Articles

EVALUASI BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA PENGANTAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SDN IDAMAN RSBI BANJARBARU Yahya, Daud; Suwarjo, Suwarjo
Jurnal Prima Edukasia Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan dan mengevaluasi penerapan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran di SDN Idaman RSBI Banjarbaru. dengan meng-gunakan evaluasi model Kesenjangan. Data dikumpulkan dengan tiga metode yaitu: interview, observasi dan dokumentasi. Dalam wawancara, peneliti menggali tanggapan, pengalaman dan persepsi guru dan Kepala Sekolah terkait dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Dalam observasi, peneliti mengumpulkan data tentang materi dan aktivitas pembelajaran. Dalam dokumentasi, peneliti mengumpul-kan data tentang sekolah dan pembelajaran dari dokumen terkait. Untuk mencapai keterpercayaan, inter-pretasi data diverifikasi kembali oleh guru dan Kepala Sekolah sampai tidak ada pertentangan pandangan terhadap makna data tersebut. Akhirnya, analisa data dituangkan dalam metode kualitatif untuk meng-gambarkan hasil dari pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran di SDN Idaman RSBI Banjarbaru belum terlaksana sepenuhnya sesuai standar yang ada pada Pedoman Pembelajaran Bahasa Inggris di SD Depdiknas 2008. Kata kunci: evaluasi bahasa pengantar
IMPLEMENTASI PMRI DENGAN ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN SIKAP POSITIF TERHADAP MATEMATIKA DAN MOTIVASI BELAJAR Isandespha, Ida Nurmila; Suwarjo, Suwarjo
Jurnal Prima Edukasia Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap positif terhadap matematika dan motivasi belajar siswa kelas melalui PMRI dengan asesmen portofolio. Penelitian ini adalah Penelitian Tindak-an Kelas kolaboratif dengan guru kelas sebagai kolaborator pelaksana tindakan. Teknik pengumpulan data meliputi skala sikap siswa, wawancara, dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah skala sikap siswa, pedoman wawancara, dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap positif terhadap matematika dan motivasi belajar siswa mengalami peningkatan setelah dilaksanakan tindakan pembelajaran melalui pendekatan PMRI dengan asesmen portofolio. Skor sikap siswa sebelum tindakan adalah 76,50 deng-an kriteria cukup positif meningkat menjadi 81,50 dengan kriteria positif pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 86,79 dengan kriteria positif pada siklus II. Dari hasil wawancara diperoleh informasi bahwa siswa yang termotivasi untuk belajar lebih giat sebanyak 7,14% pada pra tindakan, kemudian meningkat menjadi 50% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 92,86% pada siklus II. Kata kunci: PMRI, portofolio, sikap positif, motivasi
PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DAN PROSES BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISTIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR Yudha, Chrisnaji Banindra; Suwarjo, Suwarjo
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 1: Januari 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan proses belajar matematika siswa menggunakan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) di kelas V SD N Semaken Kecamatan Kaliba-wang Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) secara kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMR dengan tahapan (a) pemahaman masalah kontekstual, (b) mendeskripsikan dan menyelesaikan masalah kontekstual, (c) membandingkan dan mendiskusikan jawaban, dan (d) penarikan kesimpulan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan proses belajar siswa. Peningkatan kepercayaan diri siswa dapat dilihat dari sebelum dilaksanakan tindakan. Terdapat 3 siswa atau 15 % memunyai kepercayaan diri yang tinggi dan 17 siswa atau 85 % memiliki kepercayan diri yang rendah. Selanjutnya pada siklus I sebanyak 14 siswa atau sebesar 70% memunyai kepercayaan diri yang tinggi dan 6 siswa atau sebesar 30% memiliki kepercayaan diri rendah. Setelah penelitian dilanjutkan pada siklus II, sebanyak 18 siswa atau sebesar 90% memunyai kepercayaan diri yang tinggi dan hanya 2 siswa atau sebesar 10% yang memiliki kepercayaan diri yang rendah. Peningkatan proses belajar ditunjukkan bahwa, dari sebelum tindakan didominasi guru dan setelah diterapkan tindakan didominasi siswa. Dari peningkatan proses belajar berakibat pada peningkatan hasil belajar. Pada siklus I sebanyak 17 siswa atau sebesar 85% telah memenuhi KKM dan 3 siswa atau sebesar 15% belum memenuhi KKM. Setelah dilakukan perbaikan proses belajar siswa pada siklus II, siswa yang memiliki nilai rendah (belum memenuhi KKM) mengalami peningkatan hasil belajarnya. Pada siklus II, jumlah siswa yang memenuhi KKM sebanyak 20 siswa atau 100%. Kata kunci: PMR, Kepercayaan Diri, dan Proses Belajar
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN REGULASI DIRI SISWA KELAS V Anindyta, Pricilla; Suwarjo, Suwarjo
