p-Index From 2015 - 2020
12.665
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan COPE Jurnal Teknoin ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences MASALAH-MASALAH HUKUM BULETIN OSEANOGRAFI MARINA The Indonesian Journal of Naval Architecture Journal of English Language Teaching Istech Jurnal Natur Indonesia JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Keuangan & Bisnis Program Studi Magister Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Harapan Journal of Marine Research Wahana Pendidikan Fisika (WaPFi) Buletin Penelitian Kesehatan Health Science Journal of Indonesia Vektora Jurnal Ekologi Kesehatan Balaba Aspirator Jurnal Bisnis dan Manajemen Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati JREC (Journal of Electrical and Electronics) Journal of Business Strategy and Execution The Winners JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Jurnal Produksi Tanaman Physics Student Journal Makara Journal of Technology JURNAL FIAT JUSTISIA Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Jurnal EECCIS Jurnal MIX Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi Natural B Plantropica: Journal of Agricultural Science Jurnal NERS Prosiding Semnastek Buletin Kebun Raya Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Biota Journal Mathematics Education AlphaMath MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Jurnal Kelautan Tropis AdMathEdust Binus Business Review JURNAL MANAJEMEN dan KEWIRAUSAHAAN Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan BERITA BIOLOGI BAHASA DAN SENI Economics Development Analysis Journal Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Jurnal Ilmiah METHONOMI Jurnal Kesehatan Masyarakat Asia-Pacific Management and Business Application Jurnal Ilman Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Journal Of Nursing Practice EDU-KATA Abdimas Dewantara PACTUM LAW JOURNAL Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Riset Akuakultur Media Akuakultur Perspektif Ilmu Pendidikan Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Rekayasa Sipil Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Matriks Teknik Sipil Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Articles

Promote Young Learner’s Vocabulary through Survivor Spelling Game Uzami, Fadhilah; Sunaryo, Sunaryo
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 1 (2012): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan salah satu strategi pengajaran kosa kata di Sekolah Dasar (SD), Survivor Spelling Game. Di dalam permainan ini (1) guru membuat daftar sejumlah kosa kata yang telah dipelajari (2) meminta seluruh siswa untuk berdiri di tempat mereka masing- masing (3) menyebutkan satu kosa kata. Siswa pertama menyebutkan huruf pertama, siswa kedua menyebutkan huruf kedua, dan seterusnya hingga kata dieja dengan benar. Jika siswa membuat kesalahan maka siswa tersebut harus duduk dan tidak diizinkan untuk melanjutkan permainan. Siswa yang dapat bertahan hingga permainan selesai “Survivor”, harus menyebutkan kata dengan benar dan memberi defenisi kata tersebut.   Kata kunci: Strategi, pengajaran, kosa kata, survivor spelling game
DINAMIKA PENULARAN MALARIA DI KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA Sunaryo, Sunaryo
Balaba Edisi 002 No.01/Tahun II Juni 2006
