Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Biologi

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MODEL TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK MATERI EKOSISTEM KELAS VII D SMP NEGERI 3 KARTASURA SUKOHARJO TAHUNPELAJARAN 2011/2012 Puspitasari, Happy Suci; Suparti, Suparti; Asngad, Aminah
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.377 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif dan afektif dalam proses pembelajaran Biologi khususnya pokok materi ekosistem menggunakan pembelajaran model Talking Stick. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas bersifat kolaboratif antara peneliti yaitu sebagai pelaku yang memberikan tindakan kelas dengan guru mata pelajaran biologi sebagai subjek yang membantu dalam perencanaan dan pengumpulan data. Subjek penelitian tindakan yaitu siswa kelas VII D SMP Negeri 3 Kartasura, Sukoharjo yang berjumlahkan 35 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari  perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik dokumentasi, observasi, dan post test. Analisis data yang digunakan dengan teknik deskriptif kualitatif yang terdiri atas tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan banyaknya siswa yang tuntas KKM (≥69) yaitu sebelum adanya tindakan terdapat 7 siswa (20%), pada siklus I meningkat menjadi 23 siswa (65,8%), dan setelah pelaksanaan siklus II menjadi 31 siswa (88,6%) tuntas. Peningkatan ketuntasan KKM siswa menjadikan rata-rata kelas turut meningkat yaitu dari sebelumnya 55,77 menjadi 73,06 dan meningkat lagi menjadi 74,77. Peningkatan pada aspek afektif dilihat dari hasil penskoran tiap indikator yang menunjukkan peningkatan minat belajar biologi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan prosentase ketuntasan siswa, yaitu pada siklus I sebanyak 25,7% menjadi 65,7% pada siklus II. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model Talking Stick terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok materi ekosistem kelas VII D SMP Negeri 3 Kartasura, Sukoharjo tahun pelajaran 2011/2012.   Kata kunci : Hasil belajar, Talking Stick, ekosistem.
UJI PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH PASAR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) DENGAN MEDIA HIDROPONIK Fitriyatno, Fitriyatno; Suparti, Suparti; Anif, Sofyan
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.154 KB)

Abstract

ABSTRAK ? Limbah pasar yang tidak dikelola akan memberikan sumbangan pencemaran yang semakin memperparah? lingkungan. Jika di olah limbah tersebut dapat menghasilkan pupuk organik cair yang dapat digunakan untuk menopang pertanian, selain itu keterbatasan lahan pertanian juga menghambat laju pengembangan pertanian. Sehingga Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair dari limbah pasar terhadap pertumbuhan? tanaman selada (Lagtuca sativa L) dengan menggunakan media hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Green House Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial terdiri dari 2 faktor yaitu faktor 1 pupuk organik cair limbah buah dengan kadar pemberian 0 ml, 10 ml, 20 ml? dan faktor 2 Pupuk organik cair limbah sayur dengan kadar pemberian 0 ml, 10 ml, 20 ml sehingga kedua faktor perlakuan diperoleh 9 macam kombinasi dengan masing-masing kombinasi dilakukan tiga ulangan. Data dianalisis dengan Anava Dua Jalur. Berdasarkan hasil penelitian untuk tinggi dan jumlah daun belum menunjukkan hasil yang signifikan, namun pada hasil penelitian luas daun menunjukkan bahwa pupuk organik cair menunjukkan pengaruhnya, perlakuan yang paling baik untuk pertumbuhan adalah B2S2 (pemupukan menggunakan pupuk cair limbah buah 20 ml dan pupuk cair limbah sayur 20 ml) yaitu dengan rata-rata pertumbuhan 16,24 cm selama 1 bulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pupuk organik cair limbah pasar secara anaerob berpengaruh pada pertumbuhan luas daun tanaman selada meskipun tidak menunjukkan pengaruh pada tinggi dan jumlah daun. ? Kata Kunci: Limbah Pasar, Pertumbuhan, Tanaman Selada, Pupuk Organik Cair
PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA MEDIA TAMBAHAN MOLASE DENGAN DOSIS YANG BERBEDA Puspaningrum, Indah; Suparti, Suparti
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.277 KB)

