Articles

MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN LATIHAN GERAKAN PRAMUKA

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.246 KB)

Abstract

The aims of research are to find out and to describe: (1) implementation of education and training management at raja basa kwartir’s scout training and education center in south lampung, (2) achievement of helding education and training at Raja basa kwartir’s scout training and education center in south lampung, (3) Supporting by stake holders in implementation of education and training at Raja Basa kwartir’s scout training and education center in south lampung. This research used qualitative approach by case study design. The result of research are: (1) implementation is started from analyzing of education and training activity needs through evaluation assesment. (2) Activity design result develop valid material which is suitable for development. (3) supporting from Stakeholders was getting good supported, by moril and material from all of stakeholders component.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pendidikan dan pelatihan manajemen di pusat pelatihan dan pendidikan pramuka kwartir rajabasa Lampung Selatan, (2) pencapaian program pendidikan dan pelatihan di pusat pelatihan dan pendidikan kwartir Rajabasa Lampung Selatan, (3) Mendapatkan dukungan oleh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di pusat pelatihan dan pendidikan kwartir Rajabasa Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil penelitian adalah: (1) pelaksanaan dimulai dari menganalisis pendidikan dan kegiatan pelatihan kebutuhan melalui evaluasi assesment. (2) hasil desain Kegiatan mengembangkan materi valid yang cocok untuk dikembangkan. (3) mendapatkan dukungan yang baik dari Stakeholder, baik moril dan material dari seluruh komponen pemangku kepentingan.Kata kunci:implementasi, manajemen pendidikan, pelatihan   

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.96 KB)

Abstract

The purpose of the research is to know and analyze: 1) the influence of principal academic supervision through the teacher performing, 2) the influence of interpersonal communication through the teacher performing, 3) the influence of the job motivation through the teachers performing, 4) the influence of principal academic supervision, the interpersonal communication, and the job motivation through the teachers performing in Bodhisattva school Bandar Lampung. The quantitative research used the ex post facto. The result of the research shows that: (1) there is positive and significant influence the principal academic supervision through the teacher performing, (2) there positive and significant influence the interpersonal communication through the teachers performing, (3) there are positive and significant influence of the job motivation through the teachers performing, (4) there is positive and significant influence of the principal academic supervision, interpersonal communication, and job motivation through the teachers performing.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: 1) pengaruh antara Supervisi Akademik Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru, 2) pengaruh Komunikasi Interpersonal terhadap Kinerja Guru, 3) pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru, 4) pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Komunikasi Interpersonal, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru di Sekolah Bodhisattva Bandar Lampung. Penelitian kuantitatif ini menggunakan jenis penelitian ex post facto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru, (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi akademik kepala sekolah, komunikasi interpersonal, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru.Kata kunci: kinerja, komunikasi interpersonal, motivasi guru, supervisi akademik

PENGARUH KONSEP DIRI, MOTIVASI BERPRESTASI DAN SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP KOMPETENSI PAEDAGOGIK GURU

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.27 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe and analyze the influence between: 1) self-concept toward pedagogic competence of teachers, 2) achievement motivation toward pedagogic competence of teachers, 3) academic supervision of principal toward pedagogic competence of teachers, also 4) self-concept, achievement motivation and academic supervision of principal simultaneously toward pedagogic competence. The kind of this research is quantitative by using method of ex post facto. The results of this research are: 1) there is positive influence between self-concept toward pedagogic competence of teachers, 2) there is positive influence between achievement motivation toward pedagogic competence of teachers, 3) there is positive influence between academic supervision of principal toward pedagogic competence of teachers, also 4) there is positive influence between self-concept, achievement motivation and academic supervision of principal toward pedagogic competence of teachers.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh antara: 1) konsep diri terhadap kompetensi pedagogik guru, 2) motivasi berprestasi terhadap kompetensi pedagogik guru, 3) supervisi akademik kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru, juga 4) konsep diri, motivasi berprestasi dan supervisi akademik kepala sekolah secara simultan terhadap kompetensi pedagogik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode ex post facto. Hasil penelitian ini adalah: 1) ada pengaruh positif antara konsep diri terhadap kompetensi pedagogik guru, 2) ada pengaruh positif antara motivasi berprestasi terhadap kompetensi pedagogik guru, 3) ada pengaruh positif antara supervisi akademik kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru, juga 4) ada pengaruh positif antara konsep diri, motivasi berprestasi dan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru.Kata kunci: kompetensi pedagogik, motivasi berprestasi, supervisi akademik

