Articles

PERANAN JARINGAN SUNGAI SEBAGAI JALUR PERDAGANGAN DI KALIMANTAN SELATAN PADA PAROH KEDUA ABAD XIX Susilowati, Endang
CITRA LEKHA Volume XV, Nomor 1, Februari 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Up to recent time rivers in South Kalimantan become one of the important transportation infrastructures due to their connecting function between the hinterland and foreland. This article aimed to depict the role of the riverine network to trading activity in South Kalimantan by second half of nineteenth century. Through the rivers, various agricultural and forestry products from the hinterland were transported to Banjarmasin port and furthermore shipped interisland by sea transport. On the same rivers the distribution of goods to meet the daily needs of the hinterland inhabitants took place. The important role of the rivers evoked the authorities of Banjarese kingdoms competed to control and occupy every single riverine network in their region. Many conflicts happened between the kings or their family and the Netherlands-Indies government was provoked to exploit this situation. It was then the colonial government that finally became the prominent river network authority.Key Words: river network, river transportation, river network authority.
KEBUDAYAAN LOKAL VERSUS KEBUDAYAAN GLOBAL: HIDUP ATAU MATI Susilowati, Endang
CITRA LEKHA Volume XV, Nomor 1, Februari 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article presents the discussion about the position of Indonesian local culture among the global culture. The Indonesian local culture was always developed by the influences of global culture which entered Indonesia since the pre-history times until the modern era. The conclusion is that were many threats to the existence of the local culture, so the Indonesia people should strengthen their self confidences and national character. Key words: local culture, global cultuere, national character
PROBLEMATIKA UNREPORTED PU PRODUCTION DI DALAM PENGOPERASIAN REAKTOR RISET DITINJAU DARI SISI SEIFGARD Susilowati, Endang
REAKTOR - Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir Vol 10, No 10 (2013): April 2013
Publisher : REAKTOR - Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.953 KB)

Abstract

Isu unreported Pu production muncul dalam kaitannya dengan kajian jalur penyimpangan di dalam fasilitas nuklir yang berpotensi dimanfaatkan oleh operator untuk memproduksi bahan nuklir secara ilegal. Reaktor riset dengan daya sama atau lebih dari 25 Mwatt termal dipertimbangkan mampu memproduksi sejumlah berarti, 8 kg untuk isotop plutonium dalam rentang waktu 1 tahun. Dari sisi seifgard bahan nuklir, fenomena ini perlu dicermati dan ditangkal jangan sampai terjadi karena plutonium adalah salah satu bahan dasar senjata nuklir. Skenario unreported Pu production dilaksanakan dengan melakukan iradiasi pada sejumlah target uranium alam di dalam/ di sekeliling teras reaktor. Makalah ini membahas tentang problematika unreported Pu production didalam pengoperasian reaktor riset, meliputi strategi penyimpangan yang mungkin dilakukan operator, possible indicator yang muncul serta tindakan seifgard untuk menangkalnya. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa pengoperasian reaktor riset berpeluang disalahgunakan untuk produksi Pu. Yang pertama karena reaktor riset dioperasikan secara discrete dan yang kedua karena adanya posisi iradiasi didalam teras reaktor yang yang dapat digunakan untuk mengiradiasitarget bahan fertil. Possible indicator yang muncul atau terpantau perlu segera ditindak lanjuti.Begitu juga tambahan peralatan baru berupa monitor daya seperti ATPM, perlu dipasang pada sistem primer reaktor untuk secara independen memperoleh data sumber secara akurat agar ada/tidaknya kegiatan produksi Pu secara ilegal dapat segera ditindak lanjuti. Kata kunci : reaktor riset; seifgard; plutonium Issue of unreported production of plutonium appear on the assessment of possible proliferation path ways occur at a nuclear facilities in which facility operator may utilize this path ways to illegally produce nuclear material. A research reactor with 25 MWatt thermal power output or more is considered to be able to produce 1 significant quantity of 8kgs during 1 year reactor operation. From safeguards point of view, this phenomena needs attention and deterrence due plutonium hazardous as nuclear base weapon. Fertile target 238U is irradiated into reactor core or irradiated at the pheriphery of reactor core. Quantities of irradiated targets depending on the availability of irradiation position at the reactor core or at the periphery of the reactor core without abusing
SINTESIS KHITOSAN BERAT MOLEKUL RENDAH DARI LIMBAH UDANG PUTIH (Penaeus merguiensis) MELALUI PROSES HIDROLISIS ENZIMATIS DENGAN PAPAIN DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis. Susilowati, Endang; Masykuri, M.; Maryani, Maryani; Pujirahayu, Atik
