Articles

Found 11 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PREVENTIVE MAINTENANCE SMITH DAN DEKKER DI PD. INDUSTRI UNIT INKABA Adianto, Hari; Sitompul, Carles; Susana, Susana
Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2005): JUNE 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.129 KB)

Abstract

The globalization era along with fast development of technology%2C industries must try to increase the quantity and quality of products that they have produced. The development of industrial products which have been increase continually need support from fluency of production process. In this case the industrial companies want a high availability system. PD Industri Unit Inkaba is one of the companies that moves in sector rubber technique industry. The company wants the production process go smoothly so that the company can keeps the existence and increases the product’s quality with cost efficiency and can competes with foreign markets. The smoothness of production process needs support from machines or production’s tools that have good condition. To keep the machines in good condition so that they will in the optimal condition when used%2C then the machines need to be maintained. M.A.J. Smith dan R. Dekker develop a model that combine availability model and preventive maintenance and consider the expected uptime and downtime of the system. This model is a 1 out of n system model%2C which has one operating machine and support by (n – 1) unit machine reserves. A 1 out of n system is also applicable to replaceable components. Smith and Dekker’s model gives the expected uptime and downtime of the system approximation that can gives good approximation of long term average operating cost. The results from decision of component preventive replacement age and optimal number of component reserve are expected to be able to keep the reliability system and be able to avoid the decease of availability system because of maintenance activity. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam era persaingan industri yang semakin global disertai perkembangan teknologi yang pesat%2C industri-industri terus berusaha meningkatkan kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkannya. Perkembangan hasil industri yang semakin meningkat secara terus-menerus memerlukan dukungan proses produksi yang lancar. Dalam hal ini perusahaan industri menginginkan availabilitas sistem yang tinggi. PD Industri Unit Inkaba merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri barang teknik karet. Perusahaan menginginkan agar proses produksinya berjalan dengan lancar agar mampu mempertahankan eksistensinya dan meningkatkan kualitas produk serta efisiensi biaya agar mampu bersaing dengan pasar luar negeri. Kelancaran proses produksi membutuhkan dukungan mesin-mesin atau peralatan produksi yang berada dalam kondisi yang baik. Untuk menjaga kondisi dari mesin-mesin tersebut agar berada dalam keadaan yang optimal saat digunakan%2C maka diperlukan kegiatan perawatan pada mesin-mesin tersebut. M.A.J. Smith dan R. Dekker mengembangkan suatu model yang menggabungkan model availabilitas dan model perawatan pencegahan dengan memperhatikan uptime dan downtime dari sistem. Model ini merupakan model 1 out of n system%2C yaitu sebuah model yang terdiri dari satu mesin yang beroperasi dan didukung oleh (n-1) unit mesin cadangan. Model 1 out of n system juga dapat diaplikasikan pada komponen-komponen mesin. Model Smith dan Dekker memberikan perkiraan uptime dan downtime sistem sehingga dapat diperoleh perkiraan yang baik untuk rata-rata biaya operasi dalam jangka waktu panjang. Hasil penentuan umur penggantian pencegahan komponen dan jumlah komponen cadangan yang optimal diharapkan mampu menjaga keandalan sistem dan mampu menghindari menurunnya availabilitas sistem karena tindakan pemeliharaan. combine availability mode%2C preventive maintenanc.
Analisis Didaktis Berdasarkan Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Kalor Susana, Susana; Sriyansyah, Sriyansyah
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, De
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.354 KB)

