Articles

Found 16 Documents
Search

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DIPADU STRATEGI TURNAMEN BELAJAR UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN BELAJAR DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERBAHASA INGGRIS

PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.38 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pencapaian ketuntasan belajar siswa,meneliti pengaruh dari keaktivan siswa dan keterampilan proses terhadap kognitifnya, kemudian akandiuji perbedaan antara hasil belajar pembelajaran matematika realistik dipadu strategi turnamenbelajar dengan pendekatan ekspositori. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 13 Semarang padasiswa kelas VII. Disini populasinya seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 8 kelas dengan masingmasingkelas berisi 32 siswa. Sampel dilakukan dengan cluster random sampling untuk mengambilkelas eksperimen yaitu VIIA dan kelas kontrol VIIB. Variabel bebasnya adalah; keaktivan siswa,keterampilan proses, dan jenis strategi pembelajaran. Sedangkan variabel terikatnya adalah kognitifsiswa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dokumentasi, lembar observasi,angket, dan tes. Data yang diperoleh diolah dengan analisis deskriptif, analisis uji t satu sampel, dananalisis regresi linier sederhana.Hasil penelitian dengan pembelajaran matematika realistik yang dipadu strategi turnamenbelajar dengan media LKS menunjukkan bahwa; (1) ketuntasan belajar dalam keaktivan siswa 72,87%, keterampilan proses 73,40%, dan kognitif siswa telah mencapai 70%, (2) keaktivan siswamempengaruhi kognitif sebesar 58,9%, sedangkan keterampilan proses mempengaruhi kognitifsebesar 53,3%, (3) uji rata-rata pihak kanan menunjukkan bahwa hasil belajar dengan pembelajaranmatematika realistik dipadu strategi turnamen belajar dengan media LKS lebih baik dibandingkanpendekatan pembelajaran ekspositori.Dengan adanya pembelajaran ini diharapkan guru dapat mengembangkan kreatifitasnya dandapat memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran ini perlu juga dikembangkanpada materi lain yang dipelajari. Dengan adanya variasi pembelajaran seperti ini diharapkanmeningkatkan keaktivan siswa dan keterampilan dalam berproses, sehingga dapat mendukungterciptanya kognitif yang lebih baik.

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DIPADU STRATEGI TURNAMEN BELAJAR UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN BELAJAR

Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ranah pendidikan terbagi menjadi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitif masih lebih diutamakan. Apabila hal tersebut dibiarkan terus menerus tanpa sama sekali memperhatikan domain yang lain, kiranya mudah dipahami kalau hasil pendidikan itu mungkin mencapai tingkat kecerdasan yang tinggi, tetapi tidak menunjukkan sikap-sikap yang diharapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya hal tersebut peneliti ingin mencobakan suatu strategi dalam pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan pendekatan realistik dipadu strategi turrnamen belajar dengan media LKS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pencapaian ketuntasan belajar siswa, meneliti pengaruh dari keaktivan siswa dan keterampilan proses terhadap kognitifnya, kemudian akan diuji perbedaan antara hasil belajar pembelajaran matematika realistik dipadu strategi turnamen belajar dengan pendekatan ekspositori. Hasil penelitian ini (1) siswa sudah tuntas dalam keaktivan (72,87 %), keterampilan proses (73,40%), dan kognitif (70%), (2) keaktivan siswa mempengaruhi kognitif sebesar 58,9%, sedangkan keterampilan proses mempengaruhi kognitif sebesar 53,3%, (3) uji rata-rata pihak kanan menunjukkan bahwa hasil belajar dengan pembelajaran matematika realistik dipadu strategi turnamen belajar dengan media LKS lebih baik dibandingkan pendekatan pembelajaran ekspositori. Dengan adanya pembelajaran ini diharapkan guru dapat mengembangkan kreatifitasnya dan dapat memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.

