p-Index From 2014 - 2019
22.651
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Media Teknik Sipil Indonesian Journal of Geography Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian Saintek Jurnal Ilmiah Telaah Manajemen Jurnal Ilmiah Kajian Akuntansi METAMORFOSA Journal of Biological Sciences JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP MEDIA MEDIKA INDONESIANA KEAIRAN JURNAL ILMU SOSIAL JURNAL ILMU LINGKUNGAN Indonesian Journal of Applied Sciences Jurnal Perikanan Kelautan MediaTor: Jurnal Komunikasi POSITRON Depik Jurnal Poli-Teknologi Paedagogia Prosiding Seminar Biologi Pendidikan Tata Niaga Jurnal INFOTEL REKA KARSA Interaksi Online Journal of Nutrition College Berkala Ilmu Kedokteran Jurnal Sains Dasar Mediator CORAK RESITAL : JURNAL SENI PERTUNJUKAN PROMUSIKA Jurnal Manusia dan Lingkungan Abdimas INTEGRALISTIK Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Mahasiswa Pasca Sarjana Geoplanning Journal Hukum Dan Dinamika Masyarakat Majalah Geografi Indonesia Students´ Journal of Accounting and Banking Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Teknik Elektro Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Jurnal Riset Kesehatan Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Gravitasi Jurnal Al-Tadzkiyyah Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Forum Geografi Traditional Medicine Journal Jurnal Riset Gizi Proceeding SENDI_U REFLEKSI EDUKATIKA JURNAL KEPERAWATAN GLOBAL Fish Scientiae JETri Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Sari Pediatri Jurnal Hukum dan Peradilan Unnes Civic Education Journal Catharsis Sains Peternakan: Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan AKUNTANSI DEWANTARA Paediatrica Indonesiana JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK Health Notions Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan ANALITIKA Jurnal Akuntansi Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia BISE: Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture EnviroScienteae INOVTEK POLBENG Indonesian Journal of Chemistry Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Fokus Ekonomi : Jurnal Ilmiah Ekonomi Jurnal Selaras : Kajian Bimbingan dan Konseling serta Psikologi Pendidikan Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Jurnal Kordinat Prosiding Seminar Nasional Pakar EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Pelataran Seni Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Jurnal POLIMESIN EDUPEDIA Abdi Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya Warta Penelitian Perhubungan Jurnal Teknologi dan Ilmu Komputer Prima (JUTIKOMP) Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Jurnal Hukum dan Peradilan Jurnal SPATIAL Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Informasi Interaktif
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Catharsis

KESENIAN LAESAN DI KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG (Kajian Fungsi & Konflik)

Catharsis Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui dan memahami bagaimana Kesenian Laesan difungsikan oleh masyarakat Desa Soditan Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang dan ingin mengetahui dan memahami adanya pertentangan atau konflik yang ada di dalam kehidupan  masyarakat  Lasem  dalam  konteks  Kesenian  Laesan.  Hasil  penelitian  yang pertama adalah Kesenian Laesan merupakan salah satu sarana hiburan bagi masyarakat Lasem. Di samping berfungsi dalam kegiatan upacara-upacara, Kesenian Laesan juga sering ditampilkan hanya sekedar untuk tontonan saja, untuk membangkitkan rasa estetis pada masyarakat dan sebagai hiburan. Kesenian Laesan d ipandang sebagai   ritual yang tidak sesuai dengan norma-norma agama karena mengandung unsure mistik dan juga dipandang sesat karena menggunakan sesajen untuk mengundang roh-roh para leluhur yaitu bidadari. Hal ini menjadikan adanya penolakan dari sebagian masyarakat Lasem terutama santri. Adanya percampuran antara Islam dengan kebudayaan Jawa (kejawen)  seharusnya justru memperkuat masyarakat untuk menghidupkan kembali Kesenian Laesan sebagai kesenian asli Rembang sebagai suatu bentuk hiburan semata.

RESISTENSI LARAS MADYA DUSUN SUCEN DESA TRIHARJO KECAMATAN SLEMAN YOGYAKARTA

Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laras Madya Dusun Sucen adalah seni musik tradisi Islam Jawa yang mengadopsi teks Serat Wulangreh karya Pakubuwono IV sebagai syairnya. Instrumen pengiring Laras Madya terdiri dari kendang, terbang dhana, terbang gong, dan sharon dua bilahan/kenthing. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana dominasi budaya massa pada Laras Madya Dusun Sucen? dan bagaimana proses resistensi Laras Madya Dusun Sucen?. Pendekatan pada penelitian ini adalah interdisiplin ilmu sosio-antropologi. Menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Dusun Sucen, Desa Triharjo, Kecamatan Sleman, Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data secara utama menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Adanya dominasi budaya massa pada lingkup kelompok Laras Madya Dusun Sucen melalui media massa. (2) Adanya proses resistensi melalui bentuk keorganisasian dalam kelompok.

