Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMK TEXMACO PEMALANG

Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pengalaman praktikkerja industri (Prakerin) terhadap minat berwirausaha dan seberapa besar pengaruhnya.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII TMO SMK TexmacoPemalang tahun ajaran 2009/2010 yang berjumlah 88 siswa (2 kelas). Satu kelasdijadikan kelompok uji coba (44 siswa) dan satu kelas sebagai sampel penelitian. (44siswa). Data diperoleh dengan angket dan dianalisis dengan persamaan regresi. Hasilpenelitian untuk variabel pengalaman Prakerin pada siswa kelas XII Program KeahlianTeknik Mekanik Otomotif SMK Texmaco Pemalang tahun ajaran 2009/2010 termasukdalam kategori baik, yaitu dengan rata-rata persentase sebesar 78,74%. Adapun minatberwirausaha juga temasuk dalam kategori baik, dengan rata-rata persentase sebesar77,27%. Hasil analisis regresi diperoleh besarnya koefisien korelasi 0,658 dan koefisiendeterminasi (r2) sebesar 0,4332. Besarnya koefisien determinasi tersebut menunjukanbahwa perubahan tingkat pengalaman Prakerin berpengaruh terhadap minat berwirausahasebesar 43,32%.Kata kunci : praktik kerja industri, minat berwirausaha, mekanik otomotif

KORELASI ANTARA KEAKTIFAN DALAM ORGANISASI KEMAHASISWAAN   DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA  

Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keaktifan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan, mengetahui  korelasi  antara  keaktifan  dalam  organisasi  kemahasiswaan  dengan  prestasi  belajar mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin,  Jurusan Teknik Mesin, Fakultas  Teknik  Universitas  Negeri  Semarang  angkatan  2005,  2006,  dan  2007.  Sampel  penelitian  sebanyak  81 mahasiswa.  Data  dianalisis  menggunakan  korelasi  sederhana.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  keaktifan mahasiswa  dalam  organisasi  kemahasiswaan  tergolong  sedang.  Hasil  penelitian  ini  juga menunjukkan adanya hubungan yang positif antara keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan dengan prestasi belajar mahasiswa. Dari penelitian  ini  disarankan  agar mahasiswa  lebih dapat memanfaatkan organisasi  kemahasiswaan  sebagai  sarana pengembangan diri. Kata kunci : keaktifan, organisasi kemahasiswaan, prestasi belajar. The objectives of this research are to identify the activeness of students in student affairs organization, to find out the correlation between the activeness of students in the organization and their achievement of study in academic life. Population of the research was the students of Mechanical Engineering Education program, Mechanical  Engineering  department,  Faculty  of  Engineering,  Semarang  State University  year  2005,  2006,  and 2007. The sample of the research was 81 students. The data was analyzed using simple correlation. The result of it shows that the level of student activeness in student affairs organization is medium. It also shows that there is positive correlation between the activeness of students in student affairs organization and their achievement in study. It is sug‐gested to students for using student affairs organization as a self‐development medium.   Keywords: activeness, student affairs organization, the achievement of study  

UJI KUALITAS BANDENG PRESTO DENGAN ALAT LOW TEMPERATUR HIGH PRESSURE COOKER (LTHPC)