PERAMALAN FUNGSI TRANSFER SINGLE INPUT INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN TERHADAP SAHAM NEGARA TERDEKAT

Jurnal Statistika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Statistika
Publisher : Jurnal Statistika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peramalan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat digunakan untuk mengurangi resiko dari suatu pengambilan kebijakan ekonomi Indonesia. Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE) sebagai variabel yang mempengaruhi IHSG dengan korelasi 93,4%. Kedekatan antara IHSG dan KLSE karena negara yang berdekatan biasanya memiliki investor yang sama. Penggunaan metode fungsi transfer single input dengan data Februari 2005 sampai November 2010 menghasilkan model [1,3,5]1[1,3] dan b,r,s (0,0,0) serta menghasilkan ramalan 66 bulan kemudian. Ramalan yang dihasilkan dapat dijadikan acuan sampai Mei 2016 dengan Mean Absolute Prosentation Error (MAPE) selama 12 bulan sebesar 3,25.

ESTIMASI PENGELUARAN PER KAPITA DI KABUPATEN REMBANG DENGAN PENDEKATAN SAE-NONPARAMETRIK

VALUE ADDED | MAJALAH EKONOMI DAN BISNIS Vol 11, No 2 (2015): Value Added - Manajemen Unimus
Publisher : VALUE ADDED | MAJALAH EKONOMI DAN BISNIS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Small  Area Estimation (SAE) merupakan suatu teknik statistika untuk menduga parameter-parameter subpopulasi yang ukuran sampel nya kecil. Teknik pendugaan ini “borrowing information” memanfaatkan data dari domain besar (seperti data sensus data susenas) untuk menduga variabel yang menjadi perhatian pada domain yang lebih kecil yang selanjutnya dikenal pendugaan tidak langsung.  Pendugaan langsung tidak mampu memberikan ketelitian yang cukup bila ukuran sampel dalam area kecil, sehingga statistik yang dihasilkan akan memiliki varian yang besar atau bahkan menghasilkan pendugaan yang bias. Penelitian SAE diaplikasikan untuk memetakan Pengeluaran Per kapita di Kabupaten Rembang dimana variabel kepadatan penduduk berperan signifikan dalam mempengaruhi pengeluaran per kapita daerah. Kecamatan Rembang merupakan kecamatan dengan pengeluaran per kapita tertinggi di Kabupaten Rembang  sedangkan kecamatan yang memiliki pengeluaran per kapita terendah di Kecamatan Sumber. Kata kunci : Small Area Estimation, Nonparametrik, Pengeluaran Per kapita

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DIPADU STRATEGI TURNAMEN BELAJAR UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN BELAJAR

Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ranah pendidikan terbagi menjadi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitif masih lebih diutamakan. Apabila hal tersebut dibiarkan terus menerus tanpa sama sekali memperhatikan domain yang lain, kiranya mudah dipahami kalau hasil pendidikan itu mungkin mencapai tingkat kecerdasan yang tinggi, tetapi tidak menunjukkan sikap-sikap yang diharapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya hal tersebut peneliti ingin mencobakan suatu strategi dalam pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan pendekatan realistik dipadu strategi turrnamen belajar dengan media LKS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pencapaian ketuntasan belajar siswa, meneliti pengaruh dari keaktivan siswa dan keterampilan proses terhadap kognitifnya, kemudian akan diuji perbedaan antara hasil belajar pembelajaran matematika realistik dipadu strategi turnamen belajar dengan pendekatan ekspositori. Hasil penelitian ini (1) siswa sudah tuntas dalam keaktivan (72,87 %), keterampilan proses (73,40%), dan kognitif (70%), (2) keaktivan siswa mempengaruhi kognitif sebesar 58,9%, sedangkan keterampilan proses mempengaruhi kognitif sebesar 53,3%, (3) uji rata-rata pihak kanan menunjukkan bahwa hasil belajar dengan pembelajaran matematika realistik dipadu strategi turnamen belajar dengan media LKS lebih baik dibandingkan pendekatan pembelajaran ekspositori. Dengan adanya pembelajaran ini diharapkan guru dapat mengembangkan kreatifitasnya dan dapat memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.