BENTUK NYANYIAN RAKYAT DALAM SENI SASTRA SENJANG DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN

Catharsis Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senjang adalah salah satu bentuk media seni budaya komunikasi antara orang tua dengan generasi muda atau dapat juga antara masyarakat dengan pemerintah dalam penyampaian aspirasi yang berupa nasehat, kritik, maupun penyampaian rasa gembira. Masalah penelitian ini adalah bagaimana  bentuk nyanyian rakyat  dalam seni  sastra Senjang  di Kabupaten Musi  Banyuasin Sumatera  Selatan.  Penelitian ini  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif.  Pendekatan  yang digunakan dalam penelitian ini adalah interdisiplin dengan melibatkan disiplin ilmu yaitu folklor  dan musikologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan studi dokumen.Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan, bentuk nyanyian rakyat dalam seni sastra Senjang terbagi dalam beberapa bentuk yaitu nyanyian rakyat sesungguhnya,  nyanyian  berisikan nasihat,  nyanyian  pacaran  dan  pernikahan,  serta  nyanyian jenaka.

MADIHIN AR RUMI: KREATIVITAS MUSIK DAN TINDAKAN SOSIAL DALAM PENYAJIANNYA

Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena berkesenian di sanggar Ar Rumi menjadi hal yang menarik terhadap Madihin.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami tindakan sosial dalam penyajian Madihin. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik analisis data yang digunakan mengikuti langkah analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Madihin digital di sanggar Ar Rumi terbentuk karena adanya tindakan-tindakan yang dilakukan oleh sanggar Ar Rumi dimana tindakan tersebut menghasilkan suatu interaksi sosial yang meliputi kontak sosial dan komunikasi secara antara pamadihinan dan penikmat.

BENTUK KOMPOSISI DAN PESAN MORAL DALAM PERTUNJUKAN MUSIK KIAIKANJENG

Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

______________________________________________________________ Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran secara langsung tentang bentuk komposisi dalam pertunjukan musik KiaiKanjeng yang berfokus pada unsur-unsur di dalamnya dan pesan moral dalam pertunjukan musik KiaiKanjeng yang berkonsentrasi pada pesan moral menyangkut persoalan hidup manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu seluruh data yang telah didapatkan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Di samping itu penelitian ini juga menggunakan pendekatan interdisiplin. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Lagu “Jalan Sunyi” yang dibawakan dalam pertunjukan musik Kiaikanjeng menggunakan birama 4/4. Untuk struktur bentuk musiknya mempunyai melodi tanya dan melodi jawab. Selanjutnya, syair lagu “Jalan Sunyi” terdiri atas syair melodi lagu dan puisi. Untuk temponya menggunakan tempo adagio dengan dinamika piano dan dibawakan dengan penuh perasaan. Mengenai alat-alat musik yang digunakan, mencakup alat-alat musik modern dan tradisional. Terakhir, berkaitan dengan aransemen, kelompok musik KiaiKanjeng selalu merubah lagu-lagu yang dibawakan, kecuali lagu-lagu yang diciptakan oleh KiaiKanjeng sendiri. Adapun pesan moral dalam pertunjukan musik KiaiKanjeng terdiri atas pesan moral dalam hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan dirinya sendiri.

Kesenian Rampak Kenthong sebagai Media Ekspresi Estetik Masyarakat Desa Kalirejo Kabupaten Pekalongan