PENGARUH KEPRIBADIAN GURU DAN KONFLIK ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN KERJA GURU SEKOLAH

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.852 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe and analyze the influence between: 1) teachers personality toward teachers job commitment, 2) organization conflict toward teachers job commitment also 3) teachers personality and organization conflict simultaneously toward teachers job commitment on public senior high schools in Pringsewu regency. The kind of this research is quantitative by ex post facto method. The results of this research are: 1) there is positive and significant influence between teachers personality toward teachers job commitment, 2) there is positive and significant influence between organization conflict toward teachers job commitment, 3) there is positive and significant influence between teachers personality and organization conflict toward teachers job commitment.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh antara: 1) guru kepribadian terhadap komitmen kerja guru, 2) konflik organisasi terhadap komitmen kerja guru juga 3) guru kepribadian dan konflik organisasi secara simultan terhadap komitmen kerja guru pada sekolah menengah atas di Kabupaten Pringsewu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode ex post facto. Hasil penelitian ini adalah: 1) terdapat pengaruh positif dan pengaruh yang signifikan antara guru kepribadian terhadap komitmen kerja guru, 2) terdapat pengaruh positif dan pengaruh yang signifikan antara konflik organisasi terhadap komitmen kerja guru, 3) terdapat pengaruh positif dan pengaruh yang signifikan antara guru kepribadian dan konflik organisasi terhadap komitmen kerja guru.Kata kunci: kepribadian guru, komitmen kerja guru, konflik organisasi

HUBUNGAN KOMITMEN ORGANISASI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL, KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KINERJA GURU

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.358 KB)

Abstract

This study aims to describe: 1) organizational commitment, 2) interpersonal communication, 3) emotional intelligence, 4) organizational commitment, interpersonal communication, emotional intelligence, simultaneously with the teacher performances. The type of research is quantitative using the ex post facto. The research sample obtained using Taro Yamane formula. Research results show that: 1) there is a positive and significant relationship between organizational commitment and teacher performance, 2 ) there is a positive and significant relationship between interpersonal communication with the teachers performance, 3) there is a positive and significant relationship between emotional intelligence and teacher performance coefficient of determination, 4) there is a positive and significant relationship between organizational commitment, interpersonal communication, emotional intelligence simultaneously with teacher performance.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) komitmen organisasi, 2) komunikasi interpersonal, 3) kecerdasan emosional, 4) komitmen organisasi, komunikasi interpersonal, kecerdasan emosional, secara bersamaan dengan kinerja guru. Penelitian adalah kuantitatif menggunakan ex post facto. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan rumus Taro Yamane . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada hubungan positif dan signifikan antara komitmen organisasi dan kinerja guru, 2) ada hubungan positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal dengan kinerja guru, 3) ada hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan koefisien kinerja guru determinasi, 4) ada hubungan positif dan signifikan antara komitmen organisasi, komunikasi interpersonal, kecerdasan emosional.Kata kunci: kinerja guru, kecerdasan emosional, komitmen organisasi, komunikasi interpersonal

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.16 KB)