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.889 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mensintesis khitosan dan khitosan berat molekul rendah dari limbah udang putih (Penaeus merguiensis) 2) mengkarakterisasi khitosan dan khitosan berat molekul rendah, 3) menguji aktivitas khitosan berat molekul rendah terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sintesis khitosan dilakukan melalui proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Selanjutnya dilakukan Karakterisasi terhadap khitosan yang meliputi rendemen, kadar air, kadar abu, berat molekul, daya ikat air, daya ikat lemak, kelarutan, viskositas, derajat polimerisasi, derajat deasetilasi, dan struktur menngunakan FTIR. Sintesis khitosan berat molekul rendah dilakukan melalui proses hidrolisis secara enzimatis menggunakan enzim papain. Karakterisasi khitosan berat molekul rendah dilakukan dengan menghitung rendemen, berat molekul, derajat polimerisasi, derajat deasetilasi, dan struktur mennggunakan FTIR. Uji aktivitas antibakteri khitosan berat molekul rendah dilakukan terhadap bakteri S. epidermidis dilakukan menggunakan metode difusi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Khitosan dapat disintesis dari limbah udang putih melalui proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. 2) Karakteristik fisik khitosan yang dihasilkan adalah rendemen 52,82%, kadar air  (2,3±0,1)%, kadar abu 4,038%, berat molekul 2.679,57 g/mol, daya ikat air (590±21,3)%, daya ikat minyak (569±4,29)%, kelarutan (28±3,2)%, viskositas (1,33 ± 0,04) cp, derajat polimerisasi 16,627,dan derajat deasetilasi 82,72% dan karakteristik fisik khitosan berat molekul rendah. 3) Khitosan berat molekul rendah dapat disintesis dengan cara hidrolisis enzimatis menggunakan enzim papain. 4) Karakteristik khitosan berat molekul rendah meliputi rendemen 60%, berat molekul 2.401,80 g/mol, derajat polimerisasi 14,903, dan derajat deasetilasi 83,71%. 5) Dari aspek struktur kimia, produk khitosan, Khitosan berat molekul rendah dapat dibuktikan dari analisis FTIR. 6) Uji aktivitas antibakteri khitosan berat molekul rendah terhadap bakteri S. epidermidis pada konsentrasi 0,4% memiliki daya hambat 8,71 mm, konsentrasi 0,6% memiliki daya hambat 10,38 mm dan konsentrasi 0,8% memiliki daya hambat 15,91 mm. Kata Kunci: Limbah udang, khitosan, berat molekul rendah, hidrolisis, papain, antibakteri
PEMANFAATAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN KONSEP REAKSI KIMIA KELAS X ATPH 1 SMK NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI Tyas, Rya Sucining; Susilowati, Endang; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.56 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa melalui pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi perkembangan konsep reaksi kimia di SMK Negeri 1 Mojosongo Boyoali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X ATPH 1 SMK Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran STAD dapat menigkatkan aktivitas (53,33% pada siklus I menjadi 66,67% pada siklus II) dan prestasi belajar siswa (aspek kognitif 30% pada siklus I menjadi 76,67% pada siklus II) pada materi perkembangan konsep reaksi kimia. Dari aspek afektif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan presentase dari 43,33% pada siklus I menjadi 76,67% pada siklus II. Pada aspek psikomotor mencapai 53,33%. Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi perkembangan konsep reaksi kimia kelas X ATPH 1 SMK Negeri 1 Mojosongo Boyolali tahun pelajaran 2012/2013. Kata Kunci: penelitian tindakan kelas, multimedia, student teams achievement division, aktivitas belajar, prestasi belajar
PENERAPAN SIKLUS BELAJAR 5E DISERTAI STRATEGI DIAGRAM VEE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KELARUTAN DI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Susilowati, Endang; Utami, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.156 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan siklus belajar 5E disertai strategi diagram Vee terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil belajar siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan perencanaan berupa penyusunan yang menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E, dilanjutkan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2011/2012. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dengan guru, angket, tes dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan siklus belajar 5E (learning cycle 5E) yang disertai dengan diagram Vee dapat meningkatkan kualitas proses belajar siswa (keaktifan siswa meningkat dari siklus I 70,17% menjadi 76,73% pada siklus II) dan kualitas hasil belajar siswa (ketuntasan siswa meningkat dari siklus I 29,17% menjadi 79,17% pada siklus II). Dari aspek afektif menunjukkan bahwa terjadi peningkatan presentase kualitas proses belajar dari  siklus I 80,61% menjadi 84,29%, pada aspek psikomotorik nilai 3= 37,50%; 2= 47,68%; 1= 19,45. Kata Kunci: siklus belajar 5E, diagram Vee, kualitas proses dan hasil belajar siswa.
