Articles

Found 19 Documents
Search

Analisa Kemampuan Saluran Berdasarkan Metode Contingency N-1 Analysis

Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.102 KB)

Abstract

Sistem transmisi memegang peranan yang sangatpenting dalam proses penyaluran daya. Oleh karena itupengamanan pada saluran transmisi perlu mendapatperhatian yang serius dalam perencanaannya. Analisakemampuan saluran merupakan aplikasi untuk mempelajarikestabilan sistem. Analisa kemampuan saluran dalampenelitian ini menggunakan metode contingency N-1 analysis.Contingency N-1 analysis merupakan sebuah program untukmemperhitungkan berbagi kondisi yang mungkin terjadidalam sistem dimasa yang akan datang denganmenggunakan indeks keandalan security N-1 yangmenggambarkan bagaimana keadaan sistem apabila sebuahunsur (komponen) yang ada dalam sistem dikeluarkan darioperasi. Komponen sistem yang dikeluarkan/dilepaskan padapenelitian ini adalah saluran. Pelepasan saluran diuji denganmenggunakan software PSAT 1.3.4 MATLAB/Simulink.Analisa kemampuan saluran dengan metode contingency N-1analysis ini dilakukan pada sistem 14 bus. Index kestabilansaluran digunakan untuk melihat bagaimana kondisi daritiap-tiap saluran apakah dalam kondisi stabil atau tidak.Dari hasil yang diperoleh adalah semua saluran memilikiindex kestabilan <1, yang berarti bahwa semua saluranmemiliki kondisi operasi yang stabil.

KAJIAN PELAKSANAAN KEGIATAN IN HOUSE TRAINING DENGAN POLA LESSON STUDY DAN ACTION RESEARCH PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI

Prosiding Seminar Biologi Vol 11, No 1 (2014): Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.233 KB)

Abstract

Objectives of research are to know increasing of professional, pedagogic, personality, and social competencies biology teacher by planning, implementing, and evaluating of learning process. Sample of research that involved in house training (IHT) is biology teacher and student at five Junior High Schools in Bangka Province. The research used Method of evaluation training program “Kirpatrick Model” that consists of four stages such as (1) Reaction, (2) Learning, (3) Behavior, and (4) Result. Findings of research are (1) teachers were satisfied toward IHT implementation; (2) IHT program could not enhance cognitive both teacher and student;  (3) there was no change regarding of teacher attitude change such as late in coming to teach and teacher did not do classroom action research and lesson study. The IHT had not enhanced professional teacher competencies especially promoting knowledge, doing research, writing academic manuscript, and developing of professional; and (4) There was no significant effect toward performance of participant IHT. The research concluded that IHT program was not success in increasing; teacher knowledge that related their subjects, teacher ability in research, teacher ability in writing, and teacher professional development. It means that IHT program can continue because participants were satisfied although the program should be revised at training model. Keywords: In House Training, Lesson Study, Classroom Action Research, Biology

PENGARUH IMBANGAN ”RASI” (BERAS AMPAS SINGKONG) DAN BERAS MENIR TERHADAP BEBERAPA KARAKTERISTIK TAPE ”RASI”

Jurnal Teknotan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknotan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Rasi” (beras ampas singkong) merupakan produk kering hasil samping limbah padat pembuatan pati singkong. Pengolahan “rasi” menjadi tape merupakan alternatif untuk meningkatkan pemanfaatan “rasi”. Tape merupakan produk tradisional hasil fermentasi dari bahan yang mengandung pati tinggi. “Rasi” memiliki kandungan pati yang rendah, yaitu 37,35 % dan dalam pembuatan tape dapat ditingkatkan dengan penambahan beras menir yang memiliki kandungan pati tinggi, sebesar 76,24 %. Beras menir dapat menyumbangkan pati yang dibutuhkan selama proses fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan imbangan yang tepat antara “rasi” dan beras menir agar dihasilkan tape “rasi” dengan karakteristik yang baik dan disukai oleh panelis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari imbangan “rasi” dan beras menir, yaitu 75:25, 70:30, 65:35, 60:40, dan 55:45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan “rasi” dan beras menir 65:35 adalah yang terbaik dengan kadar gula pereduksi 16,52 %, kadar alkohol 1,37 %, total asam tertitrasi 3,44 %, pH 3,73, dan memiliki warna, aroma, tekstur, dan rasa yang disukai oleh panelis. Kata kunci : “Rasi”, Beras Menir, Tape