Abstract

This study used a qualitative approach with case study design. Data collection techniques used in this study are interviews, documentation and observation. The results of the study are as follows: (1) The SPM in Primary School has been running based on the regulations set by the Indonesian which on the average meets the criteria for determining the appropriate SPM stated in the Minister of Education’s Regulation No. 15 of 2010, (2) The evaluation of SPM’s implementation at Primary School has been involving all stakeholders, (3) The obstacles encountered in the implementation of SPM in is the less active community participation and the lack of communication between parents and the school, (4) the support community participation in the implementation of SPM (Minimum Service Standard of Education) in Primary School is less maximum, while the principal support in the form of moral and material supports are maximum.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) SPM di Sekolah Dasar telah berjalan berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Indonesia yang rata-rata memenuhi kriteria untuk menentukan SPM sesuai tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan No 15 tahun 2010, (2) evaluasi pelaksanaan SPM di sekolah Dasar telah melibatkan seluruh pemangku kepentingan, (3) kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan SPM di adalah partisipasi masyarakat kurang aktif dan kurangnya komunikasi antara orang tua dan sekolah, (4) partisipasi masyarakat dukungan dalam pelaksanaan SPM (Standar Pelayanan Minimal Pendidikan) di Sekolah Dasar kurang maksimal, sementara dukungan utama dalam bentuk dukungan moral dan material maksimum.Kata kunci: implementasi standar pelayanan minimal pendidikan, keterlibatan pemangku kepentingan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS

Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 8 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe: 1) lesson plans of cooperative learning type Two Stay Two Stray; 2) implementation of the learning process with cooperative learning type Two Stay Two Stray; 3) increased civic education achievement through cooperative learning type Two Stay Two Stray. The data is analyzed qualitatively and quantitatively and presented in the form of tables, graphs and report observations. The results of this study are: 1) the syntax of cooperative learning type TSTS ie, delivery destination, information presentation, assignments, discussion of work on Student Worksheet (LKS), stay or spread, sharing, group discussions, class discussions, awards; 2) Teacher activity and student learning activity of cooperative learning type TSTS; 3) civics students learning achievement after implemented cooperative learning tipe TSTS has increased in each cycle, which is 72% in the first cycle, 84% in the second cycle and 92% in the third cycle.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan model kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) ;  2) proses pelaksanaan pembelajaran dengan model kooperatif tipe Two Stay Two Stray  (TSTS); 3)  peningkatan prestasi belajar PKn melalui pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray  (TSTS). Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif serta disajikan berupa tabel, grafik dan catatan hasil observasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) sintak pembelajaran kooperatif tipe TSTS yaitu, penyampaian tujuan, penyajian informasi, pemberian tugas, diskusi mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS), tinggal atau berpencar, berbagi, diskusi kelompok, diskusi kelas, penghargaan; 2) Aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe TSTS; 3) prestasi belajar PKn siswa setelah dilaksanakan pembelajaran kooperatif tipe TSTS mengalami peningkatan pada tiap siklusnya, yaitu 72% pada siklus I, 84% pada siklus II dan 92% pada siklus III.Kata kunci : aktivitas belajar, kooperatif tipe TSTS, prestasi belajar PKn

PENGARUH IKLIM ORGANISASI, MANAJEMEN KONFLIK DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KOMITMEN GURU

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.143 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the effect of 1) organizational climate, 2) conflict management commitment, 3) interpersonal communication of school principals, 4) organizational climate, conflict management, and interpersonal communication of school principals to teacher commitment. This research is a quantitative non-experimental design and the method used is a survey method with the principle of ex post facto. The samples use Slovin formula. The results of the study as follows, There is a positive and significant effect between: 1) organizational climate on teachers commitment of 24.5%, 2) conflict management to teachers commitment of 16.9%, 3) interpersonal communication principals to teachers commitment of 16.8%, 4) organizational climate, conflict management and interpersonal communication principals of 36,7%.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh 1) iklim organisasi, 2) komitmen manajemen konflik, 3) komunikasi interpersonal kepala sekolah, 4) iklim organisasi, manajemen konflik, dan komunikasi interpersonal kepala sekolah dengan guru komitmen. Penelitian ini adalah desain non-eksperimental kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode survey dengan prinsip ex post facto. Sampel menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian sebagai berikut, Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara: 1) iklim organisasi pada guru komitmen 24,5%, 2) manajemen konflik untuk guru komitmen 16,9%, 3) kepala komunikasi interpersonal terhadap komitmen guru sebesar 16,8 %, 4) iklim organisasi, manajemen konflik dan kepala komunikasi interpersonal dari 36,7%.Kata Kunci: iklim organisasi, manajemen konflik, komunikasi interpersonal, komitmen guru 

