Articles

TINGKAT NYERI LANSIA DENGAN REMATHOID ARTRITIS YANG AKTIF DAN TIDAK AKTIF MELAKUKAN SENAM LANSIA DI DESA TANGGUL KULON KECAMATAN TANGGUL KABUPATEN JEMBER

HOSPITAL MAJAPAHIT (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT) Vol 4, No 2 (2012): HOSPITAL MAJAPAHIT VOL 4 NO 2
Publisher : HOSPITAL MAJAPAHIT (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.813 KB)

Abstract

Gymnastics seniors is a series of regular motion tone and direction is done by yours elf or a group that aims to improve the functional ability of exercise to achieve that goal. Number of patients with arthritis remathoid in the world today, has exceeded 355 million. The purpose of this study was to determine the level of arthritis pain remathoid elderly with active and inactive elderly Jember do gymnastics. The design study is a descriptive study. The population in this study as many as 81, the sample is divided into two active respondents doing exercise 23 and 58 are not active at the gym by using purposive sampling techniques. The collected data is processed by way of Editing, Coding, Sorting, Data Entry,Tabulating. The results meninjukkan majority of respondents who actively participates in gymnastics experience mild pain which is as many as 14 respondents (60.9%). And most of the respondents who did not actively follow the gymnastics experience severe pain as many as 38 respondents (65.5%). Gymnastics seniors can reduce the pain experienced by the elderly. The less active elderly doing exercise pain experienced by the elderly will increasingly elderly berat.pentingnya exercises to reduce pain remathoid elderly with arthritis should be applied with a charity such as the elderly do gymnastics program once a week. Keywords: remathoid arthritis, gymnastics elderly, pain

DINAMIKA PERBANKAN DI INDONESIA DENGAN LIKU-LIKUNYA

YUSTISIA Vol 57 (2002)
Publisher : YUSTISIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Themain purposes in establishing the bank is giving credit to people that need loan, hopely beingused as business activities. The fund given also be hoped increasing life quality and society welfare. Every body who running banking activitis should have operation permission from Bank of Indonesia. The violence of this regulation is prohibited. Most ofthecorporation that take business in banking chosen limited liability company as company as such company can collect capital easily from public. Share holder responsibility is limited to the number capital which given to company. The management have responsibility in banking daily operation, but shareholder own authority to decide the goal of company which been declared at public meeting shareholder

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA DALAM KAITANNYA DENGAN TERTIB HUKUM

YUSTISIA Vol 20 (1991)
Publisher : YUSTISIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UUD 45 pasal 4 telah memberikan ketegasan bahwa semua penyelenggara negara termasuk warga negaranya dalam melakukan hak dan kewajiban harus didasarkan pada aturan yang berlaku. Hal itu disebabkan karena Indonesia adalah suatu negara yang berdasarkan atas hukum. Negara Hukum menghendaki agarhukum itu ditegakkan, dihormati dan ditaati. Semua perbuatan harus di dasarkan pada aturan yang ada.

Analisis Keragaman Genetik Manggis Menggunakan Teknik Amplified Fragment Length Polymorphism (AFLP)

Jurnal Hortikultura Vol 20, No 4 (2010): Desember 2010
Publisher : Indonesian Center for Horticultural Research and Development

