Articles

Hubungan Antara Kelentukan Pinggang dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Suhendri, Teddy Afri; Sitepu, Akor; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship of waistline, and agility to the dribbling skills in students ekstrikulik futsal SMA N 8 Bandar Lampung in 2015. Population used in this study amounted to 25 students with a sample of 25 students. The results showed that the waist has a correlation coefficient of 0.776 and contributed 36.36% of dribbling skills, agility has a correlation coefficient of 0.706 contributes 24.9% to dribbling skills whereas waist and agility have a correlation coefficient of 0.832 and give contribution of 47.89%. From the results of the study can be concluded that the variable that gives the largest contribution to the ability of dribbling is the formation of waist that is equal to 36.36%. As implied to obtain the success of dribbling techniques, need to pay attention to all the physical elements, especially the waistline.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelentukan pinggang, dan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola pada siswa ekstrakulikuler futsal SMA N 8 Bandar Lampung tahun 2015. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 25 siswa dengan sampel sebanyak 25 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelentukan pinggang memiliki koefisien korelasi 0,776 dan memberikan kontribusi sebesar 36,36% terhadap keterampilan menggiring bola, kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,706 memberikan kontribusi sebesar 24,9% terhadap keterampilan menggiring bola sedangkan kelentukan pinggang dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,832 dan memberikan kontribusi sebesar 47,89%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kemampuan menggiring bola adalah kelentukan pinggang yaitu sebesar 36,36%. Sebagai implikasikan untuk memperoleh keberhasilan teknik menggiring bola, perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama kelentukan pinggang. Kata kunci: kelentukan, kelincahan, keterampilan menggiring bola.
Pengaruh Permainan Hulahop dan Permainan Lari Bersambung Terhadap Peningkatan Motor Ability Prasetyo, Eko; Tarigan, Herman; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is students are not yet optimal in learning agility, eye and hand coordination, speed and balance. This study aims to determine the effect of the game huop and the game of sprinting beam to increase motor ability. The method used in this research is experimental method and data analysis using t test, with a population of 157 students grade 3 SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung. This study used a sample of 32 students grade 3 SDN 1 Sukukumi bandar lampung. Sampling technique using random sampling. The results are (1) There is a significant Influence of Hulahop Game on Motor Ability Improvement. (2) There is a significant Influence of Running Game Running Beam Against Motor Ability Improvement. (3) Hulahops game is better than the Continuous Running game on Motor Ability Improvement.Masalah dalam penelitian ini adalah siswa belum optimal dalam belajar kelincahan, kordinasi mata dan tangan, kecepatan dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan hulahop dan permainan lari bersambung balok terhadap peningkatan motor ability. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan analisis data menggunakan uji t, dengan populasi 157 siswa kelas 3 SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan sampel 32 siswa kelas 3 SDN 1 sukabumi bandar lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil penelitian adalah (1) Ada Pengaruh yang signifikan Permainan Hulahop Terhadap Peningkatan Motor Ability. (2) Ada Pengaruh yang signifikan Permainan Lari Bersambung Balok Terhadap Peningkatan Motor Ability.(3) Permainan Hulahop lebih baik dibandingkan permainan Lari Bersambung Terhadap Peningkatan Motor Ability.Kata kunci: hulahop, lari bersambung, motor ability
