p-Index From 2014 - 2019
11.043
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Cakrawala Pendidikan LITERA INOTEK SAINTEK PERIKANAN TRANSMISI Rona Teknik Pertanian KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN SIGMA EPSILON - Majalah Ilmiah Teknologi Keselamatan Nuklir TRI DASA MEGA - Jurnal Teknologi Reaktor Nuklir Jurnal Forum Nuklir Jurnal Keteknikan Pertanian Jurnal Psikologi Tabularasa Cendekia Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Prosiding SNATIF Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Persona: Jurnal Psikologi Indonesia Rekayasa Sipil Jurnal Agritech JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP MIMBAR PENDIDIKAN JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN TRADISIONAL Jurnal Ilmiah Dinamika Rekayasa (DINAREK) PROFESIENSI MESIN PROFISIENSI Geo-Image Edu Geography Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Adabiyah : Jurnal Pendidikan Islam Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter FENOMENA Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Analis Kesehatan Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Basicedu PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Jurnal Sigma Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Rekayasa Sipil

Peningkatan Daya Dukung Pondasi Tiang Dengan Penambahan Sirip Ulir Menggunakan Pendekatan Rumus Empiris Dan Model Test

Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi pada bentuk dan perhitungan daya dukung pondasi dalam terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Banyak ditemukan bentuk-bentuk pondasi dalam yang telah dimodifikasi sehingga meningkatkan effisiensi dari pondasi dalam tersebut. Salah satunya dengan penambahan sirip ulir pada pondasi tiang polos. Penambahan sirip ulir di sepanjang pondasi tiang yang terbuat dari besi dimaksudkan untuk menambah daya dukung dari pondasi tiang polos. Untuk mengetahui peningkatan yang terjadi pada pondasi sirip ulir, maka dalam penelitian ini dilakukan percobaan dengan menguji daya dukung pada model pondasi tiang yang terbuat dari pipa besi polos serta pipa yang ditambahkan sirip ulir.Model pondasi tersebut diuji pada bak uji berukuran panjang 120 cm lebar 90 cm dan tinggi 70 cm yang berisi pasir berlanau (silty sand). Model pondasi tersebut dibebani dengan penambahan secara bertahap menggunakan hydrolic jack hingga mencapai beban runtuh. Beban dimodelkan sebagai beban titik terpusat yang menyalurkan beban dari load cell. Beban runtuh dicapai ketika penurunan bertambah terus tanpa adanya atau sedikit sekali penambahan beban.Permasalahan yang terjadi di labolatorium dianalisis dan dibandingkan dengan perhitungan secara pendekatan teoritis. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa model pondasi pipa dengan penambahan sirip ulir mengalami peningkatan daya dukung terhadap pondasi pipa polos secara sagnifikan. Pengaruh jumlah dan putaran sirip memberikan pengaruh dalam peningkatan daya dukung pondasi dalam. Bila diaplikasikan pada prototipe dengan diameter pipa sebesar 50 cm panjang pondasi 500 cm dan lebar sirip 15 cm, harga satuan per daya dukung pondasi sirip sebesar Rp 37.780 dan untuk pondasi pipa polos sebesar Rp 101.811. 

Studi Pengaruh Sedimentasi Kali Brantas Terhadap Kapasitas dan Usia Rencana Waduk Sutami Malang

Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dalam pengelolaan waduk adalah masalah sedimentasi. Sedimentasi yang terjadi pada waduk dapat disebabkan akibat erosi yang terjadi pada lahan-lahan kritis yang terdapat pada daerah tangkapan waduk. Jika material sedimen yang terbentuk akibat erosi lahan tersebut masuk ke dalam aliran sungai dalam jumlah yang besar maka akan menyebabkan laju sedimen yang masuk ke dalam waduk menjadi besar bahkan akan melampaui laju sedimen rencana. Akibat sedimen yang mengendap di dasar waduk, kapasitas tampungan dan kapasitas tampungan efektif waduk akan mengalami penyusutan. Demikian juga dengan usia rencana waduk, usia rencana waduk akan mengalami percepatan pengurangan.Metode yang digunakan dalam analisa erosi lahan adalah metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap erosi lahan adalah faktor erosivitas hujan, faktor erodibilitas tanah, faktor panjang dan kemiringan lereng serta faktor pengelolaan dan pengawetan tanah. Dari analisa metode USLE didapatkan nilai erosi lahan yang terjadi sebesar 42.102.900 ton/tahun. Dengan laju sedimen sebesar 2.836.737,15 ton/tahun maka dapat diketahui besar sedimen yang terakumulasi di dasar waduk dengan menggunakan Sediment Delivery Ratio. Sediment Delivery Ratio (SDR) didapat dengan membandingkan antara laju sedimen yang masuk ke waduk dengan erosi lahan yang terjadi. Nilai SDR yang terjadi pada waduk adalah sebesar 6,73 %. Nilai SDR tersebut memberikan indikasi bahwa erosi lahan yang terjadi memberikan pengaruh terhadap akumulasi sedimen yang terjadi di dasar waduk.Setelah mengetahui adanya pengaruh erosi lahan terhadap akumulasi sedimen yang terjadi di dasar waduk diharapkan dapat ditingkatkan lagi perbaikan tata guna lahan di daerah tangkapan waduk. Perbaikan tata guna lahan dapat menggunakan acuan tata guna lahan pada periode tahun-tahun sebelumnya dimana pada periode tahun tersebut laju sedimen yang terjadi lebih kecil atau hampir mendekati laju sedimen rencana. 