KEEFEKTIFAN PENGGABUNGAN MODEL KUMON DAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI STATISTIKA KELAS VII

Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaranKumon dan Teams Games Tournament berbasis Pendidikan Karakter. Metodepenelitian yang digunakan adalah eksperimen. Analisis telah dilakukan dan mendapatkan hasil yaitu peserta didik yang diberi model pembelajaran Kumon dan Teams Games Tournament berbasis Pendidikan Karakter telah mencapai ketuntasan prestasi belajar dengan rata-rata prestasi belajar yang diperoleh adalah 81,81 dengan kriteria ketuntasan minimum 77. Uji Pengaruh menunjukkan bahwa keaktifan memilikipengaruh sebesar 0,1 %, sedangkan keterampilan proses memiliki pengaruh sebesar0,2 % serta keaktifan dan keterampilan proses memiliki pengaruh sebesar 0,2 %. Ujibeda menunjukkan bahwa model berbasis masalah dibandingkan dengan model Kumon dan Teams Games Tournament berbasis Pendidikan Karakter tidak memiliki perbedaan.Namun secara statistika model berbasis masalah lebih baik daripada model Kumon danTeams Games Tournament berbasis Pendidikan Karakter karena memiliki nilai 84,91 lebih dari 81,81. Dapat diambil kesimpulan bahwa penelitian ini kurang efektif. Kata kunci: Kumon dan Teams Games Tournament, keaktifan, keterampilan proses

PERBANDINGAN PEMBELAJARAN NUMBER HEAD TOGETHER DENGAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERPENDEKATAN KONSTRUKTIVISME TERHADAP PRESTASI BELAJAR

Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran Number Head Together (NHT) dan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berpendekatan konstruktivisme terhadap prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Negeri 6 Semarang tahun ajaran 2013/2014. Sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar dengan model pembelajaran NHT dan model pembelajaran TAI berpendekatan konstruktivisme. mencapai ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 83,5% dan 81%. Selain itu pengaruh motivasi dan keterampilan terhadap prestasi belajar model pembelajaran NHT sebesar 87,6%. Sedangkan pengaruh motivasi dan keterampilan proses terhadap prestasi belajar model pembelajaran TAI berpendekatan konstruktivisme sebesar 88,5%. Analisis uji banding diperoleh kelas eksperimen 1 lebih baik daripada kelas kontrol, kelas eksperimen 2 lebih baik dari kelas kontrol, dan kelas eksperimen 1 lebih baik daripada kelas eksperimen 2. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT efektif, model pembelajaran TAI berpendekatan kontruktivisme efektif, dan model pembelajaran NHT lebih baik dari model pembelajaran TAI berpendekatan kontruktivisme terhadap prestasi belajar pada materi statistika kelas X.Kata kunci: Number Head Together, Pendekatan Konstruktivisme, Prestasi Belajar, Team Assisted Individualization.

PERBANDINGAN EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATIONS PADA PEER GROUP DAN NON PEER GROUP MATERI STATISTIKA KELAS X

Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektifitas model pembelajaran RME pada peer group dan non peer group materi statistika kelas X. Metode yang digunakan adalah eksperimen postest-only control. Hasil penelitian ini menunjukkan kelas peer group dan  non peer group telah mencapai ketuntasan klasikal masing-masing adalah 82,35% dan 80,56% dengan KKM 77. Selain itu hasil uji pengaruh keaktifan dan keterampilan proses masing-masing sebesar 45,5 % dan 37,6%, sedangkan  keaktifan dan keterampilan proses secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 52,1%. Pada kelas non peer group terdapat pengaruh keaktifan dan keterampilan proses masing-masing sebesar 39,6 % dan 37,8%, sedangkan keaktifan dan keterampilan proses secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 46,8%. Hasil uji banding menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara kelas peer group dan non peer group, disisi lain model pembelajaran RME pada peer group maupun non peer group lebih efektif daripada model pembelajaran ekspository. Kata Kunci: Non Peer Group, Peer group, Prestasi belajar  dan RME