ANALYSIS OF STUDENTS’ ANSWERS TOWARD SOLVING PISA LIKE TEST WITH INDONESIAN CONTEXTS IN PHYSICS EDUCATION OF FACULTY TEACHER TRAINING AND EDUCATION SRIWIJAYA UNIVERSITY

Sriwijaya University Learning and Education International Conference Vol 2, No 1 (2016): 2nd SULE-IC
Publisher : Sriwijaya University Learning and Education International Conference

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.7 KB)

Abstract

The aim of research is to describe students’ answers toward PISA like tests withIndonesian contexts. The research involved 35 students that consisted of 11 groups.The total of Pisa like tests are five essay items.. The result of research showed that:1) 54.54% of students’s answers related to temperature and dangerous elements involcano dust toward crop plants; 2) 36% of students’ answers related to waves andfrequencies to solve question: effects of earthquake that caused differences of leveldistroys. 3) 27% of students’ answers related to kinds of gases that produced in thevolcano that reacted with rain water to solve question: effects of earthquake towardacid rain; 4) 27.3% of students’ answers related to lack of diversity and poluttion tosolve question: effect of vegetation destroys caused of smoke; and 5) only 18.18%of students’ answers related to abilities of CaCl2 solution to bond smoke to solvequestion: function of CaCl2 to reduce smoke. The research was concluded that67.28% of test items were not answered well based on answer keys.

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Kelas XI SMA Unggul Negeri 4 Palembang Pada Pembelajaran Materi Sistem Ekskresi

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.922 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas XI SMA Unggul Negeri 4 Palembang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian yaitu PreEksperimental dengan design penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data tes kemampuan berpikir tingkat tinggi dilakukan di kelas XI MIPA 4 dengan jumah peserta didik sebanyak 32 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes untuk kemampuan berpikir tingkat tinggi, observasi aktivitas dan angket respon peserta didik terhadap model pembelajaran SSCS. Hasil analisis menunjukkan peningkatan tes kemampuan berpikir tingkat tinggi diperoleh nilai rata-rata tes awal sebesar 41,66 dan tes akhir sebesar 82,47, sehingga diperoleh n-gain sebesar 0,70 dengan kategori sedang. Data hasil penelitian dianalisis dengan Uji Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji-t menggunakan Paired Sample t-test dengan nilai Sig. (2-tailed) > 0,05. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai 0,000 > 0,005 maka Ho ditolak. Hasil lembar observasi aktivitas peserta didik menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran SSCS sebesar 74,01% dengan kategori aktif. Pemberian angket respon peserta didik untuk keterampilan guru mengajar menunjukkan hasil sebesar 65,63% dengan kategori sangat baik dan 34,38% dengan kategori baik sedangkan respon peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share yang termasuk dalam kategori sangat baik sebesar 59,38% dan dengan kategori baik sebesar 40,63%.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share berpengaruh signifikan terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik kelas XI SMA Unggul Negeri 4 Palembang pada Materi Pembelajaran Sistem Ekskresi.

Pengaruh Pupuk Organik Cair Daun Petai Cina (Leucaena leucocephala (Lam.) De Wit.) terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica juncea L.) dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.057 KB)

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh pupuk organik cair daun petai cina (Leucaena leucocephala (Lam.) De Wit.) terhadap pertumbuhan tanaman caisim (Brassica juncea L.) telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan terdiri atas 10% (P1), 20% (P2), 30% (P3) 40% (P4) dan 0% (P0) sebagai kontrol. Data dianalisis dengan ANAVA dan uji BJND. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair daun petai cina berpengaruh nyata dalam meningkatkan pertumbuhan caisim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 dengan konsentrasi 10% pupuk organik cair daun petai cina berpengaruh nyata dalam meningkatkan jumlah daun tanaman caisim. Pada perlakuan P1 dengan konsentrasi 10% juga memberikan pengaruh sangat nyata dalam meningkatkan berat basah taruk dan akar serta meningkatkan berat kering taruk dan akar. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa konsentrasi pupuk organik cair daun petai cina 10% adalah perlakuan yang dianjurkan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman caisim. Informasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif contoh kontekstual pada pembelajaran biologi Kelas XII Semester I pada Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup berdasarkan hasil percobaan pada pembelajaran Biologi di Sekolah Menengah Atas kelas XII dan Kompetensi Dasar 4.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan tentang faktor luar yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman dan melaporkan secara tertulis dengan penggunaan tatacara penulisan ilmiah yang benar. Hasil penelitian ini akan disumbangkan dalam bentuk perangkat pembelajaran (Silabus, RPP, dan LKPD).