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan keterampilan berpikir kritis dan regulasi diri siswa antara kelas yang diajar dengan menggunakan problem based leaning dan kelas yang diajar dengan menggunakan pembelajaran ekspositori dan (2) pengaruh penerapan problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis, dan regulasi diri siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Santo Vincentius Jakarta. Pada kelas eksperimen, pembelajaran IPA dilaksanakan dengan model problem based learning, sedangkan pada kelas kontrol dengan  pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru yaitu pembelajaran ekspositori. Instrumen yang digunakan adalah (1) tes untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa ditinjau dari aspek kognitif, (2) skala perilaku untuk mengukur keterampilan berpikir kritis ditinjau dari aspek perilaku dan regulasi diri siswa. Analisis data menggunakan (1) statistik deskriptif untuk mendeskripsikan data keterampilan berpikir kritis dan regulasi diri siswa, dan (2) statistik infe-rensial dengan menggunakan uji t sampel bebas dan uji MANOVA untuk menguji hipotesis penelitian dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa yang signifikan antara kelas yang diajar dengan menggunakan problem based leaning dan kelas yang diajar dengan menggunakan pembelajaran ekspositori, dengan nilai sig. 0,040; (2) terdapat perbedaan regulasi diri siswa yang signifikan antara kelas yang diajar de-ngan menggunakan problem based learning dan kelas yang diajar dengan menggunakan pembelajaran ekspositori, dengan nilai sig. 0,005; (3) penerapan problem based learning berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis dan regulasi diri siswa, dengan nilai sig 0,021. ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ THE EFFECT OF APPLYING PROBLEM-BASED LEARNING TO CRITICAL THINKING SKILL AND SELF-REGULATION OF 5TH GRADERSABSTRACT The objective of this research is to know: (1) the difference between the student’s critical thinking skills and self regulation of the classes taught using problem based learning and expository learning, and (2) the effect of applying problem-based learning to student’s critical thinking skill and self-regulation. This research is a quasi-experimental research study. The population of this research is all 5th graders of St. Vincentius, Jakarta. In the experimental class, science study was done by problem-based learning model, while in the control class by expository learning model. The instruments used are (1) a test to measure students’ critical thinking skill reviewed from the cognitive aspect, (2) a scale of behavior to measure critical thinking skill reviewed from the behavioral aspect and students’ self-regulation. Data analysis used (1) descriptive statistics to describe the data of students’ critical thinking skill and self-regulation, and (2) inferential statistic by using independent sample t-test and MANOVA test to test the hypothesis of research with the significance level of 5% (α = 0,05).The results of this reseach have shown that: (1) there is a difference between the student’s critical thinking skills of the classes taught using problem based learning and expository learning, with sig 0.040; (2) there is a difference between the student’s self regulation of the classes taught using problem based learning and expository learning, with sig 0.005; (3) the application of problem-based learning positively and significantly influences students’ critical thinking skill dan self regulation, with sig 0.021. Keywords: problem-based learning, expository learning, critical thinking skill, self-regulation.
MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMAN 4 YOGYAKARTA Simamora, Arusma Linda; Suwarjo, Suwarjo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap manajemen bimbingan dan konseling di SMAN 4 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif dari Miles dan Huberman melalui kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: manajemen bimbingan dan konseling di SMAN 4 Yogyakarta terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, belum semuanya dilakukan optimal. (1) Perencanaan program BK didasarkan pada analisis kebutuhan siswa, bersifat fleksibel, namun belum berdasarkan analisis lingkungan (2) Pengorganisasian BK, pembagian tugas sesuai dengan mekanisme namun terkendala waktu karena banyak tugas guru BK di luar BK, konselor dan konseli belum seimbang. (3) Pelaksanaan BK, belum menggunakan model BK komprehensif, beberapa layanan belum dilakukan optimal karena banyaknya tugas guru BK di luar kegiatan BK. (4) Pengawasan BK belum dilakukan optimal sebagaimana mestinya. Kata kunci: manajemen bimbingan dan konseling
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN BULA KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR-MALUKU Suwakul, Nurhayati; Suwarjo, Suwarjo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan pembelajaran tematik pada sekolah dasar negeri di Kabupaten Seram Bagian Timur yaitu SDN 1, 2 dan 3 Bula khususnya pada kelas III. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang mengungkapkan fenomena yang terjadi secara apa adanya dan berusaha memaparkan data terkait bagaimana pemahaman pengelola sekolah terhadap penerapan pembelajaran tematik. Adapun hasil dari penelitian ini meliputi perencanaan, setiap guru kelas sudah memiliki perangkat pembelajaran berupa silabus dan RPP tematik. Pelaksanaan, secara perencanaan guru sudah memiliki perangkat pembelajaran tematik, tetapi pada aspek pelaksanaan tidak secara tematik/per mata pelajaran. Penilaian, proses penilaian meliputi ulangan harian (UH) 1 s/d 3 disusul dengan ulangan tengah semester (UTS) dan ulangan akhir semester (UAS). Dalam pengelolaan pembelajaran tematik ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya guru pada setiap sekolah belum dibekali pelatihan terkait pengelolaan pembelajaran tematik, minim sarana pembelajaran dan jumlah siswa pada setiap kelas diatas 30 orang siswa sehinggan guru sulit dalam melakukan pengelolaan kelas.Kata kunci: Pengelolaan pembelajaran tematik