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2010): December 2010
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandeng duri lunak merupakan pengembangan olahan yang berasal daripemindangan. Low Temperature High Pressure Cooker (LTHPC) merupakan alathasil karya mahasiswa Unnes yang berfungsi membuat bandeng presto atau bandengduri lunak, yang dapat memproduksi dalam sekala besar dengan waktu yang relatiflebih singkat daripada menggunakan panci presto. Tujuan penelitain ini adalah untukmengetahui waktu optimum pemanasan agar diperoleh bandeng presto dengankualitas yang diharapkan dan mengetahui kualitas bandeng presto dengan adanyavariasi waktu dalam proses pemasakkan bandeng presto tersebut. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh bandeng presto yang diproduksi oleh KUB Lumintu.Variabel bebas adalah suhu pemanasan (T) yang terdiri dari 3 perlakuan, yaitu: 60menit, 90 menit dan 120 menit. Sebagai variabel terikat adalah kualitas bandengpresto (K), yang terdiri dari dari kualitas proximat dan kualitas organoleptik. Datayang terkumpul akan dianalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian diperolehbahwa analisis proximat ketiga sampel penelitian tidak menunjukkan hasil yangberbeda sangat nyata. Hal ini dapat dilihat dari kandungan energi, lemak, protein,karbohidrat, calsium, serta kasar dan kadar air mempunyai nilai yang hampir sama.Dari uji organoleptik tersebut di atas, dapat diketahui bahwa bandeng presto yangdimasak dengan lama waktu pemasakan 90 menit mempunyai hasil yang terbaik danpaling disukai oleh konsumen (responden). Hal ini dapat dilihat bahwa bandengpresto dengan pemasakan 90 menit tersebut mempunyai nilai rata-rata 4,6. lebihtinggi dari bandeng presto pemasakan 60 menit (3,2), maupun pemasakan 120 menit(4). Dari hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa kualitas bandeng presto yangdimasak dengan variasi waktu yang berbeda mempunyai kualitas yang hampir sama.Hasil analisis proximat ketiga sampel mempunyai kualitas yang hampir sama.Bandeng presto dengan pemasakan 90 menit mempunyai kualitas organoleptikterbaik, kemudian diikuti bandeng presto dengan pemasakan 120 menit dan 60 menit.Kata Kunci : Bandeng Presto, Low Temperature High Presure Cooker

PERLUASAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEBUTUHAN GURU

Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 36, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current important governments policy (Depdiknas) is that the departmentincreases the number of vocational high school students (SMK) so that it is higherthan the number of general senior high school students (SMA). The ratio of SMK andSMA students in 2010 would be around 50:50, and in 2015 around 70: 30. Theimplication of the policy is that the t ratio of SMK and SMA teachers should ideallyalso be equal to the students of SMK and SMA. The need of SMK teachers is notmerely a quantitative matter but also qualitative one. SMK teachers should bequalified and have a competence relevant with the programs offered at the school. Tofulfill the need of SMK teachers, there should be an agreement with other institutionsespecially the institutions which produce SMK teachers.Kata kunci: perluasan, kebutuhan, guru SMK

Transformasi cDNA Gen 1-Aminosiklopropan-1-Asam Karboksilat Oksidase untuk Penundaan Kematangan Buah Pepaya Dampit dan Sarirona

Jurnal Hortikultura Vol 14, No 2 (2004): Juni 2004
Publisher : Indonesian Center for Horticultural Research and Development

