Articles
25
Documents
IDENTIFIKASI BANGUNAN – BANGUNAN BERSEJARAH DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

Putri Hijau Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Putri Hijau
Publisher : Putri Hijau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bangunan – bangunan peninggalan bersejarah yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, Untuk mengetahui kondisi terkini bangunan – bangunan peninggalan bersejarah Di Kab. Serdang Bedagai, mengetahui partisipasi masyarakat dan pemerintah setempat dalam upaya melestarikan bangunan – bangunan peninggalan bersejarah yang ada Di Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sejarah yakni menggunakan penulisan Heuristik (mengumpulkan sumber data baik tulisan maupun lisan) dengan tujuan untuk mencari sumber-sumber tentang jejak sejarah atau peninggalan sejarah. Maka dengan ini peneliti menggunakan penelitian lapangan (field research) dan study pustaka (library research). Dari hasil penelitian peneliti di Lapangan Bangunan Bersejarah Di Kab. Serdang bedagai antara lain : 1) Istana Kesultanan Serdang di Perbaungan; 2)Mesjid Sulaimaniyah Perbaungan; 3) Rumah Tua Tengku Umar; 4) Mesjid Sulaimaniya di Pantai Cermin; 5) SD 101929 di Perbaungan; 6) Rumah Penasehat Hukum Belanda di Perbaungan; 7) Stasiun KA Perbaungan; 8) Serdang Kanal di Pegajahan; 9) Menara Air Belanda Di Perbaungan; 10) SMA Negeri 2 Perbaungan; 11) Stasiun Ka Sei Rampah; 12) Vihara Hut Co Kong Sei Rampah; 13) Ruko Cina di Sei Rampah; 14) Mesjid Jamik Sei Rampah; 15)Mesjid Ismailiyah Tanjung Beringin; 16) Istana Kesultanan Bedagai; 17) Kantor Kerapatan Bedagai; 18) Rumah Penginapan/Mess; 19) Rumah Panggung zaman Belanda di Pamela; 20) pajak Lama Bahsumbu di Sipispis. Namun sayang upaya – upaya pelestarian peninggalan tersebut belum terlihat secara nyata hingga sekarang baik itu dari pihak pemerintah maupun dari masyarakatnya sendiri. Masih banyak kalangan umum yang mengesampingkan keberadaan Bangunan Peninggalan Bersejarah tersebut. Bahkan kebanyakan dari mereka pun tidak tahu sejarah dari bangunan tersebut. Bagaimana untuk melestarikan atau melakukan penyelamatan sedang dalam aspek historis nya saja masih banyak yang tidak mau tahu dan tidak peduli. Padahal, jika di tinjau dari aspek historis, peninggalan – peninggalan ini jelas mengandung nilai sejarah yang tinggi, bagi khazanah ilmu penegtahuan sejarah dan khususnya jika meninjau perkembangan sejarah Kabupaten Serdang Bedagai. Kata kunci : Bangunan – Bangunan Bersejarah

Facial Indices in Chinese Ethnic Students Aged 20-­22

Journal of Dentistry Indonesia Vol 19, No 1 (2012): April
Publisher : Faculty of Dentistry, University of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facial aesthetics is one of the factors affecting personal confidence in a social community. Facial indices are very important to obtain a facial aesthetic in orthodontic treatment. Facial indices can be influenced by gender and ethnicity. Objectives: To measure facial indices of Chinese ethnic students at the Faculty of Medicine, Maranatha Christian University aged 20-22 years old in 2011 using anthropometric measurements. Methods: This was an observational descriptive study. Facial indices of 48 students were measured using dial caliper. Results: Male have larger facial index (89.5±5.66), than female (86.67±4.45). Mouth-face width index and upper facial index of female was greater when compared with male, which mouth-face index of female was 35.22±2.46 while index of male was 34.69±3.04. Upper facial index of female was 56.03±2.99 and male was 55.35±3.72. The lower facial height-facial height index was greater in male (61.22±1.77) than female (60.20±3.81). Chin-lower facial height index was also greater in male (50.63±3.61) than female (49.64±4.04). Conclusion: Chinese male aged 20-22 have leptoprosop facial type and higher lower facial height and chin, whereas Chinese female aged 20-22 have mesoprosop facial type, higher facial height and wider mouth.

Problematika Pembelajaran PAI di SMKN 1 Turen

Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.976 KB)

Abstract

Keberhasilan dalam belajar atau tranfer knowledge dalam kegiatanpembelajaran dapat dilihat dengan adanya perubahan tingkah laku pada dirisiswa, input proses output. Dalam setiap mata pelajaran mempunyai kriteriadan tingkat kesulitan tersendiri bagi pendidik dan peserta didik yang biasadisebut dengan problem dalam belajar. Pendidikan agama Islam adalah usahasadar generasi tua (pendidik) untuk mengarahkan pengalaman, pengetahuan,kecakapan, dan ketrampilan kepada generasi muda (anak didik) agar kelakmenjadi manusia muslim, bertakwa kepada Allah swt. Berbudi luhur,berkepribadian yang utuh yang secara langsung memahami, menghayati danmengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaanpendidikan Islam di sekolah-sekolah kita masih mengalami banyak problematau kendala yang meliputi pendidik, peserta didik, serta media pembelajaran.Adanya problem-problem dalam pendidikan agama Islam tersebutmenimbulkan kurang optimal atau belum sepenuhnya tercapai tujuanpendidikan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.

