Articles

Found 12 Documents
Search

Pendekatan Aesthetic Linguistics dalam Memahami Teks Hadis “Allahumma Ahyini Miskinan”

Jurnal IBDA Vol 3, No 2 (2005)
Publisher : STAIN Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In a certain hadis reported that Rasulullah SAW once prays ‘Allahumma ahyini miskinan wa amitni miskinan wa ahsyurni fi zumrat al-masakin (O Allah, lived my life me as an impecunious, die me in a state of impecunious and awaken I later in impecunious people group). The impecunious word in the text hadis, aesthetic-linguistically comprehended by some Moslem scholar have meaning restful situation or attitude, pacification, tawadlu’, khusyu’, full of submission and surrender to Allah, and not a faqir (lack) or wealthy poorness meaning. Thereby, hence prayer practiced or taught by Prophet SAW didn’t oppose Prophet’s hadis that expressing asking protection to Allah from fakir or wealthy poorness. With the understanding as above, hence impecunious meaning content in the prayer in harmony with esthetics values taught by Islam, so that human being try to realize and reach for life which is full of pacification and bliss in this world and hereafter. Keywords: Text, Hadis, prayer, impecunious.

PEMBERDAYAAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM RANGKA MELINDUNGI KEPENTINGAN KONSUMEN KURANG MAMPU

YUSTISIA Vol 87 (2013)
Publisher : YUSTISIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  ketidakberdayaan  konsumen  dalam  menyelesaikan sengketa dengan pelaku usaha serta mengidentifikasi dan mendeskripsikan upaya-upaya yang dapat ditempuh oleh konsumen dalam rangka penyelesaian sengketa dengan pelaku usaha. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian menggunakan data  primer  yang  diperoleh  dari  hasil  wawancara  dengan  informan,  maupun  data  sekunder  yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur, dokumen-dokumen dan brosur-brosur dari LP2K. Pengumpulan data dilakukan dengan penelitian lapangan dan kepustakaan. Selanjutnya data akan dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan konsumen tidak berdaya ketika berhadapan dengan pelaku usaha. Pertama, ketika berhadapan dengan pelaku usaha BUMN dan Perusahaan Daerah : (1) karena posisi BUMN lebih kuat dibandingkan dengan konsumen, (2) BUMN dan Perusda selalu berkelit untuk memberi ganti rugi kepada konsumen apabila terjadi kerugian yang menimpa konsumen, (3) pelaku usaha hanya diwakili oleh stafnya sehingga tidak berani memutus secara langsung, (4) pelaku usaha selalu mengulur waktu bahwa ia akan membentuk tim pengkaji ganti rugi, (5) pelaku usaha biasanya hanya sanggup memperbaiki, menyambung atau menghidupkan lagi tanpa mau mengganti sesuai perjanjian. Kedua, ketika berhadapan dengan pelaku usaha swasta : (1) pelaku usaha hanya mau mengganti kerugian sekecil mungkin, (2) pelaku usaha berdalih bahwa aturan yang dibuatnya itulah yang harus dipatuhi. Upaya pemberdayaan konsumen dapat ditempuh melalui dua sisi, Pertama, dari diri konsumen : (1) perlunya peningkatan komunikasi hukum konsumen, (2) peningkatan pemahaman hukum secara umum, (3) pemahaman Undang-undang Perlindungan Konsumen. Kedua, pengaruh pihak luar : (1) penyuluhan hukum, (2) acara dengar pendapat (talkshow), (3) surat pembaca, (4) pendidikan konsumen, (5) seminar hukum perlindungan konsumen, dan (6) siaran pers.

HUBUNGAN HUKUM DAN KEKUASAAN DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGIS

YUSTISIA Vol 58 (2002)
Publisher : YUSTISIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Its being reality that between law and power is can not be separated. People take hope both of them work harmonizely and there is no powermisuse by the regim as happened in Indonesia in couple years ago. Such condition arrised because of the influenced of power culture sometimes still exist and become barrier for development and law establishment. In the beginning of new ord we always try to change the power culture into law culture permanently.

AMANAT PASAL 33 UUD 1945 DAN PERGESERAN PARADIGMDARISISTEM EKONOMIKAPHALISME KE ARAH KEBERPIHAKAN PADA EKONOMI RAKYAT

YUSTISIA Vol 58 (2002)
Publisher : YUSTISIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic crisis happened in Indonesia is the direct impact ofeconomic policy that tends to economic growth emphasized conglomerate economic. Capitalism economic system promises high economic growth but disregard distribution and justice. Actually conglomerate economic have succesrully increasing the indonesian status from poorcountry becomeaverageincomecountry in 30 years period. But economic system that disrespect moral by abandoning the interest of small economic hascaused poor people doesnt havethe opportunity to receive distrubution of income and earnings fairly and proportionaly. This condition has left a series oftime bomband thenexploded 30 yeras later furthermore destroy the basic of national economic. The justice for all indonesia people wil be succesfully attained by giving priority to small medium economic actvities.

PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU DENGAN MEDIASI KOMITMEN ORGANISASI PADA GURU SMP NEGERI 1 DI SUB RAYON 04 JAKENAN KABUPATEN PATI

Students Journal of Economic and Management Vol 1, No 1 (2012): VOL. 1 NO. 1 EDISI PERTAMA 2012
Publisher : Students Journal of Economic and Management

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis  pengaruh  Iklim Organisasi dan Motivasi terhadap Kinerja Guru dengan mediasi Komitmen Organisasi pada guru SMP Negeri 1 di Sub Rayon 04 Jakenan Kabupaten Pati. Studi ini menggunakan obyek penelitian ini adalah guru SMP Negeri 1 di wilayah Sub Rayon 04 Jakenan Kabupaten Pati yang berjumlah 136 orang guru. Dari 136 responden yang mengembalikan kuesener sebanyak 126 responden. Teknik sampling yang dipakai adalah sampel jenuh atau teknik sensus yang memakai populasi sebagai sampel. Hippotesis yang diajukan dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan regresi. Model regresi dapat digunakan kalau memnuhi syarat yaitu uji normalitas dan uji asumsi klasik yang meliputi multikolineritas dan heterokedastisitas. Hasil penelitian membuktikan bahwa Iklim Organisasi  tidak terbukti memiliki pengaruh positif terhadap    Komitmen Organisasi pada Guru SMP Negeri 1 di Sub Rayon 04 Jakenan Kabupaten Pati. Motivasi terbukti secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap Komitmen Organisasi pada guru SMP Negeri 1 di Sub Rayon 04 Jakenan Kabupaten Pati. Iklim Organisasi berpengaruh positif terhadap Kinerja Guru SMP Negeri 1 di Sub Rayon 04 Jakenan Kabupaten Pati.  Motivasi terbukti secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru  pada guru SMP  Negeri 1di Sub Rayon 04 Jakenan Kabupaten Pati . Komitmen Organisasi guru tidak terbukti secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru pada guru SMP Negeri 1 di Sub Rayon 04 Jakenan Kabupaten Pati. Pengaruh Iklim Organisasi terhadap kinerja guru lebih efektif bersifat langsung tanpa mediasi Komitmen Organisasi. Motivasi berpengaruh  terhadap kinerja guru secara langsung lebih efektif dari pada dengan mediasi Komitmen Organisasi. Kata kunci : Iklim Organisasi, Motivasi, Komitmen Organisasi, Kinerja Guru

Sejarah Panjang Korupsi di Indonesia dan Upaya Pemberantasannya

JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) 2008: JKAP VOLUME 12 NOMOR 2, TAHUN 2008
Publisher : Magister Administrasi Publik (MAP) FISIPOL Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

in process

IDE PLURALISTIK DALAM PEMBERIAN FATWA PERSPEKTIF SYIHAB AL-DIN AL-QARAFI (626-684 H/1228-1285 M)

Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 5 No 1 (2011): ISTI???B DAN PENERAPANNYA DALAM HUKUM ISLAM
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1502.097 KB)

Abstract

This article studies the thought of al-Qarafi who lived in (626-684 H/ 1228-1285 M) in al-Qarafah - Kairo, Eqypt about the pluralistic ideas in giving fatwa  (legal opinion). Al-Qarafi’s pluralistic ideas in giving fatwa include several issues. First, if a fatwa is requested by someone or a community that is not affiliated or committed to (taqlid) imam maz\hab (a mazhab leader), mujtahid or a certain opinion, a mufti (a scholar who gives fatwa) has freedom to give fatwa based on law opinion of which he believes to have the most excellent fundamental law. In contrast, if the fatwa request is from someone or a certain community that has made a pledge, affiliated, or socially identified to a certain maz\hab or tend to a certain law, mufti serves as an agent to choose a law opinion that is suitable with their maz\hab, belief, and religious social identity. Second, for those who request fatwa (mustafti) who want to change to other maz\hab (intiqal) or the result of other ijtihad (ideas) that he believes, there are no hindrances for him and that he deserves to get fatwa  in accordance to the maz\hab that he believes. Among the implications of al-Qarafi’s pluralistic ideas in giving fatwa on the development of thoughts of contemporary Islamic law is giving the pragmatism principle foundation in the application of law. The implementation of the al-Qarafi’s ideas is also meaningful in establishing maz\hab tolerance, creating respectful situation in facing different opinion, and making harmony in interaction among Moslems.

Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

Suska Journal of mathematics Education Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 di Pekanbaru. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP IT Dar Al-Ma’arif Pekanbaru dengan jumlah sampel sebanyak 28 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya kemampuan pemahaman konsep matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi SPLDV masih rendah terutama dalam mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

MENETAS JALAN BARU STUDI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM

Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2012): Islamic Review
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IPMAFA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The concept of community development can be viewed as a process because the involved  activities moves from one stage to another or from a specific situation to the next one. The relevant study in it is the study of Islamic Community Development which is in line with the role of Higher Education College. That is to functioning Tri Darma consisting of education, research and community services. Such view certaintly becomes real hope if it can implemented seriously. Another factor is that the specialization of knowledge as the basis of intellectual and expertise specially the study of community development have an important and strategic place in the globalization era in terms of political, economic, social and cultural rights.

Adangiyah Konsep Gendhing-Gendhing Tradisi Gaya Surakarta

Keteg : Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang "Bunyi" Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Keteg : Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang "Bunyi"

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the Javanesse karawitan ~ society, the term of adangiyah, more perceivable as a lagu ‘s sentence of rebab and bonang barung, it ‘s performed before buka and after adalaras (rebab) or grambyangan (bonang barung) in partly pelog’s gendhings. This comprehension related with the definition ofadangiyahfrom Bau Sastra Jawa and used in the writing ofaksara Jawa have the similar meaning, because the adangiyah in the Javanesse gendhings always posted in the beginning before a buka gendhing.Keyword : adangiyah, buka, angsara jawa