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari 2002 sampai Februari 2003, bertujuan untuk mendapatkan kalustransforman gen 1-aminosiklopropan-1-asam karboksilat oksidase yang mampu hidup dan dapat berdiferensiasi,wahana untuk membuat pepaya transgenik tahan simpan, telah dilakukan di Laboratorium Biologi Molekuler, BalaiBesar Penelitian Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Bogor. Mutu buah pepaya salah satunyaditentukan oleh kesegaran buah saat dikonsumsi. Proses pemasakan buah pepaya berlangsung sangat cepat, hal inimenyulitkan dalam transportasi pepaya, terutama untuk menjangkau tempat yang jauh. Proses pemasakan buahdikontrol oleh meningkatnya konsentrasi hormon etilen yang disintesis dari 1-aminosiklopropan-1-asam karboksilat.Produksi etilen dapat ditekan dengan memblok jalur biosintesis etilen. Mekanismenya adalah membuat antisens genreg u la tor biosintesis etilen. Transformasi pepaya varietas dampit dan sarirona dilakukan menggunakan bombardemenpartikel. Rancangan percobaan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan acak lengkap. Sumber eksplan pepayaberupa embrio zigotik yang digunakan untuk optimasi taraf kematian terhadap kanamisin, uji gus menggunakanplasmid pRQ6 (gen gus, NPH, promotor 35S, dan ter mi na tor NOS) dan introduksi gen interes dalam plasmid pGA643SM4 (gen antisens 1-aminosiklopropan-1-asam karboksilat oksidase, NPT II, promotor 35S, dan ter mi na tor NOS)pada me dia seleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua eksplan pepaya op ti mal pada kanamisin 150 mg/l, dimana pada konsentrasi ini eksplan mati seluruhnya. Pengujian gus terbanyak pada varietas sarirona 25% (25 spotbiru) jarak 9 cm, sedangkan varietas dampit 10% (9 spot biru) jarak 5 cm. Spot biru menandakan gen yang disisipitelah terintegrasi pada gen tanaman. Efisiensi gen antisens ACC oksidase pada me dia seleksi kanamisin 150 mg/lmenunjukkan 16% (14 embrio kotiledon) pada varietas dampit, sedangkan varietas sarirona tidak tumbuh.Tumbuhnya transforman pada me dia seleksi menunjukkan eksplan tersebut sudah tersisipi pGA643 SM4 yangmengandung gen tahan terhadap kanamisin (gen NPT II ).Trans for ma tion of cDNAACC ox i dize gene for de lay rip en ing on pa paya dampit and sarirona. This re search was con ducted from Jan u ary2002 to Feb ru ary 2003. The aim of this re search was to find out trans formed cal lus by aminocyclopropane carboxylicacid (ACC) ox i dize gene, there are vi a ble and be able to dif fer en ti a tion, the means to de velop pa paya trans gen ic forde lay rip en ing. The re search was con ducted at the Lab o ra tory of Mo lec u lar Bi ol ogy of Re search In sti tute for Bio tech -nol ogy and Ag ri cul tural Ge netic Re sources, Bogor. One of pa paya qual ity was de ter mined by fruit fresh ness. The pro -cess of pa paya ma tu rity was very fast. This prob lem made dif fi cult for hap pened pa paya trans por ta tion. The pro cess ofma tu rity was con trolled by in creas ing con cen tra tion of eth yl ene hor mone and it was syn the sized from1-aminocyclopropane-1-carboxylic acid. One of ef fort pressed eth yl ene pro duc tion was long dis tance block ingethylene biosynthesis path way. Mech a nism of block ing eth yl ene biosynthesis path way was made antisens of genereg u la tor. The trans for ma tion of pa paya dampit and sarirona va ri ety have been de rived by bom bard ment par ti cle. Theex per i men tal de sign was de scrip tive quan ti ta tive with ran dom ized com plete de sign. The zy gotic em bryo as explantsource were used for op ti miz ing kanamycin lev els, gus as say with pRQ6 plasmid (gus gene, NPH, 35S pro moter, andNOS ter mi na tor) and in tro duc tion in ter est gene with pGA643 SM4 plasmid (antisens ACC ox i dize gene, NPT II, 35Spro moter, NOS ter mi na tor) on the se lec tive me dium. The re sults in di cated the op ti miz ing of both pa paya on 150 mg/lkanamycin. This con cen tra tion made all explant of results. Gus as say pref er ence of sarirona 25% (25 blue spot) in dis -tance 9 cm and dampit 10% (9 blue spot) in dis tance 5 cm. Ef fi ciency of antisens ACC ox i dize gene on se lec tive me -dium con tain ing 150 mg/l kanamycin in di cated 16% (14 cotyledone em bryo) in dampit but in sarirona was not growth.Transforman growth on se lec tive me dium in di cated pGA643 SM4 have in serted to zy gotic em bryo be cause plasmidcon tain ing se lec tion gene of kanamycin (NPT II gene).

Transformasi cDNA Gen 1-Aminosiklopropan-1-Asam Karboksilat Oksidase untuk Penundaan Kematangan Buah Pepaya Dampit dan Sarirona