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Biak Numfor merupakan salah satu Kabupaten di kawasan Timur Indonesia yang mendapat bantuan Proyek lntensifikasi Pemberantasan Penyakit Menular - 4 Global Fund (IPM-4 GF). Bantuan proyek diarahkan untuk memberdayakan daerah dalam pengendalian malaria sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian di wilayah tersebut. Diharapkan pada tahun 2005 kasus malaria menurun lebih dari 25% dibandingkan pada tahun 2002.Masalah malaria di Kabupaten Biak selama kurun waktu 3 tahun terahir menunjukkan angka cukup tinggi, dilihat dari angka malaria klinis pada tahun 2001 (17.334 kasus), 2002 (13.423 kasus), dan 2003 (10.016kasus).Upaya untuk mengatasi malaria di wilayah Biak Numfor sudah banyak dilakukan, baik dengan penemuan penderita melalui kader Pos Malaria Desa maupun upaya pemberantasan vektor dengan penyemprotan rumah dan kelambunisasi. Namun demikian malaria masih menjadi masalah serius di wilayah tersebut. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah malaria perlu dilakukan survei secara komphrehensif guna menentukan pemilihan kegiatan intervensi pemberantasan vektor yang tepat guna, berhasil guna dan berdaya guna. Sehingga pepatah orang Papua yang mengatakan "Bukan orangPapua kalau tidak terkena malaria" akan dapat dihilangkan dari konsep tersebut.Pola penularan malaria ditiap satuan epidemiologi/ekologi berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan lingkungan, jenis dan perilaku nyamuk penular (vektor), perilaku penduduk dan mutu pelayanan kesehatan setempat. Secara umum wilayah epidemiologi/ ekologi kabupaten Biak Numfor terbagi menjadi wilayah pantai dan sebagian kecil merupakan perbukitan. Oleh karena itu penentuan/pemilihan kegiatan intervensi pemberantasan vektor harus dibedakan sesuai kondisi epidemiologi/ekologi wilayah tersebut. Disamping itu perlu dikaji pola penularan malaria di setiap satuan epidemiologi/ekologi melalui Survei Dinamika Penularan.Dinamika Penularan Malaria adalah pola penularan malaria di satuan wilayah epidemiologi/ekologi yang dipengaruhi oleh adanya penderita sebagai sumber penular dan faktor resiko penularan seperti vektor, perilaku penduduk lingkungan dan pelayanan kesehatan.Sedangkan Survei Dinamika Penularan adalah kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu meliputi investigasi penderita malaria P.falciparum dan asal penularannya, survei penderita dan penduduk, survei vektor dan lingkungan pelayanan kesehatan serta faktor resiko lainnya, guna menentukan metode pemberantasan yang tepat.
EVALUASI PENYEMPROTAN DINDING RUMAH PENDUDUK DI DESA JINTUNG DAN DESA SRATI KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2006 Sunaryo, Sunaryo; Djati, Rr. Anggun Paramita; Ismanto, Hari; Dewi, Dian Indra
Balaba Edisi 004 No.01/Tahun III Juni 2007
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Jintung dan Desa Slatri, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen merupakan daerah Reseptif malaria.Terjadi peningkatan kasus malaria pada bulan Juli dan Agustus 2006. Hasil Penyelidikan Epidemiologi di kedua wilayah tersebut telah terjadi penularan malaria setempat yang bersumber dari penderita malaria yang baru pulang dari luar jawa (import). Tersangka vektor yang teridentifikasi adalah Anophelesmaculatus, An.aconitus dan An.balabacensis yang ditemukan baik menggigit di dalam rumah dan di luar rumah.Untuk mengantisipasi terjadinya penularan malaria yang lebih luas di wilayah tersebut dilakukan upaya intervensi berupa penyemprotan rumah (IRS / indoor Residual Spraying) dengan cakupan pada seluruh rumah di Desa Jintung dan Slatri. Penyemprotan rumah dilakukan pada minggu ke IV bulan Agustus 2006, petugas penyemprot dari masyarkat/kader setempat yang dilatih oleh Dinas Kesehatan Kebumen dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Kandungan bahan aktif insektisida yang digunakan adalah Bifentrin 0, 10.Agar upaya pemberantasan vektor (IRS) dapat berhasil guna dan berdaya guna harus dilakukan dengan cara yang benar yaitu meliputi ketepatan dosis insektisida, kerataan residu insektisida yang menempel dipermukaan dinding serta cakupan rumah yang di semprot.Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan penyemprotan rumah dilakukan upaya evaluasi, salah satunya dengan uji hayati (Bioassay).
