Dwi Sunaryono
Departemen Teknik Informatika – Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 21 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi

PELACAKAN KEMBALI KONTROL-KONTROL OBYEK PADA PENAMBAHAN OBYEK SECARA DINAMIS BERBASIS VISUAL BASIC STUDI KASUS ANALISA HIRARKI TUGAS Sunaryono, Dwi
JUTI: Scientific Journal of Information Technology Vol 2, No 1 Januari 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan HTA(Hierarchical Task Analysis) pada dunia nyata dapat menentukan urutan tugas yang harus diselesaikan dan beberapa jalan / cara yang dapat dicapai baik secara horizontal maupun vertikal. Pendekatan HTA dapat dipetakan kedalam logika komputer berupa alur tugas dari setiap obyek di komputer yang membentuk hirarki tugas dari masing-masing obyek yang akan dikerjakan oleh komputer. Pekerjaan ini mirip dengan pembuatan strategi dan kemudian hasilnya terlihat secara visual, sehingga memungkinkan terjadinya refresh engineering tanpa harus melakukan kompilasi program. Pekerjaan tersebut terdiri dari : pembuatan aturan untuk masing-masing obyek dan cara penerjemahannya (interpreter). Setiap obyek yang dibuat diberi urutan tugas yang berkaitan dengan event, property dan method dari suatu obyek yang akan dikerjakan. Perencanaan obyek tersebut tersimpan ke dalam database sehingga untuk pengerjaan akan merefer ke aturan yang ada di database tersebut yang kemudian di load ke memory sama halnya ketika suatu obyek di instanciate.Kontrol-kontrol obyek setelah terbentuk (instance) akan terlepas sehingga diperlukan pelacakan kembali obyek tersebut. Pelacakan ini akan sangat berguna untuk menangkap event yang terjadi. Hasil dari penangakapan event bisa dipakai sebagai method dari obyek tersebut atau event / method ke obyek lain Kata kunci : HTA,API, tugas,event,property,method, kontrol,hWnd,hook
APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN ALTERNATIF PEMILIHAN OBAT DENGAN MEMANFAATKAN XPERTRULE Yuhana, Umi Laili; Buliali, Joko Lianto; Sunaryono, Dwi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 1 Januari 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika ITS, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh N

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemudahan masyarakat mendapatkan obat-obatan bebas membawa dampak yang baik maupun yang kurang baik. Dampak yang baik bahwa masyarakat tidak kesulitan dalam menemukan obat untuk penyakitnya. Dampak yang kurang baik adalah ketika masyarakat tidak mendapatkan informasi yang cukup tentang efektifitas obat tersebut, sehingga terkesan bahwa masyarakat melakukan coba-coba dalam menyembuhkan gejala sakit yang dideritanya. Untuk satu jenis penyakit saja tersedia berbagai pilihan obat dengan berbagai merek dan bentuk. Berawal dari masalah diatas dan dari beberapa informasi yang didapat dari indikasi dan faktor penyembuhan obat dibuat suatu sistem berbasis komputer dengan memanfaatkan XpertRule yang dapat memberikan informasi alternatif obat untuk membantu pemakai mengambil keputusan dalam hal pemilihan obat. Sistem ini menggabungkan dua sistem yaitu sistem pakar dan sistem pendukung keputusan. Pemakai dapat menggunakan dua jalur konsultasi yaitu jalur pakar dan jalur pengalaman. Dasar dari jalur pakar adalah informasi dari buku ISO yang berupa indikasi-indikasi sakit beserta obatnya. Sedangkan dasar dari jalur pengalaman adalah pengalaman sejumlah responden terhadap sakit dan kesembuhannya dari obat yang pernah diminum. Untuk jalur pengalaman disertai juga informasi prosentase kesembuhan untuk tiap obat berdasarkan data dari responden. Adapun cara kerja sistem adalah bahwa sistem memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada pemakai berupa gejala-gejala sakit yang dideritanya, selanjutnya sistem akan memberikan pilihan alternatif obat yang tepat untuk gejala sakit tersebut. Berdasarkan hasil uji coba terutama untuk kasus-kasus gejala penyakit dengan gejala yang sama serta jalur yang berbeda, maupun untuk kasus yang berbeda-beda untuk jalur yang sama, sistem mampu memberikan solusi berupa alternatif beberapa obat sesuai yang diharapkan. Untuk kasus yang sama dengan jalur yang berbeda bisa saja menghasilkan alternatif obat yang berbeda. Dengan beberapa alternatif obat dan data histori (tingkat kesembuhan obat) untuk tiap-tiap obat tersebut pemakai dapat mengambil keputusan dengan memilih salah satu obat diantaranya. Kata kunci : sistem pakar, sistem pendukung keputusan