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE JIGSAW DAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KOLOID KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2011/2012 Sukarini, Anita; Susilowati, Endang; Martini, Kus Sri
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.746 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode pembelajaran Jigsaw lebih bagus daripada Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Koloid kelas XI semester 2 SMA Negeri 1  Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Randomized Pretest-Posttest Design untuk mengukur aspek kognitif dan Randomized Posttest Design untuk mengukur aspek afektif. Populasi penelitian adalah kelas XI IPA SMA Negeri 1 Wonogiri Tahun Ajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling dan diambil 2 kelas di mana satu kelas sebagai kelas eksperimen 1 (dengan Jigsaw) dan satu kelas sebagai kelas eksperimen 2 (dengan CIRC). Teknik pengumpulan data prestasi belajar dengan metode tes untuk aspek kognitif dan metode angket untuk aspek afektif. Teknik analisis data menggunakan uji-t pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa pada aspek kognitif yang diajar dengan  metode Jigsaw lebih bagus daripada siswa yang diajar dengan metode CIRC pada materi pokok bahasan Koloid kelas XI semester 2 SMA Negeri 1  Wonogiri. Hal ini ditunjukkan dengan uji-t di mana thitung > ttabel (2,68 > 1,67). Sedangkan untuk prestasi belajar afektif menunjukkan hasil yang secara statistik dikatakan sama dengan uji-t di mana thitung <  ttabel (1,15 < 1,67). Kata Kunci : studi komparasi, Jigsaw, CIRC, prestasi belajar, koloid
PEMBELAJARAN KIMIA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN METODE PRAKTIKUM YANG DILENGKAPI DENGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DAN DIAGRAM VEE DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATERI POKOK PERUBAHAN MATERI KELAS VII SEMESTER G Lestari, Wahyuning; Susilowati, Endang; Catur Saputro, Agung Nugroho; Mahardiani, Lina
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.456 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) pengaruh pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi, 2) pengaruh sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi, dan 3) interaksi antara pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee dengan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian desain faktorial 2x2. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas VII di MTs Negeri 1 Surakarta. Analisis data menggunakan Anava Dua Jalan Sel Tak Sama. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) ada pengaruh pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee terhadap prestasi belajar siswa yaitu mampu meningkatkan prestasi belajar siswa, 2) ada pengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi yaitu mampu meningkatkan prestasi belajar siswa, 3) tidak ada interaksi antara pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee dengan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa pada materi pokok perubahan materi.   Kata kunci: Pendekatan CTL, sikap ilmiah, LKS dan Diagram Vee, prestasi belajar  siswa, perubahan materi
PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DISERTAI HIERARKI KONSEP UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI IPA SEMESTER GENAP SMA NEGERI 2 SRAGEN TAHUN AJARAN 2012/2013 Yunitasari, Wahyu; Susilowati, Endang; Nurhayati, Nanik Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.993 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya miskonsepsi siswa pada konsep larutan penyangga dengan tes diagnostik disertai wawancara, (2) pembelajaran direct instruction disertai hierarki konsep untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada konsep larutan penyangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA semester genap SMA Negeri 2 Sragen tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari satu kelas, yaitu kelas eksperimen XI IPA 5 yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru dengan rata-rata prestasi kimia kelasnya yang tinggi sebagai dasar pemilihan. Teknik pengumpulan data miskonsepsi menggunakan tes diagnostik awal disertai wawancara, sedangkan hasil pereduksian miskonsepsi diukur dari selisih tes diagnostik awal dan akhir. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t pihak kanan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah (1) terdapat miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga yang diidentifikasi menggunakan tes diagnostik disertai wawancara, (2) model direct instruction disertai hierarki konsep dapat digunakan untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada konsep-konsep materi pokok larutan penyangga. Kata Kunci: Direct Instruction, Hierarki Konsep, Miskonsepsi, Larutan Penyangga.
