Tri Suminar
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Published : 48 Documents
Articles

COASTAL COMMUNITY DEVELOPMENT MODEL BASED ON NON-FORMAL EDUCATION TO OPTIMIZATION POSDAYA (FAMILY EMPOWERMENT POS) Raharjo, Tri Joko; Suminar, Tri
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of research to describe the application of optimization programs empowerment fishing families in the district Wedung Demak on the field's Health, education, social, cultural and economic as well as describing its effectiveness in reducing poverty. Design research is a practical action (practical action research). The location of research is in the District Wedung Posdaya District of Demak. The primary resource is fishing families involved in target Posdaya, informal and non-formal community leaders. Collecting data by interview and observation. The validity of the data with confidence, perseverance, and honesty. Qualitative research data analysis with interactive model. The results showed empowerment fishing families with garbage bank program, early childhood parenting, family counseling aware of nutrition, marketing management training fish jerky products through packaging and product quality, assessed effectively empower families of fishermen. Fishing families have the opportunity to participate in development in the areas of health, education, economic and socio-cultural values are clean and healthy, so that they can improve a clean and healthy lifestyle, become self-sufficient families and families who can increase his income.Keywords:Coastal Community Empowerment Model, Family Empowerment Post, Non-formal Education
POTENSI KELUARGA DALAM PENDIDIKAN HOLISTIK BERBASIS KARAKTER PADA ANAK USIA DINI Ekosiswoyo, Rasdi; Joko, Tri; Suminar, Tri
Edukasi No 2 (2010): Edukasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  (1)  mendeskripsikan  dan menganalisis  potensi  keluarga  untuk  menstimulasi  perkembangan anak  secara  holistik  berbasis  karakter;  (2)  mendekripsikan  dan menganalisis  perkembangan  apresiasi  nilai-nilai  fundamental  anak  secara  holistik  berbasis  karakter;  (3)  menemukan  model  konseptual hubungan  potensi  keluarga  dengan  perkembangan  nilai  fundamental anak  secara  holistik  berbasis  karakter.  Penelitian  ini  menggunakan metode  pendekatan  kualitatif,  pengumpulan  data  dengan  teknik wawancara  mendalam,  dokumen  dan  observasi.  Untuk  menjamin keabsahan  data  digunakan  teknik  triangulasi  sumber  dan  teknik triangulasi  metode.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  potensi keluarga  dalam  bentuk  pengasuhan  anak  usia  dini  berbeda-beda berdasarkan  kategori  seting  wilayah,  status  sosial,  etnis,  dan  agama.  Pola  pengasuhan  anak  dalam  keluarga  juga  mengalami  perbedaan mulai dari permisif, otoritatif, dan authoritarian. Kata Kunci: potensi keluarga; pendidikan holistik; berbasis karakter; anak usia dini
PENERAPAN PEDAGOGI DAN ANDRAGOGI PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN KELOMPOK BELAJAR PAKET A, B, DAN C DI KOTA SEMARANG Raharjo, Tri Joko; Suminar, Tri
Edukasi No 2 (2010): Edukasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan keefektivan acuan pedagogi dan andragogi sebagai upaya perbaikan pelaksanaan pembelajaran pendidikan kesetaraan paket A, B dan C. Desain penelitian adalah penelitian tindakan praktis (practical action research. Populasi penelitian adalah tutor pendidikan kesetaraan kejar Paket A, Paket B dan Paket C di Kota Semarang yang masih aktif. Sampel ditetapkan secara purposive random sampling.Teknik pengumpulan data adalah observasi,  wawancara, dan dokumentasi,  analisis data dengan deskriptif kualitatif dan statistik uji t test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas  tutor telah dapat menerapkan acuan pedagogi dan andragogi pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran dengan baik. Respon tutor terhadap acuan adalah secara substansi kurang operasional, belum dikaitkan dengan konteks masalah yang beragam, masih bersifat teoritis. Tutor dituntut mengembangkan kreativitasnya untuk mampu menerapkan acuan. Dari segi teknis penulisan pengorganisasian ide, sangat runtut, utuh sehingga mudah dibaca dan dipahami. Penerapan acuan dalam pengelolaan pembelajaran efektif untuk meningkatkan kompetensi peserta didik. Kata Kunci: pedagogi; andragogi; pendidikan kesetaraan paket A, B dan C