Catharsis Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian Rampak kenthong adalah alat musik yang terbuat dari bambu, dalam bahasa Banyumas lazim disebut thek-thekan. Disebut thek-thekan karena sesuai dengan bunyi yang dihasilkan pada saat dipukul. Kesenian Rampak Kenthong di Kecamatan Talun memiliki keistimewaan yang ditunjukkan melalui syair lagu yang bernuansa religi dan tradisi, selain pertunjukan tari dan silat. Alat musik yang digunakan dalam kesenian Rampak Kenthong meliputi angklung, calung, bedhug, tam-tam dan kenthongan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk lagu dalam penampilan grup Rampak Kenthong di Desa Kalirejo Kabupaten Pekalongan.,(2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan alasan kesenian Rampak Kenthong digunakan sebagai media ekspresi estetis masyarakat Desa Kalirejo Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, serta metode dokumen, sedangkan teknik analisis terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk lagu dalam penampilan grup Rampak Kenthong meliputi diatonis minor, melangkah, A-B-C, baku, merah diatonis mayor, berurutan, irama semangat, pentatonis selendro, berurutan, syair bahasa arab, 2 pola bentuk lagu, 3 pola irama, gerak melangkah, pentatonis selendro, pentatonis pelog patet lima, gerak melodi melangkah. (2)  Setiap lagu dalam pertunjukan Rampak Kenthong memilki makna dan ekspresi tersendiri. Hal itu ditentukan dari bentuk musik dan syair lagu tersebut. Rampak Kenthong art is a musical instrument made of bamboo, in language banyumas commonly called thek-thekan.Called thek-thekan because in line with of sounds produced at struck. Rampak kenthong art in Pekalongan regency different than other regions, things that are different from other regions located at then the words religious nuances and traditions. In a art rampak kenthong also served dance and performing arts. An instrument used in the arts of Rampak Kenthong covering angklung, calung, bedhug, tam-tam and kenthongan. The purpose of this research are (1) to know and described the form of song in appearance group rampak kenthong in the Kalirejo village, Pekalongan regency., (2) to know and described reason art Rampak Kenthongused as a medium of expression aesthetically the village community kalirejo pekalongan regency. This research uses the method-qualitative study.Technique data collection used is the method observation, interview, and a method of documents, while technique analysis consisting of three grooves activities that happen simultaneously namely reduction data, presentation of data, withdrawal conclusion / verification. This research result indicates that (1) the song in appearance group includes diatonic rampak kenthong minor, stepped, a-b-c, raw, major red diatonic, successive, rhythm spirit, pentatonis selendro, successive, lyrical arabic, 2 pattern the song, 3 the rhythm, motion step, pentatonis selendro, pentatonis pelog patet five, motion melody step. (2) Any song in a Rampak Kenthong have meaning and expression of its own .It determined from musical form the and then the words. Based on the results of research , researchers suggested that coaching held business through training organization arts society-based by the district government pekalongan , revamping the presence of businesses and guidance in the fields of music by the village government Talun.

Art of Music Taring In Sanggar Tunas Muda Lahat District In Perspective Aksiologi: Study In The Context Of Socio Culture

Catharsis Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The art of Terbangan music in Lahat district is a cultural product derived from the customs of Semende people who migrated to the district of Lahat South Sumatra. With regard to this, the purpose of this study is to examine the issue of the form of the music of Terbangan and the axiological values ​​in it. This research uses an interdisciplinary approach involving the disciplines of musicology and philosophy. Science of Musicology is used to analyze the elements and forms of music on the art of flying. The discipline of philosophy is used to analyze the values ​​contained in the Art of Music Terbangan. Sources of data in this study using a qualitative source consisting of primary and secondary sources with techniques perngumpulan observation data, interviews and document studies. Data validation technique used by source triangulation while data analysis technique is done by reducing data, presenting data, and verifying data. In this verification process, conclusions are drawn with interpretations that use emic point references (field opinion sources) and ethical perspectives based on the theoretical concepts used. Based on the results of research shows things as follows the first form of musical structure among other elements, motives, clauses, sentences or periods that exist in the art of music Terbangan. The two human values ​​in the art of Terbangan which are part of man are holiness, goodness, truth and beauty.

Embodiment, Myth, and Characters’ Value Sculpture of Tau Tau at Toraja in South Sulawesi

