Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Purifikasi

BEBAN PENCEMARAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DAN ANALISIS ALTERNATIF STRATEGI PENGELOLAANNYA Romli, Muhammad; Suprihatin, Suprihatin
Purifikasi Vol 10 No 2 (2009): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v10.i2.174

Abstract

This research work is aimed to evaluate the process performance profile of tofu industry and its associated pollution load as well as analysing its management strategy. The work was carried out through industrial survey and measurement in various technological states of tofu processing in the regions of Tegal, Klaten, Solo, Jakarta, and Bogor. An experimental work was also conducted to optimise the level of process water usage in tofu processing. The research work showed that every 1 kg soybean processed results in 3.3±0.7 kg tofu curd, 2.0-2.2 kg pressed cake, and 17±3 L effluent in average.  This wastewater exhibits the main source of environmental pollution, having the characteristics of BOD5, total COD, soluble COD, TSS, and TKN of 50±8, 110±20, 80±20, 9±3, and 4±2 g/kg soybean processed, respectively.  The experimental work indicated that varying the amount of process water in the range of 16-25 L/kg soybean did not result in a significant improvement of the product yield as well as pressed cake. Based on the measurement results, the laboratory analysis, and theoretical information, this paper demonstrates quantitatively some potential benefits derived from utilising the organic content of tofu processing effluent by treating it anaerobically to generate biogas.
EFISIENSI PEMISAHAN MIKROALGA DARI MEDIA TUMBUH LIMBAH CAIR AGROINDUSTRI DENGAN MENGGUNAKAN KOAGULASI/FLOKULASI Suprihatin, Suprihatin
Purifikasi Vol 12 No 1 (2011): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v12.i1.211

Abstract

Pemanenan mikroalga merupakan faktor penting dalam produksi alga karena menentukan biaya produksi. Penelitian ini mengevaluasi efisiensi pemisahan mikroalga dari air limbah agroindustri oleh koagulasi kimia/flokulasi. Efisiensi penggunaan alumuniumtrisulphate (tawas) dan polyaluminiumchloride (PAC) untuk koagulasi/flokulasi proses dievaluasi dalam serangkaian jartest untuk pemisahan mikroalga tumbuh di rumah buatan dan air limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroalga dapat dipisahkan dari air limbah secara efisien dengan metode flokulasi/koagulasi. Efisiensi pemisahan bergantung pada jenis dan dosis koagulan dan karakteristik media di mana mikroalga ditumbuhkan. Sekitar 400 g/L tawas atau 200 mg/L PAC dapat menghasilkan pemisahan optimum mikroalga yang tumbuh di rumah jagal pada air limbah.  Sedangkan untuk pemisahan mikroalga tumbuh dalam air limbah buatan diperlukan dosis tawas relatif lebih tinggi dari dosis 600 mg / L atau PAC dari 400 mg / L. Nilai-nilai kekeruhan, warna, dan total padatan tersuspensi dalam efluen sangat rendah. Hal ini menyebabkan kemungkinan daur ulang limbah untuk digunakan kembali.