PELATIHAN PENINGKATAN PENGGUNAAN MULTI MEDIA (windows movie maker) PEMBELAJARAN PADA GURU SMA DENGAN MENGAKTIFKAN MGMP DI LABUHAN BATU SELATAN

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 76 (2014)
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya komptensi guru dan minimnya kegiatan pengembangan keprosionalan guru di kabupaten labuhan batu menjadi latar belakang dilakukannya kegiatan pembinaan guru berdasarkan kelompok MGMP yang ada. Hal terungkap setelah dilakukan berbagai diskusi dengan pihak dinas pendidikan Labuhanbatu Selatan. Dari berbagai permasalahan yang muncul saat diskusi maka disepakati dilakukan pembinaan guru melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pelatihan Peningkatan Penggunaan Multi Media (Windows Movie Maker) Pembelajaran Pada Guru SMA Dengan Mengaktifkan MGMP Di Labuhanbatu Selatan. Pelatihan pembinaan guru dilakukan atas kerjasama LPM unimed dengan dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan. Sementara guru yang dilibatkan berasal dari seluruh SMA Negeri dan Swasta untuk semua guru mata pelajaran yang di UN kan. Metode pelatihan dilakukan dengan sistem pendampingan yang diawali dengan workshop selama dua hari. Setelah workshop dilakukan pendampingan selama empat kali dengan selang waktu seminggu. Di saat pendampingan terakhir dilakukan kunjungan kesekolah dalam bentuk lesson study untuk aplikasi penggunaan projek yang telah dihasilkan oleh peserta. Projek tersebut diberikan pada masing-masing kelompok MGMP. Dari sembilan kelompok MGMP hanya empat kelompok yang menyelesaikan tugasnya. Seluruh perkembangan kegiatan di sampaikan laporan pada dinas pendidikan sehingga dinas dapat mengetahui perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai oleh guru peserta pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat ditindak lanjuti oleh dinas pendidikan dimasa yang akan datang sehingga pembinaan peningkatan keprofesionalan guru berkelanjutan dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kata kunci : Pendidikan, Pendampingan, workshop

Pemanfaatan Software Moodle untuk Membangun Sistem Pembelajaran On-Line Bagi Guru MTs Dan MA Muhammadiyah Kota Medan

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 82 (2015)
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The effective learning requires a good learning system and learning resources which can be obtained easily, not place or time limited. Actually, the Advances of technology today can support the creation of learning resources, but the use of technology  by schools in Medan is still not maximal, including MTs Muhammadiyah 15 dan MA Muhammadiyah 1 Medan. One of the reasons is the teachers did not have skill to manage an e-learning which it has to involve teachers and students at once. Moodle is a learning management system which is most popular today.This dedication activity aims to provide knowledge and skill for the teachers to use moodle as one of the ways to implement learning process. There are two phases of this event:1) workshop; introduction of e-learning and moodle, 2) accompaniment; Participants had guided and assisted in designing a learning device that is packed  in e –learning form. In general, the event had implemented successfully. Outcomes of this activity are : a)learning device such as syllabus , teaching materials  and exam questions, b)learningdevices are packed on-line at www.mam1medan.sch.id and www.mts15muhammadiyah.sch.id, c ) recording a video on how to use e -learning from the web that has been made.

IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION BY USING REDW (READ, EXAMINE, DECIDE, AND WRITE ) STRATEGY TO THE TENTH GRADE STUDENTS OF MA AL-MUAWWANAH GUNUNG MEGANG MUARA ENIM SUMATERA SELATAN

Edukasi Vol 3, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fak. Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.142 KB)

Abstract

This research aimed to find out whether or not the using of REDW (Read, Examine, Decide,and Write) strategy significantly improves the students reading comprehension to the tenth grade students of MA Al-Muawwanah Gunung MegangMuaraEnim. To explain the improvement, the researcher used a quasi experimental method involved an experimental group and control group both was given pre-test and post-test which consisted of 31 students. The test was given to get the data with 30 questions in the form of multiple choice and open questions and to analyze them usingSPSS 20.0.From the result analysis of significant improvement on students’ reading comprehension achievement taught using REDW strategy, it was found that the p-output in experimental group was 0.000 with df=30 and t-value 5.936. It could be interpreted that there was a mean significant improvement on students’ reading comprehension score taught using REDW since the p-output was lower than 0.05 and t-value was higher than t-table (2.04). 

