Articles

Found 27 Documents
Search

KAJIAN PROBABILISTIK JATUHAN ABU VULKANIK TERHADAP TAPAK PLTN MURIA

Jurnal Pengembangan Energi Nuklir Vol 18, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.82 KB)

Abstract

KAJIAN PROBABILISTIK JATUHAN ABU VULKANIK TERHADAP TAPAK PLTN MURIA.Telah dilakukan kajian probabilistik terhadap bahaya akibat jatuhan material piroklastik dari letusan hipotetik Gunung Muria di area tapak PLTN Semenanjung Muria. Tujuan kajian adalah untuk mendapatkan distribusi deposisi abu vulkanik dan nilai kebolehjadiannya di ULA terkait daya dukung beton pengungkung PLTN. Metodologi yang digunakan adalah melakukan simulasi dengan masukan data sekunder parameter letusan erupsi gunung Merapi tahun 2010 (terbatasnya data letusan Muria), dan data meteorologi sekunder berupa data rerata harian hasil olahan data pemantauan di ULA periode 1994-1995. Simulasi dilakukan berdasarkan metode skenario batas atas menggunakan kode komputer Tephra2. Hasil kajian menunjukkan bahwa distribusi abu vulkanik dominan mengarah ke arah Timur Laut – Barat Daya. Nilai kebolehjadian untuk beban > 1 kg/m2 adalah kurang dari 5%, sedangkan untuk beban > 10 kg/m2 adalah kurang dari 1%.  Jatuhan abu vulkanik akibat letusan Gunung Muria tidak membahayakan struktur bangunan PLTN yang akan dibangun di ULA.Keywords:probabilistik, tephra, skenario batas atas  

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU-GURU IPS SMP

Jurnal Abdimas Vol 14, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: 1). Memberikan pemahaman tentang Penelitian Tindakan Kelas kepada guru-guru IPS SMP/MTs. di Kabupaten Semarang. 2). meningkatkan keterampilan menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas bagi guru-guru IPS SMP di Kabupaten Semarang. 3). memberikan pendampingan pada guru-guru IPS SMP, khususnya yang berkaitan dengan masalah Penelitian Tindakan Kelas.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu memberikan penyuluhan, kerja kelompok dan pelatihan penyusunan proposal penelitian tindakan kelas. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 24 guru yang berasal dari 22 SMP/MTs di Kabupaten Semarang. Hasil pengabdian menunjukkan secara teoritis berhasil, hal ini dilihat dari 24 peserta pelatihan, 74% peserta dapat memahami cara menyusun proposol PTK dengan baik dan bahkan 8% peserta dapat memahami menyusunan. Proposal PTK sangat baik. Namun dilihat dari praktek menyusunan proposal hasilnya belum memuaskan, karena baru 25% peserta yang dapat menyusun proposal PTK dengan baik dan 33% termasuk cukup, sedangkan 42% perserta belum berhasil menyusun proposal PTK.Kata Kunci : Keterampilan, Proposal Penelitian Tindakan Kelas.

PENENTUAN WAKTU TEMPUH KAPSUL HYDRAULIC RABBIT SYSTEM JALUR 2 (JBB 02) DI REAKTOR RSG-GAS

REAKTOR - Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir Vol 11, No 1 (2014): April 2014
Publisher : REAKTOR - Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.287 KB)

Abstract

Fasilitas iradiasi Rabbit System merupakan fasilitas iradiasi yang digunakan untuk penelitian aktivasi neutron1). Ada dua jenis Rabbit System, yaitu 4 buah hydraulic rabbit system (JBB01-JBB04) dengan media pengiriman berupa air bebas mineral dan Rabbit System Pneumatik (JBB 05). Waktu tempuh pengiriman dan pemulangan kapsul pada fasilitas hydraulic rabbit system tergantung dengan besaran laju alir yang terpantau pada instrumen pengukuran aliran. pada saat ini waktu tempuh pengiriman kapsul dari isotope cell ke posisi iradiasi telah ditetapkan oleh bagian keteknikan sebesar 46 detik ternyata tidak memenuhi kebutuhan operasional rabbit system, Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui waktu tempuh kapsul pada fasilitas hydraulic rabbit RS 2, untuk mengetahui waktu tempuh tersebut perlu dilakukan pengamatan laju alir yang variatif dengan membuka katup (JBB02 AA007), sehingga waktu pengiriman maupun pemulangan kapsul pada fasilitas hydraulic rabbit system dapat diketahui. Dari pengamatan yang dilakukan didapatkan hasil waktu tempuh pengiriman kapsul polyethylene (PE) dari isotope cell ke posisi iradiasi sesuai persamaan grafik Y=57,67 e-0,139.x, untuk kapsul Aluminium (Al) sesuai persamaan grafik Y= 68,178 e-0,189.x, sedangkan waktu tempuh pemulangan kapsul poly ethelene (PE) dari posisi iradiasi ke isotope cell sesuai persamaan grafik Y=56,459 e-13.x, untuk kapsul Al sesuai persamaan grafik Y= 65,51 e-183.x , sehingga hasil ini dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan waktu tempuh yang diinginkan oleh operator.ABSTRACT DETERMINATION OF TRAVEL TIME CAPSULES HYDRAULIC RABBIT SYSTEM CHANNEL 2     (JBB 02) AT THE G.A.SIWABESSY REACTOR. Rabbit System is an irradiation facilities used for research on neutron activation. There are two types of Rabbit Systems including 4 pieces Rabbit Hydraulic Systems (JBB01 - JBB04) and Rabbit Pneumatic Systems (JBB 05). Irradiation facility of hydraulic rabbit system is irradiation facility with media delivery in the form of capsules. Travel time delivery and the return capsule in hydraulic rabbit system facility depends on the magnitude of the observed flow rate on flow measurement instruments for water circulation. To determine the travel time should be observed flow rates varied by opening the valve (JBB02 AA007), so the delivery time and the return capsule in the rabbit facility hydraulic system can be known. Observations made from the results obtained travel time capsule delivery poly ethylene ( PE ) of the isotope cell to irradiation position appropriate to the graph Y=57,67 e-0,139.x, for capsules Aluminum ( Al ) appropriate graph Y= 68,178 e-0,189.x, while the travel time of the return capsule poly ethylene ( PE ) from the irradiation position to the isotope cell appropriate graph Y=56,459 e-13.x, for capsules Al appropriate graph Y= 65,51 e-183.x this result can be used as a reference for determining the travel time desired by the operator .

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KONTROL PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA GRHASIA

JENDELA NURSING JOURNAL Vol 2, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pada tahun 2008 penderita Skizofrenia di seluruh Indonesia sekitar 650.000 penderita. Menurut data rekam medis di Rumah Sakit Jiwa Grhasia tahun 2009 penderita rawat jalan mencapai 9.449 orang kemudian tahun 2010 sebanyak 9.094 orang dan pada tahun 2011 meningkat mencapai 10.176 orang. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan merupakan prediktor kekambuhan pada pasien skizofrenia sehingga usaha untuk meningkatkan dan mempertahankan kepatuhan pasien terhadap kontrol pengobatan sangat penting dilakukan sebagai cara mencegah kekambuhan. Peran keluarga bagi kesembuhan klien Skizofrenia adalah suatu hal yang sangat dibutuhkan. Tujuan : Mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol pada pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Grhasia tahun 2013. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 79 responden. Sampel merupakan keluarga klien Skizofrenia yang sedang mengantar klien untuk berobat jalan di Poliklinik Jiwa RS Grhasia Yogyakarta yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data dukungan keluarga didapatkan melalui kuisioner yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisa data bivariat dilakukan dengan uji Chi Square menggunakan bantuan program komputer. Hasil : Dukungan keluarga terhadap pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta sebagian besar dalam kategori dukungan positif sebesar 98,7%. Frekuensi kepatuhan kontrol pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta sebagian besar juga dalam kategori patuh sebesar 88,6%. Berdasarkan uji Chi square diperoleh nilai p-value sebesar 0,005 (p < 0,05). Simpulan : Ada hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan kontrol pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Grhasia Yogyakarta.

Effect of Problem Based Learning Method Learning Courses Medical Surgical Nursing Student Learning Achievement Against Nursing Program DIII Magelang

Jurnal LINK Vol 9, No 2 (2013): Mei 2013
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4057.425 KB)

Abstract

Background. Lesson sare given toadults can be effective if the teacher is not over lydominate the class, but many seek to hear and acceptthe idea of a person, and then assess and answer questions posedby the students as adults. Purpose. Describe theeffect of Problem Based Learning Method Learning CoursesMedical Surgical Nursing Students Toward Achievement Program DIII of Nursing Magelang, Polytechnic Health Semarang. Methods.The research approachis aquan titative and quasi-experimental research design was. Subjects consisted of 164 third-year students of Nursing Program Magelang, Semarang Health Polytechnic. The experimental group consisted of 88 students and the control group consisted of 76 students, with a total sampling method sampling. Assessment of learning achievement sinclude thev alue of Mid Semester Examination, Semester Final Exam Value, the value of the task, and the value of Pre Clinical Trials. Experimental group were g iven in terventionis Problem Based Learning Method Learning, where a sin the control group of conventional learning methods. Results. The final value ofthe Medical Surgical Nursing subjectsin the experimental group there were significant differences when compared with the control group. Conclusion. Problem Based Learning Method Learning Achievement positive effect Medical Surgical Nursing in Nursing Program Magelang.

Comparison Of Clinical Studies Learning Microskill Model And Learning Achievement Domains Against The Conventional Clinical Nursing Students Study Program D3 Magelang Polytechnic Ministry Of Health Semarang

Jurnal LINK Vol 8, No 3 (2012): September 2012
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2381.387 KB)

Abstract

The Objective of study is Knowing the Difference between Clinical Learning Microskill Model and Learning Achievement Domains Against the Conventional Clinical Nursing Students Study Program D3 Magelang polytechnic ministry of health Semarang. Research approach was quantitative and quasi-experimental research design. Research subjects consisted of 38 third-year students of Nursing Studies Program Magelang Polytechnic ministry of health Semarang. The experimental group consisted of 19 students and a control group consisted of 19 students, with the sampling method was accidental sampling. The instrument used was a form of nursing care assessment conducted of students, professional attitude assessment format, and format of assessment komptetensi clinical practice. Interventions provided are learning model microskill clinic model, which performed during 2 months in a clinical practice rotation. The difference value of good clinical practice the cognitive domains and affective domains in the experimental group there were significant differences when compared with the control group.

PENGARUH EXPRESSIVE WRITING THERAPY TERHADAP PENURUNAN DEPRESI, CEMAS, DAN STRES PADA REMAJA DI PANTI REHABILITASI SOSIAL PSMP ANTASENA MAGELANG

Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2018): Mei
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.881 KB)

Abstract

ABSTRAKMerokok, melawan orang tua, membolos sekolah, keluyuran, berkelahi, tawuran, mencuri, memalak, berjudi, memperkosa, merampok bahkan sampai membunuh merupakan bentuk dari kenakalan remaja. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam menghadapi kenakalan anak dapat dilakukan melalui kegiatan prefentif dan persuasif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan depresi, cemas, dan stres pada remaja di panti rehabilitasi sosial PSMP Antasena Magelang. Desain penelitian menggunakan true experimentpre-test post-test withcontrol group design dengan sampel berjumlah 25 orang untuk kelompok perlakuan dan 25 orang untuk kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel secara random sampling. Instrumen untuk menilai skor depresi, cemas, dan stres menggunakan kuesioner DASS 42. Skor depresi, cemas, dan stres sebelum dan sesudah diberikan expressive writing therapydilakukan dengan uji statistik Paired t test dan Wilcoxon. Terdapat pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan depresi dengan nilai p=0,001, terdapat pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan cemas dengan nilai p=0,001, terdapat pengaruh expressive writing therapy juga terhadap penurunan stres dengan nilai p=0,001. Hasil penelitian menyarankan agar expressive writing therapy dijadikan sebagai intervensi dalam penanganan depresi, cemas, dan stress pada remaja yang sedang menjalani proses rehabilitasi sosial. Expressive writing therapy dapat digunakan untuk menurunkan depresi, cemas, dan stres pada remaja yang sedang menjalani proses rehabilitasi sosial. Kata Kunci : expressive writing therapy, depresi, cemas, stres, remaja THE EFFECT OF EXPRESSIVE WRITING THERAPY TO DECREASE DEPRESSION, ANXIETY, AND STRESS IN ADOLESCENTS ABSTRACTSmoking, fighting parents, skipping school, hanging out, fighting, fighting, stealing, memalak, gambling, raping, robbing and even killing are forms of juvenile delinquency. Efforts made by the government in dealing with child mischief can be done through prefentive and persuasive activities. This study aimed todetermine the effect of expressive writing therapy to decrease depression, anxiety, and stress in adolescents in a social rehabilitation center PSMP Antasena Magelang. The study design using a true experimentpre-test post-test withcontrol group design with a sample of 25 people for the treatment group and 25 for the control group. The sampling technique is a random sampling. Instruments to assess scores of depression, anxiety, and stress questionnaire 42. Score DASS depression, anxiety, and stress before and after this given therapy expressive writing are done by statistical test Paired t-test and Wilcoxon. There is the influence of expressive writing therapy to decrease depression with p = 0.001, then there is the influence of expressive writing therapy to decrease anxiety with p = 0.001, there is the influence of expressive writing therapy is also to decrease the stress with a value of p = 0.001. The results suggest that expressive writing therapy used as an intervention in the treatment of depression, anxiety, and stress in adolescents who are undergoing the process of social rehabilitation. Expressive writing therapy can be used to reduce depression, anxiety and stress in adolescents who are undergoing the process of social rehabilitation. Keywords: Expressive writing therapy, depression, anxiety, stress, teenagers.

