Articles
130
Documents
METODE PEMBELAJARAN TAḤFĪẒ AL-QUR’AN DI MADRASAH ALIYAH TAḤFĪẒ NURUL IMAN KARANGANYAR DAN MADRASAH ALIYAH AL-KAHFI SURAKARTA

Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 17, No. 2, Desember 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.702 KB)

Abstract

Madrasah Aliyah (MA) is an educational institution under the ministry of religion affair that have special features to deliver next-generation learners become knowledgeable, proficient in science and morality. MA Taḥfīẓ Nurul Iman Karanganyar and MA al-Kahfi Surakarta, both these madrassas have a role in educating students, families and the nation by organizing educational programs with the national curiiculum, ministry of religion affairs and the flagship program in the form of taḥfīẓ al-Quran. This study was a qualitative research to describe the data collected as the scope of its research and field as a place of research (field research). The nature of this research more towards research comparative studies, since the object of research comparing the learning method taḥfīẓ al-Quran in MA Taḥfīẓ Nurul Iman Karanganyar and MA al-Kahfi Surakarta. Analyzed is done by way of organizing data. The data collected by using documentation, observation and interviews. All data that has been collected by a variety of techniques organized, sorted, grouped and categorized so you can find an appropriate theme taḥfīẓ method of learning the al-Quran at MA Taḥfīẓ Nurul Iman Karanganyar and MA al-Kahfi Surakarta. Researchers concluded that the method applied in teaching taḥfīẓ al-Quran in MA Taḥfīẓ Nurul Iman there are seven methods, namely: juz’i, simā’i, tasmī’, murāja’ah, jama’, linking verses with meaning and kitābah, and its implementation has been effective and efficient. Whereas in MA al-Kahfi Surakarta there are five methods, namely: juzi, jama’, simā’i, tasmī’, and murajaah. The operation has been effective but not efficient. Then bring up a comparison that in target taḥfīẓ al-Qur’an  in MA Taḥfīẓ Nurul Iman are more than the target MA al-Kahfi, MA Taḥfīẓ Nurul Iman methods applied more than in MA al-Kahfi and the views of the value produced both have been equally effective, MA Nurul Iman has been efficient while MA al-Kahfi has not been efficient. Madrasah Aliyah (MA) merupakan sebuah lembaga pendidikan di bawah kementerian agama yang memiliki ciri khusus untuk mengantarkan peserta didik menjadi generasi yang berwawasan luas, cakap dalam keilmuan dan berakhlak mulia. MA Taḥfīẓ Nurul Iman Karanganyar dan MA al-Kahfi Surakarta, kedua madrasah ini memiliki peran dalam mencerdaskan peserta didik, keluarga dan kehidupan bangsa dengan menyelenggarakan program pendidikan dengan kurikulum pendidikan nasional (diknas), kementerian agama (kemenag) dan program unggulan berupa Taḥfīẓ al-Qur’an. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan menjabarkan data-data yang terkumpul sebagai ruang lingkup penelitiannya dan lapangan sebagai tempat penelitiannya (field research). Sifat dari penelitian ini lebih ke arah pada penelitian studi komparasi, karena objek penelitian membandingkan metode pembelajaran taḥfīẓ al-Qur’an di MA Taḥfīẓ Nurul Iman Karanganyar dan MA al-Kahfi Surakarta. Data-data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan wawancara. Semua data yang telah dikumpulkan dengan berbagai teknik diatur, diurutkan, dikelompokkan dan dikategorikan sehingga dapat ditemukan tema yang sesuai dengan metode pembelajaran taḥfīẓ al-Qur’an di MA Taḥfīẓ Nurul Iman Karanganyar dan MA al-Kahfi Surakarta. Peneliti menyimpulkan bahwa Metode yang diterapkan dalam pembelajaran taḥfīẓ al-Qur’an di MA Taḥfīẓ Nurul Iman terdapat tujuh metode yaitu: juz’i, simā’i, tasmī’, murāja’ah, jama’, mengaitkan ayat dengan maknanya dan kitābah, serta pelaksanaannya sudah efektif dan efisien. Sedangan di MA al-Kahfi Surakarta terdapat lima metode yaitu: juz’i, jama,’simā’i, tasmī’, dan  murāja’ah. Adapun pelaksanaannya sudah efektif akan tetapi belum efisien. Kemudian memunculkan perbandingan bahwa target hafalan al-Qur’an di MA Taḥfīẓ Nurul Iman lebih banyak dari pada target di MA al-Kahfi, metode yang diterapkan di MA Taḥfīẓ Nurul Iman lebih banyak dari pada di MA al-Kahfi dan dilihat dari nilai yang dihasilkan keduanya sudah sama-sama efektif, MA Nurul Iman sudah efisien sedangkan MA al-Kahfi belum efisien.