MODEL PEMBERDAYAAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN BERBASIS LIFE SKILLS DAN KEWIRAUSAHAAN Hardjono, -; Raharjo, Tri Joko; Suminar, Tri
Edukasi No 2 (2010): Edukasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh produk model konseptual pemberdayaan PKBM dalam mengelola program pendidikan kesetaraan berbasis life skills dan kewirausahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, menggunakan metode   research and development dengan posedur: (1) pengumpulan informasi tentang kharakteristik kualifikasi  PKBM, berbagai potensi material dan nonmaterial sebagai sumber pemberdayaan. (2) menyusun rancangan model pemberdayaan PKBM, (3) mengembangkan bentuk produk awal rancangan model. Subyek penelitian ini adalah pengelola, pendidik dan tenaga kependidikan PKBM yang mengelola program pendidikan kesetaraan berbasis life skills dan kewirausahaan di kota Semarang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Nara sumber adalah pengelola, pendidik, warga belajar pendidikan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan kesetaraan berbasis life skills dan kewirausahaan yang dikelola PKBM belum sesuai harapan sebagaimana tujuan program. Hal ini tidak lepas dari faktor internal sebagai kelemahan pengelolaan PKBM dan tantangan/ancaman dari faktor eksternal. Peluang pengembangan model pemberdayaan PKBM adalah mengelola pendidikan dengan pendekatan sistem. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melibatkan warga belajar dan stakeholder dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa (andragogi) dan 4 pilar pembelajaran (learning to know, learning to do, learning to be dan learning to live together). Proses pembelajaran dimonitoring dan dievaluasi untuk memberi umpan balik tahap perencanaan, sehingga terjadi perbaikan layanan pendidikan secara terus menerus. Kata Kunci: model pemberdayaan; PKBM; life skill; kewirausahaan
TINJAUAN FILSAFATI (ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI DAN AKSIOLOGI MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS TEORI SIBERNETIK Suminar, Tri
Edukasi No 2 (2010): Edukasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori belajar sibernetik merupakan perkembangan dari teori belajar kognitif, yang menekankan peristiwa belajar sebagai proses internal yang tidak dapat diamati secara langsung dan terjadinya perubahan kemampuan yang terikat pada situasi tertentu. Hakekat manajemen pembelajaran berdasarkan teori belajar sibernetik adalah usaha guru untuk membantu siswa mencapai tujuan belajarnya secara efektif dengan cara memfungsikan unsur-unsur kognisi siswa, terutama unsur pikiran untuk memahami stimulus dari luar melalui proses pengolahan informasi. Tinjauan aspek ontologi menjelaskan daya ingatan individu terdiri dari struktur informasi yang terorganisasi dan proses penelusuran bergerak secara hirarkhis dari informasi yang paling umum dan inklusif ke informasi yang paling rinci sampai informasi yang diinginkan diperoleh. Tinjauan aspek epistemologi menjelaskan cara belajar sangat ditentukan oleh system informasi. Komponen pemrosesan informasi berdasarkan perbedaan fungsi, kapasitas, bentuk informasi dan proses terjadinya lupa dijelaskan melalui 3 komponen: Sensory memory atau sensory register ( SM/SR), Short Term Memory (STM), Long Term Memory (LTM). Tinjauan aspek aksiologi dijelaskan pengelolaan pembelajaran menuntut pembelajaran untuk diorganisir dengan baik yang memperhatikan kondisi internal dan eksternal. Sebab memori kerja manusia mempunyai kapasitas yang terbatas. Untuk mengurangi muatan memori kerja, perlu memperhatikan kapabilitas belajar, peristiwa pembelajaran, dan pengorganisasian atau urutan pembelajaran.Kata Kunci: tinjauan filsafati; manajemen pembelajaran; teori sibernetik
PENERAPAN MODEL PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP PADA PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN DI KOTA SEMARANG Desmawati, Liliek; Suminar, Tri; Budiartati, Emmy
