Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS ASAM LEMAK OMEGA 3,6,9 DAN KADAR FENOL IKAN BANDENG (Chanos chanos Forsk) ASAP DENGAN KOMBINASI JARAK TUNGKU DAN LAMA PENGASAPAN

Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengasapan tradisional umumnya belum menerapkan sistem yang benar sehingga kualitas dari produk yang dihasilkan kurang maksimal. Perlakuan kombinasi lama pengasapan dan jarak tungku yang tepat diharapkan mampu menjaga nilai asam lemak omega 3,6,9.Materi yang digunakan adalah ikan Bandengdengan panjang 27 ± 0,50 cm dan berat 296 ± 6,10 g/ekor. Tempurung kelapa sebagai bahan bakar. Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan dengan dua bagian penelitian. Penelitian pendahuluan dan utama. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian utama adalah RAK faktorial 2 x 3. Faktor A (Jarak tungku) dengan 2 taraf (40 dan 60cm) dan faktor B (Lama pengasapan) dengan 3 taraf (3, 4, dan 5 jam) diulang 2 kali. Data asam lemak, proksimat, fenol, total asam, dan pH dianalisis menggunakan uji ANOVA dan Uji lanjut.Hasil penelitian menunjukkan perbedaan jarak tungku dan lama pengasapan  berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai organoleptik, kadar air,protein, lemak, asam lemak, total asam dan pH juga dengan interaksinya memberi pengaruh nyata (P<0,05).Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kisaran omega 3 antara 0,49%-3,09%; omega 6, 1,17%-10,023 %; omega 9, 17,45%-24,48% ; kadar air53,47%–60,53%;kadar protein25,67%-30,57%; lemak5,91%–8,84%; asam lemak 0,49% –3,09%; fenol, 897-1054 ppm; total asam 0,62%-0,79% dan nilai pH 5,6–5,9.Berdasarkan uji organoleptik disimpulkan kombinasi lama dan jarak   menghasilkan  nilai terbaik jarak tungku 40 cm lama pengasapan 4 jam.

PENERAPAN TUNGKU SIERRA LEONE SEBAGAI ALTERNATIF PENGENTASAN KEMISKINAN PADA SENTRA PENGASAPAN MANGUNHARJO SEMARANG (The Application of Sierra Leone Furnace as an Alternative to Poverty Reduction at the Center of Smoking Mangunharjo Semarang)

JURNAL SAINTEK PERIKANAN Vol 9, No 1 (2013): JURNAL SAINTEK PERIKANAN
Publisher : JURNAL SAINTEK PERIKANAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.672 KB)

Abstract

Penelitian pengasapan ikan dengan membandingkan tungku sierra leone dengan tungku tradisional telah dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian pengasapan ikan adalah studi kasus dan eksperimental laboratories. Produk ikan asap yang dihasilkan dari tungku sierra leone dan tungku tradisional dianalisis berdasarkan parameter uji TPC, kandungan phenol dan analisa proksimat (kadar protein, kadar lemak, kadar air,kadar garam, abu, serta water activity). Selain itu juga dilakukan pengamatan organoleptik meliputi kenampakan, bau, rasa, dan konsistensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tungku asap tradisional dengan konstruksi yang berbeda pada kualitas dan karakteristik fisik (analisis kimia proksimat dan sensorik) dari berbagai jenis bahan baku ikan yang berbeda. Dua metode pengasapan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengasapan panas (hot smoking) dengan perbedaan lama waktu pengasapan (0.5 jam dan 2 jam). Sebelum pengasapan, ikan direndam dalam garam 10% selama 30 menit. Temuan dari penelitian ini menunjukkan ada perbedaan signifikan pada penggunaan tungku tradisional yang berbeda. Hasil dari parameter sensori kedua tungku secara keseluruhan dalam batas penerimaan panelis. Penggunaan tungku tradisional dan sierra leone pada parameter mikrobiologi (TPC) pada 5 jenis ikan (Pari, Manyung, Kurisi, Lele, Bandeng) terdapat perbedaan yang signifikan, begitu juga dengan parameter proksimat. Kata kunci : Alat pengasap, sistem pengasapan, kualitas, ikan asap The research of smoking fish by comparing the furnace of sierra leone with a traditional furnace has been done. The methods used in the research of smoking fish is case study and experimental laboratories. Smoked fish product which produced from the furnace of sierra leone and a traditional furnace are analyzed based on the parameter test of TPC, the content of phenols and proksimat analysis (protein content, fat content, water content, salt content, ash, and water activity). Besides that also done observation organoleptik includes appearance, smell, taste and consistency. The purpose of this research is to know the effect of use a traditional smoke furnace with different construction on quality and physical characteristics (proximate chemical analysis and sensory) from various raw materials of different spesies fish. Two methods smoking which used in this research are hot smoking with differences in the length of time smoking (0.5 hours and 2 hours). Before smoking, fish is soaked in salt 10% for 30 minutes. Findings from this research show that there is significant difference in the use of different traditional furnace. The result of the parameter sensory both furnace overall in the acceptance boundaries of panelists. The use of a traditional and sierra leone  furnace on the microbiological parameter (TPC) on 5 kinds of fish there is a significant difference as well as with the proximate parameters Key words : Smoking instrument, smoking system, quality, smoked fish

