Rosita Meitha Surjani
Universitas Surabaya

Published : 33 Documents
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS DAN PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN PADA TX SUDIRMAN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE ZONA TOLERANSI DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT(QFD) Elim, Yuan Valentino; Surjani, Rosita Meitha; Hadiyat, M. Arbi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas layanan pada TX SUDIRMAN Kupang dengan menggunakan metode Zona Toleransi dan kemudian merancang usulan perbaikan kualitas layanan pada TX SUDIRMAN Kupang dengan menggunakan Quality Function Deployment (QFD), Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode Zona Toleransi diketahui bahwa pada jenis layanan umum dan paket tour terdapat 8 variabel yang perlu mendapat perbaikan yaitu ruang tunggu nyaman (-0,24), fasilitastoilet memadai (-0,2), pembayaran dapat dengan debit ATM atau kartu kredit (-0,66), tempat parkir luas dan memadai (-0,23), tanggapan terhadap komplain baik (-0,34), pemberian diskon harga paket tour (-0,32), tourleader berpengalaman (-0,28), dan jadwal tour tepat waktu (-0,02) Sedangkan untuk jenis layanan umum dan ticketing terdapat 4 variabel layanan yang perlu mendapat perbaikan yaitu pembayaran dapat dengan debit ATM atau kartu kredit ( -0,42), tempat parkir luas dan memadai (-0,14), pengiriman tiket cepat ( -0,22), dan mengabarkan kepada customer apabila ada tiket promo ( -0, 19), Setelah diketahui variabel-variabel yang perlu mendapat perbaikan selanjutnya adalah merancang usulan perbaikan dengan menggunakan Quality Function Deployment (QFD), Berdasarkan hasil rancangan dengan menggunakan QFD diperoleh rancangan usulan perbaikan yang perlu untuk diprioritaskan dahulu, Untuk layanan umum dan paket tour usulan perbaikan yang perlu diprioritaskan dahulu adalahmenambahkan pewangi ruangan (226,5), membuat jadwal pembersihan rutin (210,4), dan menyediakan tukang parkir (206,2), Sedangkan untuk layanan umum dan ticketing usulan perbaikan yang diprioritaskan dahulu adalah mengabarkan lewat SMS (307,2), menambah promosi lewatkoran/radio lokal (307,2), menambah jumlah karyawan bagian pengiriman (307,2), membuat standar waktu pengiriman tiket (307,2), dan melatih kedisiplinan karyawan (307,2),
APLIKASI MODEL INTEGRASI KANSEI ENGINEERING DAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA LAYANAN HOTEL BERBINTANG DI SURABAYA Sugiharto, Giovani Tanoko; Hartono, Markus; Surjani, Rosita Meitha
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi, industri jasa hotel semakin gencar untuk bersaing dalam menguasai pasar dan mengikuti tren (hedonism, kesenangan dan individualitas) yang sedang berkembang saat ini. Seperti yang diketahui persepsi dan harapan setiap pelanggan terhadap layanan yang diberikan berbeda-beda. Maka, untuk dapat bertahan dalam persaingan ini, diperlukan suatu upaya untuk menangkap apa saja kebutuhan pelanggannya, yang merupakan kunci keberhasilan manajemen dalam memuaskan dan menjalin hubungan dengan setiap pelanggan. Customer Relationship Management (CRM) memiliki kemampuan untuk memahami kebutuhan pelanggan, menjaga dan meningkatkan loyalitas pelanggan sehingga keuntungan jangka panjang perusahaan dapat ditingkatkan. Kansei Engineering (KE) memiliki kemampuan untuk mengakomodasi kebutuhan emosi pelanggan (kansei, dalam bahasa Jepang) dan menerjemahkan kebutuhan emosional pelanggan ke dalam parameter desain melalui rekayasa. Melalui pengembangan model integrasi KE-CRM ini diharapkan dapat menjadi masukan yang positif dan memberikan kemajuan bagi hotel-hotel berbintang di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel CRM signifikan mempengaruhi variabel kansei dengan bobot standardized 0,701; variabel SERVQUAL tidak mempengaruhi variabel kansei dengan bobot standardized -0,038 ; variabel CRM signifikan berkorelasi dengan variabel SERVQUAL dengan bobot standardized 0,856; variabel kansei signifikan dan dominan mempengaruhi variabel overall customer satisfaction dengan bobot standardized 1,000. Secara keseluruhan hotel berbintang di Surabaya, variabel kansei yang menjadi prioritas perbaikan adalah kansei words nyaman (relaxed), betah (peaceful), dan ramah (friendly). Variabel SERVQUAL yang menjadi prioritas perbaikan adalah reliability dengan variabel yang diprioritaskan yaitu ‘kamar hotel bersih, rapi, dan terawat’, dan tangibles dengan variabel yang diprioritaskan yaitu ‘tampilan interior kamar hotel’ dan ‘fasilitas hotel lengkap, seperti tempat fitness, ruang meeting/acara, kolam renang, dan internet’. Variabel CRM yang menjadi prioritas perbaikan adalah kepuasan pelanggan dengan variabel yang diprioritaskan yaitu ‘nilai atau manfaat yang diberikan hotel’, dan tingkat hubungan dengan variabel yang diprioritaskan yaitu ‘setiap keluhan di hotel ditanggapi dengan cepat’ dan ‘penanganan keluhan diselesaikan dengan tepat oleh pihak manajemen hotel’.