PENINGKATAN KETRAMPILAN PROSES MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN REALISTIK DAN E-LEARNING

Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.928 KB)

Abstract

AbstractProses belajar mengajar dalam dunia pendidikan merupakan suatu sistem yang menumbuhkan kemauan seorang pengajar untuk melakukan pengelolaan pengajaran secara keseluruhan. Dalam proses belajar mengajar dosen menempati kedudukan sangat sentral, sebab peranannya sangat menentukan.  Dosen harus mampu menterjemahkan dan menjabarkan isi yang terdapat dalam kurikulum, kemudian mentransformasikan isi tersebut kepada mahasiswa melalui proses belajar mengajar. Lepas dari hal tersebut, peningkatan dan pengembangan mutu pendidikan selalu diharapkan. Oleh karena itu, cara peningkatan dan pengembangannya pun merupakan masalah bagi kita semua. Baik pemerintah, masyarakat, maupun masing-masing individu harus merasa berkewajiban menanggungnya.Dalam belajar, ilmu pengetahuan dan teknologi besar sekali peranannya untuk memajukan suatu negara. Untuk menjadi negara yang maju, maka bangsa itu harus cerdik, pandai dan banyak pengetahuannya, baik ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, pengantar probabilitas dan ilmu pengetahuan lain yang sifatnya ketrampilan. Tanpa mengesampingkan pengetahuan yang lain, peranan pengantar probabilitas kiranya sangat penting dan perlu penanganan yang serius. Pengantar probabilitas merupakan disiplin ilmu yang mempunyai sifat khas dibandingkan dengan disiplin ilmu-ilmunya. Oleh karena itu, kegiatan belajar dan mengajarnya diperlukan suatu metode, mengingat mahasiswa yang berbeda-beda tingkat kemampuannya.Pengantar probabilitas timbul karena pikiran-pikiran manusia yang berhubungan dengan ide, proses dan penalaran. Pembelajaran pada materi tersebut masih menggunakan metode ekspositori. Di dalam penelitian ini, akan digunakan model Realistic Matematics Education (RME) dengan berbantuan e-learning. Penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan proses mahasiswa dalam mata kuliah pengantar probabilitas dengan model RME berbantuan e-learning.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA TENTANG PERKALIAN BILANGAN DUA ANGKA MELALUI METODE JARIMATIKA PADA SISWA KELAS II SDN 2 PUGUH KECAMATAN PEGANDON KABUPATEN KENDAL

Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.804 KB)

Abstract

ABSTRAK  Proses belajar mengajar harus menggunakan metode yang tepat supaya mencapai tingkat keberhasilan yang maksimal. Metode Jarimatika adalah suatu cara  menghitung  matematika  dengan  menggunakan  alat  bantu  jari.  Melalui metode Jarimatika, interaktif dapat meningkatkan Motivasi belajar siswa. Dengan asumsi bahwa, semakin tepat dalam pemilihan metode semakin meningkat Motivasi belajar siswa. Metode Jarimatika mengandung tahap pengajuan pertanyaan atau permasalahan,   tahap   pemusatan   pada   keterkaitan   antara   disiplin,   tahap penyelidikan  otentik,  tahap  kerjasama,  tahap  produksi  karya  dan  peragaan. Melihat  tahapan  dalam  metode  pembelajaran  Jarimatika  yang  mengupayakan peran aktif dalam proses pembelajaran diharapkan dapat memotivasi siswa khususnya dalam berhitung Jarimatika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat pada setiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada setiap siklusnya yaitu pra siklus siswa hanya memperoleh nilai rata-rata siswa sebesar 61. Siklus I mengalami peningkatan menjadi 76 dan siklus II mengalamai peningkatan lagi menjadi 84. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan  menerapkan  metode  Jarimatika  dapat  meningkatkan  motivasi  belajar siswa kelas II di SDN 2 Puguh Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Kata Kunci: Perkalian, Jarimatika, dan Prestasi