Pemetaan masalah kesehatan akibat fenomena badai cempaka berdasarkan kondisi kerawanan bencana di kabupaten Gunungkidul

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Tulisan ini bertujuan untuk memetakan masalah kesehatan di masyarakat akibat bencana badai cempaka berdasarkan kondisi kerawanan bencana di Kabupaten Gunungkidul. Metode: Studi kuantitatif deskriptif. Data penyakit pos kesehatan diperoleh dari hasil survey lapangan, data puskesmas dan data dinas kesehatan. Pemetaan persebaran penyakit menggunakan software Arcgiss. Hasil: Terdapat 43 pos kesehatan pada wilayah kerja 17 Puskesmas di 13 Kecamatan. Korban bencana berjumlah 2581 KK dengan 2 korban meninggal dunia dan 1 korban luka berat. Data penyakit yang terlaporkan yaitu penyakit berpotensi wabah: diare, ISPA, varicella, TBC, dengan angka tertinggi adalah penyakit ISPA sebesar 250 kasus. Sedangkan mayoritas penyakit tidak menular adalah gatal kulit, sakit kepala, dan hipertensi. Selain itu terdapat satu kasus febris, satu kasus stroke, dan dua kasus gangguan kejiwaan yang dirujuk ke puskesmas dan ke rumah sakit terdekat. Kasus terbanyak terdapat pada zona utara dan zona tengah, terutama Kecamatan Nglipar dan Kecamatan Semanu. Hal ini terjadi karena zona utara dan tengah, lebih rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Simpulan: Masalah kesehatan yang muncul saat kondisi bencana tidak hanya penyakit menular berpotensi wabah, tetapi juga penyakit tidak menular dan gangguan kejiwaan. Perencanaan pencegahan dan pengendalian penyakit dengan mempertimbangkan kondisi kerawanan bencana sangat penting sebagai langkah antisipasi munculnya bencana di kemudian hari.

REKONTRUKSI BUKU CERITA ANAK BERLATAR KEGIATAN KEPRAMUKAAN PENGGALANG

Lingua Vol 13, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku-buku cerita anak sudah banyak beredar di pasaran, namun masih banyak kelemahan-kelemahan yang terdapat di dalamnya. Salah satu buku yang masih mengandung banyak kelemahan berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Hal tersebut akan menyebabkan berkurangnya minat anak terhadap buku cerita anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah dan mengetahui rekontruksi buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitif. Berdasarkan penilaian ahli terhadap buku cerita anak berlatar kegiatan Kepramukaan Penggalang diperoleh persentase 72,2% dinyatakan layak dari aspek materi cerita anak, 84,7% dengan kategori layak dari segi materi Kepramukaan, dan 96,25% dengan kategori sangat layak dari segi pengembangan buku. Rekontruksi buku cerita anak berdasarkan hasil validasi ahli meliputi perbaikan pada aspek isi dan tampilan buku.Storybook has been widely circulated in the market, however there are many blind spots within. The book entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah is the one of the book which contained many blind spots. It will reduce the child’s interest to read the storybook. The purposes of this research are to discover the strength and the weakness, then to find out the reconstruction of the storybook entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah. This research using descriptive qualitative and quantitative technique. Based on an expert assessment of the storybook which set in scouting activities obtained 72.2% of eligible percentage of the material aspects of childrens literature, 84.7% of the category in terms of material worthy of Scouting, and 96.25% to the category of very decent in terms of the development of the book. Reconstruction of the storybook based on the results of expert validation includes aspects improvements to the content and appearance of the book.