PERENCANAAN STRATEGI BISNIS DAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN MEREK DI TOKO SUMBER REJEKI BAN REMBANG Wijaya, William; Surjani, Rosita Meitha; Lianto, Benny
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good business strategy planning and good development brand management is needed by Toko Sumber Rejeki Ban Rembang. To determine suitable business strategy that can be applied to this business, strategy formulationcan be use to do analysis that covering the input stage, phase matching and decision stage. At the input stage, the results of the IFE matrix produces a score of 2.59, this score can be interpreted that the store already has a good performance. And for the EFE matrix, the result score is equal to 3.16, this score can be interpreted that the store response to external factors that exist. Furthermore, fromthe obtained results that the making of CPM Toko Sumber Rejeki Ban Rembang far superior than both its competitors, namely Toko Maju Ban and Toko Teguh Laksana Ban. In the matching stage, GSM shows the results that Toko SumberRejeki Ban Rembang in the quadrant I, because this store has a high market growth and has a stong competitive potition too. And in IE·Matrix result shows that Toko Surnber Rejeki Ban Rembang in the cell II, which mean that this store has to grow and evolve. The next step is making SWOT Matrix, which produce the type of strategic alternatives based on the types of strategies are suggested. Those strategic alternative will be grouped according to the types of strategies that exist, and then will selected three alternative strategies for an alternative site in the strategic decision·making QSPM on stage. The results showed that QSPM Toko Sumber Rejeki Ban Rem bang suitable when using the type of market penetrationstrategies. This type of strategy could be strengthened by implementing marketing strategy includes the creation of strategies STPD and 8P. Once you know what the business strategy is matched, then the next step is how to improve the management of existing brands in the store, that is by measuring the brand equity of existing scoring at this store. Scoring brand equity measurement results showthat the brand equity that existed at this store is high, with the score at 3. That´s because the scores on each dimension that is on brand equity owned stores alsohave a score high at each 3. These dimensions include the brand awareness, brand associations, perceived quality, and brand loyalty. After learning that the value of brand equity in the Toko Sumber Rejeki Ban Rembang is high, then the next step is how to maintain brand equity values, one of which is the manufacture of brand elements and other promotional media.
PENGARUH KUALITAS LAYANANA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM MEMBENTUK LOYALITAS PELANGGAN DI PAPAYA FRESH GALLERY MARGOREJO SURABAYA Gautama, Vanessa; Surjani, Rosita Meitha; Hidayat, M. Arbi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya supermarket yang berdiri di Surabaya membuat perusahaan harus tetap menjaga kualitas layanannya dan memperhatikan kepuasan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana kualitas layanan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan serta membentuk loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan kelompok pelanggan, loyalitas tinggi dan loyalitas rendah diketahui memiliki perbedaan pada variabel jenis kelamin, member / nonmember, pekerjaan, dan nilai belanja. Berdasarkan hasil manova loyalitas pelanggan terdapat perbedaan antara kelompok pelanggan loyalitas tinggi dan rendah, variabel loyalitas pelanggan Papaya Fresh Gallery lebih besar. Hasil dari analisis SEM. kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan bobot 0,598, kualitas layanan juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan bobot 0, 752. Namun, kepuasan pelanggan tidak herpengaruh terhadap loyalitas pelanggan secara signifikan dengan bobot 0,-095. Usulan perbaikan dibuat dengan menggunakan QFD. yaitu dengan membuat seasonal diskon pada hari besar dengan hobot importance of how sebesar 15, 7 melengkapi produk lokal dengan bobot importance of how sebesar 15, 7 dan membuat sistem reward untuk karyawan teladan dengan bobot Importance of how sebesar  10,9. Dengan adanya rancangan perbaikan ini diharapkan Papaya Fresh Gallery ini dapat memperbaiki kualitas layanannya sehingga dapat mempertahankan pelanggannya bahkan meningkatkan jumlahnya di tengah persaingan yang ketat.