Edukasi No 1 (2011): Edukasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penerapan model pendidikan kecakapan hidup dalam pembelajaran program pendidikan kesetaraan; menjelaskan keefektivan model dan dampak model dalam pencapaian tujuan standar kompetensi peserta didik. Populasi penelitian yang didesain dengan penelitian tindakan praktis (pracyical action research) adalah tutor pendidikan kesetaraan yang masih aktif di Kota Semarang. Sampel penelitian ditetapkan secara purposive random sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan deskriptif kualitatif dan statistik uji t test perpasangan. Hasil penelitian adalah penerapan model pendidikan kecakapan hidup pada awalnya masih terpisah dengan mata pelajaran yang lebih difokuskan pada aspek kecakapan vokasi. Kemampuan tutor dalam menyusun program pembelajaran dengan menjabarkan kecakapan hidup dalam materi pelajaran masih rendah. Kualifikasi kecakapan hidup peserta didik masih rendah. Setelah penerapan model, kemampuan tutor dalam menyusun program pembelajaran meningkat, termasuk pada kategori baik. Kualifikasi kecakapan hidup peserta didik meningkat secara signifikan. Penerapan model pendidikan kecakapan hidup terintegrasi dalam mata pelajaran efektif untuk meningkatkan kompetensi peserta didik pendidikan kesetaraan.Kata Kunci: model pendidikan kecakapan hidup; standar kompetensi lulusan; pendidikan kesetaraan
MODEL PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DENGAN MEMBANGUN JARINGAN KAPITAL SOSIAL Suminar, Tri; Arbarini, Mintarsih; Utsman, -
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 27, No 2 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The school committee, school principal and teachers are the key role in schools that implement school-based management. This research aims to develop a model of empowerment of school committees in the implementation of school-based management by developing networks of social capital.This research uses research and development approach with the school committee members and all components of the school as the subjects. The interview records and documents are analyzed qualitative-descriptivephenomenologycallyand inferential statistically. The finding is the performance of the school committee is still not good. This is caused by the lack of cooperation between school committee and school component. There are no bound by norms of solidarity and trust among them to carry out school management. School committees empowerment by establishing effective networks of social capital, effectively improves school comitte‟s performance by 13.75 points. There are consistent changes between social capital intensity and qualification performance of the school committee. The school committee should behave and act proactively, and also more creative to foster the trust of the school. Keywords: school-based management, empowerment, school committees, social capital.
MODEL PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DENGAN MEMBANGUN JARINGAN KAPITAL SOSIAL Suminar, Tri
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 27, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v27i1.197

Abstract

penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang menerapkan manajemen berbasis sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pemberdayaan komite sekolah dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah dengan membangun jaringan kapital sosial. Desain penelitian menggunakan pendekatan research and development. Subyek penelitian anggota komite sekolah dan segenap komponen sekolah. Pengumpulan data dengan wawancara terstruktur dan observasi dokumen. Analisis data deskriptif kualitatif fenomenologi dan analisis statistik inferensial uji t. Temuan studi eksploratif adalah kinerja komite sekolah dalam manajemen berbasis sekolah masih kurang baik. Penghambat kinerja komite sekolah dari faktor internal maupun eksternal adalah belum adanya kerjasama yang baik antara komite sekolah dengan komponen sekolah, keduanya belum terikat norma kebersamaan, timbal balik dan kepercayaan untuk melaksanakan manajemen sekolah. Potensi pendukung komite adalah kemauan menjalin interaksi sosial secara intensif sampai terbentuk kepercayaan. Model pemberdayaan komite sekolah dengan membangun jaringan kapital sosial efektif berdasarkan hasil hitung uji t test pada taraf kepercayaan 0,05. Rata-rata kinerja komite sekolah naik 13,75 poin. Terdapat perubahan yang konsisten antara intensitas kapital sosial dengan kualifikasi kinerja komite sekolah. Saran, sosialisasi pentingnya membangun jaringan kapital sosial berdasarkan nilai budaya lokal. Komite sekolah bersikap dan bertindak proaktif, lebih kreatif untuk menumbuhkan nilai kepercayaan dari sekolah.Kata Kunci: manajemen berbasis sekolah, pemberdayaan, komite sekolah, kapital sosial.
KEEFEKTIVAN MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PILAR KONSERVASI BUDAYA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL BAGI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Raharjo, Tri Joko; Rifai, Achmad; Suminar, Tri
Journal of Nonformal Education Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Non-formal Education Program, Postgraduate Campus UNNES Kelud Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/pnf.v1i1.3980

Abstract

Penelitian ini bertujuan  mendeskripsikan pelaksanaan manajemen pendidikan karakter pilar konservasi nilai budaya melalui strategi pembelajaran inkuiri sosial bagi mahasiswa dan  mengetahui keefektivan implementasi strategi pembelajaran inkuiri sosial dalam mengembangkan karakter pilar konservasi nilai budaya bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FIP Unnes. Metode penelitian ini didesain dengan penelitian tindakan melalui pendekatan kualitatif.  Pengunpulan data dengan metode observasi dan wawancara. Keabsahan data dengan keterpercayaan kejujuran, ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan metode, dan keterpahaman. Analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan manajemen penerapan strategi pembelajaran inquiri diawali dengan mengkondisikan iklim pembelajaran yang terbuka, interaksi antara mahasiswa dengan dosen yang transparan dan akrab. Penyiapan peralatan dan mengorganisasi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil. Orientasi masalah dilakukan dengan mengeksplorasi fenomena sosial melalui internet dan pengamatan fenomena aktual yang kini terjadi. Pendidik sebagai motivator, fasilitator dan pembimbing dalam aktivitas mahasiswa untuk membuktikan hipotesis. Strategi inquiri sangat efektif meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menalar, berpikir ilmiah dengan kejujuran, kerjasama dengan teman dan bertanggung jawab.
KEEFEKTIVAN MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PILAR KONSERVASI BUDAYA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL BAGI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Raharjo, Tri Joko; Rifai, Achmad; Suminar, Tri
Journal of Nonformal Education Vol 1, No 1 (2015): Journal of Nonformal Education
Publisher : Jurusan PNF FIP UNNES Email: pnfunnes@yahoo.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  mendeskripsikan pelaksanaan manajemen pendidikan karakter pilar konservasi nilai budaya melalui strategi pembelajaran inkuiri sosial bagi mahasiswa dan  mengetahui keefektivan implementasi strategi pembelajaran inkuiri sosial dalam mengembangkan karakter pilar konservasi nilai budaya bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah FIP Unnes. Metode penelitian ini didesain dengan penelitian tindakan melalui pendekatan kualitatif.  Pengunpulan data dengan metode observasi dan wawancara. Keabsahan data dengan keterpercayaan kejujuran, ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan metode, dan keterpahaman. Analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan manajemen penerapan strategi pembelajaran inquiri diawali dengan mengkondisikan iklim pembelajaran yang terbuka, interaksi antara mahasiswa dengan dosen yang transparan dan akrab. Penyiapan peralatan dan mengorganisasi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil. Orientasi masalah dilakukan dengan mengeksplorasi fenomena sosial melalui internet dan pengamatan fenomena aktual yang kini terjadi. Pendidik sebagai motivator, fasilitator dan pembimbing dalam aktivitas mahasiswa untuk membuktikan hipotesis. Strategi inquiri sangat efektif meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menalar, berpikir ilmiah dengan kejujuran, kerjasama dengan teman dan bertanggung jawab.