Co-Authors AB Susanto Achmad Widodo Adi Priyo Wicaksono, Adi Priyo Agung Chandra Prasetya Agung Nugroho Setiawan, Agung Nugroho Agus Indarjo Agus Sulistiyo Agus Suyanto Agus Syafrudin Agus Triyanto Ahmad Syaify, Ahmad Aini Moeljono, Aini AL. Supartinah, AL. Andika Bagus Setiawan, Andika Bagus Andri Wahyu Septo Putra Anifatur Nurjannah, Anifatur Arbiyanti, Yossi Norma Arfian, Finty Ari Anshori, Ari Ari Suwondo Arief Suseno, Arief Arif Syaifuddin Arifin Budi Putro, Arifin Budi Arinianzah, Aldo Rizqi Aris Wijayanti Arista, Desi Arlien Siswanti Arnefia Mei Yusnida Asfan Muqtadir, Asfan Astuti, Anjar Ave Gierdo Alfaseno, Ave Gierdo Baliyan I, Baliyan Bambang Nugraha, Bambang Basuki Basuki Bayu Surarso Budi Setiawan Chrisna A Suryono Chrisna Adhi Suryono Cicilia Artitin Cynthia Damayanti Dadang Sukandar Dayyana, Surya Desi Sandra Sari Desie Dwi Wisudanti, Desie Dwi Dewi Agustina Dewi Sulistyaningrum Dhidik Prastiyanto Diana Layla Dimas Putra Anugrah, Dimas Putra Djoko Adi Widodo Donny Prasetyo Santoso, Donny Prasetyo Drajat Martianto Dwi Puji Adiana, Dwi Puji Edi Wibowo Edi Wibowo Kushartono Edy Junaidi Eka Miftakhul Jannah, Eka Miftakhul Eko Supraptono Emi Agustina, Emi Endah Setiyaningrum Endang Sri Susilo ENNY SUSWATI Ervia Yudiati Evi Setiawati Fatekurohman, Mohamat fatimah Fatimah Febriana Tirta Kirana, Febriana Tirta Fitri Mahardika Sari Frida Fallo Gatot Murti Wibowo, Gatot Murti Gatot Yulianto Gentur Handoyo Gigih Budhiawan Gunawan Widi Santosa Hadi Endrawati Harindra W Pradhana, Harindra W Harindra Wisnu Pradhana Haryati Haryati Hayat Maulana Heri Sugito Heri Sutanto Hernita Kusuma Wardani Hery Sulistyo JNS, Hery Sulistyo Hery Widijanto Hidayat, Syarief Thaufik Hilmi Trian Setyawan Indhana Sudiharto, Indhana Indri Trifiantari Irianiwati Irianiwati Irwani Irwani Isa Nurnusanto, Isa Isnaini Isnaini Ivan Nurizal Sakti Izah, Luluk Lailatul Jatmiko Endro Suseno Jauhari Syamsiyah Joko Winarno Juniyanto, Dimas Kamasita, Systriana Esi Kartini Sinaga Kesawa Sudarsih Khanif Pramusinto, Khanif Kharis, Muhamad Kusworo Adi Kusworowulan, Suryati Kwartarini Murdiastuti, Kwartarini Laela Meitasari, Laela Laska, Yulinda Lukman Hakim Mahda Veronika Maisi, Sri Malau, Rotua Mardiyono Mardiyono Margo Utomo Marsetyawan HNES, Marsetyawan Mediawati, Saskia Mefi Priba Sari, Mefi Priba Melo, Gabriella Imanuella Melyana Nurul Widyawati Menur Wahyu Pangestika, Menur Wahyu Mohamad Nadhif, Mohamad Muh. Yusuf Muhammad Arif Prasetyo Muhammad Arsyad Suyuti Muhammad Izzuddin Shofar Muhammad Zainuri Mujiyo Mujiyo Mulyanto Mulyanto Munarso Munarso Muthoifin Muthoifin, Muthoifin N. Euis Sutaningsih, N. Euis Nailatul Ilmi Nasronudin Nasronudin Niharul Annas Nirwani Soenardjo Nourobby Aulada, Nourobby Oky Dwi Nurhayati Oky Yuripa Pradana P. H, Aditya Praptiwi Praptiwi Prasetyo Nugroho Raden Ario Radini Sinta, Radini Ragil Saputra Rahayu Sapta S Rahmat Gernowo Rakhmat Syaefullah Ramadhan, Hazbina Fauqi Rani Gamawati, Rani Ratna Dwi Meilani, Ratna Dwi Retno Handayani Retno Hartati Ria Amitasari Ria Azizah Rieneke L Sela, Rieneke L Rini Riyanti Robby Eko Christanto Rudhi Pri, Rudhi Rudhi Pribadi Rusdi, Muh Sangkertadi Sangkertadi Satryo Adi Wibowo, Satryo Adi Setyaningsih, Erni Sharfina Sharfina, Sharfina Siti Fatimah Muis Soeharyo Hadisaputro Sri Budi Barunawati, Sri Budi Sri Huning Anwariningsih Sri Kusumastuti, Sri Sri Sedjati Sri Sukamta Sudadi Sudadi Sudibyo Sudibyo Sugeng Purbawanto Sugiyanto Sugiyanto Sukarnen Sukarnen, Sukarnen Sulistyo Warjono, Sulistyo Sumarno Sumarno Sumaryo Sumaryo Suntoro Suntoro Supriyanto Supriyanto Supriyati Supriyati Suroyo Suroyo Suwarto Suwarto Tatyantoro Andrasto Tika Retnowati Tri Saputra, Tri Valentino, Nico Vifaldi Agti, Vifaldi Vincensius Gunawan Wahyu Fredi Santoso Wahyu Setia Budi Widyatmani Sih Dewi Wilis Ari Setyati Yosafat Hermawan Trinugraha, Yosafat Hermawan Yudha Nurdian, Yudha Yuli Hermansyah, Yuli Yuningtyastuti, Gita Surya