MESIN PENCETAKAN DENGAN PENGGERAK DARI PARAMETER PROGRAM BERBASIS WINDOWS Sunaryono, Dwi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pencetakan merupakan alat bantu yang harus ada pada semua aplikasi terutama pada pembuatan aplikasi sistem informasi. Dua model pembuatan pencetakan yang selama ini tersedia adalah dengan pembuatan laporan langsung lewat program atau dengan pencetakan lewat alat bantu yang terpisah dengan program. Persoalan terbesar pada proses pembuatan laporan terjadi pada fleksibilitas dari isi laporan, sehingga mudah di ubah tanpa mengubah program asli (executable) atau membuka alat bantu yang dipakai. Persoalan ini dapat diatasi dengan mengubah pendekatan ke pemisahan program utama yang mengurus masalah inti dari aplikasi sedangkan pembuatan laporan pencetakan dapat ditugaskan pada mesin penggerak yang bisa di modifikasi, sehingga mudah di pelihara khususnya terjadi permintaan perubahan format laporan atau perubahan lainnya yang berkaitan dengan pembuatan laporan. Pembuatan laporan dapat diatur dengan dimiripkan dengan skrip program tertentu dengan membangun fungsi generik untuk membantu mempercepat pembuatan format laporan. Tujuan pencetakan dapat diatur tergantung dari kebutuhan pelaporan yang diinginkan misalnya pencetakan lewat port LPT, lewat driver manufacturer, lewat word dan lewat excel. Khusus untuk pencetakan lewat word dapat dipilih sebagai dokumen word baru, bentuk template atau mail merge, sedangkan excel dapat memilih pencetakan lewat dokumen excel baru atau dokumen template.Tujuan pembuatan laporan ke berbagai macam pilihan sumber dapat meningkatkan kemampuan aplikasi untuk berinteraksi dengan aplikasi lain sehingga flesibilitas dari aplikasi dapat meningkat. Setting pengaturan printer diatur sedemikian rupa sehingga mirip dengan lingkungan printer. Pengambilan data secara mudah merujuk pada data yang saat itu aktif. Untuk keperluan lain dimungkinkan membuat penampung data sendiri, kemudian di kirim ke printer.State sebelum dan sesudah pencetakan dapat di sisipkan sintak, sesuai dengan proses yang ada, seperti misalkan update status keberhasilan pencetakan, sehingga tidak dobel melakukan pencetakan. State sebelum pencetakan dapat mengecek apakah status printer telah tercetak atau belum.Pengaturan kertas, halaman tunggal atau kertas bersambung (continous-form) dapat dihandel dengan melakukan logika pada kertas secara fisik. Pemetaan logika dengan memakai logika pemrograman seperti perulangan, percabangan dan pembuatan variabel. Semua kelengkapan skrip program sebagai parameter dari program utama menjadikan aplikasi mudah dilakukan perubahan dengan otorisasi tertentu. Manajemen penyimpanan skrip parameter program untuk tiap kasus yang berbeda pada satu tempat penyimpanan dapat memudahkan pembuatan laporan. Penyimpanan bersifat sebagai sumber daya bagi pakai (resource sharing) menunjang pembuatan skrip dikerjakan oleh banyak orang pada saat yang sama, dan secara langsung dapat juga dipakai sebagai mesin pencetakan secara bersama-sama. Kata kunci : mesin Pencetakan, parameter program, penggerak.
SISTEM REKOMENDASI LAGU BERDASARKAN JENIS SUARA PENYANYI PADA APLIKASI KARAOKE Ahmadiyah, Adhatus Solichah; Sunaryono, Dwi; Ramadhan, Bambang Dwi Prasetyo
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 15, No. 2, Juli 2017
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karaoke merupakan salah satu hiburan yang populer sebagai sarana refreshing. Dalam perkembangannya, karaoke pun telah banyak hadir dalam bentuk aplikasi. Namun, permasalahan yang sering muncul pada saat bernyanyi karaoke adalah ada kalanya nada pada lagu yang dinyanyikan terlalu tinggi atau terlalu rendah dari suara penyamyi sehingga menimbulkan suara sumbang (fals). Permasalahan ini muncul karena banyak orang yang belum mengetahui jenis suara yang dimilikinya. Namun aplikasi karaoke yang ada saat ini, belum ada yang mengakomodasi permasalahan tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, pada penelitian ini diusulkan solusi berupa aplikasi karaoke yang dapat mendeteksi jenis suara pengguna dan memberikan rekomendasi lagu yang sesuai dengan jenis suara pengguna tersebut. Proses pertama yang dilakukan adalah pengolahan suara pengguna, kemudian dilakukan analisis frekuensi pada suara tersebut. Frekuensi yang didapat selanjutnya dipetakan ke dalam rentang nada pada jenis suara untuk menentukan jenis suara penyanyi. Selanjutnya, sistem menampilkan daftar rekomendasi lagu yang sesuai dengan jenis suara pengguna tersebut. Berdasarkan eksperimen yang dilakukan, aplikasi yang diusulkan berhasil melakukan pendeteksian jenis suara dan memberikan rekomendasi lagu yang sesuai dengan jenis suara pengguna.