Suryanef Suryanef
Faculty of Social Sciences, Padang State University

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemahaman Politik dan Identifikasi Kepartaian Perempuan dalam Pemilu 1999 di Kota Padang

Jurnal Demokrasi Vol 4, No 1 (2005): Jurnal Ilmiah Politik Kenegaraan
Publisher : Jurnal Demokrasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.786 KB)

Abstract

This article intended to provides an explaination of how women political comprehension and their party identification in 1999 general election in Padang. The data is collected from 200 respondents by questionaire and analyzed by using quantitative descriptive method. Data finding shows majority of respondents engage to superficial political comprehension. Women political comprehension is only better in case of real political nuance such as presidential power, bureaucracy service and general election management. Meanwhile, in general, level of party identification is found rather weak which is resulted to easiness for women to being politicized. Party preferences of respondents in 1999 general election were PAN, PPP, Golkar, PK and PDI-Perjuangan in a row.

Proses Penjaringan dan Penyaringan Calon Anggota Legislatif Perempuan di Kota Padang

Jurnal Demokrasi Vol 4, No 2 (2005): Jurnal Ilmiah Politik Kenegaraan
Publisher : Jurnal Demokrasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.84 KB)

Abstract

This study tried to describe the recruitment process of women candidate of Legislative Body members in Padang City handled by some popular political parties. Qualitaive approach was used in this study. The finding of this study indicated that every political parties had different policies in their recruitment process of Legislative Body members, including for women candidates.In addition, the implementation 30% quota of women representation in the recruitment process still had some problems, like the lack of qualified women candidates, inconsistency of the political party leaders to implement the regulation, etc. Kata Kunci: rekrutmen, keadilan gender, penjaringan dan penyaringan, keterwakilan perempuan

Marjinalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Adat dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat

Jurnal Demokrasi Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Ilmiah Politik Kenegaraan
Publisher : Jurnal Demokrasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.567 KB)

Abstract

This article is based on a study related to marginalization of traditional society in the implementation of Nagari government in West Sumatera, especially in connecting with political/government, economic, and socio-cultural aspects. This study was conducted through an exploratory survey in five regencies and fifteen Nagari in West Sumatera. Data in this study was collected through deep interview, questionnaire, observation, study of documentation and analyzed with descriptive analysis. Kata kunci: Marjinalisasi, masyarakat adat, pemerintahan nagari, pemberdayaan

Pemahaman Politik dan Identifikasi Kepartaian Generasi Muda serta Implikasinya terhadap Perilaku Memilih

Jurnal Demokrasi Vol 1, No 1 (2002): Jurnal Ilmiah Politik Kenegaraan
Publisher : Jurnal Demokrasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.008 KB)

Abstract

This research aims to describe the factors which influence the voting behavior of young generation in general election 1999 in Padang Timur, West Sumatra. There are two clarifies variables that are used. They are : political comprehension and party identification. While the problems of this research are: Fisrtly, how much significance of political comprehension and party identification influence the voting behavior of young generation? Secondly, in all of that determine factors, which one is the most influence toward the voting behavior of young generation? Questionaires were distributed to 96 respondents in five kelurahan in Kecamatan Padang Timur. The data was analyzed by multi-regression methods. The result of analysis shows that there is a significance influence from political comprehension and party identification simultaneously toward the voting behavior. These two variables can give explanation about the voting behavior 54,48%, where as the biggest contribution is given by political comprehension about 68,16%. Key Words: Pemahaman Politik, Identifikasi Kepartaian, Perilaku Memilih

KEBIJAKAN PENDIDIKAN RESPONSIF GENDER

Kafa`ah: Journal of Gender Studies Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The policies of a school tend to be no gender value and no a wise  affirmation applied to the broadening  of womens access to continuing education to a higher level or go on to university. The efforts made by the community, school, or government for the extend of womens access to secondary education remains piecemeal. For that we need the synergy in developing strategic policies involving tripartite, where the role of local government as a policy initiator. Keywords : Gender-responsive education policies, expanding access, womenCopyright © 2013 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v3i2.60

UPAYA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MEWUJUDKAN KETENTRAMAN MASYARAKAT DAN KETERTIBAN UMUM DI BATANG KAPAS

Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.336 KB)