Abstract

Jamur tiram putih  disebut juga dengan jamur kayu karena jamur tersebut tumbuh pada media kayu lapuk. Jamur tiram putih banyak digemari masyarakat karena selain memiliki cita rasa yang enak juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  adanya pengaruh molase dengan dosis berbeda pada produktivitas jamur tiram putih. Penelitian ini menggunakan rancangan acak  lengkap  satu faktorial yaitu pemberian molase dengan  empat  taraf konsentrasi 0 %, 7,5 %, 14,5 % dan 22 %  / baglog dan dilakukan tiga ulangan. Untuk pengujian hipotesis dengan anova satu jalan (One Way Anova), hasil pengujian hipotesis pada pemenuhan miseliumdiperoleh nilai probabilitas 0,001 < 0.05 H0 ditolak artinya antara ke empat perlakuan tidak sama atau berbeda nyata maka dilakukan Pos Hok Test uji lanjut Anova dengan uji LSD. Berat buah jamur tiram putih panen I diperoleh nilai probabilitas 0,021 < 0.05 H0 ditolak artinya antara ke empat perlakuan tidak sama atau berbeda nyata nyata maka dilakukan Pos Hok Test uji lanjut Anova dengan uji LSD, sedangkan pada parameter yang lain diperoleh kesimpulan H0  diterima artinya tidak terdapat perbedaan antara ke empat perlakuan.  Hasil penelitian pada pengamatan pemenuhan miseliumdiperoleh perlakuan yang memberikan pengaruh paling baik yaitu M1 (7,5 % molase/ baglog) dengan rata-rata pemenuhan miselium16,3 hari dan perlakuan yang memberikan pengaruh kurang baik yaitu M0 atau kontrol dengan rata-rata 27,7 hari. Pada jumlah total tubuh buah jamur diperoleh perlakuan yang memberikan pengaruh paling baik yaitu M3 (22 % molase/ baglog) dengan rata-rata 11,5 buah dan perlakuan yang memberikan pengaruh kurang baik yaitu M0 (kontrol) dengan rata-rata 9 buah. Pada berat buah jamur tiram putih perlakuan yang memberikan pengaruh paling baik yaitu M3  (22 % molase/ baglog) dengan rata-rata 78,2 g dan  perlakuan yang memberikan  pengaruh kurang baik yaitu M0 dengan rata-rata 48,85 g. Dari hasil tersebut diperoleh kesimpulan M1 dosis molase paling rendah (7,5%) berpengaruh pada pemenuhan miselium dan M3 dosis molase paling tinggi (22 %) berpengaruh pada jumlah tubuh buah dan berat buah jamur.  Kata Kunci: Molase, Penyebaran Miselium, Jumlah Tubuh Jamur Tiram Putih, Berat Buah Jamur Tiram Putih
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MODEL TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK MATERI EKOSISTEM KELAS VII D SMP NEGERI 3 KARTASURA SUKOHARJO TAHUNPELAJARAN 2011/2012 Puspitasari, Happy Suci; Suparti, Suparti; Asngad, Aminah
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.377 KB)