Pengaruh Pemberian Tepung Cangkang Telur Ayam (Gallus gallus domesticus) terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica juncea L.) dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.972 KB)

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh pemberian tepung cangkang telur ayam (Gallus Gallus domesticus) terhadap pertumbuhan caisim (Brassica juncea L.) telah dilakukan. Penelitian menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), 20% (P4), 25% (P5) dan 0% (P0) sebagai kontrol. Data dianalisis dengan ANAVA dan uji BJND. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung cangkang telur ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan caisim. Perbedaan konsentrasi berpengaruh nyata pada semua parameter pertumbuhan yaitu berat basah, berat kering, berat basah akar, berat kering akar, jumlah daun dan luas daun. Konsentrasi tepung cangkang telur ayam 10% adalah perlakuan yang dianjurkan untuk meningkatkan pertumbuhan caisim. Informasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif contoh kontekstual pada pembelajaran Biologi Kelas XII Semester 1 pada Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup berdasarkan hasil percobaan dan Kompetensi Dasar 4.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan tentang faktor luar yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan melaporkan secara tertulis dengan menggunakan tatacara penulisan ilmiah yang benar.

Pengaruh Penerapan Pendekatan Saintifik terhadap Penguasaan Konsep Kingdom Animalia pada Peserta Didik SMA Srijaya Negara Palembang

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.426 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai pengaruh penerapan pendekatan saintifik terhadap penguasaan konsep peserta didik SMA pada materi dunia hewan (Animalia). Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental design dengan desain penelitian one-group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas X MIA 3 SMA Srijaya Negara Palembang tahun ajaran 2016/2017 (n=33). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis. Analisis data menggunakan program Statistical Program for Social Science 22 (SPSS 22). Data hasil penelitian dianalisis dengan Kolmogorov-Smirnov Test dan dilanjutkan dengan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penguasaan konsep secara signifikan, dengan nilai signifikansi p = 0,000 pada α = 0,025. Peningkatan penguasaan konsep termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai n-gain = 0,76. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan penguasaan konsep peserta didik SMA kelas X pada topik dunia hewan.

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Co-op Co-op terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Sistem Ekskresi Kelas XI Di SMA Negeri 1 Buay Madang

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.948 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Coop Co-op pada materi sistem ekskresi terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Buay Madang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan di kelas XI IPA 1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes yang menggunakan soal pilihan ganda. Nilai rata-rata nilai tes awal adalah 45, tes akhir 81, rata-rata kategori indeks n-gain sebesar 41,38% kategori sedang, dan hasil belajar dengan kategori sangat baik sebesar 72,41%. Analisis data uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS diperoleh nilai thitung sebesar 13,55 sedangkan ttabel pada taraf signifkansi 5% dengan df 29 adalah 2,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa thitug>ttabel yaitu 13,55>2,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan yang didapat adalah terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model Co-op Co-op pada materi sistem ekskresi pada materi sistem ekskresi terhadap hasil belajar peserta didik kelas XISMA Negeri 1 Buay Madang. Kata kunci : Model Co-op Co-op, Hasil Belajar, Sistem Ekskresi

Pengaruh Pupuk Cair Anorganik terhadap Kepadatan Fitoplankton dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi di SMA

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.527 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pupuk cair anorganik terhadap kepadatan fitoplankton dan sumbangannya pada pembelajaran biologi di SMA yang bertujuan membandingkan kepadatan tiap genus fitoplankton sesudah pemberian konsentrasi pupuk yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan konsentrasi pupuk yang diberikan terdiri dari kontrol P0 (0%), P1 (0,05%), P2 (0,1%), P3 (0,15%), P4 (0,2%). Parameter yang diamati adalah kepadatan tiap genus fitoplankton yang dihitung berdasarkan Bellinger dan Sigee (2015). Data dianalisisis menggunakan uji sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk cair anorganik memberikan hasil yang berbeda sangat signifikan terhadap kepadatan fitoplankton. Rata-rata kepadatan total genus berurutan dari P4 (854,20 Ind/ml), P3 (744,40 Ind/ml), P2 (589,20 Ind/ml), P1 (415,60 Ind/ml), dan P0 (288 Ind/ml). Kepadatan genus yang tertinggi adalah Scenedesmus pada P4 yaitu 680 Ind/ml. Konsentrasi perlakuan pupuk cair anorganik yang paling efektif adalah P2 sebesar 0,1%. Sumbangan hasil penelitian ini terhadap pembelajaran biologi adalah berupa Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) yang kontekstual pada Kompetensi Dasar tentang Protista mata pelajaran biologi kelas X semester gazal.