Woro Sumarni
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Published : 58 Documents
Articles

Kajian Termodinamika Penyerapan Zat Warna Indikator Metil Oranye (MO) dalam Larutan Air oleh Adsorben Kitosan

Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 6, No 2 (2003): Volume 6 Issue 2 Year 2003
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.841 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian pada kitosan sebagai adsorben. Adsorben tersebut digunakan untuk mengadsorpsi zat warna indikator Metil Oranye (MO) dalam larutan air. Parameter yang mempengaruhi adsorpsi yaitu energi dan kapasitas adsorpsi dipelajari.Penelitian diawali dengan identifikasi gugus fungsional yang terdapat pada kitosan secara spektrofotometri Infra Merah. Model Isoterm Adsorpsi Langmuir digunakan untuk menetapkan kapasitas dan energi adsorpsi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi Metil Oranye pada adsorben kitosan adalah sebesar 8,9839 x 10-5 mol/gram kitosan, dan energi adsorpsi adalah 35,8783 KJ/mol.

LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN MUTU PROSES DAN HASIL PEMBELAJARAN PERKULIAHAN DASAR PEMISAHAN ANALITIK

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research of Lesson Study followed by the observation composed by analytical expertise lecturers was conducted. The aims of this activity are to raise the quality of lesson plan  produced  by  the  lecturers,  the  mastering  of  learning  material  for  each  of  lecturers conducting  the Principles  of Analytical Separation  course,  the  knowledge  of  observing the  learning  activity, and motivation  of  lecturer  for  self-developments. The responses of lecturers showed that they acquired a good comprehension, particularly on how the students learning and how lecturers teaching. The others are they got a positive value inside the learning process; they had the ability to improve the learning process systematically through collaborative inquiry and they got knowledge from the other lecturers. Thereby, the Lesson Study activity had to be experienced the benefi t by the analytical expertise lecturers. From the obtained results, it is suggested that the lesson study would be applied continually and collaboratively, so we could gain various benefi ts such as collegiality strengthening and the reinforcement of daily learning activity related to the long term purposes.Keywords: lesson study; process quality; learning result

HASIL BELAJAR KIMIA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN METODE THINK-PAIR-SHARE DAN METODE EKSPOSITORI

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dalam rangka mengkomparasikan hasil belajar kimia bagisiswa yang mendapat pembelajaran melalui metode Think-Pair-Share dengan siswa yangmendapatkan pembelajaran melalui metode ekspositori pada pokok bahasan kelarutan danhasil kali kelarutan di kelas XI SMA Negeri 2 Brebes. Sampel dalam penelitian ini diambilmelalui teknik random cluster. Kelas eksperimen 1 mendapatkan pembelajaran denganmetode Think-Pair-Share sedangkan kelas eksperimen 2 mendapatkan pembelajarandengan metode ekspositori. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes (untuk aspekkognitif), observasi (untuk aspek psikomotorik) dan angket (untuk aspek affektif). Hasilanalisis data menunjukkan: untuk aspek kognitif rerata hasil belajar kelompok eksperimen1 = 75,4 dan s = 8,4, dan rerata hasil belajar kelompok eksperimen 2 = 70,8 dan s = 6,7,melalui uji t satu pihak rerata hasil belajar kelompok 1 lebih baik dibandingkan reratahasil belajar kelompok 2 (α = 5%). Hasil belajar aspek afektif ( x1 = 82,80 dan 2 = 77,57),sedangkan hasil belajar aspek psikomotorik (1 =78,32 dan 2 = 75,59) Simpulan penelitianini adalah hasil belajar kimia metode Think-Pair-Share lebih baik daripada pembelajaranmetode ekspositori.Kata Kunci: think-pair-share, ekspositori

EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE KASUS MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari penerapan metodekasus menggunakan media audio-visual terhadap hasil belajar kimia ditinjau berdasarkanaspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasXI IPA. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan teknik cluster randomsampling yaitu kelas XI IPA-4 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuandengan menerapkan metode kasus menggunakan media audio-visual setelah dilakukanuji homogenitas. Berdasarkan hasil uji estimasi rata-rata diperoleh rata-rata hasil belajarkelompok eksperimen antara 74,24-78,54 dan kelompok kontrol antara 66,08-70,94 danberdasarkan hasil uji estimasi proporsi siswa yang mencapai ketuntasan belajar padakelompok eksperimen berkisar antara 93,7%-100%, sedangkan pada kontrol berkisarantara 63%-89%. Berdasarkan hasil uji ketuntasan belajar diperoleh persentase ketuntasanbelajar klasikal untuk kelompok eksperimen sebesar 98% dan kelompok kontrol sebesar76%. Adapun hasil observasi terhadap ranah afektif dan ranah psikomotorik diperoleh nilairata-rata siswa pada kelompok eksperimen e” 65, sedangkan berdasarkan hasil angkettanggapan siswa terhadap pembelajaran, siswa yang menjawab termotivasi untuk belajarsebesar 78,05% dan 17,07% tidak termotivasi. Siswa juga merasa senang untuk belajarsebesar 75,6% dan yang tidak merasa senang sebesar 10,76%. Kata Kunci: metode kasus, media audio-visual

PENERAPAN LEARNING CYCLE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS INFERENSIA LOGIKA MAHASISWA MELALUI PERKULIAHAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir generik inferensialogika mahasiswa calon guru kimia dalam pembelajaran Praktikum Kimia Dasar denganstrategi learning cycle. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Kimia FMIPA UNNES. Subjekpenelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan Kimia tahun akademik 2008/2009. Sebagaifokus penelitian adalah prestasi belajar mahasiswa untuk mengungkapkan perbedaan tingkatpemahaman konsep dan keterampilan generik inferensia logika. Penelitian didesain sebagaipenelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan tahapan PIOR. Dalamsetiap siklus diterapkan strategi Learning Cycle 5E (engagement, exploration, explaination,extension, evaluation). Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data berupa soalpretes dan postes dengan bentuk soal pilihan benar salah diikuti alasan atas jawaban,sedangkan instrumen nontes berupa lembar observasi dan angket tanggapan mahasiswaterhadap model pembelajaran. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwapengembangan model pembelajaran praktikum kimia dasar dengan strategi learning cyclemampu meningkatkan penguasaan konsep-konsep kimia dasar dan keterampilan generiksains inferensia logika bagi calon guru kimia. Hal ini berarti pembelajaran praktikum kimiadasar dengan strategi learning cycle telah memberikan dampak positif terhadap peningkatankualitas pembelajaran Praktikum Kimia Dasar dan keterampilan generik sains inferensi logikabagi mahasiswa calon guru kimia. Kata kunci: learning cycle, keterampilan generik sains, inferensia logika

PENERAPAN LEARNING CYCLE APPROACH SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISASI MISKONSEPSI MAHASISWA PADA MATERI STRUKTUR MOLEKUL

Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 27, No 2 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to diagnose the misconceptions on the molecular structure of matter and investigate the use of learning cycle approach to minimize misconceptions of students on such materials. This research was conducted on students of chemistry education Prodi in one of LPTK in semester one academic year 2009/2010. Data collection techniques used are claim forms diagnostic tests misconception right/ wrong reason given before and after lessons, interviews, and document analysis. The collected data were analyzed using descriptive analysis by way of analyzing the peritem about to be concluded. Results showed that happened on student misconceptions contained in the concept drawing Lewis structures, the determination of polar and non polar, the determination of the geometrical structure based on VSEPR theory and the theory hibrisasi, distinguish between the geometrical structure of the molecular shape, determine the electron configuration for the molecule, and calculate the bond order (b) Frequency of students who have misconceptions have been reduced after being given the study by Learning Cycle approach. Keywords: learning cycle, misconceptions, pembelajaran struktur molekul