SURVEILANS MIGRASI SEBAGAI SISTEM KEWASPADAAN DINI MALARIA DI KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2006 Sunaryo, Sunaryo
Balaba Edisi 005 No.02/Tahun III Desember 2007
Publisher : Prima Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria import masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Banjarnegara, dua tahun terakhir Proporsi malaria import meningkat lebih dari 50 %, bahkan pada bulan Maret 2006 di Kecamatan Pagedongan ada Kejadian Luar Biasa malaria. Surveilans migrasi merupakan salah satu cara menemukan penderita malaria di masyarakat, yaitu kegiatan pengambilan sediaan darah masyarakat yang datang dan pergi dari daerah endemis.Penelitian dilakukan dengan cara survei malaria pada penduduk migrasi di Kecamatan bermasalah malaria import di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilakukan bulan Februari sampai bulan Nopember 2006.Hasil penelitian berupa informasi tentang pelaksanaan sistem surveilans migrasi dari tingkat desa sampai tingkat Kabupaten. Juru Malaria Desa (JMD) yang tinggal di desa endemis memiliki peran efektif untuk menjaring imigran yang datang dan pergi ke luar daerah untuk diperiksa Sediaan Darah malaria. Pada pelaksanaannya diperlukan pendanaan yang cukup untuk kompensasi JMD. Upaya altematif adalah memfungsikan Kader Desa/Posmaldes secara sukarela untuk membantu menjaring malaria import. Kebijakan Bupati tentang pentingnya survei migrasi melalui Surat Edaran/SK merupakan kekuatan politis untuk menggerakkan instansi pemerintah sampai tingkat desa. Membentuk jaringan informasi di tingkat RT/Dusun untuk memantau penduduk yang datang dan pergi ke luar daerah.Dari kegiatan surveilans migrasi yang dilaksanakan di kecamatan sampai tingkat desa, diharapkan dapat sebagai model yang dapat diadopsi oleh kabupaten lain yang memiliki situasi pennasalahan wilayah yang sama. Kata Kunci: Malaria, Surveilans Migrasi
IDENTIFIKASI KERUSAKAN TUMBUHAN DI KEBUN RAYA BALI OLEH BENALU Sunaryo, Sunaryo
JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Vol 8, No 2 (2007): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The mistletoes of Dendrophthoe pentandra, Helixanthera cylindrica,Scurrula parasitica and Scurrula atropurpurea growing on several plantscollection in Bali Botanical Gardens. The research was carried out inJune 2007 found about 114 branches/twigs of 105 treee collections hadbeen attacked by several mistletoes. The attacked trees consisted of51 species belong to 24 genera. The tree collections of genus Syzygium,Familie Moraceae were the most frequent tree species being attackedby the mistletoes. Dendrophthoe pentandra was the most frequentmistletoe attacking the botanic gardens plant collections and causedthe biggest damaging effect. The damaging effect of the parasiticmistletoes generally occurred on the distal part of infected branches ortwigs of the host plants.
Dominant factors influencing leptospira sp infection in rat and suncus Ikawati, Bina; Sunaryo, Sunaryo; Widiastuti, Dyah
Health Science Journal of Indonesia Vol 3, No 2 Des (2012)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/HSJI/article/view/3074

Abstract

AbstrakLatar belakang: Tikus dan cecurut dapat menularkan leptospirosis. Setiap jenis tikus dan cecurut mempunyai habitat masing-masing, antara lain jenis, daerah, dan ketinggian. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh ketinggian, variasi spesies, jenis tanah, tata guna lahan, dan banjir terhadap infeksi Leptospira sp pada tikus dan cecurut.Metode: Penelitian potong lintang dilakukan di beberapa lokasi pada bulan April-November 2011 di Jawa Tengah (kota dan kabupaten Semarang, kabupaten Demak, kabupaten Sleman dan Wonogiri). Tikus dan cecurut yang tertangkap diidentifikasi, dan diambil ginjal untuk diperiksa keberadaan bakteri leptospira dengan Polymerase Chain Reaction (PCR). Untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi infeksi leptosira sp pada tikus, analisis data memakai pendekatan risiko relatif.Hasil: Spesies tikus dan cecurut, tingkat elevasi dan jenis tanah berpengaruh terhadap risiko infeksi Leptospira sp. Dibandingkan dengan S. murinus, Rattus norvegicus spesies hampir 78 kali lipat berisiko infeksi Leptospira sp (risiko relatif rasio suaian (RRa = 77.87, P = 0,001], dan R. tanezumi memiliki risiko yang lebih rendah (RRa = 7,95, P = 0,048). Menurut tingkat elevasi tanah, elevasi yang rendah (0-100 m) dibandingkan dengan yang lebih tinggi (101-600 m) berisiko 2,3 kali lipat terinfeksi