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret 2004 sampai dengan Desember 2005 di Laboratorium PemuliaanBalai Penelitian Tanaman Buah dan Laboratorium Bioteknologi Balai Penelitian Tanaman Perkebunan. Penelitianbertujuan mengetahui keragaman genetik manggis berdasarkan analisis molekuler dengan teknik AFLP menggunakanlima pasang primer. Analisis keragaman menggunakan program NTSys. Hasil amplifikasi amplified fragment lengthplymorphism (AFLP) terhadap sembilan sampel genom manggis menunjukkan adanya keragaman yang tinggi. Denganmetode unweighted pair-group with arithme average (UPGMA) pada koefisien jarak genetik 60% menghasilkansatu kelompok genom. Pada nilai koefisien kesamaan genetik 70%, aksesi manggis dapat dikategorikan menjadi tigakelompok yaitu kelompok 1 terdiri atas sampel 8-(Garcinia sp. manggis hutan-1), 13-(G. mundar), 17-(Garciniasp. manggis hutan-asam), kelompok 2 mencakup sampel 19-(G. mangostana Pasarminggu-2), 20-( G. mangostanaPasarminggu-1), 22-(G. mangostana Jayanti-2), dan kelompok 3 terdiri atas sampel 25-(G. malaccensis-Jambi),26-(G. malaccensis Bukit Kawang Medan PK 1), dan 27-(G. malaccensis Bukit Lang PK 2). Informasi variabilitasgenetik diharapkan dapat mendukung program pemuliaan manggis.ABSTRACT. Makful, S. Purnomo, and Sunyoto. 2010. Analysis of Genetic Diversity of Mangosteen Basedon the Amplified Fragment Length Polymorphism (AFLP) Technique. This experiment was conducted fromMarch 2004 to December 2005 at the Laboratory of Plant Breeding of Indonesian Fruit Research Institute andthe Laboratory of Biotechnology of Indonesian Estate Crop Research Institute. The objective of the study was todetermine genetic diversity of mangosteen. The method used was AFLP technique with five pairs of primers, whiledata obtained was analyzed by the NTSys program. From the AFLP amplification of nine DNA samples, it wasproven that the accessions of mangosteen had a high degree of diversity. Based on analysis of AFLP and unweightedpair-group with arithme average (UPGMA) it was shown that the samples of mangosteen could be grouped into onecluster at relative ecludian distance of 60% and into three clusters at relative ecludian distance of 70%, i.e. cluster1for sample 8-( Garcinia sp. manggis hutan-1), 13-(G. mundar), 17-( Garcinia sp. manggis hutan-asam) samples,cluster 2 for sample 19-(G. mangostana Pasarminggu-2), 20-(G. mangostana Pasarminggu-1), 22-(G. mangostanaJayanti-2) samples, and cluster 3 for sample 25-(G. malaccensis-Jambi), 26-(G. malaccensis Bukit Kawang MedanPK 1), and 27-(G. malaccensis Bukit Lang PK 2) samples. Information of genetic variability is expected to supportthe mangosteen breeding program.

Formula Media Kultur Endosperm Jeruk Hasil Persilangan Antarklon Siem dengan Keprok dan Jeruk Besar

Jurnal Hortikultura Vol 20, No 4 (2010): Desember 2010
Publisher : Indonesian Center for Horticultural Research and Development