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK MENGGUNAKAN METODE IMAJINATIF DAN MEDIA LAGU

Lingua Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Lingua

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Roudlotus Saidiyyah Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas proses pembelajaran menyusun teks cerita pendek, meningkatkan keterampilan siswa dalam menyusun teks cerita pendek, dan mengubah perilaku yang mencakup sikap religi dan sikap sosial siswa menjadi lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan menqggunakan metode imajinatif dan media lagu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode imajinatif dan media lagu dapat digunakan meningkatkan keterampilan siswa menyusun teks cerita pendek. Keefektifan penggunaan metode dan media ini diketahui dari peningkatan nilai rata-rata yang dicapai siswa dalam menyusun teks cerita pendek. Nilai rata-rata kelas siklus I sebesar 1,86 dengan kategori cukup berpredikat C. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,37 atau 34,25% menjadi 3,23 dengan kategori baik berpredikat B+. Peningkatan tersebut juga diikuti perubahan sikap religi dan sikap sosial ke arah yang lebih baik selama proses pembelajaran. Respon siswa terhadap pembelajaran menyusun teks cerita pendek menggunakan metode imajinatif dan media lagu sangat baik. This research belonged to classroom action research which was carried out in SMP Roudlotus Saidiyyah Semareang. This research aimed to recognize the quality of the learning process in arranging short stories text, increase the students behavior in religion and social manners be better. This research was carried out using imaginative method and song media. The result of the study showed that imaginative method and song media could be used to increase the students skill in arranging short stories text. This method and media was effective, seen by the increase of the average scor reached by the students in arranging short stories text. The average score of the students in cycle I was 1,86 and ranked C. There was improvement as big as 1,37 or 34,25% in cycle II and the score became 3,33 ranked B+. The enchancement was also followed by the better change of the students behavior in religion and social manners during the learning process. The respond of the students through the learning was also good. 

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MENGGUNAKAN STRATEGI LIPIRTUP MELALUI MEDIA REALITY SHOW “MY TRIP MY ADVENTURE”

Lingua Vol 11, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Lingua

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis cerpen dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa setelah menulis cerpen menggunakan strategi Lipirtup melalui media reality show “My Trip My Adventure” pada siswa kelas X-D MA PPKP Darul Ma’la Winong. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen tes dan nontes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 67,5 atau dalam kategori cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87 atau dalam kategori sangat baik. Pada siklus I dan siklus II meningkat sebesar 14,5 atau 21,5%. Peningkatan menulis cerpen juga diikuti dengan perubahan sikap belajar siswa yang lebih baik selama proses pembelajaran menulis cerpen menggunakan strategi Lipirtup melalui media reality show “My Trip My Adventure”.The purpose of this research is to describe the improvement of writing ability in short story and describe the transition of students attitude after writing in short story by using Lipirtup strategy through reality show “My Trip My Adventure” media at the X-D class of MA PPKP Darul Ma’la Winong. This research is conducted in two cycles, these are cycle I and cycle II. Every cycle includes planning, action, observation an reflection. The instrument of this research are test and non test. The technique of data analysis in this research uses quantitative and qualitative technique. The result of this research shows that the average score in cycle I is 67,5 in sufficient category and in cycle II shows the improvement around 87 in very good category. In cycle I and cycle II shows the improvement around 14,5 or 21, 5%. Improving writing ability in short story is also followed by the transition of students attitude in study that more better in teaching and learning process of writing short sory by using Lipirtup strategy through reality show “My Trip My Adventure” media.

PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKU BETON TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON

SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.437 KB)

Abstract

Semakin meluasnya penggunaan beton sebagai bahan konstruksi, maka semakin dituntut untuk meningkatkan kualitas beton sehingga diperlukan suatu perencanaan yang teliti dan benar sesuai syarat-syarat serta prosedur yang telah ditentukan agar diperoleh mutu beton yang diinginkan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kekuatan beton, diantaranya dengan pemberian bahan tambahan yang dinilai mempunyai harga yang cukup ekonomis dan diprediksikan dapat meningkatkan sifat mekanis beton yakni kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Pada penelitian ini digunakan abu sekam padi sebagai bahan tambah terhadap berat agregat halus. Penelitian ini menggunakan agregat kasar dari kelurahan Togafo, agregat halus dari kelurahan Kalumata, semen Portland tipe I merek Tonasa dan abu sekam padi yang berasal dari desa Toboino kecamatan Wasile Timur kabupaten Halmahera Timur sebagai bahan tambah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji seberapa besar pengaruh abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Hasil penelitian diperoleh pada pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat tekan optimum sebesar 18,24 Mpa pada variasi penambahan 8,0% abu sekam padi. Pada pengujian kuat lentur beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat lentur optimum sebesar 6,38 Mpa pada variasi penambahan 2,5% abu sekam padi. Pada pengujian elastisitas beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh semakin besar penambahan abu sekam padi maka semakin besar elastisitas beton.