Leptospira sp (RRa = 2,27, P = 0,132).Kesimpulan:Infeksi leptospirosis pada tikus berkaitan dengan species tikus dan cecurut serta tingkat elevasi serta jenis tanah. (Health Science Indones 2012;2:xx-xx)Kata kunci:species tikus dan cecurut, leptospirosisAbstract Background: Mice and suncus may transmit leptospirosis. Each type mice and suncus had different habitat, among other, types, regions, and altitude. The purpose of this study to analyze the effect of altitude, variety of species, soil type, land use and flood against Leptospira sp infection in mice and sucus.Methods:A cross-sectional study conducted at several locations in April-November 2011 in Central Java (the town and district of Semarang, district of Demak, district of Sleman and Wonogiri). Mice and suncus caught were identified, kidney were taken for the existence of bacteria leptospira by Polymerase Chain Reaction (PCR). To identify factors affecting leptosira sp infection, analysis of data using relative risk approach.Results:Species of rats and suncus, elevation level, soil types and area related to risk Leptospira sp infection. Compared with S. murinus, Rattus norvegicusspecies had almost 78-fold to be Leptospira sp infected (adjusted relative risk ratio (RRa = 77.87; P = 0.001], and R. tanezumi had less risk (RRa = 7.95; P = 0.048). In term of elevation level, Lower elevation level (0-100 m) compared with higher level (101-600 m) had 2.3-fold risk to be Leptospira sp infection (RRa = 2.27; P = 0.132).Conclusion:Species of rats and suncus, elevation level, soil types and area related to risk Leptospira sp infection. (Health Science Indones 2012;2:xx-xx)Key words:Species of rats and suncus and leptospirosis
Mapping of leptospirosis risk factor based on remote sensing image in Tembalang, Semarang City, Central Java Sunaryo, Sunaryo; Widiastuti, Dyah
Health Science Journal of Indonesia Vol 3, No 1 Jun (2012)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/HSJI/article/view/427

Abstract

AbstrakLatar belakang: Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri leptospira dan menular kepada manusia melalui kontak dengan urine hewan dan lingkungan yang terkontaminasi bakteri leptospira. Kecamatan Tembalang merupakan daerah endemis leptospirosis selama tiga tahun terakhir. Tujuan penelitian ini mengkaji kegunaan citra penginderaan jauh untuk pemetaan faktor risiko lingkungan leptospirosis.Metode: Penelitian ini menggunakan cara potong lintang, subyek sebanyak 246 dipetakan dengan GPS. Dengan program ArcGis 9.2 kasus leptospirosis ditumpang susun dengan citra Quickbird, kemudian dilakukan interpretasi kenampakan visual, dan dilakukan digitasi layar untuk identifi kasi faktor risiko secara visual.Hasil: Berdasarkan visualisasi digital diperoleh data bahwa kasus leptospirosis tahun 2009 terbanyak tersebar membentuk klaster di wilayah Tembalang dengan indeks jarak terdekat 0,009 km, sedangkan indeks jarak terjauh 18 km. Kasus lebih banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja laki-laki, secara temporal kasus meningkat pada musim kemarau, antara bulan Juli dan Agustus. Hasil interpretasi visual dan digitasi diperoleh peta penggunaan lahan, badan air, pemukiman, area luasan banjir, kerapatan vegetasi dan ketinggian tempat.Kesimpulan: Citra penginderaan jauh resolusi spasial tinggi sangat baik untuk pemetaan faktor risiko leptospirosis. Sebaran kasus leptospirosis membentuk klaster di wilayah Tembalang, kasus didominasi anakanakdan remaja laki-laki. (Health Science Indones 2012;1:45-50)Kata kunci: citra penginderaan jauh, leptospirosis, Tembalang AbstractBackground: Leptospirosis is a zoonotic disease, caused by leptospira bacteria and transmitted to human by contact though contaminated animal urine and environment. Tembalang Sub District is endemic area ofleptospirosis and increased at last three years. The aim of this research was to study the ability and usefulness of image remote sensing for mapping as distribution of leptospirosis, physical environment of risk factor analysis.Methods: This cross sectional design consisted of 246 leptospirosis subjects mapped with GPS, and processed by using ArcGis 92 program. Leptospirosis case was overlaid with remote sensing (Quickbird image), then is done interpretation of spatial feature, and digitation on screen to visual identify of risk factor.Results: Based on digital visualization leptospirosis cases in 2009 were clustered in Tembalang with shortest distance index 0,009 km and is furthermost 18 km. More case distribution found at children and men adolescent. Temporally, case increased in the dry season, among of July and August. Result of visual interpretation and digitation can obtain land use map, water body, settlement, fl oods area, vegetation index and height.Conclusion: Spatial high resolution remote sensing image is very good for mapping of leptospirosis risk factor. Leptospirosis case distribution forms the cluster in Tembalang; case is predominated by children andmen adolescent. (Health Science Indones 2012;1:45-50) 