Pengaruh Variasi Panjang Lembaran Geotekstil Dan Tebal Lipatan Geotekstil Terhadap Daya Dukung Pondasi Pada Pemodelan Fisik Lereng Pasir Kepadatan 74%

Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padatnya permukiman di Indonesia mengakibatkan ketersediaan lahan yang datar dan rigid pun semakin berkurang, sehingga banyak orang yang membangun rumah, gedung dan sebagainya di atas suatu lereng yang memiliki sifat tanah yang lunak dan tentunya sangat riskan terhadap bahaya longsor. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari geotekstil woven dalam memperbaiki stabilitas suatu lereng apabila terdapat beban dalam bentuk pondasi di atas lereng tersebut. Sehingga muncul faktor keamanan sesuai yang digunakan pada suatu lereng yang diteliti. Dalam penelitian ini, sifat fisik dan mekanis diuji sebelum dilakukan pembebanan pada model tes. Setelah tahapan pembuatan pemodelan lereng selesai dikerjakan, selanjutnya dilakukan pengambilan data dengan jumlah lapisan geotekstil, serta panjang lapisan geotekstil yang bervariasi. Semakin panjang lembar geotekstil maka daya dukung lereng tersebut akan meningkat. Kemudian semakin rapat lipatan geotekstil maka nilai daya dukung yang dihasilkan juga akan semakin meningkat. 

Pengaruh Perkuatan Pile Terhadap Daya Dukung Pada Pemodelan Fisik Lereng Tanah Pasir

Rekayasa Sipil Vol 6, No 3 (2012)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada kalanya pondasi harus dibangun di permukaan lereng (on face of slope) atau di atas lereng (on top of slope). Hal tersebut dikarenakan struktur atau bangunan memang harus dibangun di daerah yang tidak rata, atau bisa juga dikarenakan keterbatasan lahan datar (plain ground). Contoh pondasi yang harus dibangun di permukaan lereng atau di atas lereng antara lain pondasi abutment jembatan, retaining walls, dan sebagainya. Masalah yang akan timbul ketika suatu pondasi harus dibangun di permukaan lereng atau di atas lereng adalah penurunan bearing capacity (daya dukung)  tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa model lereng yang diberi perkuatan mengalami peningkatan daya dukung tanah pada lereng yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai Bearing Capacity Improvement (BCI). 

Pengaruh Variasi Lama Perendaman, Energi Pemadatan, dan Kadar Air Terhadap Pengembangan (Swelling) dan DDT Ekspansif di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi

Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Ngawi merupakan perbatasan antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah. Prasarana Jalan raya yang baik sangat diperlukan disana, untuk menunjang aksesibillitas antara kedua provinsi tersebut. Namun pada kondisi sebenarnya jalan disepanjang pada daerah tersebut mengalami kerusakan, dan kerusakan terparah terdapat di daerah Paron. Hal ini tidak lain Karena kandungan tanah yang ekspansif yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui pengaruh besarnya energy pemadatan, lama perendaman, dan kadar air terhadap pengembangan ( Swelling ) dan DDT pada tanah lempung di kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Untuk penelitian variasi lama perendaman dilakukan 5 perlakuan, dimana masing-masing perlakuan terdiri dari 3 buah benda uji yang sudah dalam kondisi kadar air optimum, setelah itu dilakukan pengujian pemadatan dengan 5 variasi lama perendaman yaitu, 0 hari, 1 hari, 4 hari, 7 hari, dan 10 hari. Untuk penelitian energi pemadatan digunakan 3 variasi yaitu 718,02 Kj / m 3 , 1436,04 Kj / m JURNAL REKAYASA SIPIL / Volume 7, No.1 – 2013 ISSN 1978 - 5658 3, dan 2872,07 Kj / m . Untuk penelitian variasi kadar air digunakan sebesar 15,169 %, 20,169%, 25,169%, 30,169%, dan 40,169%. Pada Penelitian dilakukan tes CBR untuk masing – masing variasi lama perendaman dan hasilnya semakin lama perendaman yang diberikan pada suatu tanah akan membuat nilai CBR semakin rendah dan Daya Dukung Tanah juga rendah. Untuk uji swelling didapatkan hasil bahwa semakin banyak perendaman yang diberikan semakin besar juga swelling yang terjadi pada suatu sampel tanah. Untuk penelitian variasi energy pemadatan didapatkan hasil bahwa Semakin besar energy pemadatan yang diberikan maka nilai CBR dan pengembangan ( Swelling ) yang terjadi juga akan semakin besar, begitu pula sebaliknya. Untuk penelitian variasi kadar air didapatkan hasil bahwa Penambahan kadar air pada sampel pemadatan mengakibatkan nilai pengembangan semakin rendah, begitu pula dengan DDT yang terjadi. Namun pada kondisi tanah yang telah direndam beberapa hari, semakin tinggi penambahan kadar air dikondisi awal membuat perubahan nilai CBR dan DDT semakin kecil. 

Alternatif Perkuatan Tanah Lempung Lunak (Soft Clay), Menggunakan Cerucuk Dengan Variasi Panjang dan Diameter Cerucuk

Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai metode perbaikan tanah telah banyak dikembangkan. Salah satunya dengan metode perkuatan tanah sebagai alternatif pemecahan masalah terhadap penurunan dan daya dukung tanah yang rendah. Penelitian ini tentang alternatif perkuatan tanah lempung lunak (soft clay) dengan kaolin sebagai media pengganti lempung dengan menggunakan cerucuk. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif perkuatan tanah lempung lunak (soft clay) yang mempunyai daya dukung yang kurang baik dalam mendukung pondasi sebagai landasan konstruksi.Pemakaian cerucuk pada lempung lunak dapat meningkatkan daya dukung lempung lunak. Dari kenaikan daya dukung tersebut terlihat bahwa cerucuk memberikan kontribusi yang cukup besar pada lempung lunak. Dalam penelitian ini diperoleh kontribusi mencapai 2,2 kali daya dukung tanah lempung lunak tanpa dipasangi cerucuk. Semakin besar diameter cerucuk secara keseluruhan memberikan peningkatan daya dukung yang efektif. Tetapi dari diameter 1cm ke diameter 1,5cm pada panjang cerucuk 20cm memberikan peningkatan daya dukung yang paling efektif sebesar 57,5%. Begitu pula pada variasi panjang semakin panjang cerucuk memberikan peningkatan daya dukung yang efektif. Peningkatan paling efektif dari panjang cerucuk 18cm ke panjang 20cm pada diameter 0,5cm dengan peningkatan daya dukung sebesar 62,1%.Dari keseluruhan uji pembebanan dapat diketahui bahwa seiring bertambahnya panjang cerucuk dan semakin besar diameter, maka daya dukung tanah akan terus meningkat. Penambahan pada panjang dan diameter akan memberikan pola peningkatan yang cenderung linear. Oleh karena itu pada penelitian ini belum bisa didapatkan suatu nilai optimum dari penambahan panjang maupun diameter. 

Pengaruh Penggunaan Cerucuk dan Anyaman Bambu pada Daya Dukung Tanah Lempung Lunak

Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung lunak adalah jenis tanah yang memiliki daya dukung batas yang rendah dan daya mampat yang tinggi. Oleh sebab itu agar dapat digunakan sebagai pondasi bangunan diperlukan adanya usaha perkuatan dengan tujuan meningkatkan daya dukung tanah salah satunya dengan menggunakan cerucuk dan anyaman bambu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan cerucuk dan anyaman bambu terhadap daya dukung tanah lempung lunak. Metode yang digunakan adalah uji model pondasi di laboratorium dengan dibebani di atas tanah lempung yang diperkuat cerucuk dan anyaman bambu dan diukur penurunannya sampai mengalami keruntuhan. Dari hasil pengukuran dan analisis menunjukkan bahwa variasi diameter, panjang, spasi, jumlah cerucuk dan luas anyaman dapat meningkatkan daya dukung lempung lunak sampai tujuh kali daya dukung tanpa perkuatan. 