PENGEMBANGAN MEDIA SMILE-FLASH BERPENDEKATAN CHEMO-EDUTAINMENT PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media smile-flash merupakan media yang di dalamnya terdapat unsur simulasi, materi, dan lagu. Dengan menyisipkan lagu dalam pembelajaran, proses pembelajaran akan lebih menyenangkan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh penggunaan media tersebut pada peningkatan pemahaman konsep, dan (2) mengetahui respon siswa terhadap menggunakan media tersebut dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan subjek penelitan adalah siswa kelas XI IPA di sebuah sekolah di Magelang. Objek penelitian adalah media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Tahap pengembangan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment dilakukan dengan: (1) pendefinisian, (2) perancangan, dan (3) pengembangan. Instrumen penelitian berupa angket validasi, angket respon siswa dan soal-soal peningkatan pemahaman konsep. Media dinyatakan layak ditinjau dari aspek materi, media, dan bahasa dengan persentase rata-rata sebesar 82,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan media berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa, terbukti thitung (12,24) lebih besar dari tkritis (2,05) dan (2) pembelajaran menggunakan media smile-flash dengan pendekatan chemo-edutainment mendapatkan respon positif dari siswa. Smile-flash media is a medium in which there is an element of simulation, material, and songs. By inserting song learning, the learning process will be more fun that is expected to increase students understanding. This study aims to (1) know the influence of the media on an improved understanding of the concept, and (2) determine the response of students to use the media in learning. This study is a research & development (R & D) with a research subject is class XI IPA at a school in Magelang. The object of research is a medium-flash smile with chemo-edutainment approach to the material solubility and solubility product. Media development stage smile-flash with chemo-edutainment approach is done by: (1) definition, (2) the design, and (3) development. The research instrument is a validation questionnaire, student questionnaire responses and the questions increase understanding of the concept. Media declared eligible in terms of material aspects, media, and languages with an average percentage of 82.5%. The results showed that (1) the use of media a positive effect on students understanding of concepts, proven tcount (12.24) is greater than the tcritic (2,05) and (2) learning to use media-flash smile with chemo-edutainment approach to get a positive response from students.

BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate the influence of applied practical implementation of Chemoentrepreneurship (CEP) oriented towards improvement learning outcomes on colloid chemistry subject of class XI high school students. The population of this study were all Science students of class XI of the high schools in Magelang, 2012-2013 school year. The design used in this study was pretest-posttest control group design. The sampling technique used was purposive sampling, obtained Science XI-3 as experimental class used practical methods applicable CEP oriented and Science class XI-2 as the control class. The results showed that there was an influence of applied practical implementation of CEP oriented towards thew improvement of student learning outcomes chemistry. The magnitude of the effect of applied practical implementation of CEP oriented towards improvement of student learning outcomes chemistry was 63.64%. The improvement of student learning outcomes in the experimental class in the high category with N-Gain value of 0.84 was greater than the control class with Ngain value of 0.51 was included in the medium category. Based on the results, it can be concluded that there are significant influence of practical implementation of CEP applicative oriented toward chemistry learning outcome of students in one high school in Magelang.Keywords: Applicative Experiment Method, Chemoentrepreneurship, Learning Outcomes

KONTRIBUSI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pembelajaran berbasis proyek terhadap jiwa kewirausahaan siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling dan terambil 2 kelas dari 5 kelas. Kelas eksperimen I menggunakan pembelajaran berbasis proyek, sedangkan kelas eksperimen II menggunakan pembelajaran ceramah. Desain penelitian ini adalah pretest posttest control group design. Data diperoleh dengan metode observasi dan angket. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t dan skala likert. Hasil analisis secara kuantitatif kelas eksperimen dengan nilai aspek kerjasama sebesar 3,40; aspek disiplin sebesar 3,47; aspek tanggungjawab sebesar 3,39; aspek komunikatif sebesar 3,07; aspek percaya diri sebesar 3,15; aspek ulet sebesar 3,14; aspek kreatif sebesar 2,84; dan aspek inovatif sebesar 2,95. Sedangkan kelas eksperimen II dengan nilai aspek kerjasama sebesar 3,14; aspek disiplin sebesar 3,49; aspek tanggungjawab sebesar 3,23; aspek komunikatif sebesar 3,14; aspek percaya diri sebesar 3,02; aspek ulet sebesar 2,98; aspek kreatif sebesar 2,78; dan aspek inovatif sebesar 2,59. Hasil analisis secara kualitatif data angket jiwa kewirausahaan pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik, sedangkan pada kelas eksperimen II berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek berkontribusi terhadap jiwa kewirausahaan siswa. This research aimed to determine the effect of project based learning for students entrepreneurship. Samples were taken with a cluster random sampling technique and drawn two of fifth group. Experimental-I group using project based learning, while experimental-II group using conventional based learning. Design used is pretest posttest control group design. Data collected by observation and questionnaires. Data analyzed using t-test and likert scale. The analysis result of the experimental-I group with score aspects of cooperation 3,40; aspects of discipline 3,47; aspects of responsible 3,39; aspects of communicative 3,07; aspects of selfconfident 3,15; aspects of ductile 3,14; aspects of creative 2,84 and aspects of innovative 2,95; while experimental-II group with score aspects of cooperation 3,14; aspects of discipline 3,49; aspects of responsible 3,23; aspects of communicative 3,14; aspects of self-confident 3,02; aspects of ductile 2,98, aspects of creative 2,78 and aspects of innovative 2,59. The analysis result of questionnaries entrepeneurships, experimental-I group with high category, while experimental-II group with medium category. The result of research can concluded that project based learning have effect to students entrepreneurship.