Pengaruh Penambahan Nitrogen dengan Konsentrasi yang Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Caulerpa racemosa var. uvifera Budiyani, Felycia Belri; Suwartimah, Ken; Sunaryo, Sunaryo
Journal of Marine Research Vol 1, No 1 (2012): Journal of Marine Research
Publisher : Journal of Marine Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.528 KB)

Abstract

Caulerpa racemosa is a type of seaweed that has potentially to be cultivated because very popular and liked by most peoples. Japan and Philipines made the C. racemosa as one of the aquaculture commodities. C. racemosa culturing has not been done in Indonesia. Usually people just take directly from nature thus diminishing its presence in nature. Seaweed farming important to be done to inhance the production of seaweed. This study was conducted in May - July 2011 in a wet lab, University of Diponegoro Marine Station Teluk Awur, Jepara. The research method used an experimental method with a completely randomized design. This study used four treatments and one control, each of which was repeated three times. Rearing media using sea water plus nitrogen with different concentrations, namely: A (0 μM), B (50 μM), C (100 μM), D (150 μM) and E (200 μM). The results showed that the addition of urea nitrogen was significant difference on the growth of C. racemosa var. uvifera (p <0.01). The average of weight gain of C. racemosa var. uvifera for 42 days, as follows: A = 3.38 ± 0.089 g, B = 3.46 ± 0.14 g; C = 3.59 ± 0.18 g; D = 3.44 ± 0.11 g and E = 3.42 ± 0.10 g. Specific growth rate of C. racemosa var. uvifera generated during the study, namely: A 0.60 ± 0.015 % per day; B of 0.94 ± 0.012% per day; C of 1.36 ± 0.024% per day; D of 0.84 ± 0.026% per day and E of 0.75 ± 0.028% per day. The lowest specific growth rate of C. racemosa var. uvifera was reached on the treatment of A and the highest in the treatment of C.
Pengaruh Penggunaan Divine Cigarette terhadap Laju Pertumbuhan Udang Windu (Penaeus monodon) Wiratmo, Puji; Sunaryo, Sunaryo; Yulianto, Bambang
Journal of Marine Research Vol 2, No 3 (2013) : Journal of Marine Research
Publisher : Journal of Marine Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.209 KB)

Abstract

Tiger Shrimp (P. monodon) is an important export trade commoditiy to the Indonesian economy. Optimization of tiger shrimp aquaculture products need to pay attention to environmental factors. The high level of activitis around the coastal at this time led to rise water pollutants, especially in the aquaculture area (Purba, 2012). Increased pollutants such as mercury can cause disruption of Tiger Shrimp survival The Divine Cigarette can catch, control and decay free radicals. Divine Cigarette is formulated material scavenger that is a composite of amino acids and EDTA which can capture, control and shed free radicals mercury with nanobiologi principle. The purpose of this study was to determine the effect of Divine Cigarette to the growth of Tiger Shrimp (P. monodon). This study used a completely randomized design (CRD) with 2 treatments and each were replicated 3 times. Treatment being tested was the addition of Divine Cigarette (A) and without the addition of Divine Cigarette (B) on the feed tiger shrimp (P. monodon). Observations were made on the rate of growth Tiger Shrimp (P. monodon) and statistical analysis were performed using t-test. Tiger Shrimp growth can be seen from the observation from average weight Tiger Shrimp and SGR supported several other data, ie: FE, FCR, PER and water quality parameters. Results of this study showed that treatment delivery Divine Cigarette effect on mean weight at treatment A (7,15 ± 0,53 g) higher than treatment B (6,19 ± 0,39 g) in the last week. SGR data suggest that on average in treatment A (3,72 ± 0,05 % per day) was higher than treatment B (3.03 ± 0.11% per day). Treatment with Divine Cigarette significant effect (p<0.01) to the SGR, FE, FCR and PER.