Abstract

Public tranquility and public order are a basic need of the city, as stipulated in Regional Regulation No. 1 of 2016 in the South Coastal District. But the fact shows that there are still many problems that arise as a result of violations of public peace and public order, such as those that occur in the cotton trunk area where most loose livestock are found throughout 2017. Therefore, the role of Satpol PP is needed in tackling loose livestock issues. This study aims to describe the form of Satpol PP efforts in controlling livestock in the cotton trunk area, constraints encountered when carrying out enforcement activities and solutions that must be done in overcoming the problems that occur. The method used in this study is qualitative. The results showed that the South Coast Civil Service Police Unit had carried out various efforts to control such as preventive, repressive and enforcement of penalties in the form of fines, but had not brought maximum results. Keywords: public peace, public order, civil service police unit Abstrak Ketentraman masyarakat dan Ketertiban umum merupakan suatu kebutuhan dasar kota, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Daerah No 1 tahun 2016 di Kabupaten Pesisir Selatan. Namun faktanya menunjukkan bahwa masih banyak persoalan yang muncul akibat dari pelanggaran ketentraman masyarakat dan ketertiban umum, seperti yang terjadi di daerah batang kapas dijumpai ternak lepas paling banyak sepanjang tahun 2017. Oleh karena itu perlu adanya peran Satpol PP dalam menanggulangi persoalan ternak lepas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk upaya Satpol PP dalam penertiban ternak di daerah batang kapas, kendala yang ditemui saat melakukan kegiatan penertiban serta solusi yang harus dilakukan dalam menanggulangi persoalan yang terjadi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja Pesisir Selatan telah melakukan berbagai upaya penertiban seperti preventif, represif dan penegakkan hukuman berupa denda, namun belum membawa hasil yang maksimal. Kata kunci: ketentraman masyarakat, ketertiban umum, satuan polisi pamong praja

PELAKSAAN PENILAIAN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN PPKn DI SMP N 2 LENGAYANG

Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.652 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran PPKn di SMP N 2 Lengayang. Mengidentifikasikan bagaimana pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran PPKn di SMP N 2 Lengayang, dan kendala apa saja yang ditemui guru dalam pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran PPKn di SMP N 2 Lengayang. Penelitian ini dilator belakangi karena penilaian formatif yang dilakukan tidak terlalu formal, dan penilaian formatif yang dilakukan masih bervariasi antar guru.Dan belum semua guru memahami tentang peran dan fungsi penilaian formatif tersebut.Hanya saja dengan menggunakan remedial, PR, dan tugas-tugas untuk memantau hasil belajar siswa.Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penetapan informan penelitian secara purposive sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik observasi, wawancara, analisis dokumen.Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Penanaman Nilai-nilai Anti korupsi di SMA N 3 Padang

Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): First Issue
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.913 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program penanaman nilai-nilai antikorupsi yang belum optimal dan efisien terlihat dari adnya guru yang belum mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi dalam mata pelajaran yang diajarkan serta tidak semua warga sekolah ikut dalam program penanaman nilai-nilai antikorupsi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penanaman nilai-nilai antikorupsi di SMA N 3 Padang. Dalam penelitian ini yang dibahas adalah bagaimana bentuk serta upaya yang dilakukan sekolah dalam menanaman nilai-nilai antikorupsi kepada siswa. Data dikumpulkan dengan metode kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan pada kondisi yang alamiah. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu penarikan sample dengan tujuan tertentu maka yang menjadi informan yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pembina organisasi serta siswa SMA N 3 Padang. Jenis data terdiri dari data primer yaitu data yang didapat langsung dari sumbernya seperti wawancara dengan informan yg berkaitan dengan penanaman nilai dan data sekunder yaitu data penunjang seperti dokumen serta sejarah SMA N 3 Padang, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data melalui cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penanaman nilai-nilai antikorupsi dilakukan melalui dua bentuk penanaman, yang pertama melalui kegiatan kurikuler yaitu melalui pengintegrasian dalam mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dan Agama. Kedua melalui kegiatan ekstrakurikuler berupa OSIS, Pramuka, dan PIK-R. Upaya penanaman nilai-nilai antikorupsi dilakukan dengan pembuatan kantin kejujuran dengan menanamkan sikap jujur dan tanggung jawab terhadap siswa, pengadaan seminar antikorupsi dengan tujuan mensosialisasikan nilai-nilai antikorupsi serta memberikan edukasi terhadap warga sekolah tentang korupsi. Pengadaan lomba yang bertemakan pendidikan antikorupsi dilakukan oleh sekolah untuk membentuk budaya sekolah yang anti terhadap korupsi. Tanggapan warga sekolah terhadap penanaman nilai-nilai antikorupsi sangat baik dan memberikan komentar yang positif serta warga sekolah berharap SMA N 3 Padang dapat menjadi contoh bagi sekolah lain.