Abstract

Abstract Cognitive abilities and critical thinking skill are the essential things to develop in learning process. The purpose of this research is to analyze didactically students’ cognitive abilities and critical thinking on heat concept in order to design an appropriate learning. Research method was descriptive analysis. Research subject was 25 senior high school students in Bandung. Data was documented by using 10 essay items of cognitive abilities test and 5 essay items of critical thinking skill. Data was analyzed based on the interpretation of the test score. The findings showed that students’ cognitive abilities on each cognitive process indicators respectively 48% understand (C2), 41% apply (C3), 36% analyze (C4) and 38% evaluate (C5). The findings of students’ critical thinking, respectively the ability to identify main idea of problem (58%), to interprets data accurately (36%) and to formulate a rational decision (28%). Keywords: didactic analysis, cognitive abilities, critical thinking, heat concept. Abstrak Kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis merupakan hal esensial yang penting untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis didaktis terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kalor dalam rangka untuk merancang pembelajaran yang tepat. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik. Subjek penelitian sebanyak 25 siswa kelas XII pada salah satu sekolah menengah atas di Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan kognitif sebanyak 10 soal dan keterampilan berpikir kritis sebanyak 5 soal berbentuk uraian. Data dianalisis berdasarkan tafsiran persentase hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif siswa pada tiap indikator proses kognitif berturut-turut sebesar 48% memahami (C2), 41% mengaplikasikan (C3), 36% menganalisis (C4) dan 38% mengevaluasi (C5). Keterampilan berpikir kritis siswa meliputi: kemampuan mengidentifikasi elemen utama suatu masalah (58%), kemampuan menginterpretasi data secara akurat (36%) dan kemampuan merumuskan keputusan rasional (28%). Kata-kata kunci: analisis didaktis, kemampuan kognitif, berpikir kritis, konsep kalor.
PENERAPAN MODEL PREVENTIVE MAINTENANCE SMITH DAN DEKKER DI PD. INDUSTRI UNIT INKABA Adianto, Hari; Sitompul, Carles; Susana, Susana
Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 1 (2005): JUNE 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.129 KB)

Abstract

The globalization era along with fast development of technology%2C industries must try to increase the quantity and quality of products that they have produced. The development of industrial products which have been increase continually need support from fluency of production process. In this case the industrial companies want a high availability system. PD Industri Unit Inkaba is one of the companies that moves in sector rubber technique industry. The company wants the production process go smoothly so that the company can keeps the existence and increases the product’s quality with cost efficiency and can competes with foreign markets. The smoothness of production process needs support from machines or production’s tools that have good condition. To keep the machines in good condition so that they will in the optimal condition when used%2C then the machines need to be maintained. M.A.J. Smith dan R. Dekker develop a model that combine availability model and preventive maintenance and consider the expected uptime and downtime of the system. This model is a 1 out of n system model%2C which has one operating machine and support by (n – 1) unit machine reserves. A 1 out of n system is also applicable to replaceable components. Smith and Dekker’s model gives the expected uptime and downtime of the system approximation that can gives good approximation of long term average operating cost. The results from decision of component preventive replacement age and optimal number of component reserve are expected to be able to keep the reliability system and be able to avoid the decease of availability system because of maintenance activity. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam era persaingan industri yang semakin global disertai perkembangan teknologi yang pesat%2C industri-industri terus berusaha meningkatkan kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkannya. Perkembangan hasil industri yang semakin meningkat secara terus-menerus memerlukan dukungan proses produksi yang lancar. Dalam hal ini perusahaan industri menginginkan availabilitas sistem yang tinggi. PD Industri Unit Inkaba merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri barang teknik karet. Perusahaan menginginkan agar proses produksinya berjalan dengan lancar agar mampu mempertahankan eksistensinya dan meningkatkan kualitas produk serta efisiensi biaya agar mampu bersaing dengan pasar luar negeri. Kelancaran proses produksi membutuhkan dukungan mesin-mesin atau peralatan produksi yang berada dalam kondisi yang baik. Untuk menjaga kondisi dari mesin-mesin tersebut agar berada dalam keadaan yang optimal saat digunakan%2C maka diperlukan kegiatan perawatan pada mesin-mesin tersebut. M.A.J. Smith dan R. Dekker mengembangkan suatu model yang menggabungkan model availabilitas dan model perawatan pencegahan dengan memperhatikan uptime dan downtime dari sistem. Model ini merupakan model 1 out of n system%2C yaitu sebuah model yang terdiri dari satu mesin yang beroperasi dan didukung oleh (n-1) unit mesin cadangan. Model 1 out of n system juga dapat diaplikasikan pada komponen-komponen mesin. Model Smith dan Dekker memberikan perkiraan uptime dan downtime sistem sehingga dapat diperoleh perkiraan yang baik untuk rata-rata biaya operasi dalam jangka waktu panjang. Hasil penentuan umur penggantian pencegahan komponen dan jumlah komponen cadangan yang optimal diharapkan mampu menjaga keandalan sistem dan mampu menghindari menurunnya availabilitas sistem karena tindakan pemeliharaan. combine availability mode%2C preventive maintenanc.
SUPERVISI AKADEMIK DAN KOMITMEN KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU Susana, Susana
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 25, No 1 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXV NO.1 APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.701 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menguji kebermaknaan kontribusi supervisi akademik dan komitmen kerja guru terhadap kinerja mengajar guru SD Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia (YPII). Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kuantitatif melalui survei. Pengolahan data menggunakan statistik meliputi analisis regresi linier/ganda, analisis korelasi, dan analisis determinasi.Populasi penelitian adalah guru SD se-YPII berjumlah 130 dengan sampel sebanyak 104 orang. Hasil penelitian dari penelitian ini meujukkan bahwa Kinerja Mengajar Guru SD YPII dipengaruhi oleh supervisi dan komitmen  sebesar (36,20%), Supervisi Akademik berkontribusi signifikan dan positif terhadap Kinerja Mengajar Guru dengan kategori cukup, sebesar (27,20%), Komitmen Kerja Guru berkontribusi positif dan signifikan terhadap Kinerja Mengajar Guru dengan kategori  cukup, sebesar (30,60%).
PROSES PEMBUATAN KAIN SONGKET TENUN DI DESA UJUNG TANAH KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Susana, Susana; Ismawan, Ismawan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.771 KB)