Catharsis Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to study the embodiment sculpture Tau Tau in Toraja as a work of art, the urgency in Rambu Solo’ rituals, the myth, and the character’s value contained in it. The approach used is descriptive qualitative which lead to ethnographic, with techniques of observation, interviews, and document study in collecting data. The results obtained in this study indicate that, First, the sculpture of Tau Tau in Toraja is a primitive which is monumental style, with an aesthetic that is mythic-religious. Second, the sculpture of Tau Tau is important in the Rambu Solo’ ritual for the nobility because it is one determinant of excellence ceremony. Third, the sculptures represent the Tau Tau from the myths that live in the minds of religious-arkhais communities Torajans, like the myth of Eran di Langi’, the myth of the birth of Datu Laukku and Puang Adang, myths about Daeta-Daeta and myths about the end of human life. Fourth, the sculpture of Tau Tau contains character values, such as the attitude of respect, responsibility, wisdom, love and compassion, hard work, integrity, and a sense of gratitude. Based on the research results, put forward the suggestion that, First, the Department of Education and Culture need to incorporate sculpture Tau Tau into the learning materials in schools. Second, artists need to introduce more in sculpture Tau Tau through the studies. Third, citizens of Toraja societies which needs to have a high awareness of the importance of maintaining and preserving the sculpture Tau Tau as cultural products that few of their ancestors.

Form and Structure of Kentrung Art in Ngasem Village Batealit District Jepara Regency

Catharsis Vol 7 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentrung art is a folk theater art that tells a story in the form of prose and interspersed by pantun, an Indonesian unique form of prose. It is played by sung, and uses musical instrument called “Terbang” or Rebana. This research aims to analyze the shape and structure of Kentrung art in Ngasem Village District Batealit Jepara regency. The method used in this research is qualitative descriptive with interpretative case study research design. The research data was collected by observation technique, interview, and documentation study. It is also using triangulation techniques of sources and data to maintain its validity. Meanwhile, the data analysis technique is done through the process of reduction, presentation, and withdrawal of conclusion (verification). The results of this study indicate that, Kentrung musical form consists of two elements, namely elements of time and melody. The time element of Kentrung art employs Allegreto tempo which means fast or between the speed limit of 104-112 steps per minute; the meter uses 4/4, meaning there are four or four minutes of beats on each bar; and rhythmic patterns are divided into two types (senggakan and sautan) which generally use the value of half-tap, and on the big fly using the pattern of rhythm singkup. Most melodies use a half-tap note with the highest tone of G# 5 (la), and the lowest tone is F# 4 (sol). Meanwhile, the musical structure of Kentrung consists of two sentences or periods namely repeated A B.

The Change of Function of Rejung Arts in Pagaralam City

Catharsis Vol 7 No 1: Article In Press
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The arts of Rejung is a poem delivered through singing or song, accompanied by a single guitar (one guitar), has a rhythm and ornamental tones delivered in accordance with the theme and vocal character of the performer or Rejung artist. Rejung arts is a form of expression of a cultural society in Pagaralam which has a variety of functions according to the interests and circumstances of society. The purpose of the study was to analyze the socio-cultural changes and its effect on the function of Rejung arts in Pagaralam. The science used here is sociology, it is  to describe social changes in a society that affects the function of Rejung arts in Pagaralam. The research method is descriptive qualitative. The technique of data collection in this research are observation, interview, and documentation. The technique of data validity to examine credibility of data is through triangulation. Triangulation of source was done for the process of examination by checking data from several sources. The technique of data analysis used analysis procedur of Miles’ and Huberman’s interactive, i.e., data reduction from the object of Rejung arts. The data is in the form of written document, visual and audio which have been identified, verified, arranged, grouped, and classified in accordance with the research focus. The change of function of Rejung arts because of the less interest from societies, especially the young generation to display and to appreciate Rejung arts as a form of traditional arts. It causes the losing of a tradition and values of inherited arts from generation to generation.