Abstract

ABSTRAK ? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif dan afektif dalam proses pembelajaran Biologi khususnya pokok materi ekosistem menggunakan pembelajaran model Talking Stick. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas bersifat kolaboratif antara peneliti yaitu sebagai pelaku yang memberikan tindakan kelas dengan guru mata pelajaran biologi sebagai subjek yang membantu dalam perencanaan dan pengumpulan data. Subjek penelitian tindakan yaitu siswa kelas VII D SMP Negeri 3 Kartasura, Sukoharjo yang berjumlahkan 35 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari? perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik dokumentasi, observasi, dan post test. Analisis data yang digunakan dengan teknik deskriptif kualitatif yang terdiri atas tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan banyaknya siswa yang tuntas KKM (?69) yaitu sebelum adanya tindakan terdapat 7 siswa (20%), pada siklus I meningkat menjadi 23 siswa (65,8%), dan setelah pelaksanaan siklus II menjadi 31 siswa (88,6%) tuntas. Peningkatan ketuntasan KKM siswa menjadikan rata-rata kelas turut meningkat yaitu dari sebelumnya 55,77 menjadi 73,06 dan meningkat lagi menjadi 74,77. Peningkatan pada aspek afektif dilihat dari hasil penskoran tiap indikator yang menunjukkan peningkatan minat belajar biologi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan prosentase ketuntasan siswa, yaitu pada siklus I sebanyak 25,7% menjadi 65,7% pada siklus II. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model Talking Stick terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok materi ekosistem kelas VII D SMP Negeri 3 Kartasura, Sukoharjo tahun pelajaran 2011/2012. ? Kata kunci : Hasil belajar, Talking Stick, ekosistem.
Co-Authors A. Sulaksono, A. Abdul Hoyyi Afa, Ihdayani Banun Agus Cahyono Agus Rusgiyono Agustina, Dwi Ampuni Ahmad Reza Aditya Akhmad Zaki Alan Prahutama Alvita Rachma Devi Amanda Devi Paramitha, Amanda Devi Aminah Asngad Any Setyaningsih, Any Arief Rachman Hakim Asismarta Asismarta, Asismarta Bayu Ariawan Budi Warsito Bunga Maharani, Bunga C Yuwono Sumasto, C Yuwono Deden Aditya Nanda, Deden Aditya Di Asih I Maruddani Diah Budiati Diah Safitri Dini Puspita Dwi Ispriyanti Ebeit Devita Simatupang Elyas Darmawan Ernawati, Devi Ernik Yuliana Esti Pratiwi Fajar Heru Setiawan, Fajar Heru Fina Fitriyana Firda Megawati, Firda Fitri Juniaty Simatupang, Fitri Juniaty Fitriyatno Fitriyatno Gita Suci Ramadhani Hafii Risalam, Hafii Hanifa Eka Oktafiani, Hanifa Eka Happy Suci Puspitasari Hasbi Yasin Icha Puspitasari Indah Puspaningrum Indra Satria, Indra Iwan Ali Sofwan Izzudin Khalid, Izzudin Karimawati, Nurul Kartika, Aninda Ayu Kartikaningtiyas Hanunggraheni Saputri, Kartikaningtiyas Hanunggraheni Khoirunnisa Nur Fadhilah, Khoirunnisa Nur Lailly Rahmatika, Lailly Lestariningsih, Eni Dwi Lina Agustina, Lina Lintang Afdianti Nurkhasanah, Lintang Afdianti Lismiyati Marfuah, Lismiyati Lulus Darwati, Lulus Maman Suryaman Moch. Abdul Mukid Muhammad Taufan Musandingmi Elok Nurul Islam, Musandingmi Elok Nurul Mustafid Mustafid Natanael, Dimas Kevin Ndaru Dian Darmawanti Nonik Brilliana Primastuti Novia Agustina, Novia Onny Kartika Hitasari, Onny Kartika Paula Meilina Dwi Hapsari Putri Agustina Rahmawati, Resti Rahmawati, Rizky Dwi Rambat Rambat, Rambat Ratih Binadari, Ratih Ria Sutitis, Ria Riana Ayu Andam Pradewi Richy Priyambodo Rita Rahmawati Riyan Eko Putri Rukun Santoso Sadjati, Ida Malati Sanitoria Nadeak, Sanitoria Seta Satria Utama Siti Anisah Sofyan Anif Sri Budiasih, Sri Sri Sumiyati Sri Wahyuningrum Sudarno Sudarno Sugito Sugito Sulton Syafii Katijaya Sunardi Sunardi Swasnita Swasnita, Swasnita T. Mart, T. Tarno Tarno Testiana Deni Wijayatiningsih Tiani Wahyu Utami Triastuti Rahayu Triastuti Wuryandari Triyanto Triyanto Tyas Estiningrum Umi Sulistyorini Adi, Umi Sulistyorini Victoria Dwi Murti Wasis Wicaksono Widari Widari, Widari Wulan Safitri, Wulan Yon Haryono Yuciana Wilandari Yudi Ari Wibowo Yusuf Arifka Rahman, Yusuf Arifka Zubaidah, Lailia