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TGT DAN STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HUKUM DASAR KIMIA Susanto, .; Susilowati, Endang; Haryono, .
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.24 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah pembelajaran kimia dengan metode TGT dapat memberikan prestasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan metode STAD pada materi pokok hukum dasar kimia kelas X semester gasal di SMAN 2 Karanganyar tahun pelajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian Randomized Pretest-Posttest Comparison Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X semester gasal di SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2011/2012 yang terdiri atas 8 kelas. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Cluster Random Sampling (pemilihan kelas secara acak). Sampel dalam penelitian ini terdiri atas 2 kelas yaitu kelas X.4 sebagai kelas eksperimen I (pembelajaran dengan metode TGT) dan kelas X.3 sebagai kelas eksperimen II (pembelajaran dengan metode STAD). Pengambilan data penelitian menggunakan tes kognitif dan angket afektif. Teknik analisis data menggunakan uji-t pihak kanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia dengan metode pembelajaran TGT memberikan prestasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan metode STAD pada materi pokok hukum dasar kimia kelas X semester gasal di SMAN 2 Karanganyar tahun pelajaran 2011/2012. Kata Kunci : Teams games Tournaments (TGT), Students Teams Achievement Divisions (STAD), Prestasi Belajar Siswa, dan Materi Hukum Dasar Kimia  
Co-Authors . Haryono . Susanto Abdussamad . Agung Nugroho Catur Saputro Anita Sukarini Ashadi . Ashadi Ashadi Atik Pujirahayu Bakti Mulyani Bambang Sugeng Dwiyanto Bayu Ishartono Budi Utami Deden Ramdani Dewi Yuliati Dhanang Respati Puguh Dhanang Respati Puguh Dhini Andriyani Dina Prasetyaningrum Dino Prihantoro Djon Lasmono Dyah Pujiastuti Elfi Susanti VH Enik Ekawati Erlina, Emiliana Ernanin Dyah Wijayanti, Ernanin Dyah Eva Nurhidayati F Widhi Mahatmanti Fadilah Qonitah Fauzia, Naila Firman F Wirakusumah Fujiyanti, Mita Haerudin Haerudin Hanizar Kuntarti Haryono Haryono Hendra Rohman Hening Purnamawati Herman Susanto Hidayati, Nurul - Hikma Nurul Izza Husin, Farid Indriana Kartini Iva Gamar Dian Pratiwi Juntika Nurihsan, Juntika Kadarusmanto Kadarusmanto Kus Sri Martini Laurensius Salem Lina Mahardiani M. Agung Nugroho M. Masykuri Martono . Maryani ., Maryani Maryani Maryani Megawati (F11108011) Muchammad Husni Nanan Sekarwana Nanik Dwi Nurhayati Noor Naelil Masruroh Noor Naelili Masruroh Padliansyah, P. Purwadi Purwadi Rehulina Juniarti BR Sembiring Rita Indah Sari Rya Sucining Tyas Setiyani Setiyani Sipa, Sarlota Naema Sri Haryani Sri Juari Santosa Sri Retno Dwi Ariani Sri Sukarsi, Sri Sri Sukarsih Sugiharto . Sukriyah Kustanti Moerad, Sukriyah Kustanti Sulistyo Saputro Suroyo, A. M. Djuliati Sutejo K. Widodo Syaidati Maharani, Syaidati Syambasril . Syambasril, Syambasril Titiek Suliyati Triyono Triyono VINA NUR INDAH SARI Wahyu Yunitasari Wahyuning Lestari Warjayanti, Galina Windiani Windiani, Windiani Zaenal Arifin