Co-Authors 08.05.52.0064 Novi Perwitasari 09.05.52.0075 Lia Yuliana 10.05.52.0010 Dwi Sulistyowati 10.05.52.0030 Christina Dewi 12.05.52.0210 Resty Andini Putri, 12.05.52.0210 12.52.02.0204 Kinayah, 12.52.02.0204 12.5202.0172 Sukowati 1352020069 Prijatno Sri Eko Putranto, 1352020069 1352020070 Teguh Purnomo, 1352020070 1352020104 Pujadi, 1352020104 1352020105 SRI HERANINGSIH, 1352020105 A, Reo A. Samik Wahab, A. Samik Abdurrachman, Mirzam Adi Nugroho Adi Ratriyanto Adnan Sofyan Afiana Praditasari, Afiana Agres Vivi Susanti Agung Budi Raharjo Agung Budiharjo Agus Candra Agus Naryoso Agus Prasetyo Budi Agustian Ipa Aji Setiawan Alimuna, Wa Allen Yeoh, Allen Amalia Yunika Putri, 13.05.52.0204 Ana, Testian Yushli Anada Leo Virganta, Anada Leo Andi Suhardiyanto Andriani, Beti Angga Dwi Pratama, 14.05.52.0003 Angga Widhi Saputro Anggun Parameswari, Anggun Anindya Ratna Pratiwi Annisa Arum Putri Anton Styo Wibowo, Anton Styo Ardang, Rifvan Yuniar Ari Setyowati Arief, Ahmad Fikri ARIF INDIARTO, ARIF Arifin Arifin Arintina Rahayuni Aristiati, Kun Ariyanti, Wahyu Arizona, Meivy Armeina Nur Rachmawati ARTINI PANGASTUTI Arum, Rizki Sekar Asri Nugraheningtyas Astuti, Satria Dwi Aulia, Vina Auliya Hakim, Muhammad Andi Ayi Yustiati Azhari Azhari Azizzah, Farah B. Setiawan Baedhowi Baedhowi Bagus Indrawan, Bagus Bambang Sigit Bambang Wasito Adi Bardi Murachman Baskoro Adi Prayitno Bayu Setya Hertanto Cahyo, Reza Dwi cahyono, hadi Carlina Soetjiono Chairunnisa Chairunnisa Condro Hadi Mulyono, Condro Hadi David David DEWI IRAWATI Dewi Kusuma Wardani Dhimas Arvico, 13.05.52.0138 Djarot Sadharto, Djarot Djati Mardiatno Dwi Pratama, 14.05.52.0003 Angga Dwi Ratnawati, Dwi EDWI MAHAJOENO Eka Kusumawati, Eka Eka Wahyudi Eko Haryono Eko Mujiyanto, 13.05.52.0092 Endah Tri Wahyuni Endang Widjayanti LFX Erland, Radja Ernawan Setyono Euis Soliha F.X. Hartono Fasani, Rizkan Faif Fattah, Fuad Abdul Febrianto, Aji Sofian Feri Setyowibowo Gema Paku Bumi Gumilang, Anggita Moro Hani Faurizka Happy Ade Permanasari Hardyanto S HARI SUTRISNO Harini Harini Harlistyanti, Ryna Hartono Hartono Hartono, Rudy Harwanto, Dody Candra Herbowo Hardianto Hermin Poedjiastoeti Hersugondo Hersugondo Heru Santoso Wahito Nugroho, Heru Santoso Wahito Hosiana MD Labania Idham Halid Ikhsan Jaslin, Ikhsan Ilham Futaki Indra Surjati Indrawati, Like Intan Permata Sari, 12.05.52.0029 Isna Putri Indayani, Isna Putri Isni Nurruhwati Iva Yuniasih, 14.05.52.0001 JaisSetiawan, 13.05.52.0232 Jaslin Ikhsan Jayanti, Noviana Luthfi Jazilah, S. Joko Riyanto Joko Sutrisno Jonet Ariyanto Nugroho, Jonet Ariyanto Junun Sartohadi Kristanto, Alfa Kristiani Kristiani Kristiara, Sandy Kristiawan, Dona Kuat Rahardjo TS Kusuma Putri, Devi Ayu Kusumo, Pandansari Langgeng Wahyu Santosa Latif Sahubawa Leidena Sekar Negari Leny Noviani Lestari, Wijayanti Puji Lia Faiqoh Luasunaung, Alfred Luqmana Chakim, 15.05.52.0010 M Masykuri Manik, Astri Marita Martien Herna Susanti Mintasih Indriayu, Mintasih Muchamad Yulianto Muhammad Cahyadi, Muhammad Muhammad Sabandi, Muhammad Muhammad, Arfaningsi Mujadid, Ahmad Zahry Muslimawati, Claudia Musripah, 14.05.52.0098 N Wahyuningsih, N N Widyas, N Nachrowi D. Nachrowi Naibaho, Lamhot Neazar