Hubungan Kelentukan, Kekuatan Otot Lengan dan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Hasil Belajar Kayang Putra, Dian Syuriadi; Sitepu, Akor; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship of flexibility, arm muscle strength, and leg muscle strength with learning outcomes in class X SMA N 8 Bandar Lampung in 2014/2015 academic year. The method used in this study is descriptive correlational. The sampling technique was purposive random sampling. The results of the study showed that there was a significant relationship to the learning outcomes (r count = 0.869> r table = 0.297). There is a significant relationship between arm strength and learning outcomes (r count = 0.647> r table = 0.297). There is a significant relationship between leg strength and learning outcomes (r count = 0.643> r table = 0.297). The conclusion of the study is the flexibility has the highest correlation value compared to arm strength and leg strength to the learning outcomes of students in class X SMA N 8 Bandar Lampung in 2014/2015 academic year.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelentukan, kekuatan otot lengan, dan kekuatan otot tungkai dengan hasil belajar kayang pada siswa kelas X SMA N 8 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Teknik pengambilan sampel adalah dengan purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan kelentukan terhadap hasil belajar kayang (rhitung = 0,869>r tabel = 0,297). Ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan terhadap hasil belajar kayang (rhitung = 0,647>r tabel = 0,297). Ada hubungan yang  signifikan kekuatan tungkai terhadap hasil belajar kayang (rhitung = 0,643>r tabel = 0,297). Kesimpulan dari penelitian adalah kelentukan memiliki nilai korelasi yang paling tinggi dibandingkan dengan  kekuatan lengan dan kekuatan tungkai terhadap hasil belajar kayang pada siswa kelas X SMA N 8 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015.Kata kunci: kayang, kelentukan, kekuatan
Pengembangan Model Menggiring Bola (Dribling) Tingkat Sekolah Dasar Azid, Achmad; Jubaedi, Ade; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal achieved from this research and development is to produce a soccer dribbling exercise model product for the elementary school age group. This Research & Development (R & D) from Borg and Gall. The subjects in this study were students of SD Negeri 3 Kemiling Permai consisted of 30 children. The steps in this study are: needs analysis, expert evaluation (initial product evaluation), small group trial, and field testing. Based on the results of development can be concluded that the model With dribbling football training model for elementary school level that has been developed obtained evidence of an increase that there are significant differences between before and after getting treatment model.Tujuan dicapai dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk model latihan dribbling sepakbola untuk kelompok usia tingkatan sekolah dasar. Penelitian ini   & Development (R&D) dari Borg and Gall. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri 3 Kemiling Permai terdiri dari 30 anak. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini adalah : analisis kebutuhan, evaluasi ahli (evaluasi produk awal), uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar ( field testing). Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa dengan model Dengan model latihan dribbling sepakbola untuk tingkatan sekolah dasar yang telah dikembangkan didapatkan bukti adanya peningkatan yang yang terdapat perbedaan yang signifikan antar sebelum dan setelah mendapatkan perlakuan model.Kata kunci : dribbling, model menggiring, sepakbola
Pengaruh Menstruasi Terhadap Performance Atlet Oktaviani, Fitri; Hermawan, Rahmat; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The method used is descriptive qualitative. Data collection procedure through observation (observation), interview and documentation. Based on the results of this study can be concluded that, the perceived grievances for athletes PPLP reviewed in terms of physical and psychological terms are divided into two categories namely junior category and senior category. Complaints felt in terms of physical for the category of junior athlete is pain in the abdomen, breasts, groin and legs, and feel sore. While for the category of senior athletes are not perceived complaints. Similarly, the complaints felt in terms of psychological for the category of junior athletes are easily offended, irritable, feeling unstable, anxious, feeling depressed, sensitive and appearing excessive feelings or out of control. While for the senior category that there is no difference in feelings when menstruating or not.