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Pembentukan hibrida triploid renyah tanpa biji pada tanaman jeruk tipe keprok dapat dilakukan melaluikultur endosperm. Komposisi media yang tepat pada setiap tahapan kultur endosperm sangat menentukan keberhasilanpembentukan hibrida tersebut. Komposisi media induksi kalus sampai regenerasi jaringan endosperm jeruk belumbanyak diketahui. Penelitian bertujuan memperoleh formula media in vitro terbaik untuk pertumbuhan dan regenerasikalus endosperm jeruk hasil persilangan antarklon siem dengan keprok dan jeruk besar. Tanaman yang dihasilkandari kultur tersebut diharapkan menjadi kandidat varietas jeruk unggul baru yang mempunyai sifat buah tanpa bijidan berdaging buah renyah. Percobaan dilakukan di Laboratorium Kultur Biak Pemuliaan dan Plasma Nutfah BalaiPenelitian Tanaman Buah Tropika Solok. Penelitian menggunakan analisis diskriptif yang terdiri atas dua tahapkegiatan yang dilakukan mulai bulan Januari 2005 sampai dengan Januari 2006. Kegiatan pertama ialah produksikalus menggunakan media dasar MurashigeTungker (MT) dengan tiga formula. Kegiatan kedua yaitu regenerasikalus menggunakan media dasar MT dan Murashige Skoog (MS) dengan enam formula media. Hasil percobaanmenunjukkan bahwa media M3 = MT + 5 ppm BAP + 2 ppm 2,4-D + 500 ppm CH + 0,5 ppm KT + 500 ppm ME,merupakan formula media inisiasi kalus yang terbaik. Formula media tersebut mampu menginisiasi terbentuknya kaluslebih cepat, menginduksi kalus yang lebih banyak, kekompakan struktur kalus baik, dan berwarna hijau. Formulamedia regenerasi yang terbaik ialah R3 = MT + 0,25 ppm BAP + 2 ppm GA3 + 500 ppm CH + 40 ppm Ads. Mediatersebut mampu mendukung terbentuknya tunas lebih panjang, jumlah daun, jumlah tunas, dan peningkatan jumlahakar dibandingkan persilangan lainnya. Kalus endosperm hasil persilangan intervarietas siem x keprok Dancy, dansiem x keprok Cina Konde merupakan kalus terbaik untuk diregenerasikan.ABSTRACT. Sunyoto, S. Purnomo, and Makful. 2010. Media Formula for Citrus Endosperm Culture ofHybridization between Clones of Tangerine and Clones of Mandarin and Pummelo. Formation of triploid hybridsof crunchy seedless mandarin types of citrus can be established through the induction of endosperm culture. Thecomposition of appropriate media at each stage of endosperm culture determines the success of teh hybrid production.The media compositions of callus of endosperm induction and its regeneration have not been known yet so far. Theaim of this research was to determine the best formula of in vitro medium to induce and regenerate endosperm callusof citrus hybrids. Plantlets produced from the culture were expected to be new superior varieties bearing seedlessand crispy fruits. Research was carried out in the Tissue Culture Breeding and Germplasm Laboratory, IndonesianTropical Fruits Research Institute from January 2005 to January 2006. Discriptive analysis was used in this research.The research composed of consecutive activities.The first activity was to produce callus using basic medium MT(MurashigeTungker) with three medium composition treatments, and the second one, was to regenerate embryoidcallus using MT and MS medium with six medium compositions. The results showed that medium of M3 = MT +5 ppm BAP + 2 ppm 2.4-D + 500 ppm CH + 0.5 ppm KT + 500 ppm ME was the best formula for callus initiation.This medium initiated faster growth of callus and gave higher percentage of callus formation that was more compactin structure, and green in color, than other tested media. The best medium for regeneration of embryoid callus wasR3 = MT + 0.25 ppm BAP + 2 ppm GA3 + 500 ppm CH + 40 ppm Ads. This medium increased the length of shoots,the number of leaves, shoots, and roots more than the other media. Endosperm calli produced from hybridizationintervarieties of tangerine x mandarin Dancy and tangerine x mandarin Cina Konde were the best calli for regeneration

Aplikasi Paclobutrazol Melalui Daun Tanaman Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz.) untuk Merangsang Pembungaan Dini di Dataran Rendah

Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.131 KB)

Abstract

The main obstacle in breeding cassava plant is a flowering plant age which is not the same between the genotypes and the long time needed for a breeder to get cassava flowering before it is crossed. The purpose of this study was to determine the application of various concentrations of Paclobutrazol through the leaves of cassava plants to induce early flowering in the lowlands. Plant materials in the form of cuttings were taken with the size of 25 cm in length. The clone used was called Thailand taken from the field 10-12 months after planting. This experiment was conducted with complete randomized block design. Each treatment was repeated three times and each experimental unit consists of at least two-plant samples. Paclobutrazol treatment consisted of a wide range of concentration. Those were: 0 (P0), 250 (P1), 500 (P2), 750 (P3), and 1000 (P4) ppm. Paclobutrazol was sprayed through the leaves and carried out on plants that have been 30 days after planting with a volume of 100 ml per crop. The application through the soil was also done once while through the leaf was done 3 times with 1 week interval, each application was given with a volume of 20 ml, 30 ml and 50 ml. The results showed that Paclobutrazol Application of 500 ppm through the leaf was s the best concentration in stimulating the formation of branches and flowers compared with other Paclobutrazol concentrations Keywords: Paclobutrazol, Cassava Plant, Early Flowering, Lowland