Studi Perencanaan Bangunan Utama Embung Guworejo Dalam Pemenuhan Kebutuhan Air Baku Di Kabupaten Kediri

Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Embung Guworejo direncanakan dibangun di desa Guworejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kabupaten Kediri adalah salah satu daerah di Privinsi Jawa Timur dengan perkembangan yang cepat baik dari pertambahan jumlah penduduk maupun dalam pertumbuhan pertanian dan ekonomi. Namun perkembangan tersebut masih menemui hambatan-hambatan yang dapat mengganggu jalannya proses tersebut, yaitu adanya permasalahan kekurangan air pada saat musim kemarau untuk kebutuhan irigasi dan permasalahan banjir pada musim penghujan. Salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membangun embung (bendungan) yang dapat memberikan solusi pemanfaatan air permukaan dari daerah hulu yang dapat berfungsi sebagai tampungan air pada saat musim penghujan. Dalam kajian ini dilakukan analisis perencanaan tubuh utama embung, stabilitas rembesan, stabilitas lereng dan simulasi embung tersebut. Analisis perencanaan tubuh utama embung dilakukan guna mengetahui dimensi embung yang akan direncanakan tersebut. Perhitungan stabilitas rembesan dilakukan guna mengidentifikasi faktor kehilangan air melalui tubuh embung, sedangkan stabilitas lereng dilakukan guna mengidentifikasi faktor keamanan tubuh embung dari bidang longsor yang potensial pada bagian hulu dan hilir. Dan simulasi embung adalah untuk mengetahui apakah embung tersebut layak dibangun atau tidak. Berdasarkan hasil desain tubuh embung sesuai dengan data penunjang yang didapat, maka didapatkan bahwa tubuh embung Guworejo aman terhadap bahaya yang mungkin ditimbulkan pada bendungan dan sesuai dengan hasil simulasi embung tersebut, embung Guworejo layak dibangun karena dapat menyalurkan ketersediaan air untuk kebutuhan irigasi. 

Evaluasi Dan Perencanaan Ulang Saluran Drainase Pada Kawasan Perumahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang

Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi dan perencanaan ulang saluran drainase dilakukan dengan memperhatikan tata guna lahan, luas daerah dan intensitas hujan pada kawasan perumahan Sawojajar, dimana area kawasan tersebut sebagian besar adalah area permukiman dan perdagangan. Mengingat Kota Malang adalah kota yang terus berkembang dalam waktu yang cepat, maka dalam perencanaan digunakan perhitungan Banjir Rencana dengan kala ulang 5, 10 dan 25 tahun.Berdasarkan pada hasil evaluasi saluran, didapatkan saluran B, D’, L, dan L’ masih aman untuk debit banjir rancangan kala ulang 5 tahun, hanya saluran B dan L’ masih aman untuk debit banjir rancangan kala ulang 10 tahun dan 25 tahun, sedangkan saluran lainnya masih diperlukan perencanaan ulang karena kapasitasnya tidak memenuhi debit banjir rencana. 

Pengaruh Kepadatan Dan Kadar Air Tanah Pasir Terhadap Nilai Resistivitas Pada Model Fisik Dengan Metode Geolistrik

Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencegah terjadinya bahaya kelongsoran, hal pertama yang harus dilakukan adalah penyelidikan tanah untuk mengetahui kondisi terkini dari stabilitas lereng. Bore-hole drilling adalah metode yang sering digunakan untuk mengetahui lapisan tanah. Karena metode bore hole drilling yang destructive terhadap struktur tanah, maka perlu alternatif metode non-destructive yang bisa dipakai di lereng kritis. Metode aplikasi geofisika, seperti geolistrik atau Electrical Resistivity Tomograpy (ERT) dapat diterapkan pada penyelidikan tanah lereng kritis. Penerapan metode Geolistrik ini memiliki keunggulan yaitu durasi waktu pelaksanaan yang lebih singkat serta biaya yang lebih murah. Hasil dari aplikasi ERT selanjutnya perlu diverifikasi dengan parameter tanah yang diperoleh dari tes tanah di laboratorium sesuai dengan standard yang berlaku. Peneliti ingin menyelidiki pengaruh variasi kepadatan dan kadar air tanah pasir terhadap hasil dari aplikasi Geolistrik. Seperti diketahui semakin padat tanah maka kekuatan geser tanah tersebut akan meningkat, sehingga perlu pembuatan model fisik dengan variasi kepadatan tanah dan kadar air. Kemudian dilakukan penyelidikan geolistrik untuk mendeteksi besarnya resistivitas tanah pada model fisik tersebut. Kemudian, hasil penelitian dianalisis dan dilihat bagaimana hubungan antara kepadatan dan kadar air dengan nilai resistivitas tanah pasir. 