KAJIAN OZONISASI (O3) TERHADAP KARAKTERISTIK KUBIS BUNGA {Brassica oleracea var. botrytis) SEGAR SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU DINGIN

BERITA BIOLOGI Vol 10, No 6 (2011)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.997 KB)

Abstract

The aims and objectives of this study are to determine the effect of ozonization on the characteristics of cauliflower (Brassica oleraceae var.botrytis) during cold storage.The benefit of this research is to prolong the storage period of cabbage flowers with characteristic and quality be appropriate to consumers. The design used is the Randomized Block Design with 6 replications. The treatments consisted of 0 ppm ozone concentration bear leaves, 1.5 ppm ozone concentration without leaves, 1.5 ppm ozone concentration bearing leaves, and 1.5 ppm ozone concentrations without leaves.The parameters observed were weight loss, hardness, moisture content, vitamin C, heavy metals Hg and Ag,number of microorganisms, organoleptic color, freshness and appearance. The results showed that the best treatment was 1.5 ppm ozoneconcentrations with cabbage flowers and leaves. This was caused by ozone acts in sterilization (ozone can kill a variety of pathogenic microorganisms such as bacteria, viruses and fungi), deodorant (ozone eliminating odors caused by a variety of organic compounds and microorganisms), decoloration (ozone can eliminate organic color), and degradation (ozone can break down various organic compounds and heavy metals).

Utilization of Multimedia in the Process of Learning in Elementary School

Indonesian Journal of Educational Studies Vol 16, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.845 KB)

Abstract

The purpose of research of this is to examine the use of multimedia in the learning process. This research subject is pupils and teacher in Inpres Perumnas II elementary school, Makassar. Data obtained through observation, interviews and dokumentasi.Data analyzed by descriptive statistical analysis techniques. The analysis showed (1) the overall teachers understand the benefits of multimedia, (2) teachers already use multi media, (3) the teacher often combines original media and visual media, (4) is still less provided the media at the school, (5) teachers in utilizing multimedia in the learning process begins with preparing lesson plans, (6) some teachers have problems in terms of lack of inability to use the media systematically based on varied purposes, and (7) the efforts of teachers in overcoming barriers they experienced is by setting up its own media.

Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Bahan Nabati terhadap Perkembangan Aspergillus flavus pada Medium PDA dan Biji Kacang Tanah

Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 22, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An experiment aimed to obtain botanical fungicide and its concentration to inhibit the growth of Aspergillus flavus was done in the mycology laboratory, Indonesia Legume and Tuber Crops Research Institute, Malang on June–August 2003. Kancil and Mahesa varieties of groundnut,  A. flavus  fungus, garlic, onion and ginger were used in this experiment.  The effectiveness of botanical fungicide extracts to inhibit A. flavus on PDA was done by culturing A. flavus (5 mm diameter) in the petridish ( θ = 9 cm). This experiment was arranged in a factorial completely randomized design with 5 replications. Factor A was botanical fungicide extracts (garlic, onion, ginger, and sterile water) and factor B was botanical fungicide concentrations (10%, 15%, 20%, dan 25%). The level concentration of botanical fungicide extracts  were poured into Petridish containing PDA medium before culturing A. flavus. The growth diameter of A. flavus was measured as a parameter. A similar experiment for testing  the effectiveness of botanical fungicide extracts to inhibit A. flavus was also done on groundnut kernel.  It was arranged in completely randomized design factorial, 3 replications. Fifty groundnut kernels were dipped on botanical fungicide extract for 3 minutes, placed on plastic tray (30 x 24 x 5 cm3) and layered with wet tissue sterile before used. After botanical fungicide extracts on kernels were air dried, the kernels were inoculated with spore suspension (approximately 104 spore/ml). Disease intensity of A. flavus was measured as a parameter. The result showed that the garlic extract treatment was more effective than those of onion extract, ginger extract and without botanical fungicide. The growth rate of  colony diameter of  A. flavus on PDA medium were 0.15 cm, 3.88 cm, 2.59 cm, and 4.30 cm respectively. The used of garlic extract at a concentration 10% on PDA could inhibit colony diameter growth of A. flavus by 97% as compared to without botanical fungicide extract. The garlic extract treatment, onion extract, ginger extract and without botanical fungicide extract showed that disease intensity A. flavus on groundnut kernels were 13.21%, 22.00%, 20.74%, and 25.18% respectively. An effective concentration to inhibit A. flavus infection on groundnut kernels was achieved by using garlic extract 20%. The use of its extract could reduce 73% of disease intensity. This result was different from the treatment on PDA. This was due to the ability of A. flavus to degrade cell walls. This process takes time meanwhile much of botanical fungicides extract have evapoured.