SENTRA PENGOLAHAN IKAN DI KELURAHAN TAMBAKREJO KOTA SEMARANG

Rekayasa Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandeng duri lunak atau bandeng presto merupakan salah satu produk  unggulan Kota Semarang. Para pengusaha kecil (tradisional) sebagai produsen bandeng duri lunak (bandeng prsto) selama ini masih menemui beberapa permasalahan terutama aspek produksi dan kualitas produk. Tujuan kegiatan ini adalah membantu mitra produsen bandeng presto melalui penerapan teknologi pengolahan bandeng presto dengan alat yang lebih modern. Mitra kegiatan ini adalah KUB  “Putri Laut” yang beralamat di Kelurahan Tambakrejo, Kec. Gayamsari, Kota Semarang. Untuk mencapai target kegiatan dilakukan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan tujuan kegiatan, antara lain ceramah/penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan. Dalam kegiatan ini telah berhasil diterapkan satu unit alat pembuat bandeng presto hemat  energi dengan kapasitas produksi 50 kg sekali masak dengan  lama waktu  pemasakan 90 menit. Selain meningkatkan kapasitas produksi, alat ini juga mampu meningkatkan kualitas bandeng, antara lain bandeng tidak rusak, kandungan protein lebih tinggi, dan tekstur bandeng lebih baik

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN MAJELIS HAKIM MENOLAK GUGATAN DAN MEMBERIKAN KOMPENSASI DALAM GUGATAN HARTA BERSAMA (Studi Putusan No. 1934/Pdt.G/2012/PA.Mlg)

Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Februari 2015
Publisher : Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.145 KB)

Abstract

Pada tanggal 31 Oktober 2012 di Pengadilan Agama Malang telah menerima berkas pengajuan perkara dengan nomor register 1934/Pdt.G/2012/PA.Mlg. Berisi gugatan yang memohon kepada majelis hakim untuk memutus sengketa harta bersama berupa sebidang tanah beserta bangunan rumah di atasnya. Namun Tergugat membantah isi gugatan tersebut dikarenakan itu bukan harta bersama dengan Penggugat melainkan pemberian dari kakek dan nenek Tergugat. Selain menolak gugatan Penggugat, majelis hakim menghukum Tergugat untuk memberikan kompensasi kepada Penggugat atas jasanya yang ikut andil dalam pembangunan rumah, yang mana hal itu tidak diminta oleh Penggugat.Dalam penelitian ini, terdapat dua rumusan masalah yaitu: 1). Bagaimanakah Tinjauan Yuridis Terhadap Penolakan Gugatan Dalam Putusan Majelis Hakim No.1934/Pdt.G/2012/PA.Mlg? 2). Bagaimanakah Tinjauan Yuridis Terhadap Pemberian Kompensasi Dalam Putusan Majelis Hakim No.1934/Pdt.G/2012/PA.Mlg?Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Teknik memperoleh bahan hukum adalah diperoleh dari penelusuran kepustakaan. Metode analisis bahan hukum yg digunakan adalah deskriptif analistis.Hasil dari penelitian ini adalah pertama, majelis hakim menolak gugatan Penggugat dikarenakan obyek sengketa yang digugat adalah bukan merupakan harta bersama sebagaimana pasal 35 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1974 jo pasal 87 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam yakni mengenai harta bawaan dari masing-masing suami dan isteri dan harta benda yang diperoleh masing-masing sebagai hadiah atau warisan, adalah dibawah penguasaan masing-masing sepanjang para pihak tidak menentukan lain. Kedua, majelis hakim memerintahkan kepada tergugat untuk membayar kompensasi kepada penggugat. Putusan ini berdasar pada petitum subsider “ex aequo et bono” atau mohon putusan yang seadil-adilnya. Putusan dalam perkara ini merupakan putusan ultra petita, artinya majelis hakim menjatuhkan putusan atas perkara yang tidak dituntut atau meluluskan lebih dari pada yang diminta. Menurut M. Yahya Harahap memberikan batasan tertentu bahwa putusan ultra petita itu tidak boleh berakibat merugikan Tergugat dalam melakukan pembelaan kepentingannya.Kata Kunci: Putusan Majelis Hakim, Harta Bersama, Gugatan Ditolak, Kompensasi.