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lebih luas dampak dari menstruasi terhadap berbagai aspek yang muncul pada penampilan atlet pelajar putri (atlet PPLP) Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data melalui pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, keluhan yang dirasakan bagi atlet PPLP ditinjau dari segi fisik maupun segi psikologis dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori yunior dan kategori senior. Keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi fisik bagi kategori atlet yunior yaitu nyeri pada bagian perut, payudara, selangkangan dan kaki, serta terasa pegal-pegal. Sedangkan bagi kategori atlet senior tidak dirasakannya keluhan. Begitu pula keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi psikologis bagi kategori atlet yunior yaitu mudah tersinggung, mudah marah, perasaan tidak stabil, cemas, merasa tertekan, sensitive dan muncul perasaan berlebihan atau lepas kendali. Sedangkan bagi kategori senior yaitu tidak terdapat perbedaan perasaan ketika menstruasi atau tidak.Kata kunci : menstruasi, performance atlet, pplp lampung
PEMANFAATAN LIMBAH ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Astuti, Ari Nidhi; Wardha, Anggraini Puspa; Fathurahman R, Nur; Nur R, Muhamad; Suranto, Suranto
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.492 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pertumbuhan dan produktifitas jamur tiram putih dan konsentrasi media enceng gondok yang paling efektif untuk pertumbuhan jamur tiram putih. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Satu Faktor (RAL satu faktor) dengan 4 taraf perlakuan yaitu kontrol, pemberian limbah eceng gondok 10 %, 20 %, dan 30 %. Masing-masing perlakuan dibuat 25 ulangan dan ukuran setiap baglog adalah 1 kg. Prosedur kerja terdiri atas: penyiapan substrat eceng gondok, pembuatan baglog, penyeterilan, inokulasi jamur, inkubasi, pemeliharaan dan pengamatan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANOVA satu jalur  dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf signifikansi 5 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah enceng gondok dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan jamur tiram putih. Selain itu, pemberian limbah enceng gondok kering pada media serbuk kayu dapat meningkatkan karakteristik pertumbuhan dan produktivitas pertumbuhan jamur tiram putih baik dari aspek diameter tudung jamur maksimal, panjang tangkai buah maksimal, Berat basah buah jamur, Jumlah badan buah jamur, maupun Biological efficiency ratio (BER) dari baglog limbah enceng gondok. Parameter tersebut mengalami peningkatan signifikan (berbeda nyata) setelah di uji DMRT pada setiap peningkatan konsentrasi substrat dari 0%, 10%, 20% dan 30% dari media limbah enceng gondok. Parameter tersebut paling tinggi pada enceng gondok dengan konsentrasi 30 %.   Kata kunci : Limbah Enceng Gondok, Media Tanam, Jamur Tiram.
The Influence of The Amaunt of Members’s Saving, The Amount of the Loan to the Cooperative Profit (SHU) with Interest Rates as a Moderating Variable (Study in the KPRI-GHB DPU, District of Sukoharjo) Suranto, Suranto
EXCELLENT Vol 2, No 2 (2015): June
Publisher : EXCELLENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims are to test empirically and analyze the influence of the amaunt of members’s saving, the amount of the loan to the cooperative profit (SHU) with interest rates as a moderating variable in the KPRI-GHB DPU district Sukoharjo. This research is quantitative research to test the hypothesis. The data used in this research is financial statement KPRI-GHB DPU district. Sukoharjo period of  2010-2014. The data obtained are  tested using regression test, t-test, F test, R ² test. Results of this research prove that the amount of savings is a significant negative effect on cooperative’s profit (SHU), interest rates is significantly and negatively able to moderate correlation to the amount of savings on cooperative’s profit (SHU), loan amount and there is a significant positive effect on cooperative’s profit (SHU), interest rates is not significantly and positive able to  moderate the relationship with the loan amount on cooperative’s profit (SHU). The results also proved that 50.8% cooperative’s profit (SHU) can be explained by the amount of deposits, loan amount, interest rate and the remaining 49.2% is explained by other variables outside of the variables used.Keywords: the amount of saving, loan amount, interest rate, and cooperative’s profit