PENGARUH PENGGUNAAN DIVINE CIGARETTE TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN BANDENG (Chanos chanos Forskåll, 1775) Aisa, Aulia; Sunaryo, Sunaryo; Azizah, Ria
Journal of Marine Research Vol 2, No 2 (2013) : Journal of Marine Research
Publisher : Journal of Marine Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.463 KB)

Abstract

Market demand for milkfish (C. chanos Forskåll, 1775) is continually to increase, since it is used for consumption and live bait for tuna and skipjack. The purpose of this research was to determine the effect of the Divine cigarette fumigation in fish feed on the growth of milkfish (C. chanos Forskåll, 1775). This research used experimental laboratories method with 4 treatments and 3 replications. The first treatment (A) was fumigation the Divine cigarette on fish feed for 5 minutes, the second treatment (B) for 10 minutes, the third treatment (C) for 15 minutes, and the fourth treatment (K) for without fumigation (control). Results of this research showed the highest specific growth rate was obtioned in treatment C which was equal to 2.51% daily. The lowest of mercury content was on the treatment A and C, resulting in decreased levels of mercury in milkfish (C. chanos Forskåll, 1775). Based on the result it can be concluced that the fumigation treatment of Divine cigarette for 15 minutes in fish feed can increased the specific growth rate of the milkfish (C. chanos Forskåll, 1775).
Co-Authors Abdul Kholid Abdurahman, Ridwan Abrar Ridwan Achmad Sudiro Achmad Teguh Wibowo Adi Santosa Adi Santoso Adi Suryanto Adi Susilo Afdhal Afdhal Afit Istiandaru, Afit Agni Dhewangga Agus Naba Agus Setiya Budi, Agus Setiya Agus Tedyyana, Agus Ahmad Fahrudi Setiawan Ahmad Jufri Ahmad Kafrawi Nasution, Ahmad Kafrawi Ajeng Retno Budi, Ajeng Ali Djunaedi Ali Ridlo Alpano Rolistyo Alvin Fahlevi, Alvin Amalia, Mufidah Nur Amalia, Mufidah Nur Ambariyanto , Amrin Fatoni Anggit Prabowo, Anggit Annisa Azzahra Handriati, Annisa Azzahra António Gusmão Antoni Arif Priadi, Antoni Ariksrikiana, Ariksrikiana Armadani, Dio Arvi Arti Prihatini, Arti Arya Krisna Pramudya AS, M. Fachrul Asnandi Nurfakih Asyhar Tunissea Auditya Williyarto Pradana, Auditya Williyarto Aulia Aisa Aulia Arief Nasution Ayu Permana Sari Ayuning Smita Rukmi Bagus Pitra Aditya Bakti, Junida Putra Ananta Bambang Istijono, Bambang Bambang Yulianto Bambang Yuniarto Bina Ikawati Bina SKM Ikawati Bondan Fajar Wahyudi Bondan FW Budi Istana, Budi Chrisna Adi Suryono Daoed, Darwizal Dawud Dawud, Dawud Deandra Vidyanata, Deandra Deskaprina, Winda Dewi Muliyati, Dewi Dewi Puspita Ningsih Dian Indra Dewi Diana Novita Dianne Eka Rusmawati, Dianne Eka Diantanti, Novita Putri Djumilah Hadiwidjojo Dwi Angga Septianingrum, Dwi Angga Dwija Wisnu Brata Dyah Widiastuti Eka Fatmawati Tihurua Eko Ardi Nugroho, Eko Ardi Eko Widaryanto ELIZABETH A WIDJAJA, ELIZABETH A Ellis Nihayati Elwin Purwanto Endah Safitri Erlin Rachman Erma Nurmalitasari Erni Yudaningtyas Estu Nugroho Fadhilah Uzami Fatchur