Slamet Suprayogi
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada

Published : 29 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Bumi Indonesia

ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN EKIVALEN DESA CATURTUNGGAL KECAMATAN DEPOK DAN DESA KALITIRTO KECAMATAN BERBAH KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jurnal Bumi Indonesia Volume 1, Nomor 3, Tahun 2012
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebisingan di Desa Kalitirto danDesa Caturtunggal, persepsi penduduk, dan pengendalian kebisingan yang telahdilakukan. Tingkat kebisingan diukur dengan sound level meter. Pengukuranpersepsi penduduk dengan kuesioner, dan mengetahui upaya pengendalian dengansurvei.Penelitian ini menemukan bahwa tingkat kebisingan permukiman melebihibaku mutu lingkungan, yakni 55 dBA. Kebisingan permukiman mencapai 60 – 62dBA. Persentase total masyarakat yang terganggu sebesar 36,7 % dan yang tidakterganggu 13,3 % untuk Kalitirto. Persentase yang terganggu sebesar 30,4 % danyang tidak terganggu 19,6 % untuk Caturtunggal. Pengendalian kebisingan telahdiupayakan, pihak bandar udara menambah panjang landasan pacu, penduduktelah menanam pohon peredam, akasia, namun dengan melihat masih tingginyatingkat kebisingan menandakan bahwa upaya yang telah dilakukan harus lebihditingkatkan lagi.Kata Kunci : Tingkat kebisingan, persepsi penduduk, pengendalian kebisingan

RANCANGAN DIMENSI SUMUR RESAPAN UNTUK KONSERVASI AIRTANAH DI KOMPLEKS TAMBAKBAYAN, SLEMAN DIY

Jurnal Bumi Indonesia Volume 1, Nomor 3, Tahun 2012
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan, (a) menghitung intensitas hujan periode ulang 5, 10, 20, dan 50 tahun, (b) menghitung dan menganalisis klasifikasi kelas atap, (c) menghitung dan menganalisis desain sumur resapan untuk masing-masing kelas atap. Penelitian dilakukan dengan pengukuran permeabilitas tanah (metode invers auger hole) berdasarkan kepadatan bangunan dan lereng, pengukuran kedalaman muka airtanah, cek digitasi lapangan dan penggunaan lahan, serta profil tanah. Analisis intensitas hujan menggunakan data stasiun Adisucipto selama 24 tahun dan IDF, serta durasi hujan dominan diperoleh dari data hujan otomatik stasiun Santan. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas hujan rancangan untuk periode 5, 10, 20, dan 50 tahun adalah 46,2; 51,6; 56,4; dan 62,4 mm/jam. Ketelitian hasil digitasi atap bangunan sebesar 86% dan diperoleh 8 kelas klasifikasi kelas atap, yaitu 21-36, 37-40, 41-45, 46-54, 55-60, 61-70, 71-80, dan 81-100 m2. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin besar luas atap,483intensitas hujan, periode ulang, maka kedalaman sumur resapan akan semakin besarKata kunci: konservasi airtanah, luas atap, intensitas hujan, permeabilitas, sumur resapan