Penerapan Student Centered Approach pada Pembelajaran Taman Kanak-Kanak Kelompok B (Studi Kasus di Sekolah Laboratorium Rumah Citta) Suwarjo, Suwarjo; Maryatun, Ika Budi; Kusumadewi, Nurul
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Jurnal Pendidikan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan student centered approach pada pembelajaran TK kelompok B, di sekolah laboratorium Rumah Citta. Objek penelitian adalah proses pembelajaran TK kelompok B, di sekolah laboratorium Rumah Citta. Permasalahan ini diteliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data-data penelitian dikumpulkan melalui kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan model analisis interaktif. Data-data hasil penelitian diuji kembali keabsahannya dengan menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian penerapan student centered approach pada pembelajaran TK kelompok B di sekolah laboratorium Rumah Citta dilakukan dengan beberapa tahap, antara lain: (1) perencanaan pembelajaran yang meliputi administrasi, pemilihan tema dan perencanaan program; (2) pelaksanaan pembelajaran terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti, istirahat dan kegiatan akhir; (3) evaluasi pembelajaran yaitu evaluasi pelaksanaan pembelajaran dan penilaian tahap perkembangan anak. Pembelajaran yang menggunakan student centered approach diterapkan dengan cara memberi kesempatan pada anak untuk bereksplorasi mencari pengetahuan dan pengalaman anak. Penerapan student centered approach dapat menstimulasi perkembangan anak lebih aktif bergerak, mampu memecahkan masalah, mengerti konsep sebab-akibat, berani mengungkapkan pendapat, bekerjasama dan tolong menolong. Media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran yang menggunakan student centered approach berupa APE dan barang bekas. Sedangkan sumber belajar yang digunakan adalah anak, buku, internet, guru, orang yang ahli dalam bidangnya, dan lingkungan. Proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran area yang nenitik beratkan pada kegiatan bermain.   Kata kunci: Pembelajaran Berpusat pada Siswa, teaching kindergarten, kinderg-arten group B
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN MENULIS PROSA NONFIKSI MELALUI PENGALAMAN PRIBADI SISWA Ruri, Sita Budi; Suwarjo, Suwarjo; Sowiyah, Sowiyah
Jurnal Pedagogik Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research is to improve the activity and competency to write nonfiction prose by students personal experience in grade 5th at Elementary School 4 Adipuro Trimurjo. The method which used is classroom action research (CAR) by the cycles and each cycles through 4th steps activity, that is: planning, action, observation, and reflection. The data sampling technique used observation sheet and data analysis in this research used qualitative and quantitative analysis. Based on the result of the research it is known that the income of students activity score in following the learning, it has a raising. The average score of student activity in cycles I until cycles III has improvement in every cycles. So that it can gain the score category “excellent”. For the students learning result that improve in every cycles, where is the average class can get KKM score and get the success more than 75%.Berdasarkan penelitian tindakan kelas pada siswa kelas V SD Negeri 8 Metro Selatan melalui penerapan model  quantum teaching dan SEQIP dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata aktivitas siswa serta peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa. Pada siklus I keterampilan proses IPA termasuk pada kategori sedang kemudian meningkat pada siklus II menjadi kategori tinggi. Pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 43,75% dan pada siklus II mengalami peningkatan 40,63% sehingga menjadi 84,38%. Lebih lanjut diharapkan kepada siswa agar selalu aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran serta harus lebih menguasai berbagai teori dan percobaan IPA sehingga dapat menerapkan berbagai keterampilan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan guru dapat mengajarkan dan memotivasi siswa untuk dapat menguasai materi-materi pembelajaran. Selain itu diharapkan guru dapat lebih kreatif dalam menginovasi pembelajaran. Diharapkan agar sekolah dapat mengembangkan model quantum teaching dan juga memaksimalkan media SEQIP sebagai inovasi dalam pembelajaran sehingga dapat diterapkan oleh guru-guru pada dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.Kata kunci : aktivitas belajar, menulis, prosa nonfiksi.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN MEMBACA CERITA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SQ3R Annisa, Imaniar Zeety; Suwarjo, Suwarjo; Siswantoro, Siswantoro
Jurnal Pedagogik Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to increase the activities and skills of students class VA Elementary School 2 North Metro in reading the story through the application of methods survey, question, read, Recite, review. Methods used in this research is descriptive qualitative through classroom action research (PTK) with cycle of action. each cycle consists of four stages is planning, acting, observing, and reflecting.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan keterampilan siswa kelas VA SD Negeri 2 Metro Utara dalam membaca cerita melalui penerapan metode survey, question, read, recite, review. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif melalui penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan siklus tindakan. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Kata kunci: Aktivitas, Keterampilan Membaca, Metode SQ3R.