Jurnal Hortikultura Vol 14, No 2 (2004): Juni 2004
Publisher : Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.717 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari 2002 sampai Februari 2003, bertujuan untuk mendapatkan kalustransforman gen 1-aminosiklopropan-1-asam karboksilat oksidase yang mampu hidup dan dapat berdiferensiasi,wahana untuk membuat pepaya transgenik tahan simpan, telah dilakukan di Laboratorium Biologi Molekuler, BalaiBesar Penelitian Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Bogor. Mutu buah pepaya salah satunyaditentukan oleh kesegaran buah saat dikonsumsi. Proses pemasakan buah pepaya berlangsung sangat cepat, hal inimenyulitkan dalam transportasi pepaya, terutama untuk menjangkau tempat yang jauh. Proses pemasakan buahdikontrol oleh meningkatnya konsentrasi hormon etilen yang disintesis dari 1-aminosiklopropan-1-asam karboksilat.Produksi etilen dapat ditekan dengan memblok jalur biosintesis etilen. Mekanismenya adalah membuat antisens genreg u la tor biosintesis etilen. Transformasi pepaya varietas dampit dan sarirona dilakukan menggunakan bombardemenpartikel. Rancangan percobaan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan acak lengkap. Sumber eksplan pepayaberupa embrio zigotik yang digunakan untuk optimasi taraf kematian terhadap kanamisin, uji gus menggunakanplasmid pRQ6 (gen gus, NPH, promotor 35S, dan ter mi na tor NOS) dan introduksi gen interes dalam plasmid pGA643SM4 (gen antisens 1-aminosiklopropan-1-asam karboksilat oksidase, NPT II, promotor 35S, dan ter mi na tor NOS)pada me dia seleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua eksplan pepaya op ti mal pada kanamisin 150 mg/l, dimana pada konsentrasi ini eksplan mati seluruhnya. Pengujian gus terbanyak pada varietas sarirona 25% (25 spotbiru) jarak 9 cm, sedangkan varietas dampit 10% (9 spot biru) jarak 5 cm. Spot biru menandakan gen yang disisipitelah terintegrasi pada gen tanaman. Efisiensi gen antisens ACC oksidase pada me dia seleksi kanamisin 150 mg/lmenunjukkan 16% (14 embrio kotiledon) pada varietas dampit, sedangkan varietas sarirona tidak tumbuh.Tumbuhnya transforman pada me dia seleksi menunjukkan eksplan tersebut sudah tersisipi pGA643 SM4 yangmengandung gen tahan terhadap kanamisin (gen NPT II ).Trans for ma tion of cDNAACC ox i dize gene for de lay rip en ing on pa paya dampit and sarirona. This re search was con ducted from Jan u ary2002 to Feb ru ary 2003. The aim of this re search was to find out trans formed cal lus by aminocyclopropane carboxylicacid (ACC) ox i dize gene, there are vi a ble and be able to dif fer en ti a tion, the means to de velop pa paya trans gen ic forde lay rip en ing. The re search was con ducted at the Lab o ra tory of Mo lec u lar Bi ol ogy of Re search In sti tute for Bio tech -nol ogy and Ag ri cul tural Ge netic Re sources, Bogor. One of pa paya qual ity was de ter mined by fruit fresh ness. The pro -cess of pa paya ma tu rity was very fast. This prob lem made dif fi cult for hap pened pa paya trans por ta tion. The pro cess ofma tu rity was con trolled by in creas ing con cen tra tion of eth yl ene hor mone and it was syn the sized from1-aminocyclopropane-1-carboxylic acid. One of ef fort pressed eth yl ene pro duc tion was long dis tance block ingethylene biosynthesis path way. Mech a nism of block ing eth yl ene biosynthesis path way was made antisens of genereg u la tor. The trans for ma tion of pa paya dampit and sarirona va ri ety have been de rived by bom bard ment par ti cle. Theex per i men tal de sign was de scrip tive quan ti ta tive with ran dom ized com plete de sign. The zy gotic em bryo as explantsource were used for op ti miz ing kanamycin lev els, gus as say with pRQ6 plasmid (gus gene, NPH, 35S pro moter, andNOS ter mi na tor) and in tro duc tion in ter est gene with pGA643 SM4 plasmid (antisens ACC ox i dize gene, NPT II, 35Spro moter, NOS ter mi na tor) on the se lec tive me dium. The re sults in di cated the op ti miz ing of both pa paya on 150 mg/lkanamycin. This con cen tra tion made all explant of results. Gus as say pref er ence of sarirona 25% (25 blue spot) in dis -tance 9 cm and dampit 10% (9 blue spot) in dis tance 5 cm. Ef fi ciency of antisens ACC ox i dize gene on se lec tive me -dium con tain ing 150 mg/l kanamycin in di cated 16% (14 cotyledone em bryo) in dampit but in sarirona was not growth.Transforman growth on se lec tive me dium in di cated pGA643 SM4 have in serted to zy gotic em bryo be cause plasmidcon tain ing se lec tion gene of kanamycin (NPT II gene).