PENGEMBANGAN HASIL-HASIL PENELITIAN UNTUK PEMBINAAN PENDIDIKAN DAN MASYARAKAT MELALUI PENGABDIAN KAJI TINDAK PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DAN IPA SDN GEJAYAN, PERUMNAS I, II DAN V CONDONG CATUR SERTA MINOMARTANI II DAN III

INOTEK Vol 1, No 2 (2000): Januari 2000
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Pengembangan Hasil-hasil Penelitian untuk Pembinaan Pendidikan dan Masyarakat melalui Pengabdian Kaji Tindak Peningkatan Prestasi Belajar Matematika dan IPA SDN Gejayan, Perumnas I, II dan V Condong Catur Serta Minomartani II dan III bertujuan untuk mensosialisasikan Program Pembinaan Guru oleh Tim SD Mitra untuk diimplementasikan secara nyata dalam kegiatan PBM di kelas untuk Matematika dan IPA.Metode pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini diawali dengan kegiatan sarasehan pad a tahun 1998 untuk identifikasi permasalahan dengan prioritas siswa kelas IV, V dan VI yang ditindaklanjuti dengan perencanaan program untuk mengatasi permasalahan yaitu peningkatan prestasi belajar siswa dengan cara Ulangan Umum Bersama (UUB) bagi semua siswa kelas VI SD Mitra yang dilakukan oleh para guru untuk bidang studi matematika dan IPA yang di-EBTANAS-kan. Uji coba soal-soal yang disusun oleh para guru untuk bidang studi matematika dan IPA bahan kelas IV, V dan VI, yang ditindaklanjuti dengan analisis hasil belajar dan altematifremidiasinya.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil tes UUB para siswa kelas VI SD Mitra untuk matematika nilai rata-ratanya adalah 58,51 dengan nilai terendah 20 dan tertinggi 98 dari kisaran nilai 0-100. Secara rinei nilai rata-rata matematika untuk bahan kelas IV adalah 64,55, kelas V adalah 59,11 dan kelas VI adalah 58,51. Adapun nilai IPA rata-rata 67,80 dengan nilai terendah 30 dan tertinggi 100 untuk kisaran nilai 0-100. Nilai IPA untuk bahan kelas IV rata-rata 64,85, bahan kelas V adalah69,70 sedangkan bahan kelas VI dengan nilai rata-rata 67,80. Hasil evaluasi pelaksanaan program UUB SD Mitra tersebut tampak mengisyaratkanperlunya remediasi bagi beberapa siswa yang belum berhasil dengan baik, untuk itu maka diperkenalkan alternatifremediasinya.

PENGKAJIAN HASIL-HASIL PENELITIAN YANG POTENSIAL DIKEMBANGKAN UNTUKDITERAPKAN PADAKEGIATAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