Abstract

ABSTRACTThe research, entitled "The Process of Making Woven Songket Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh" raised the problem how the process of making woven songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. This research aims to describe the process of making woven songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. The approach in this research is a qualitative approach and type of research used is qualitative research with descriptive methods. The source of the data in this research is Anita Suryani and Hasfamaidar who are songket weaving craftsmen in Ujung Tanah Village. The object in this study is the process of making songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. Data collection techniques are used with observation, interview and documentation techniques. Data analysis techniques use an inductive approach which includes 3 steps, namely: Data reduction, Data presentation and Data verification. The results of data analysis showed that the process of making songket fabric consisted of 5 stages, namely: Meuhani, Menyusuk, Menyisir, Making Motifs and Weaving. Keywords: process, making, songket weaving.
PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA KENDARI SUSANA, SUSANA
REZ PUBLICA Vol 4, No 2 (2018): Juny-August
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.29 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan administrasi kepegawaian yang dilakukan pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Kendari,(2) faktor- faktoryang mendukung pelaksanaan administrasi kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Kendari,(3)faktor-faktoryang menghambat pelaksanaan administrasi kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Kendari, (4) carayang dilakukan untuk mengatasi hambatan - hambatan dalam pelaksanaan administrasi kepegawaian.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Adapun yang  menjadi subjek penelitian adalah semua pihak yang dapat memberikan informasi lengkap mengenailatar belakang dan keadaan sebenarnya dari administrasi kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Kendari yaitu pegawai pada bagian perencanaan dan pengadaan pegawai. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasidan dokumentasi. Teknik analisis datayang  digunakan yaitu reduksi data, penyajian datadan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan administrasi kepegawaian yang dilakukan pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Kendaridimulaidari proses perencanaan, yang  kedua rekrutmen, yang ketiga penempatan, yang keempat pembinaan, yang kelima pengawasan dan yang terakhir pemberhentian. (2)   pada pelaksanaan  administrasi  kepegawaian  ada   faktor-faktor  yang mendukung yaitu sumber daya manusia, kerja sama antar pegawai dan sarana prasarananya. (3)  pada pelaksanaan administrasi kepegawaian sering juga di jumpaifaktor-faktor pengambat yang mengganggu pelaksanaan administrasi kepegawaian yaitu sarana prasarana dalam kondisikurang baik, pegawai yang menyerah kanmateri pekerjaan terlalulama, kebijasana  yang kadang mendadak dan kurangnya  komunikasi antar pegawai. (4) cara yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ada yaitu dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada, melengkapi sarana yang kurang dan mengerjakan pekerjaan diluar jam kantor.Kata Kunci : Administrasi Kepegawaian
PKM KELOMPOK PKK DAN KELOMPOK TANI DESA SUNGAI KUPAH KECAMATAN KAKAP KABUPATEN KUBURAYA KALIMANTAN BARAT Susana, Susana; Sofiana, Evi
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.471 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ditujukan pada mitra kelompok PKK dan Kelompok Tani wilayah Desa Sungai Kupah yang memiliki potensi baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia untuk dikembangkan namun belum tersentuh teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan mengembangkan keahlian dalam memanfaatkan sumber daya tersedia menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan. Metoda yang digunakan adalah membagi peserta menjadi 4 kelompok kecil untuk melakukan demonstrasi langsung terhadap olahan yang dirancang. Hasil yang diperoleh menyimpulkan bahwa dari 15 peserta memberikan penilaian pada produk nugget, empek-empek dan putri solo memiliki tingkat penerimaan konsumen 100%, sedangkan cassava cracker 66% dan tiwul instan 80%.  