PENGGUNAAN STRATEGI PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI Aristyawati, Oktarina; Suwarjo, Suwarjo; Siswantoro, Siswantoro
Jurnal Pedagogik Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fieldwork aims to improve the writing skills of essay graders description VA West Metro Elementary School 9 school year 2012/2013. The strategy used in this research are educational games and strategy through the use of classroom action research or better known as action research. Based on the results of this research is that, through educational games can improve students writing skills class essay description VA SDN 9 West Metro. Students essay writing skills description looks increasingly, in the first cycle the average student value was 69.83%, 75.33% and second cycle. The recapitulation of the increase calculated, (1) of the observation before the first cycle to cycle the action increased (9.5%) and (2) from the first cycle to the second cycle increased (5.5%). Similarly, the activities of the students in Indonesian follow the lessons, from meeting to the next meeting, students were very eager to learn. Peneitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas VA SD Negeri 9 Metro Barat tahun pelajaran 2012/2013. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui strategi permainan edukatif dan dengan menggunakan classroom action research atau lebih dikenal dengan penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa, melalui permainan edukatif dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas VA SDN 9 Metro Barat. Keterampilan menulis karangan deskripsi siswa terlihat semakin meningkat, pada siklus I rata-rata nilai siswa adalah 69,83%, dan siklus II 75,33%. Hasil rekapitulasi peningkatan terhitung, (1) dari hasil observasi sebelum dilakukannya tindakan siklus ke siklus I meningkat (9,5%) dan (2) dari siklus I ke siklus II meningkat (5,5%). Begitu pula dengan aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia, dari pertemuan ke pertemuan berikutnya, siswa terlihat sangat bersemangat untuk belajar. Kata kunci : permainan, edukatif, menulis, karangan deskripsi.
Co-Authors Adilah, Atika Alben Ambarita Anida Luthfiana, Anida Ardinata, Surya Arusma Linda Simamora Arwin Surbakti Beny Widayat, Beny Bima Suci Rahmatullah, Bima Suci Budi Astuti Chandra Ertikanto Chrisnaji Banindra Yudha Christina Anggit Pramitha Sari Darsono Darsono Daud Yahya Desi Resti Fauzi, Desi Resti Deviyanti Pangestu Ecisa, Novuri Eko Rusminto, Nurlaksana Endang Sri Jayanti Ervita, Ayu Etik Desti Haryati, Etik Desti Fitri Ardiyanti Ida Nurmila Isandespha Ika Budi Maryatun Imaniar Zeety Annisa Imma Shofiana Tsani Indrias, Yusrifa Joko Narimo, Joko Juwita Kusuma Dewi, Juwita Kusuma Kurniawan Kurniawan Kusbarini, Kusbarini Larasati, Sattya Dewi Lilik Sabdaningtyas Maya Safitri Mugiadi Mugiadi Muh Farozin Nelly Astuti Nugraha, Ariadi Nuke Zela Pratiwi, Nuke Zela NUR KHOLIFAH Nurhayati Suwakul Nurmalena, Nurmalena Nurudin Nurudin nurul khotimah Nurul Kusumadewi Oktariani, Oktariani Oktarina Aristyawati Prabowo, Hanif Imam Pranita, Istigfara Ajening Prayogi, Oky Pricilla Anindyta Putri Nurul Aini, Putri Nurul Putri Permatasari, Putri Rahmawaty, Sry Rahmawaty Rapani Rapani Ratih Dewi Puspitasari Rohmadi Rohmadi Ruzadiana, Lidya Marlela Sabili, Sheifa Sakinah, Musniyati Santoso, Retno Widianingrum Sarengat Sarengat Sari, Evi Nur Indah sari, Metri Setyaning Komala Sari, Ni Made Sukerti Siswantoro Siswantoro Sita Budi Ruri Siti Partini, Siti Siti Rachmah S Siti Rachmah Sofiani Sowiyah Sowiyah Sudrajat, Ahmad Ajad Suharti Suharti Supriyadi Supriyadi Tika Miftahuljannah UT, Ika Wulandari Utari, Dewi wahyuni wahyuni Yani, Anggun Putri Yulisa, Nuransyoria