 = 100 kg/ha) sebagai faktor kedua. Kombinasi perlakuan ini diulang 4 kali. Variabel yang diamati adalah produksi bahan kering (BK), bahan organik (BO), dan protein kasar (PK) (g/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi BK tertinggi terdapat pada perlakuan UP3P2 (107,27 g/polibag) dan berbeda sangat nyata (P<0,01) dengan UP3P1, UP3P0, UP2P2, UP2P1, UP2P0, UP1P2, UP1P1, dan UP1P0. Perlakuan UP3P2 dan UP3P1 menghasilkan produksi BO yang lebih tinggi yaitu 108,07 dan 84,70 g/polibag, dibandingkan dengan UP3P0, UP2P2, UP2P1, dan UP2P0. Produksi BO terendah terdapat pada kombinasi perlakuan UP1P0 (25,60 g/polibag) dan tidak berbeda nyata dengan UP1P2 (32,88 g/polibag) dan UP1P1 (28,70 g/polibag). Produksi PK tertinggi terdapat pada perlakuan UP2P2 (5,57 g/polibag) dan tidak berbeda nyata dengan UP3P2 (5,14 g/polibag) dan UP1P2 (5,03 g/polibag). Produksi PK berbeda dengan UP3P1, UP2P1 dan UP1P1. Produksi PK juga berbeda dengan UP1P0 dan UP2P0. Perlakuan UP3P0 merupakan kombinasi perlakuan yang menghasilkan produksi PK terendah yaitu 2,22 g/polibag. Disimpulkan bahwa tanaman sorgum yang dipanen pada umur 90 hari dengan dosis pupuk urea 100 kg/ha, menghasilkan hijauan terbaik sebagai pakan ruminansia.(Kata kunci: Sorgum, Umur panen, Dosis urea, Produksi bahan kering, Produksi protein kasar)
EFEK PENGURANGAN DAN PEMENUHAN KEMBALI JUMLAH PAKAN TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN BAHAN PAKAN PADA KAMBING KACANG DAN PERANAKAN ETAWAH (Aryanto), Aryanto; Suwignyo, Bambang; (Panjono), Panjono
Buletin Peternakan Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v37i1.1954

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pengurangan dan pemenuhan kembali jumlah pakan terhadap konsumsi dan kecernaan bahan pakan pada kambing Kacang dan Peranakan Etawah. Delapan ekor kambing jantan yang terdiri atas 4 ekor kambing Kacang dan 4 ekor kambing Peranakan Etawah digunakan dalam penelitian ini. Kedua jenis kambing tersebut diberikan perlakuan yang sama. Pertama, pakan dikurangi dengan pemberian bahan kering 1,7% berat badan untuk masing-masing ternak, kedua, ternak diberi pakan secara ad libitum. Variabel yang diamati adalah konsumsi dan kecernaan pakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Sidik Ragam menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2x2. Uji Jarak Berganda Duncan digunakan untuk menguji perlakuan yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangsa kambing dan volume pakan tidak saling berinteraksi untuk mempengaruhi kemampuan konsumsi dan kecernaan pakan. Perbedaan bangsa kambing tidak berpengaruh terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik, akan tetapi kambing Peranakan Etawah mampu mencerna bahan kering dan bahan organik secara lebih baik (P<0,05) daripada kambing Kacang. Perbedaan volume pakan mempengaruhi (P<0,01) konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Disimpulkan bahwa konsumsi dan kecernaan pada kedua bangsa kambing mempunyai pola yang sama, yang akan menurun saat pakan dikurangi dan meningkat secara signifikan ketika pakan diberikan ad libitum.(Kata kunci: Kambing, Pengurangan pakan, Konsumsi dan kecernaan)
Pengaruh Perbedaan Fase Silvopastural pada Produksi dan Komposisi Kimia Sorgum di Gunungkidul Yogyakarta Suwignyo, Bambang; Harjono, Marhen; Utomo, Ristanto
Buletin Peternakan Vol 38, No 2 (2014): BULETIN PETERNAKAN VOL. 38 (2) JUNI 2014
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v38i2.5012

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF