Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Edu Geography

TINGKAT PENGETAHUAN WARGA KAMPUS DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH Sari, Ika Yunita; Sunarko, Sunarko; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pengelolaan sampah di lingkungan Universitas Negeri Semarang masih belum optimal karena hanya sebagian kecil dari sampah organik yang dikelola sedangkan sisa dari sampah organik lain dan anorganik dibuang ke TPS banaran.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tentang pengelolan sampah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (description research). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial  sebanyak 2.027 orang yang terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 137 warga kampus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi dan observasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tentang pengelolaan sampah termasuk dalam kategori sedang dengan rincian pengetahuan tentang reduce dan reuse yaitu dalam kategori sedang sedangkan tingkat pengetahuan tentang recycle termasuk dalam kriteria tinggi. The phenomenon of environmental waste management in Semarang State University is still not optimal because only a fraction of the organic waste managed while the rest from other organic and inorganic garbage dumped into the TPS Banaran. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of campus citizens at the Faculty of Social Sciences, State University of Semarang on the management of garbage.  This research is descriptive (description research). The population in this study are all citizens of the campus at the Faculty of Social Sciences as many as 2.027 people consisting of faculty, staff and students with a total sample of 137 residents of the campus. Data collection techniques using the test, documentation and observation. Data analysis using descriptive techniques percentage. Data analysis using descriptive techniques percentage. The results showed that the level of knowledge of citizens of the campus at the Faculty of Social Sciences, State University of Semarang on waste management in medium category with details of the reduce and reuse of knowledge that is in the medium category, while the level of knowledge about recycle included in the high criteria.
Persepsi Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Hadi, Miftakhul; Sunarko, Sunarko; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to determine the perception of adolescents in Banyukuning Village about early marriage. In analyzing this adolescent perception, the perception variables divided into two sub variables, namely, the understanding and assessment of adolescents about the phenomenon of early marriage. The population in this research were adolescents aged 9 to under 16 years for women and 11 to under 19 years old for men. The method used is quantitative descriptive. Data collection techniques used were interviews, tests, observations, questionnaires and documentation. While data analysis using descriptive statistical percentages. Based on the results of the study showed that 61% of adolescent males and 56.6% of women have a great level of understanding. While as many as 69.5% boys and 73.6% of women have an excellent level of assessment. Based on the results from the aspect of perception, it can be concluded if the main causes of early marriage in the village numbers Banyukuning is not because of the perception. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi remaja Desa Banyukuning tentang pernikahan dini. Dalam menganalisis persepsi remaja ini, variabel persepsi terbagi menjadi dua sub variabel yakni, pemahaman dan penilaian remaja dalam menyikapi fenomena pernikahan dini. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja berusia 9 hingga dibawah 16 tahun untuk perempuan dan 11 hingga dibawah 19 tahun untuk laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes, observasi, angket dan dokumentasi. Sementara analisis data mengunakan statistika deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 61% remaja lakilaki dan 56,6% perempuan memiliki tingkat pemahaman yang tergolong sangat baik. Sementara sebanyak 69,5% remaja laki-laki dan 73,6% perempuan memiliki tingkat penilaian yang tergolong sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dari aspek persepsi maka dapat dikaji jika penyebab utama angka pernikahan dini di Desa Banyukuning bukan karena faktor persepsi.