Efektivitas Model POGIL untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Kesetimbangan Kimia Susana, Susana; Kadaritna, Nina; Tania, Lisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan & Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of POGIL model to increase critical thinking skills in chemical equilibrium topic. The population is all of students XI Science at one of Senior High School in Bandar Lampung teaching year 2018/2019, sample selected by purposive sampling tehnique obtained XI Science 5 as experiment class and XI Science 6 as control class, use quasi experiment method with pretestt-posttest control group design. Experiment class use POGIL model and control class use lecture convensional. The result with t-test indicated that score of n-Gain mean difference was significantly different experiment and control class, supported by the persent of student activity average at experiment class is higher than control class, and POGIL model was implemented by high criteria. From the result can be conclude that the learning with POGIL model is effective to increase critical thinking skills in chemical equilibrium topic. Keyword : Chemical equilibrium, critical thinking skills, effectiveness of POGIL modelPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model POGIL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada materi kesetimbangan kimia. Populasi penelitian adalah seluruh siswa XI MIPA di salah satu SMA di Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019, sampel dipilih dengan teknik purposive sampling yaitu XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol, menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Pretestt-Posttest Control Group Design. Kelas eksperimen menggunakan model POGIL dan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan rata-rata skor n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, ditunjang dengan rata-rata persentase aktivitas siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, serta model POGIL terlaksana dengan kriteria sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model POGIL efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada materi kesetimbangan kimia.Kata kunci : Efektivitas model POGIL, kesetimbangan kimia, keterampilan berpikir kritis
PENGANEKARAGAMAN PRODUK OLAHAN PISANG DIDESA PENITI LUAR KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Mangunsong, Lamria; Zawitri, Sari; Susana, Susana
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.167 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan di desa Peniti Luar Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah. Adapun tujuan dari PPM ini adalah : memberikan informasi pengetahuan dan ketrampilan IPTEKS diversifikasi pisang menjadi produk olahan pangan yang prospektif serta membangun jiwa kewirausahaan di kalangan kelompok PKK sebagai mitra yang belum produktif menjadi mitra yang lebih maju dan mandiri dalam pengetahuan, keahlian dan keterampilan dalam mengolah potensi lokal hasil pertanian setempat menjadi berbagai produk olahan yang kreatif, bernutrisi dan bernilai jual tinggi upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan. Metode Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Transfer Teknologi (Ipteks) dan Kewirausahaan (Entrepreneurship) berupa Penyampaian materi Teknologi tepat guna berbasis pisang, penjelasan peralatan dan bahan yang digunakan selama produksi, pelatihan dan bimbingan teknis terhadap mitra dalam berproduksi, pelatihan kewirausahaan dan strategi pemasaran meliputi: pengemasan, harga jual, promosi dan distribusi serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan PKM ini dapat diterima oleh masyarakat hal ini dapat ditunjukkan dengan antusiasnya peserta pelatihan, selain itu peserta pelatihan memiliki kemampuan untuk mempraktekkan hasil olahannya dengan baik dan menarik sehingga mereka tertarik untuk membuat sendiri dan membuka usaha kecil untuk menambah income pendapatan keluarga  
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM STUDI KASUS PADA KOMISI PEMILIHAN UMUM DI 26 (DUA PULUH ENAM) KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA BARAT Susana, Susana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM),sedangkan meningkatnya peran sumber daya manusia ditunjang bergantung kepadakemampuan inovasi. Sedangkan dalam meningkatkan kinerja dan inovasi dalamkeunggulan kompetitif untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dipengaruhi oleh faktormotivasi dan budaya organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahuipengaruh motivasi kerja terhadap kinerja, mengetahui pengaruh budaya organisasiterhadap kinerja karyawan dimana analisis data yang digunakan adalah analisisdeskriptif dan analisis jalur (path analisis). Hasil Penelitian dari analisis deskriptifmenggunakan bahwa pernyataan responden terhadap motivasi kerja termasuk dalamkategori rendah, penyataan responden terhadap budaya organisasi termasuk kedalamkategori baik dan pernyataan responden mengenai kinerja karyawan komisi pemilihanumum kabupaten Cirebon termasuk kedalam kategori tinggi. Sedang kesimpulandalam penelitian ini bahwa kinerja karyawan 65,2 % di pengaruhi oleh motivasi kerjadan budaya organisasi, sedangkan sisanya 34,8 % di pengaruhi oleh faktor lain yangtidak masuk dalam penelitian ini.Kata Kunci : Motivasi Kerja, Budaya organisasi dan Kinerja KPU