POTENSI MIKROORGANISME SEBAGAI AGEN BIOREMIDIASI DALAM MENURUNKAN KADAR Cr (vi) DALAM LIMBAH CAIR TEKSTIL HASIL PEWARNAAN Fatmawati, Umi; Sajidan, Sajidan; Suranto, Suranto
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.247 KB)

Abstract

ABSTRACT Hexavalent chrom (Cr(VI)) is recognized as toxic heavy metal, produced from textile printing manufacture. Negatif effect  of Cr(VI) shuold be reduced towards biotic environtment, so it is important to reduce Cr(VI) become Cr(III) which little hazard. Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas putida, Klebsiella pneumonia, Pantoea sp and Saccharomyces cerevisieae. They are including as resistent Cr(VI) microorganism and they have ability to reduce Cr(VI). The aim of the research is to know the ability of microorganism in reducing Cr(VI) and knowing protein band pattern between Cr(VI) resistent microorganism and microorganism which is inoculated on LB broth without Cr(VI).  Electrophoresis SDS-PAGE is the methode which is used to indentified protein expression. While, for knowing concentration Cr(VI) in liquid medium is used by 1,5 difenilkarbazid methode. The quantitative data is obtained being analyzed by ANAVA two factorial continued with Duncan test at 1% level test. The qualitative data include protein expression analyzed by Relative mobility (Rf) and for knowing molecular weight of protein is used protein marker. The qualitative data had been analyzed by descriptive qualitative methode.The result of the research shows that  in Cr(VI) concentration after being treat by the microorganisms at the initial concentration 0, 5ppm, 1 ppm, 5 ppm and 10 ppm and compared  the reduce Cr(VI) capability from the average procentage data each microorganism are: P. putida (65%) > S. cerevisieae (64,45%) > P. aeruginosa (60,73%) > Pantoea sp (50,22%) > K. pneumonia (47,82%) > without microorganism (34,25%). The adding microorganisms have influence toward reduction of Cr(VI). Key word: Cr heavy metal, microorganism, protein, electrophoresis
PEMANFAATAN LIMBAH ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Astuti, Ari Nidhi; Wardha, Anggraini Puspa; Fathurahman R, Nur; Nur R, Muhamad; Suranto, Suranto
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.492 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pertumbuhan dan produktifitas jamur tiram putih dan konsentrasi media enceng gondok yang paling efektif untuk pertumbuhan jamur tiram putih. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Satu Faktor (RAL satu faktor) dengan 4 taraf perlakuan yaitu kontrol, pemberian limbah eceng gondok 10 %, 20 %, dan 30 %. Masing-masing perlakuan dibuat 25 ulangan dan ukuran setiap baglog adalah 1 kg. Prosedur kerja terdiri atas: penyiapan substrat eceng gondok, pembuatan baglog, penyeterilan, inokulasi jamur, inkubasi, pemeliharaan dan pengamatan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANOVA satu jalur  dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf signifikansi 5 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah enceng gondok dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan jamur tiram putih. Selain itu, pemberian limbah enceng gondok kering pada media serbuk kayu dapat meningkatkan karakteristik pertumbuhan dan produktivitas pertumbuhan jamur tiram putih baik dari aspek diameter tudung jamur maksimal, panjang tangkai buah maksimal, Berat basah buah jamur, Jumlah badan buah jamur, maupun Biological efficiency ratio (BER) dari baglog limbah enceng gondok. Parameter tersebut mengalami peningkatan signifikan (berbeda nyata) setelah di uji DMRT pada setiap peningkatan konsentrasi substrat dari 0%, 10%, 20% dan 30% dari media limbah enceng gondok. Parameter tersebut paling tinggi pada enceng gondok dengan konsentrasi 30 %.   Kata kunci : Limbah Enceng Gondok, Media Tanam, Jamur Tiram.
