Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Matematika Sains dan Teknologi

BIOREMEDIATION OF SODA ASH CONTAMINATED WITH GREASE: THE APPLICATION OF COMPOSTING TECHNOLOGY Susilo, Adhi
Jurnal Matematika Sains dan Teknologi Vol 9 No 2 (2008)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan fisika dan kimia dalam timbunan kompos diteliti selama proses pengomposan limbah pembuatan botol yang terkontaminasi oleh gemuk (grease). Temperature awal menunjukkan peningkatan diikuti oleh penurunan secara bertahap pada akhir proses pengomposan. C:N rasio dan bahan tambahan nampaknya mempunyai pengaruh yang paling nyata dalam memproduksi temperatur tinggi. Proses pengomposan selama lima (5) bulan tidak menghilangkan kontaminan sampai batas yang dipersyaratkan. Oleh karena itu diperlukan waktu tambahan guna mengurangi kontaminan sampai level yang ditetapkan. Proses pengomposan ini berhasil dalam menghasilkan temperatur yang meningkat, namun parameter yang menyebabkan kenaikan temperatur tersebut masih belum jelas.
STUDI KANDUNGAN NUTRISI LIMBAH MEDIA TANAMJAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) UNTUK PAKAN TERNAK RUMINANSIA ES, Eko Yuliastuti; Susilo, Adhi
Jurnal Matematika Sains dan Teknologi Vol 4 No 1 (2003)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Growth media waste of white oyster mushroom cultivation can be used as ruminant feed. We observed the nutrient content of the growth media waste. The focus is on the protein, carbohydrate, mineral and crude fiber. The protein, calcium and phosphor content of white oyster mushroom growth media waste is higher than the protein content in the media before it was used for mushroom cultivation. However, the fat content is lower after the media was used than control (the media before it was used). The difference is caused by microorganism degradation. The growth media waste can be used as ruminant feed up to 75 % of total forage dry matter without any negative effect.