PERILAKU PENDUDUK DALAM UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP PADA DUA DESA DI KABUPATEN KUDUS TAHUN 2012 Dewi, Netti Liana; Banowati, Eva; Sunarko, Sunarko
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN TES PILIHAN GANDA YANG BERKUALITAS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS SEMESTER GENAP SMA NEGERI 3 PATI TAHUN AJARAN 2012/2013 Indriastuti, Diana; Tukidi, Tukidi; Sunarko, Sunarko
Edu Geography Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat tes pilihan ganda yang berkualitas berdasarkan analisis teoritik yang meliputi kaidah penulisan soal dan analisis empirik yang meliputi validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran dan distraktor pada mata pelajaran geografi kelas XI IPS SMA Negeri 3 Pati Tahun Ajaran 2012/2013. Analisis reliabilitas dari uji lapangan pertama, uji lapangan kedua, dan uji lapangan ketiga diperoleh r11 > rtabel maka perangkat tes tersebut reliabel. Analisis daya pembeda dari 50 butir soal terdapat 31 (62%) soal cukup dan 19 (38%) soal baik. Analisis tingkat kesukaran dari 50 butir soal terdapat 14 (28%) soal mudah, 22 (44%) soal sedang, dan 14 (28%) soal sukar. Analisis distraktor dari 50 butir soal terdapat 50 (100%) soal baik. Simpulan akhir dari penelitian ini adalah perangkat yang dikembangkan sudah baik dan layak digunakan. This research aims to produce a multiple choice test of quality based on theoretical analysis which includes rules of writing and the empirical analysis that includes the validity, reliability, discriminating power, difficulty index, and distractor on the subjects of geography class XI IPS SMA Negeri 3 Starch academic year 2012/2013. Reliability analysis field test first, second field test, and third field test obtained r11 > rtable then the test is reliable. Analysis of discriminating power of 50 items with 31 (62%) enough items and 19 (38%) good items. Analysis of difficulty index of 50 items with 14 (28%) easy items, 22 (44%) medium items, and 14 (28%) difficult items. Analysis of the distractor of 50 items there are 50 (100%) good items. Final conclusion of this research is that the device has been well developed and fit for use.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN DOMAIN AFEKTIF YANG BERKUALITAS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA N 1 BOJA KABUPATEN KENDAL TAHUN AJARAN 2012/2013 Krisnawati, Yuhana Dwi; Sunarko, Sunarko; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN LINGKUNGAN HIDUP DENGAN SIKAP MAHASISWA DALAM PROGRAM KONSERVASI UNNES (STUDI KASUS PADA MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI FIS UNNES) riyanto, eko ahmad; Sutardji, Sutardji; Sunarko, Sunarko
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN AIR DAN EKSPOSITORI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI LINGKUNGAN Mustagfiri, Rezza; Sunarko, Sunarko; Muh. Sholeh, Muh. Sholeh
Edu Geography Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HOREY (CRH) PADA MATERI KERAGAMAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII MTs NEGERI KAWUNGANTEN KABUPATEN CILACAP TAHUN 2016/2017 Vidiawati, Ira; Sunarko, Sunarko; Parman, Satyanta
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat efektivitas penggunaan model pembelajaran koopertatif tipe course review horey (CRH) pada materi keragaman flora dan fauna di Indonesia mata pelajaran IPS kelas VII. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimen one group pretest posttest. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran CRH dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tidak ada kaitan antara aktivitas belajar siswa dengan hasil belajar siswa. Model pembelajaran CRH efektif digunakan untuk pembelajaran IPS kelas VII Mts Negeri Kawunganten. Saran peneliti adalah penelitian menggunakan model course review horey sebaiknya dikembangkan lagi agar berjalan lebih efektif sesuai dengan materi yang ada baik oleh guru maupun peneliti lain.   Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this research was to measure the effectiveness of the use of the learning cooperative model type course review horey (CRH) on the material diversity of flora and fauna in Indonesia social studies class VII. This study uses a pre-experimental research design one group pretest and posttest. Data collection method used is the method of observation, documentation and testing. The result showed CRH learning model can improve the activity and student learning outcomes. There was no association between student’s learning activities with learning outcomes of student. CRH learning model effective used for learning social studies in class VII MTs State Kawunganten. The researcher suggest is research using the CRH learning model should be developed further in order to work more effectively in accordance with the existing material both by teacher and other researches for learning social studies class VII MTs State Kawunganten  
TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 GEBOG KABUPATEN KUDUS TENTANG MATERI SOSIALISASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DILIHAT DARI JENIS PEKERJAAN ORANG TUA Munawwaroh, Siti; Sunarko, Sunarko; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di kalangan remaja dipengaruhi oleh orang tua. Kenyataan masih banyak orang tua yang sibuk dengan pekerjannya sehingga tidak terlalu memperhatikan masalah kesehatan reproduksi anaknya. Akibatnya kebanyakan remaja masih menganggap tabu untuk membicarakan masalah kesehatan reproduksinya dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa tentang materi sosialisasi kesehatan reproduksi remaja dilihat dari jenis pekerjaan orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskripsitif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gebog memiliki rata-rata tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja sebesar 78%. Jumlah responden yang tuntas 31 orang. Nilai rata-rata melebihi KKM yaitu >65. Maka dapat dikatakan bahwa BPMPKB telah berhasil dalam melaksanakan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja di SMA Negeri 1 Gebog. Orang tua yang bekerja sebagai karyawan swasta memiliki anak dengan pengetahuan sangat tinggi terhadap kesehatan reproduksi remaja. Abstract___________________________________________________________________The knowledge degree in terms of the teenage reproduction heath in the youngsters are influenced by the parents. In reality, there are so many people that are so busy with their work which makes them unaware of what happened in their children’s reproduction health. The consequence of this problem is that most teenagers think that talking about their reproduction health with their parents is considered to be taboo. This study aims to know the degree of students’ knowledge in terms of the material on socialiszation of teenage reproduction health seen from the kind of job owned by the parents. The technique of collecting the data used tests and documentation. The technique of analyzing the data used percentage descriptive. The results showed that the students of the twelfth graders of SMA Negeri 1 Gebog had the average of 78% knowledge in terms of teenage reproduction health. The number of respondents that got more than the minimum score of 65 was 31 people. It could be said that BPMPKB had succeeded in doing socialization in teenage reproduction health done in SMA Negeri 1 Gebog. Parents that work as a private employees have children that own high degree of knowledge in teenage reproduction health.
PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA DI SMA NEGERI 1 DORO PEKALONGAN TAHUN 2016 Setiyaji, Arif; Sunarko, Sunarko; Parman, Satyanta
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan Sekolah Siaga Bencana, merupakan salah satu upaya pengurangan risiko bencana dalam sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan kendala Program Sekolah Siaga Bencana di SMA Negeri 1 Doro.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) SMA N 1 Doro sudah mampu melaksanakan dari segi struktur bangunan, (2) sudah dilaksanakan MoU dengan BPBD Pekalongan dan Rescue sebagai pembina SSB, (3) perencanaan tanggap darurat di SMA N 1 Doro sudah masuk ke dalam kebijakan, (4) sudah ada tim KSBS dan pelatihan, tetapi belum ada pelatihan untuk organisasi, (5) prosedur tetapnya berupa penyelamatan diri, P3K dan Evakuasi, (6) sumber daya dan sarana perlu ditingkatkan, (7) pembinaan dan pelatihan intensif dilakukan BPBD Pekalongan.Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Perlunya evaluasi, monitoring dan bimbingan yang ketat saat diadakan pelatihan dan pembinaan kesiapsigaan yang serius terhadap seluruh warga SMA N 1 Doro, 2) Perlu diadakan pelatihan khusus PPGD/ P3K sehingga dapat menjadi pendukung kerja tim siaga bencana. Formation of Disaster Preparedness School, is one of disaster risk reduction in schools. The purpose of this study was to knowing how the implementation of the Disaster Preparedness in School Programme SMA Negeri 1 Doro. This research is a descriptive study using quantitative data analysis. The results showed that, (1) SMA N 1 Doro has been able to implement in terms of structure, (2) has been executed MoU with BPBD Pekalongan and Rescue as a builder SSB, (3) emergency response planning in SMA N 1 Doro has entered into policy, (4) the existing team KSBS and training, but there is no training for organizations (5) the procedure fixed in the form of escape, P3K and Evacuation, (6) the resources and infrastructure needs to be improved, (7) coaching and intensive training conducted for 6 months by BPBD Pekalongan and Rescue. Proposed in this study are as follows: 1) the need for evaluation, monitoring and strict guidance already during the training and coaching preparedness is serious on all citizens of SMA N 1 Doro, 2) the need for the holding of special training PPGD / P3K.