STUDI VARIASI MORFOLOGI DAN POLA PITA ISOZIM PADA VARIETAS BUAH NAGA (Hylocereus sp) Rahmawati, Banati; Suranto, Suranto; Mahajoeno, Edwi
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.146 KB)

Abstract

ABSTRAKBuah naga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan dan manfaatlainnya yang belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga perlu dilakukanpendataan.Penelitian ini bertujuan untuk Menguji keragaman variasi morfologi, danpola pita isozim pada buah naga berdaging super merah, merah, dan putih dariKabupaten Pasuruan, Sukoharjo, Klaten, dan Bantul.Analisis data morfologi tanaman diuaraikan secara deskriptif. Data polapita isozim dianalisis menggunakan program Numerical Taxonomy andMultivariate Analys System versi 2.02i (NTSYS). Data matrik dihitungberdasarkan koofisien DICE. Klusterisasi (pengelompokan) dilakukan denganUPGMA ( Unweighted Pair Group With Arithmatic Mean) yang dihitung melaluiSHAN.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variasi morfologi terjadi pada warnabatang, warna kelopak bunga dan rasa daging buah yang ditunjukkan juga padapola pita isozim ketiga varietas pada keempat lokasi pengamatan. Enzim esterasemengekspresikan 18 pita yang membentuk empat kelompok berdasarkan jarakkemiripan 75%. Pita spesifik muncul pada Rf 0.633 pada varietas buah nagaberdaging merah Bantul dan pada Rf 0.755 dari Pasuruan. Pita spesifik jugadimiliki untuk buah naga putih pada Rf 0.347 dari Bantul serta Klaten pada Rf0.510 dan Rf 0.633. Untuk enzim GOT mengekspresikan 12 pita dan jugamemperlihatkan empat kelompok dengan sedikit berbeda untuk keanggotaannyadikelompok empat. Pita spesifik muncul pada Rf 0.321 pada varietas buah nagaberdaging merah dari Pasuruan. Pita spesifik juga muncul pada buah nagaberdaging putih dari Pasuruan pada Rf 0. 446 dan Rf 0.482. Terjadinya variasipada buah naga yang di uji dan di dukung oleh data isozim walaupun hanya 2macam enzim ini memberikan bukti bahwa data genetik mendukung karaktermorfologi.Kata kunci: Buah naga (Hylocereus sp), Morfologi, Isozim, Vitamin C.
Co-Authors A., Arief Ade Jubaedi Adhie Dwi Nofyanto SP Adi Kurniawan aditya permana putra Aditya, Risky Afrika Andriyani Agung Widodo Agus Yudiansyah Agus Yulianto Agustin, Alfatina Mia Ahmad Gempar Akor Sitepu AlFaqih, Riza Fahmi Ali Fais, Ali Ali Usman, Ali Anand Miftachur Riza, Anand Miftachur Andre Ristian, Andre Andre Setiawan, Andre Andreas Hariandja, Andy Martahan Andrian Ibrahim, Andrian Anggraini Puspa Wardha Anggun Wahyuni Sari Dewi, Anggun Wahyuni Anis Suciaty Ramio, Anis Suciaty Ari Nidhi Astuti Arief Setiawan Ariestika, Elsa Arif Atmunandar, Arif Arif Maulana Syamsu Arif Wicaksono Arif Zainudin, Arif Azid, Achmad Azizah, Nuha Nur Badrun Kartowagiran Bagaskara, Bima Adi BANATI RAHMAWATI Bariyanto, Bariyanto Beni Febriyan Bonso, Hamjah Cahyo Prasetyo, Cahyo Candra Kurniawan Chandra Sasongko, Chandra Dedi Alfatoni, Dedi Dedi Rahmat Saputra, Dedi Rahmat Defi Apriliani, Defi Desna Dwi Cahyani Dewi Anita Sari, Dewi Anita Djemari Mardapi Duhita Kurnia Dwi Aprilianto, Dwi Dwi Waluyo Beni, Dwi Waluyo EDWI MAHAJOENO Edwina, Mita Laksmi Eko Bagus Fahrizqi Eko