PERANCANGAN STRATEGI PEMASARAN BERBASIS PERILAKU KONSUMEN DI TOKO SWISS JAYA, JEMBER Karolina, .; Surjani, Rosita Meitha; Rinawiyanti, Esti Dwi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shop Swiss Jaya is engaged in the watch that have been able to dominate the market shareof the final consumer in Jember city itself and several retailers who resell to end customers.Business people also required to meet consumer desires so that their existence survive in toughcompetition with other businesses. Shop Swiss Jaya wants to increase sales volume by more closerto customers to determine the characteristics and desires of consumers. Consumers will beexamined are the actual consumers who have purchased the product in the store Swiss Jaya andpotential that has not been bought products in store Swiss Jaya.Spread sampling of 160 respondents and 160 respondents actual consumers of potentialcustomers. The analysis was conducted descriptive analysis, crosstabs, MANOVA analysis,quadrant analysis, SWOT analysis, design marketing strategies and marketing mix based STPD8P. Crosstabs analysis results indicate that there are differences in demographics and consumerbehavior between the actual and potential customers. The difference lies in the averageexpenditure / month (0.000), never satisfied to share the experience of others (0.022), an ordinarywall clock brand purchased (0,011), never heard / knew Swiss Clock Shop Jaya (0.000). WhileManova results indicate that there is a difference between the level of importance of actual andpotential customers (0.000). While the results of the quadrant analysis shows that the mostimportant variables entered in quadrant IV is the completeness of spare parts, provision of servicethe product at hand. Variables that are in quadrant IV is in need of repair. Quadrant analysis resultsare used to perform a SWOT analysis. Proposed marketing strategy for Swiss Stores Jaya bySTPD where segemtasinya is based on aspects of human behavior (consumer behavior). Consumerbehavior is related to the variables that most consumers in the choice of emphasis at the store tobuy the product / service. Actual Consumers Shop Swiss Jaya is most concerned about the variableproduct watches with an average interest rate of 3.977. As for the potential consumers mostconcerned about the Physical Evidence variables that have an average interest rate of 3.831.Besides Jaya Swiss Stores segment customers by region and class (upper / middle / lower).
PERBAIKAN STRATEGI PEMASARAN BERBASIS KONSUMEN DI UD. INDAH MAKMUR, SURABAYA Moniaga, Almon Andre; Surjani, Rosita Meitha; Gunawan, .
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UD. Indah Makmur a cosmetic product distributor located in Surabaya area. In afurther development, it is almost certain that a large enough scale businesses likeUD. Indah Makmur requires an information system to support the processescontained therein. But these allegations have to go through a reasonable andsystematic reasons, and not just through the allegations or perceptions. Dodistributing questionnaires as a means to obtain primary data include consumerbehavior data to determine consumer behavior UD. Indah Makmur in making apurchase. The results of the questionnaire will be used as the input of the variousstatistical tests such as crosstab and MANOVA. In crosstab analysis, it wasconcluded that there is a relationship between the old and new customers withaverage variable interval message to UD. Indah Makmur and it was concludedthat there is a relationship between consumer groups based on their location withaverage variable interval message to UD. Indah Makmur, with new consumertrends and consumers in the south more often than other groups to book. Whilethe MANOVA analysis showed no differences between groups of consumers. Inaddition to the statistical analysis, as well as quadrant analysis and SWOTanalysis as the basis of making a marketing strategy. Perform database creationbecause it is a requirement necessitated by UD. Indah Makmur. This is supportedby the results of the questionnaire, the variables that go into the UD complaint.Indah Makmur, stockout is often the case, the difficulty of checking the amount ofgoods due to the variety of products that can be addressed by tll much use ofinformation systems such as databases.
