Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

PROMOTING HIGH-LEVEL MATHEMATICAL THINKING THROUGH PROBLEM-SOLVING ACTIVITIES IN INDONESIAN PRIMARY SCHOOLS Suryadi, Didi
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2001): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.013 KB) | DOI: 10.18269/jpmipa.v2i1.383

Abstract

Paper ini memuat sebagian kecil dari hasil penelitian yang dilakukan selama tiga tahun oleh Utari, Suryadi, Rukmana, Dasari, dan Suhendra (1998-2000) yang berfokus pada upaya pengembangan kemampuan berfikir matematik tingkat tinggi siswa sekolah dasar di Jawa Barat. Tujuan utama penelitian ini antara lain mencakup: (1) mengidentifikasi jenis kemampuan berfikir matematik tingkat tinggi yang bisa dikembangkan, (2) mengembangkan model bahan ajar yang sesuai, dan (3) mengembangkan alternatif model pembelajaran yang kondusif untuk pengembangan kemampuan berfikir matematik tingkat tinggi di sekolah dasar.  Key words:  high level thinking, problem-solving, mathematics education
ANALYSIS OF STUDENTS’ EPISTEMOLOGICAL OBSTACLES ON THE SUBJECT OF PYTHAGOREAN THEOREM Hutapea, Maya L; Suryadi, Didi; Nurlaelah, Elah
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 20, No 1 (2015): Jurnal Pengajaran MIPA - April 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.828 KB) | DOI: 10.18269/jpmipa.v20i1.555

Abstract

This article explains mistakes made by junior high school students in solving Pythagorean Theorem problems as well as analysis of students’ difficulties in applying mathematical concepts (epistemological obstacles), in which these were reflected in their test answers. This research used descriptive exploratory method to describe symptom and phenomena, which occurs within the students’ mind while solving the problem. Data were obtained from a test of Pythagorean Theorem problems given to 99 students from three different schools clusters. Results suggested that students tends to use a quick way to solve the problems without adequate understanding of the concept, remember the term alone without a profound understanding of the concept, fail in solving the problems with implicit information and the problem that requires visual representation in the process of solving the problem. Students also did not like the word problems or a problem with long questions. Teachers play a pivotal role in helping the students to overcome epistemological obstacles such as by giving the students more exercises as well as using different tools and technique in teaching the concept.Keywords: learning obstacles, epistemological obstacles, pythagorean theoremABSTRAKArtikel ini menyajikan kesalahan yang dilakukan oleh siswa sekolah menengah pertama dalam  menyelesaikan soal-soal terkait teorema phytagoras dan juga analisis mengenai kesulitan siswa dalam mengaplikasikan konsep matematik (epistemological obstacle). Kesalahan-kesalahan ini dapat dilihat dari jawaban yang diberikan siswa pada tes yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menjelaskan  fenomena yang terjadi pada siswa dalam  menyelesaikan soal-soal terkait teorema Phytagoras. Data yang diperoleh pada penelitian ini berasal dari hasil tes soal-soal Teorema phytagoras yang diberikan pada 99 siswa dari tiga cluster sekolah yang berbeda. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa cenderung menggunakan cara cepat untuk menyelesaikan persoalan tanpa memahami konsep, mengingat rumus secara utuh tanpa pemahaman yang mendalam terkait konsep phytagoras, gagal  menyelesaikan soal yang memuat informasi yang implisit dan soal yang memuat informasi yang disajikan secara visual. Hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa tidak suka soal cerita dan soal yang disajikan secara panjang lebar. Guru memainkan peran yang sangat penting dalam membantu siswa untuk mengatasi epistemological obstacle seperti dengan memberikan siswa latihan soal serta menggunakan berbagai media dan teknik pengajaran dalam mengajarkan konsep.Kata kunci: kesulitan belajar,  kesulitan epistemologis, teorema phytagoras