Kelimpahan Dan Kepadatan Kima (Tridacnidae) Di Kepulauan Spermonde

Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6 (2013): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kima (giant clams) merupakan salah satu hewan laut yang dilindungi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Penetapan tersebut berdasarkan kenyataan bahwa  populasi  kima di  alam  sudah sangat  menurun  terutama  disebabkan pemanfaatan manusia. Melihat kondisi kritis tersebut, perlu dilakukan penelitian dasar tentang kelimpahan dan kepadatan kima dalam upaya konservasi.  Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan kelimpahan dan kepadatan terhadap parameter kualitas perairan di Kepulauan Spermonde. Lokasi penelitian hanya pada zona III dan IV di Kepulauan Spermonde. Metode penelitian menggunakan belt transect/sweept area pada dua stratifikasi yakni reff flat dan reef slope.  Analisis data menggunakan formula Krebs (1978) dengan bantuan Software Microsoft Office Excel 2013 yang dapat memberikan gambaran kelimpahan dan kepadatan serta kualitas perairan antar zona. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kelimpahan zona III dan zona IV adalah berturut-turut sebesar 75,5 dan 48,8 ind.  Kepadatan zona III dan zona IV adalah berturut-turut sebesar 30,2 dan 19,4 ind/m2. Jadi, baik kelimpahan maupun kepadatan kima zona III lebih tinggi dibandingkan dengan zona IV. Kelimpahan dan kepadatan tertinggi adalah dari jenis T. crocea. Sementara itu jenis-jenis lainnya yang diperoleh di lokasi adalah T. squamosa, T. maxima, T. derasa dan H. hippopus. Kelimpahan dan kepadatan kima dipengaruhi oleh nilai kualitas perairan yang mendukung kehidupan kima.

Analisis kualitas air ekosistem mangrove di estuari Perancak, Bali

Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air mangrove alami dan rehabilitasi, meliputi DO, salinitas, suhu, pH, nitrat, dan ammonia serta fraksi sedimen. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Maret 2011 bertempat di estuari Perancak, Bali. Data dianalisis di Balai Riset Observasi Kelautan (BROK) Jembrana, Bali. Pengukuran kualitas air dan fraksi sedimen dibagi kedalam 4 (empat) sub-lokasi pada masing-masing lokasi. Masing-masing sub-lokasi mewakili kondisi dan karakter lingkunga, yakni dekat muara, pertengahan dan jauh dari muara. Pengukuran dilakukan insitu dan laboratorium. Kualitas air dan fraksi sedimen masing-masing zona di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas perairan pada daerah mangrove alami memiliki kisaran yang luas (DO antara 1,75-3,54 mg/l, suhu antara 29,08-30,50oC, salinitas antara 20,16-38,27‰, pH antara 7,99-8,13, NO3 antara 0,1391-0,4037 mg/l serta NH4 antara 0,0539-0,1423 mg/l) dibanding pada daerah mangrove rehabilitasi dengan kisaran kualitas air sempit (DO antara 1,85-2,20 mg/l, suhu antara 29,01-29,41oC, salinitas antara 17,41-22,87 ‰, pH antara 7,86-7,97, NO3 antara 0,1590-0,2693 mg/l dan NH4 antara 0,0857-0,0947 mg/l). Fraksi sedimen pada daerah mangrove rehabilitasi komponen pasir dan liat dalam porsi yang relatif kecil dibanding dengan daerah mangrove alami. Selain itu, komposisi fraksi sedimen pada mangrove alami cenderung lebih stabil dibanding mangrove rehabilitasi cenderung fluktuatif. Perbedaan kualitas air dan fraksi sedimen diduga kuat memperngaruhi struktur dan komposisi mangrove, gastropoda dan bivalvia yang ada di lokasi tersebut. Selain itu, perbedaan tersebut terkait erat dengan kestabilan ekosistem dan keberadaan muara sungai yang diduga turut berpengaruh terhadap kondisi tersebut.

PENDAYAGUNAAN ZAKAT Studi Implikasi Hukum Ekonomi Islam Terhadap Pendayagunaan Zakat di Lembaga/ Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Dumai

Syariah Vol 2, No 3 (2015):
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2549.512 KB)

Abstract

This studi aims to examine in depth and critically examine how the implementation of zakat. Can be useful to overcome the problem of community in Dumai through the economic empowerment of the poor. Rationale for doing research with the theme of charity is based on the utilization of an understanding of the position of zakat which has very important issues related to economic, social an religious. From the economic aspect, zakat has a very high economic potential if managed optimally. In terms of religiuos, zakat is also able to reinforce faith and devotion ti God almighty.

FUNDAMENTALISME ISLAM DALAM PANDANGAN YUSUF QARDHAWI

AL-FIKRA Vol 7, No 1 (2008): AL-FIKRA
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.921 KB)

Abstract

Fundamentalism is a negative term given by the West to Islam. But fundamentalism itself is in fact a global phenomenon that can be found in all traditions of the greatest religions in the world. Yusuf Qardhawi gives a term of fundamentalism ash-shahwah because according to him this is the most appropriate term for it. Although the West view fundamentalism negatively such as terrorist, radical, and militant, Yusuf Qardhawi views it positively. According to him, ash-shahwah means resurgence, the awareness of describing the phenomenon of contemporary Islam. He further reveals that we would always agree to ash-washathiyatul al-Islam (jalan tengah) which is based on finding the easier way and giving good news and integrating originality and innovation.