PENGEMBANGAN MEREK DAN PENGKAJIAN STRATEGI PEMASARAN DI DEPOT RASA SUKA KEDIRI Raharjo, Rini; Surjani, Rosita Meitha; Rinawiyanti, Esti Dwi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depot Rasa Suka is a culinary business that provides a variety of Indonesiandishes. However people still do not know and yet loyal to Depot Rasa Suka due tothe unavailability of parking space, quite a long serving time, hot room, lessattractive promotion and room design. Therefore Depot Rasa Suka need to devisestrategies to develop brands through brand equity analysis and improvement ofbrand elements as well as designing a marketing strategies. The goal of thisresearch is to make Depot Rasa Suka has a strong brand image and could meet thedesires of consumers based on consumer behavior to ensure that customers remainloyal and increase sales in Depot Rasa Suka. The research was conducted bydistributing questionnaire to the group of respondents that consists of actualconsumers and potential consumers. Based on the measurement of brand equity,brand equity scores for Depot Rasa Suka is 2 (medium). In order to enhance thebrand equity it is necessary to develop brand elements such as brand names orlogos, packaging, website, and marketing communications activities.Segmentation for Depot Rasa Suka is determined based on consumer behavioranalysis including demographics (age, marital status, education level, occupation,and income) and psychographics (knowledge, attitude, uses, occasions, benefitssought, usage rate, and loyalty status). The target market is aged 20-30 years old,self-employed occupations, average earnings per month Rp 3,000,000.00 -6,000,000.00 and spending per visit to the restaurant Rp 50,000.00 - 100,000.00.The positioning of Depot Rasa Suka is positioning according to quality and price.The differentiation of Depot Rasa Suka is product differentiation. Total cost in theproposed strategy is Rp 10,511,000.00.
PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN DENGAN METODE SERVQUAL DAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) DI MIROTA, SURABAYA Limantoro, Sharleen Ekaputri; Surjani, Rosita Meitha; Hadiyat, M. Arbi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retail is a business opportunity that is widely used by entrepreneurs so thatbusiness competition among retail businesses is tight. Therefore, retailers need todo efforts in order to survive. In this research the retail discussed is Mirota. Mirotais a retail store that sells a various products of typical Indonesian culture.Everyday, Mirota is visited by many customers from domestic and foreigncountries travelling to Surabaya so that its existing problems are often consumercomplaints. Based on existing problems, Mirota needs improving the servicequality. The improvement of service quality to increase customer satisfaction andconsumer loyalty was conducted by using SERVQUAL method and StructuralEquation Modeling (SEM). The purpose of this research is to measure andevaluate the causes of service quality discrepancies, to know the relationshipbetween service quality, customer satisfaction, and customer loyalty, and topropose proposal improvements. The gained results from this research was a gap5 on quality of service at Mirota. The gap was caused by the gaps 1, 2, and 4.Quadrant analysis performed to determine the weaknesses of the company werebased on the comparison of the level of expectations and consumer perceptions.The results of measurements of the relationship quality of service, customersatisfaction and customer loyalty were found that there was the influence ofservice quality on customer satisfaction by 0.499, the effect of customersatisfaction on customer loyalty at 0.66, but there was no significant effect ofservice quality on customer loyalty. The results of the analysis slices quadrant IVand the close relationship between the model used as a reference in determiningimprovement using by Quality Function Deployment (QFD). From the QFDresults, the main improvement was done by looking at the importance of how thevalue of more than 245.4. Improvements are doing market research, providingparking directions and updating parking system with the valley system, givinggoods directions and arranging the goods.