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.433 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe and analysis: 1) The Implementation of School-based management, 2) The Principal role in the Implementation of School-based management, 3) The function of the principal in the School-based management, 4) The constraints in the implementation of School-based management. This type of research is qualitative case-study design, data collection techniques through observation, documentation and interviews. Results of the study are: 1) Junior High School 10 Bandar Lampung focus in the implementation of School-based management. 2) The role of the principal in implementation of School-based management is in compliance with the rules governing procedure and the appropriate organizations to involve stakeholders in all school activities in order to make the schools independence. 3) The principal Function in the implementation of School-based management. 4) Obstacles in dealing with is a matter of funds because a lot of students who cant afford so that the school programs not running properly.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis: 1) Penerapan manajemen berbasis sekolah, 2) Kepala Sekolah peran dalam Implementasi manajemen berbasis sekolah, 3) Fungsi pokok dalam manajemen berbasis sekolah, 4 ) kendala dalam pelaksanaan manajemen Berbasis Sekolah. Jenis penelitian ini adalah desain kasus-studi kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) SMP 10 Bandar Lampung fokus dalam pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah. 2) Peran kepala sekolah dalam penerapan manajemen berbasis sekolah adalah sesuai dengan peraturan yang mengatur prosedur dan organisasi yang tepat untuk melibatkan stakeholder dalam semua kegiatan sekolah agar kemandirian sekolah. 3) Fungsi pokok dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah. 4) Hambatan dalam menangani adalah masalah dana karena banyak siswa yang tidak mampu sehingga program sekolah tidak berjalan dengan baik.Kata kunci: peran kepala sekolah, implementasi manajemen, manajemen berbasis sekolah

PROFIL KINERJA PENGAWAS MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA LAMPUNG SELATAN

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.889 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze regarding: 1) academic and managerial supervision, 2) guide and train professional teachers, 3) implementation of professional development supervisor, 4) factors supporting and inhibiting factors supervisor performance and, 5) the efforts of the agencies in improving the performance of madrassas supervisors. This type of research is qualitative and phenomenological approach as a case study research design. Results of the study: 1) academic and managerial oversight begins with planning but in the implementation and in reporting the results of supervision is not optimal; 2) guide and train professional teachers through KKG / MGMPs; 3) the implementation of professional development supervisor has not been seen; 4) the performance of the supporting factors were little. (5) the efforts of the regulatory agencies in improving the performance as well as the recruitment of candidates for superintendent is doing well.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai: 1) akademik dan manajerial pengawasan, 2) panduan dan melatih guru-guru profesional, 3) pelaksanaan pengawas pengembangan profesional, 4) faktor pendukung dan penghambat kinerja faktor pengawas dan, 5) upaya lembaga dalam meningkatkan kinerja pengawas madrasah. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan fenomenologis sebagai desain penelitian studi kasus. Hasil penelitian: 1) pengawasan akademik dan manajerial dimulai dengan perencanaan, tetapi dalam pelaksanaannya dan melaporkan hasil pengawasan tidak optimal; 2) panduan dan melatih guru-guru profesional melalui KKG / MGMP; 3) pelaksanaan pengawas pengembangan profesional belum terlihat; 4) kinerja faktor pendukung masih kecil; 5) upaya badan hukum dalam meningkatkan kinerja serta perekrutan calon pengawas berjalan dengan baik.Kata kunci: profil, kinerja, pengawas madrasah, kementerian agama

