M Suparlan
Faculty of Engineering Sriwijaya University

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI COMPARISON TEST PADA WINDING MOTOR INDUKSI TIGA FASA 3300 V Suparlan, M
Jurnal Rekayasa Sriwijaya Vol 19, No 1 (2010): Jurnal Rekayasa Sriwijaya Edisi Maret 2010
Publisher : Jurnal Rekayasa Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan pada industri  industri besar untuk mengerakan beban.Faktor utama penyebab rusaknya isolasi belitan (winding), adalah panas.Panas yang melebihi batasdari kelas isolasi belitan motor induksi dalam waktu yang lama akan menyebabkan rapuhnya isolasibelitan motor tersebut, akibatnya belitan motor akan rusak.Untuk mengetahui kondisi isolasi belitan motor induksi tiga fasa, dilakukan dengan comparison test.Bagus atau tidaknya belitan motor induksi tiga fasa dapat dilihat dari tampilan bentuk gelombangyang dihasilkan oleh alat surge tester.Kata kunci : Motor induksi tiga fasa, isolasi
STUDI PENENTUAN KAPASITAS PEMUTUS TENAGA SISI 20 KV PADA GARDU INDUK SEKAYU Lazuardi, Edy; Hendra, Hendra; Suparlan, M
Jurnal Mikrotiga Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Dalam sistem tenaga listrik khususnya jaringan 20 kV, merupakan jaringan yang menyalurkan listrik dari Gardu Induk ke konsumen. Namun, dalam operasinya kerjanya, sering terjadi gangguan terutama gangguan hubung singkat. Salah satu alat proteksi jaringan listrik adalah Pemutus Tenaga (CB). Dalam keadaan gangguan, pemutus tenaga harus mampu melokalisir titik gangguan sehingga tidak merusak peralatan listrik yang lain.Dalam hal ini penentuan kapasitas pemutus tenaga, arus gangguan yang dihitung adalah gangguan hubung singkat tiga phasa, hal ini dilakukan karena arus gangguan tersebut merupakan yang terbesar. Salah satu faktor yang menyebabkan besar arus gangguan hubung singkat adalah jarak titik gangguan dari sumber, sehingga titik gangguan disimulasikan sejauh 0%, 5%, 25%, 50%, 75%, dan 100%.Setelah dilakukan perhitungan, nilai arus pemutusan PMT untuk setiap penyulang 20 kV adalah 12,5 kA, untuk arus pemutusan PMT Busbar 20 kV adalah 25 kA dan Transformator sisi 150 kV adalah 40 kA.Kata Kunci: PMT, Gangguan Hubung Singkat Tiga Phasa, Rating PMT.Abstract-In the electric power system, network of 20kV is a network that transmits electricity from the substation to the consumer. However, in its operations, there are problems occur especially short circuit .One of the tool is the electrical network protection is a Circuit breaker (CB). In a state of disturbance, the circuit breaker must be able to localize the point of disturbances as not to damage the electrical equipment. In this case the determination of the capacity of the circuit breaker, the fault current is calculated is a three-phase short circuit, this is done because the fault current is the largest. One of the major factors that cause a short circuit fault current disturbance point is the distance from the source, so the point showed disturbance 0%, 5%, 25%, 50%, 75% ,and 100%. After calculation, the current value of the termination of the CB for each feeder 20 kV is12, 5 kA, for the termination of the current CB Busbar 20kV is 25 kA and 150 kV side of the transformer is 40 kA.Keyword : CB, Short-circuit disturbanceThreePhasa, Rating CB.