TINGKAT PENGETAHUAN WARGA KAMPUS DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH

Edu Geography Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pengelolaan sampah di lingkungan Universitas Negeri Semarang masih belum optimal karena hanya sebagian kecil dari sampah organik yang dikelola sedangkan sisa dari sampah organik lain dan anorganik dibuang ke TPS banaran.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tentang pengelolan sampah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (description research). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial  sebanyak 2.027 orang yang terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 137 warga kampus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi dan observasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tentang pengelolaan sampah termasuk dalam kategori sedang dengan rincian pengetahuan tentang reduce dan reuse yaitu dalam kategori sedang sedangkan tingkat pengetahuan tentang recycle termasuk dalam kriteria tinggi. The phenomenon of environmental waste management in Semarang State University is still not optimal because only a fraction of the organic waste managed while the rest from other organic and inorganic garbage dumped into the TPS Banaran. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of campus citizens at the Faculty of Social Sciences, State University of Semarang on the management of garbage.  This research is descriptive (description research). The population in this study are all citizens of the campus at the Faculty of Social Sciences as many as 2.027 people consisting of faculty, staff and students with a total sample of 137 residents of the campus. Data collection techniques using the test, documentation and observation. Data analysis using descriptive techniques percentage. Data analysis using descriptive techniques percentage. The results showed that the level of knowledge of citizens of the campus at the Faculty of Social Sciences, State University of Semarang on waste management in medium category with details of the reduce and reuse of knowledge that is in the medium category, while the level of knowledge about recycle included in the high criteria.

Persepsi Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang

Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to determine the perception of adolescents in Banyukuning Village about early marriage. In analyzing this adolescent perception, the perception variables divided into two sub variables, namely, the understanding and assessment of adolescents about the phenomenon of early marriage. The population in this research were adolescents aged 9 to under 16 years for women and 11 to under 19 years old for men. The method used is quantitative descriptive. Data collection techniques used were interviews, tests, observations, questionnaires and documentation. While data analysis using descriptive statistical percentages. Based on the results of the study showed that 61% of adolescent males and 56.6% of women have a great level of understanding. While as many as 69.5% boys and 73.6% of women have an excellent level of assessment. Based on the results from the aspect of perception, it can be concluded if the main causes of early marriage in the village numbers Banyukuning is not because of the perception. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi remaja Desa Banyukuning tentang pernikahan dini. Dalam menganalisis persepsi remaja ini, variabel persepsi terbagi menjadi dua sub variabel yakni, pemahaman dan penilaian remaja dalam menyikapi fenomena pernikahan dini. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja berusia 9 hingga dibawah 16 tahun untuk perempuan dan 11 hingga dibawah 19 tahun untuk laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes, observasi, angket dan dokumentasi. Sementara analisis data mengunakan statistika deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 61% remaja lakilaki dan 56,6% perempuan memiliki tingkat pemahaman yang tergolong sangat baik. Sementara sebanyak 69,5% remaja laki-laki dan 73,6% perempuan memiliki tingkat penilaian yang tergolong sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dari aspek persepsi maka dapat dikaji jika penyebab utama angka pernikahan dini di Desa Banyukuning bukan karena faktor persepsi.

PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG RESIKO BENCANA BANJIR TERHADAP KESIAPSIAGAAN REMAJA USIA 15 – 18 TAHUN DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KELURAHAN PEDURUNGAN KIDUL KOTA SEMARANG

Jurnal Geografi Vol 12, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Jurnal Geografi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of a teenager when flood is emergency response, teenagers are always involved in saving both livesand property. This study aims to determine the level of knowledge of adolescents 15-18 years about floods,and to discover the influence of knowledge on the preparedness of adolescents 15-18 years toward floods.The research was conducted in the Village Pedurungan Kidul, District of Pedurungan, Semarang. Thesampling technique used in this study support the determination of the sample table (Isac and Michael), thusobtained is 206 samples. The analytical method used descriptive analysis and multiple linear regressionanalysis. The test results obtained simultaneously using the F statistic value of F at 177.251. At the 5% errorlevel with df 1 = 2 and df 2 = 206-2-1 = 15 obtained Ftabel = 3.04 which means that there was a significantinfluence knowledge and attitudes towards adolescent preparedness. The magnitude of the influence of bothcan be seen from the value of the determination coefficient equal to 0.636, which means that changes inpreparedness adolescents aged 15-18 years in the Village Pedurungan Kidul toward flood risk by 63.6%influenced by the knowledge and attitudes of adolescents.