APLIKASI INTEGRASI KANSEI ENGINEERING DAN METODE TRIZ PADA LAYANAN VILLA NUNIA, BALI Suseno, Angeline; Hartono, Markus; Surjani, Rosita Meitha
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan emosional konsumen menjadi semakin pentinguntuk diperhatikan, terutama pada industri yang sedang berkembang, contohnyaindustri jasa. Salah satu industri jasa yang semakin berkembang saat ini yaituindustri properti di Bali, seperti hotel, villa, dan resort. Villa Nunia, salah satuvilla di kawasan Seminyak, Bali yang cukup baru didirikan, masih terdapatkekurangan yang dikeluhkan para tamunya. Maka diperlukan peningkatan kualitaslayanan untuk dapat memuaskan para tamu. Untuk memenuhi kebutuhanemosional, digunakan metode Kansei Engineering, yaitu suatu metode yang dapatmenerjemahkan kebutuhan emosional manusia dalam parameter desain yangkonkret melalui teknik tertentu (Nagamachi, 2002). Untuk mendapatkan solusiperbaikan yang inovatif, digunakan metode TRIZ, yaitu metode pemecahanmasalah dengan cara mengeliminir kontradiksi sehingga mampu menghasilkansolusi yang inovatif (Chai et al., 2005). Dengan pengintegrasian kedua metode inimaka dapat diperoleh solusi ideal yang inovatif serta dapat memenuhi kebutuhanemosional para tamu Villa Nunia. Dari hasil kuisioner, Kansei word yang palingdominan dirasakan para tamu adalah “Senang” dengan mean sebesar 4.45 danyang paling kurang dirasakan adalah Kansei word “Bersih” dengan mean 3.82.Setelah itu dilakukan pemodelan untuk mengetahui atribut apa saja yang memberipengaruh signifikan terhadap Kansei words. Terdapat 6 atribut yangmembutuhkan perbaikan dengan menempati posisi kuadran III dan kuadran IVpada analisis kuadran serta berpengaruh pada Kansei words. Keenam atribut iniyang akan dicari solusi perbaikannya dengan metode TRIZ. Denganmengaplikasikan solusi-solusi TRIZ yang didapatkan, maka kontribusi teoritisyang didapatkan yaitu pihak manajemen villa dapat memenuhi kebutuhanemosional para tamu, sementara kontribusi praktis yang didapatkan adalah pihakmanajemen villa dapat meningkatkan kualitas layanan yang diberikan pada paratamu, sehingga melalui kontribusi-kontribusi tersebut Villa Nunia dapatmemenangkan persaingan antar hotel, villa dan resort di Bali.
STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN PABRIK ROKOK BERASA DI BOJONEGORO, JAWA TIMUR Saputra, Yonatan; Surjani, Rosita Meitha; Soegiharto, Stefanus
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan pendirian pabrik rokok berasa diBojonegoro. Ide dasar dilakukannya penelitian ini adalah banyaknya jumlah perokok di Indonesiayang semakin meningkat di setiap tahunnya. Melalui analisis awal, selama ini diketahui bahwarokok yang ada di Indonesia hampir semua memiliki rasa yang original dan masih belum adaperusahaan rokok di Indonesia yang menciptakan produk rokok dengan berbagai macam rasamisalnya seperti rasa strawberry dan jeruk. Sehingga tidak menutup kemungkinan bagi pengusahauntuk dapat menciptakan inovasi yang baru pada rokok. Salah satunya adalah mendirikan industrirokok rasa yang selama ini masih di-import dari luar negeri. Pendirian industri rokok rasa inidimaksudkan untuk mengurangi angka impor rokok berasa dari luar negeri dan juga meningkatkanpemakaian produk lokal Indonesia. Dalam melaksanakan studi kelayakan ini dibahas 5 buahaspek. Aspek pasar, teknis, manajemen, aspek hukum, dan keuangan. Pada aspek keuangandilakukan Total Project Cost,Break Even Point, proyeksi laporan keuangan, dan mengevaluasikriteria penilaian nilai investasi. Total Project Cost yang dibutuhkan untuk usaha pabrik rokokberasa ini sebesar Rp7.545.285.420,-. Net Present Value usaha pabrik rokok ini lebih besar darinol sebesar Rp5.024.666.014,-. Nilai Discount Payback Period sebagai pedoman dalammenghitung lama pengembalian modal usaha adalah 3,18 tahun yang lebih pendek dari horisonperencanaan (5 tahun). Nilai Internal Rate of Return dari usaha ini lebih besar dari MinimumAttractive Rate of Return (13,31%) yaitu sebesar 43,22 %. Analisis sensitivitas menunjukkanpersentase yang paling sensitif adalah harga jual yang memiliki peringkat 1 (24,39%), kemudianperingkat 2 adalah tingkat penjualan (24,39%), dan peringkat 3 (44,01%) adalah biaya tenagakerja. Selain itu juga dilakukan analisis rasio keuangan baik rasio aktivitas maupun rasioprofitabilitas yang menunjukkan bahwa kinerja perusahaan cukup baik.