INOTEK Vol 1, No 2 (2000): Januari 2000
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan  dari Program  P3HP  LPM IKIP Yogyakarta  yang dalam hal ini kegiatannya  dalam bentuk  survei,  sebagai  langkah awal bertujuan   ingin  mengetahui  jenis-jenis   karya  teknologi   dari Program  Studi:  Teknik Elektro,  Teknik  Elektronika,   Tekni Mesin, Teknik Otomotif,  Teknik Bangunan,  Tata Boga,  dan Tata Busana.  Hasil dari kegiatan  ini diharapkan   dapat bermanfaat, baik bagi  LPM  maupun  bagi  FPTK  IKIP  Yogyakarta.   Khusus  bagi  mahasiswa   teridentifikasi,    LPM  IKIP  Yogyakarta   bisa menentukan    langkah-langkah     konkret   antara   lain:  (a)  Mengadakan    konsultasi   dengan   pihak  FPTK   kemungkinan    dapat dimanfaatkannya   produk  karya  teknologi  mahasiswa   untuk  kepentingan   Pengabdian   Kepada  Masyarakat,   (b) jika  mungkin, LPM  mengadakan    musyawarah    untuk  menentukan    langkah-langkah    yang  harus  ditempuh   untuk  merealisasikannya,     (c) kaitannya dengan butir (b), LPM menentukan  identifikasi  potensi masyarakat  yang diperkirakan  bisa mengembangkan   usahanya dengan  adanya  peralatan   yang  dibantukan.Metode  yang  digunakan   untuk  mengumpulkan   data,  adalah  dengan  dokumentasi.   Sumber  informasi  untuk  memperoleh data adalah melalui  koordinator   mata kuliah Karya Teknologi,  yang dalam hal ini dipegang  oleh Sekretaris  Jurusan  atau Ketua Program Studi D-3 Teknologi.Hasil  dari pelaksanaan   kegiatan  ini adalah  bahwa  sampai  dengan  tanggal  31 Desember   1999, telah  dibuat  bentuk  karya.eknologi masing-masing  Program  Studi sebagai berikut: Pendidikan  Teknik Elektro:  34 karya, Pendidikan  Teknik Elektronika   :36 karya, Pendidikan  Teknik Mesin  : 80 karya, Pendidikan  Teknik Otomotif:   15 karya, Pendidikan  Teknik Bangunan  : 25 karya,-=-ataBoga:  64 karya, dan Tata Busana  : 4 karya. Sebagai catatan bahwa tiap-tiap  karya dibuat oleh minimal  lorang,   dan bahkan_  a yang dibuat  oleh 6-8 mahasiswa.Kata Kunci  : P3HP, Identifikasi  Karya Teknologi.

Co-Authors Agus Karyanto Agus Nugroho, Agus Agus Suharmanto Ahmad Sujadi, Ahmad Alsabah, Ragil Ambar Sutjahjanti, Ambar Anggraeni, Desi Ardian Ardian Atiek Zahrulianingdyah, Atiek Bambang Agus Kironoto Bambang Siswanto Bambang Subali Barnbang Subali, Barnbang bhakti wahyudianto, bhakti Cahyo, Galih Dwi D Fatria Dad R.J. Sembodo, Dad R.J. Danang Dwi Saputro Deliyana, Deliyana Deny Budi Hertanto, Deny Budi Desta Wirnas Dewi Fatria Dita Anggeraini, Dita Erwin Yuliadi Ery Hidayanti Ferdian, Bangun Hadi, Muhammad Syamsoel Hendri Hendri Henry Ananta Hermanus, Hermanus Indah Anisykurlillah Istanto Wahyu Djatmiko, Istanto Wahyu Jamalam Lumbanraja Karnowo Karnowo, Karnowo Kristina Artika Kus Hendarto, Kus Kushendarto Kushendarto, Kushendarto Kuswandi Kuswandi Kuswanta Futas Hidayat L Oktariana, L Mahi, Ali Kabul Makful Makful Marsigit Marsigit Meddiati Fajri Putri Muhammad Kamal Muhammad Kamal, Muhammad Muhammad Khumaedi Nana Kariada Tri Martuti, Nana Kariada Tri Noflindawati Noflindawati Novri, Novri Oktaviansyah, Harris Pithaloka, Sherly Ardhani Pramanda, Ryzkita Prima Putri, Diana Ika Putri, Randona Yeka Rahmat Doni Widodo Rahmawati, Anggita Ribowo, Andi Fepri Ridwan, Nurul Annisa Rizkayanti, Ida Rosidah Rosidah Safitri, Mercia Devana Sahlan Sahlan Samsudi Samsudi Sarbini Sarbini, Sarbini Sardjiman Sardjiman Sarno Sarno Setyo Dwi Utomo Siti Harnina Bintari Sitorus, C.G.E Siwi, Anggi Anggrestyas Sobir Sobir Sri Puji Saraswati Sudarmadi Poernomo Sudarman Sudarman Sukoco Sukoco Suseno, Sandi Suwahyo Suwahyo, Suwahyo SUWARNO HADISUSANTO Tamaluddin Syam, Tamaluddin Tri Budiyanti Tri Wahyu Hidayat, Tri Utomo, Muhajir Wahyu Indarwanto, Wahyu Wijaya, M Burhan Rubai Wijayanto, Sofian Wirawan Sumbodo Yafizham, Yafizham Yuliasari, Reni