Rohman Fauzi Bakri, Fauzi Febrianto, Wahyu Felycia Belri Budiyani Fitriani, Wulandari Fiya Firmanda, Fiya Gayatri, Syofia Gunawan Widi Santosa Hamdani, Rozi Hamim Sudarsono Hamzah Hamzah Hardiyanti, Anggun Sri Hari Arief Dharmawan Hari Ismanto Harti Umbu Mala, Harti Umbu Hendriani, Mutia Marta Herditomo Herditomo Hermawan, Hery Sulistio Herpratiwi Herpratiwi Heru Nugroho Husein, Ananda Sabil I Nyoman Widiasa Indrian Juwita Irawan, Velinda Finka Ita Riniatsih Iwan Sugihartono, Iwan Jarohman Raharjo Jauharul Fadli Jufri Jufri Karmelina, Nita Kasmawati Kasmawati Kasmawi, Kasmawi Ken Suwartimah Khajar Imaniar Koesriharti Koesriharti Kosmas Isdarmadi Kristama Setiaji Kristianto, Sonny Kumalasari, Ratih Laia, Masarius Legisnal Hakim Luchman Hakim M. Aziz Muslim M. Rahman M. Taufan Asri Zaen Marmi, Marmi Martini Martini Maskun Maskun Maulana Nuril Huda Maulana, Riskan Servira Mintarti Rahayu Mochammad Dawam Maghfoer Mugiono Mugiono, Mugiono Muhammad Alhan Muhammad Ilyas Sikki Nastiti Wijayanti Nauli, Nugraha Akbar Deton Nova Kristian, Nova Nova Pramestuti Nunun Barunawati, Nunun Nurchasanah Nurchasanah, Nurchasanah Nurhakim, Fazar Bahari Dwi Nurkholish Majid Perdana, Akbar Pramono, Bayu Prasetyo, Puguh Wahyu Prihadi, Andung Santoso Prita Fatma Adelia Priyanto, Dwijo Priyanto, Dwijo Priyo Sasmoko Puji Astuti Puji Wiratmo Purnomo Budi Santoso Purwaningsih Purwaningsih Puspita Wardani, Dina Ayu Putri Noverta Putri, Riska Novianti Raden Ario Radiansyah, Rino Rahayu Widyasari Rahmawati, Dyah Ria Azizah Richa Firdaus Rini Pramesti Ririn Tria Risti Rismayana, Sandy Risnita Tri Utami Rita Irma, Rita Rizqullah, Dellia Rezha Bayu Roedy Soelistyono Rr. Anggun Paramita Djati Ruliana Ruliana, Ruliana Rusdarti Rusdarti, Rusdarti Rustadi Rustadi Saefudin Saefudin Sahara, Farah Sandy Vikki Ariyanto Sari, Sulva Widya Sarungallo, Pandung Septiana, Dewi Sholeh Hadi Pramono Sianipar, Edward Martinius Siswo Purnomo Siswoyo Siswoyo Sitawati Sitawati Siti Kholimah, Siti Siti Nurhasanah Sofi Mursidawati Sri Marini Sri Redjeki Sri Sedjati Sri Untari Sudarno Sudarno Sudjoko, Rifdian Indrianto Suhanto, Suhanto Sulistyo, Hery SUMADI SUMADI Sumbayak, Etta Rostina Marthogi Sunardi, Hartanto Sunoto Sunoto Suparno Suparno Surachman Surachman Suryono Suryono Susila, Susila Susilo, Heri SUWIRMAN NURYADIN, SUWIRMAN Suyono Suyono Syahruddin Syahruddin Tahan Uji Tatik Wardiyati Tihurua, Eka F Tika Fiona Sari Titiek Islami Toruntju, Sultan Akbar Tri Aji Pamungkas Tri Ramadhani Tri Tjahjono Tri Wijayanti Trijaya, M. Wendy Tristanti, Nur Azizah Ula, Sofiatul Uno Bintang Sudibyo Uswatunnisa Uswatunnisa, Uswatunnisa Utama, Wahyu Putra Utami, Lega Putri Vembri Noor Helia, Vembri Noor Wadjdi, Muhammad Farid Wahyu Kurnia Dewanto Wandha Stephani, Wandha Wardani, Yulia Kusuma Wasis Wasis Wasito, Bagus Welas Haryati Widari Widari, Widari Widiastuti, Dyah Widiharti, Widiharti Wijono Wijono Windah Estrilia Somba Yaya Finayani Yazid Basthomi Yoga, I Ketut Dharma Putra Yong Fikri Yulius Basuki Adi Wibowo Zakaria Bahari