Prasetyo Eko Priyo Purnomo Eko Setiawan Eko Subardi, Eko Eko Supriyanto Engga Frastya Eno Irdianto, Eno Erik Widiyanto Etty Puji Lestari, Etty Puji Faqih, Riza Fahmi Al Ferdi Zulkarnain Ferdiansyah Ferdiansyah Firmansyah, Angga Frans Nurseto Frans Nuseto Fraya, Jhody Nala Gatot Widya Anggara, Gatot Widya Hadi, Yuswan Hardiyanto, Tommy Hasvivi, Fiko Hendra Lesmana Herman Tarigan Heru Setiawan Heru Sulistianta Ifandari Ifandari, Ifandari Imam Mahfud Indah Pratiwi Indianto Indianto, Indianto Indriyanto, Indriyanto Irfandri Vaniko Negara Ismar Hi Garuan, Ismar Istana Istana, Istana Janter Ignatius Simatupang, Janter Ignatius Jodieka Permadi, Jodieka Jofizal Jannis Julianda Triiman Saputra, Julianda Triiman Kharina Oktaviana, Kharina Knut F. Kramer, Knut F. Koko Hadi Mardanto Kuswaji Dwi Priyono, Kuswaji Dwi Laksono, Sena Dwi Marno Wance, Marno Marta Dinata Miftahul Mahmudah Miftahurrohman Miftahurrohman, Miftahurrohman Monalisa Monalisa Much Djunaidi Much. Djunaidi, Much. Muhamad Nur R Muhammad Aldino Muhammad Gandi Maulana, Muhammad Gandi Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Ishaq Gery Muhammad Najibul Afan Muhammad Ranggani Muhammad Robbi Armaica Muhammad Yogi Rivaldi Muhtadi Muhtadi Muhyadi Muhyadi Mulyawan, Yandi Musrofi, Muhammad Mustama Mustama, Mustama Mustika Sari, Mustika Nia Rahmawati, Nia Nils B. Kerpen, Nils B. Nirmala, Hany Puspa Novarita, Yulia Novi Kurniawan Novika Candra Kasih Nugraha, Ardi Setia Nugrahadi, Bekti Nur Fathurahman R Nur Sodikin, Andika Windi Nur, Asyifa Ullina Nurkholiq, Andy Oki Rinoki, Oki Oktaviani, Fitri Okvian Eri Anggradinta Oliver Kunst, Oliver Pandu Darma Wardani, Pandu Darma Pertiwi, Anggun Tiara Prasetyo, Juni Pratama, Ferdyans Ichsan prayoga, randa Purwanto Purwanto Putra, Batara Yoki Putra, Dian Syuriadi Rachmi Marsheilla Agus Rahmat Hermawan Rahmawati Rahmawati Rahmayandi Mulda, Rahmayandi Ramadhani Ardi Pratiwi, Ramadhani Ardi Restiana Annisa, Restiana Reysta, Ferra Ayu Reza Pahlefi Reza, Ivan Kurnia Reza, Ivan Kurnia Ricky Putra Alit Rino Anugrah, Rino Riyan Jaya Sumantri Rizki Anggara, Rizki Roby Sandra Ary Shandy Rusdianti, Famila Ryan Hidayat, Ryan Sajidan Sajidan Samaun Hi. Laha, Samaun Sanjaya, Ardian Sapto Nugroho Saputra, Reki Saputra, Ridwan Dwi Sari, Felinda Septia, Yoga Septiana, Ade Setiawan, M Joko Setiawati, Elva Singgih Pradipto, Singgih Siti Nandiroh Sodikin, Andika Windi Nur Stiawansyah, Reza Sucihno, Fibria Hadi Sudirman Husin Suhendri, Teddy Afri Supyani Supyani Surisman Surisman Suryo, Bagus Susanto, Tuis Sutrisno Agus Setiadhi Suwarno Suwarno Syahreza, M Irfan Syahrofi Adi Putra Tedi Kurniawan Totok Budi Santosa, Totok Budi Tri Asri Sholly Hajmi, Tri Asri Sholly Tri Endah Karya Lestiyani, Tri Endah Karya Trie Hartiti Retnowati UMI FATMAWATI Velly Asvaliantina, Velly Wahyudi Barmawi, Wahyudi Wanto, Agus Wayan Adnyana Wicaksono, Lungit Wicaksono, Lungit Widiyastuti, Yesi Widiyatno Widiyatno Widjo Kongko, Widjo Widodo S. Pranowo Wijaya, Rizki Adhi Windy Anugrah Kurniawan Wiyono wiyono Wulandari, Widuri Wuryaningsih, Y. Nining Sri Yandri Nauli Yoga Harlis Sidiawan, Yoga Harlis Yudhicara Yudhicara Ziko Fajar Ramadhan, Ziko Fajar