Co-Authors Abdul Muhid, Abdul Abdullah Nur Aziz Ade Wasti, Ade Adewasti, Adewasti Afendy Widayat, Afendy Agus Purnomo Agus Suharyanto agus wahit rohman, agus wahit Alwafi Pujiraharjo Amin Rejo Amran Amran Ananto Aji, Ananto Apik Budi Santoso Apriliza, Anggia Nur Ari Kurniarum Arif Lukito Arum Uktiani, Arum As’ad Munawir As’ad Munawir, Yosephine Diajeng Janur Prasasti Suroso Astari, Fajar Ayu ASTUTI, LESTARI WINDI Ato’urrahman, M. Bachtiar, Rully Benedikta Anna Haulian Siboro, Benedikta Anna Haulian Bregas Widya Pratama, Bregas Widya Bursandy, Azimi Daru Tri Nugroho Denny Zebyan, Denny Devy, Rosindi Arta Dewa Hari Wicaksono Dewi Liesnoor Setyowati Diana Ariswanti Triningtyas, Diana Dini Yuniar Safitri, Dini Yuniar Dolly Arthur Siregar, Dolly Arthur Doni Prayogo, Doni Dwi Retno P Edi Pranoto, Edi Eka Pratiwi, Septiana Eka Susanti Eko Andi Suryo Emilia Hesti Endhar Gilang Pradipta, Endhar Endiah P. Hastuti Enrico Syaefullah Erma Puji Astuti Erni Suharini Esmijati Esmijati, Esmijati Faris Afif Octavio, Faris Afif Fitriyanto, Taufik Garnis, Aishah Geni Rina S, Hadi K Purwadaria Hadi K. Purwadaria Hari Prasetijo Harimurti Harimurti HARIYANTO HARIYANTO Haryanto Haryanto Herdianti Herdianti, Herdianti Heri Tjahjono Herlan Pratikto Herlien Indrawahyuni HERRY SUHARDIYANTO Hety R, Roro I Wayan Budiastra Ibnu Ziad, Ibnu Igaa Noviekayati, Igaa Jumrotin, Jumrotin Kartika Puspa N. Khaerudin Kurniawan Khaerudin Kurniawan, Khaerudin Kurniawan Khairul Ismi, Khairul Lestari, Maria Sekar M. Ruslin Anwar Maharani, Prita Yulia Maliatul Inayati, Maliatul Margiwiyatno, A. Marhamah Marhamah Meddy Harsono Mochammad Candra Rahmanto Moh.Hadi Mahmudi Muh. Darwis Isnaini Muh. Subekti Muhammad Eka Putra, Muhammad Eka Murwati Murwati Nalisa, Ganes Natakusuma, Adhitya Nazaruddin, Yul Y Nurul Safarida, Nurul Paryono Paryono Pribadi, Bangun Pudyono Pudyono Puji Hardati Pujiati Utami Putra Muhammad Rifqi, Putra Muhammad Qosim, Marlin Ibnu Rifaldi, Kgs Muhammad Rokhani Abdullah, Rokhani Rokhani Hasbullah Sally Cahyati Samrotul Rizqiyah, Samrotul Sardulo Gembong, Sardulo Sarjana Sarjana Satria Ardhi Permana Sebastian Adi Prakoso, Sebastian Adi Sholihati Sholihati, Sholihati Slamet Susanto Sofi Hanif Sopian Soim, Sopian Sri Ambarwati, Sri Sri Nuraini, Sri Sri Sayekti Sriyanto Sriyanto Sudiono Sudiono, Sudiono Sugiarti, Laras Sih Suhendrianto Suhendrianto, Suhendrianto Sukmanto Dibyo SULISTIANINGSIH, EKA Sumarni, E. Sunarko Sunarko suprapto, Mohammad Nur Suryanti, Dewi Putri Sutrisno sutrisno Suwanti Suwanti Suwardi Suwardi Tatik Meiyuntariningsih Teguh Prayoga Titin Nuryawati, Titin Tjaturahono Budi Sanjoto Toshihiko Noguchi Tristiana Yuniarti Triwik Sri Mulati Tukidi Tukidi, Tukidi Wahyu Setyaningsih Wahyu Widiyanto, Wahyu Warji , Wasilatul Murtafiah Watemin Watemin Wati, Anggar Widodo Suyadi Winasis Winasis Wisnu Kurniawan Yulvi Zaika Yupiter Sulifan, Yupiter Yustinus Yustinus, Yustinus