Astina Prabawani Nimas Hayuning Anggrahita, Nimas Hayuning Ningsih, Maulida Fajari Noor Sudiyati Novita Sekarwati, Novita Nugroho Tri Waskitho Nugroho, Dowes Ardi Nurcholis, Muhammad Nurfiatin, Titin Nurrohmah, Elida Nurul Dwi Dhamayanti, 15.05.52.0096 Nurul Khakhim Okid Parama Astirin Oktapiandi, Oktapiandi P, Azlhimsyah Rambun Pamenan, Azlhimsyah R. Pancawati Hardiningsih Paransa, Isrojaty Johanes Paringsih, Novia Citra Perdana, Firdaus Pinkky Sisvianingrum, 13.05.52.0049 Ponendi Hidayat Prabang Setyono Pramuwardani, Ida Pranoto Pranoto Pranoto, Wahyu Yudha Prasetyanta, Eka PRASETYO ANI PUJIASTUTI, 1252020126 Prasica Rudy Artha, 12.05.52.0191 Prastyanti, Katisya Abrina Pratami, Vivin Alfyana Yulia Pratiwi, Ervin Devi Pristiati, Tutut PUJI LESTARI Purba, Gandi YS Putri Endah Kurnia, 12.05.52.0134 Rachmawati Meita Oktaviani Rachmawati, Susan Rahayu, Slamet Mardiyanto Rahayu, Slamet Mardiyanto Rahmi Lubis Ramdani Salam Rani Rakhmaputri Wiranto Rara Sugiarti Regina Tutik Padmaningrum Reina Widianingrum, 14.05.52.0159 Reni Dyah Ayu Nur Fatimah, Reni Dyah Ayu Nur Reny Rahayuningsih, 13.05.52.0189 Rialdi, Rio Rianawati, Titik Rizaldi, Rizaldi Rois, Ibnu Rosyid Hidayah, Rosyid Rudy Yoga Lesmana S.A. Bachtiar, S.A. Safrudin, Dwi Sagaf Faozata Adzkia, Sagaf Faozata Saiful Bachri Salman Alfarisy Totalia Sangaji, Niko Sari, Reza Nepilia Sari, Siti Kartika Sayudi, Dewi Sri Septiani Septiani Setyo Prihatin, Setyo Shalihuddin Djalal Tandjung, Shalihuddin Djalal Sigit Heru Murti, Sigit Heru Sigit PRASTOWO Sintha, Aga Dwi Sishayati, Sishayati siti marwati Siti Nurjanah SITI RACHMAWATI Slamet Suprayogi Soebardi, Aris Sofia Mubarika Sopaheluwakan, Ardhasena Sri Budi Lestari Sri Budiastuti Sri Handayani Sri Mawarni, Sri Sri Mulatsih Sri Noor Mintarsih, Sri Noor Sri Waluyanti Sri Widowati Herieningsih Suardi, Rofiandri Sudarmadji Sudarmadji Sudarno Sudarno Sudibiyakto Sudibiyakto Sudiyono Sudiyono Suherman Suherman Sukanadi, Made Sumardino Sumardino Sumarno Sumarno Suparji Suparji, Suparji Suprijatmi, Tanti Supriyanto Supriyanto Suproborini, Arum Surya, Ferry Hendra Susanto J Susila Kristianingrum Sutaryo Sutaryo Sutrisno sutrisno Sutriyono, Toto Suwarno Suwarno Suyanto Hadi Syahudi, Giman Syofia Rahmayanti, Syofia Tandiyo Pradekso Tandjung, Djalal Titi Yuli Astuti, Titi Yuli Titik Kuntari Tomi Yuniardi M, 12.05.52.0120 Totok Sumaryanto F. Totok Sumaryanto Florentinus, Totok Sumaryanto Tri Retnasari, Tri Triana Setyawardani Triyanto Triyanto Triyono Lukmantoro Triyuliati Triyuliati Turnomo Rahardjo Tutik Fitri Wijayanti Tutik Wahyuni Tutik Wahyuningsih* Tyas, Eden Handayani Tyastuti, Erma Musbita Ubad Badrudin Udi Utomo Ula, Husnal Utami Utami Utomo Utomo Vita Kartikasari, Vita Wadiyo Wadiyo, Wadiyo Wahyu Sejati, Wahyu Wardhani, Puspita Indra Warsinah Warsinah Wibowo, Totok Wahyu Widha Sunarno Widianingrum, Reina Wijaya, Barkah Bangkit Wijayanti Endang, Wijayanti Wiryanto Wiryanto Wiwid Noor Rakhmad Wiyono, Joko Wulan Widiyanti, Wulan Wulandari, Yun Ismi Y B P. Subagyo, Y B Yasarah Diswari Ditiya, 15.05.52.0204 Yatimin Yatimin Yeow Liang, Yeow Yudiantoro, Dwi Fitri Yuli - Andriani Yuli Kurnia Ningsih Yuliyati Yuliyati, Yuliyati Yunianingsih, Era Yuwono Setiadi, Yuwono