Co-Authors A. Heni Setio Rahayu, A. Heni Setio Abdul Gani Adam Mustapa Ade Yoga Pradana Ades Putri Pertiwi Agung Heri Prasmanto Agustiawan, Yudhi Agustina Agustina Alben Ambarita Alfadina yusi, Devi Anggie Intan Lestari Anggraini, Dyah Novita Anggun Anggun, Anggun Anna Dameria Turnip, Anna Dameria Antonius Selamat Maruli Tua Simamora, Antonius Selamat Maruli Tua Aprillina Aprillina Ardhiansyah, Muhammad Arfian Nur Halim Ari Rahayu Arista Kurniawati, Arista Armisah Agustinah Asih Kurniasari Ayu Ariskha Mutiya, Ayu Ariskha Ayu Devia Mutiarani Ayu Wulandari Bambang Irawan Berchah Pitoewas Cahya Melati Dania Evirianti Darsono Darsono Desak Mayanti Desi Narita, Desi Devi Yuliana, Devi Diah Triani, Diah Dian Aprilia, Dian Dwi Yulianti Dwipa Fredy Putri Eddy Purnomo EDI SAPUTRA Edy Purnomo Elly Ismarini Erfita, Fera Erlina Indriyani Eti Setiawati, Eti Febri Nur Fitrianto Fikron, Azmi Fortiana, Dewi Habibah Habibah Hanafi, Muhammad Ali Henny Vandriyanti Hermi Yanzi Herpratiwi Herpratiwi Hilda Asriani Ida Efiana, Ida Ide Lia Marzuki, Ide Lia Indrawati, Weni Isabella Isabella Iwan Maryawan Karsiti Karsiti Kartika Sari S Kurnia, Anis Lenawati Lenawati Lestari, Atika Dwi Linda Susiana Lindriati, Siti Liza Yulisna lucky aldyano M Mona Adha M. Mona Adha M. Mona Adha M. Rendy Praditama Manurung, Dewi Junita Mareta Rahma Silvia Mareyke Jessy Tanod, Mareyke Jessy Margaretha Sinaga, Risma Marina Tivani Maulina Rahmawati Mawarni, Ratu Ajeng Dewi Medi Yunarko Megi Prantama mei rindi Meilina, Duwi Melinda Putri Meta Ambarsari Meta Eka Setyana Miftahulhaq, Miftahulhaq Mohammad Mona Adha Ms, Ana Astriyani Muhamad Ilham Satria P., Muhamad Ilham Muhamad Mona Adha Muhammad Mona Adha Muhammad Mubaroh Mukhroni Mukhroni Mukino Mukino, Mukino Muklas Nurahman Mul Yati Mutiara, Catur Atka Handayani Mutya Safitri Neni Purnamasari Ninda, Dina Nofita Sari Astanu, Nofita Sari Nurlatifah Hidayati Nurmalinda, Ajeng Tiara nyiayu chairunnisa Okta Darmayati, Okta Pargito Pargito Pawit Abimaba Pertiwi, Tessya Cynthia Pradoto Wibowo Pratama, Yogi Purnama, Ayu Purry R. Gunawan Sudarmanto Raden Gunawan Sudarmanto Rahmania Rahmania Ratiningrum, Fajar Retno Yuliani, Retno Ridwan Ridwan Rio Teguh Setyono, Rio Teguh Riswandi Riswandi Riswanti Rini Riyon, Riyon Rizki Dwi Cahya Rosidah Rosidah Rosmala Dewi Safitri, Amalia Indah Sakti, Muhammad Bimo Sepputri Yani, Sepputri Septi Andria, Septi septia agustina Silvia, Tesa Lonika Siti Nuraini Siti Rohani Sowiyah Sowiyah Sri Lestari Sudjarwo Sudjarwo Sulton Djasmi SUMADI SUMADI Supomo Kandar Susanto, Achmad Suwandi Suwandi Tri Suci Bintari Putri Trio Saputra Tutut Zatmiko, Tutut Viedy Dimas Aditya Viola Indora Waidah Waidah Walriati Walriati Warsini Warsini Winda Darmayanti Yasinda, Artika Yesni Yesni Yolanda Regina, Yolanda Yuni Purwaningsih Yunisca Nurmalisa Zakakalana, Hendra Adha Zumrawi Zumrawi, Zumrawi