EFEKTIVITAS MODEL INKUIRI BERBANTUAN MODUL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student-centered learning paradigm requires teachers to reduce the dominance of the teacher in the learning activities so students can optimally develop their potentials, such as generic science skills. This study aims to determine the effectiveness of the application of the Inquiry Based Learning (IBL) assisted module to an improved concepts understanding and generic skills of students of senior high school in Ngawen in the buffer material and salt hydrolysis. The population was all students in class XI IPA of that senior high school in 2012/2013 academic year. The research design is a pretest and posttest group design. Sampling technique used is cluster random sampling, derived class XI IPA 1 as experimental class and class XI IPA 2 as the control class. The results showed that the average posttest’s score of concept understanding of experimental class 84,00 and control class 77.52. In the experimental class obtained the clasical completeness 97% and control class 83%. The result of first and second lab observation obtained the average score of generic science skill at the experimantal class were 83,43 and 93,51 while the control class were 81.41 and 91.59. Based on the results of this study, it can be  concluded that implementation of the IBL model through  module was effective in improving the understanding of science concepts and generic skills of students.Keywords: Generic Science Skills, Inquiry Guided Module

Co-Authors Achmad Vandian Nur, Achmad Vandian Adhitya Chandra Permana, Adhitya Chandra Afria Wulan Prihatin, Afria Wulan Agung Tri Prasetya Ahmad Fajrudin, Ahmad Antonius Tri Widodo Tri Widodo, Antonius Tri Widodo Tri Arfianawati, Siti Arif Widiyatmoko, Arif Arnela Meida Effendi, Arnela Meida Aruni, Cipta Restu Astri Dewi, Astri Ayu Etna Ningtyas, Ayu Etna Bagus Adiprastyo, Bagus Birrian Wijaya, Unggul Robik Devi Tataning Pratiwi, Devi Tataning Dwi Septiani Dwi Sudarwati, Dwi Eko Budi Susatyo Eli Suci Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono F. Widhi Mahatmanti Fina Haziratul Qudsiyah, Fina Haziratul Firli Rahmatullah, Firli Hani Sulistiani, Hani I Gede Putra Wibawa, I Gede Putra Imansari, Maulinda Indah Urwatin Wusqo Irma Asmarani, Irma Karnawan, Karnawan Kasfillah Kasfillah, Kasfillah Kasmadi Imam Supardi Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Krida Puji Rahayu Kumala Dewi, Ratna Kusoro Siadi Laela Shofiana, Laela Latifah Latifah Lintang Tyas Takayomi, Lintang Tyas Lysa Setyaningrum, Lysa Maghfiroh Maghfiroh Marcelina Puspita, Marcelina Maretha Fitria, Maretha Mita Megah Kurni Putri, Mita Megah Kurni Muhammad Naschan, Muhammad Nanik Wijayati Nastiti Sulistyowati, Nastiti Noor Aini Habibah Noorarnie, Andhiena Miftamumtaza Nuni Widiarti Nur Habibah Zain, Nur Habibah Nur Indah Aprilia, Nur Indah Nurul Fatimah Nurwachid Budi Santosa, Nurwachid Budi Palupi, Meilani Dyah Parmin Parmin Ratna Kurniyati, Ratna Rizqi Utami, Rizqi Rofikah Rofikah rohayati rohayati Saptorini - Saptorini Saptorini, Saptorini Sigit Priatmoko Siti Umayah, Siti Soeprodjo - Sri Haryani Sri Mantini Rahayu Sedyawati, Sri Mantini Rahayu SRI WARDANI Stella Dila Asmara, Stella Dila Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Subiyanto Hadisaputro, Subiyanto Sudarmin Sudarmin Sudarmin, Mr. Supartono Supartono Tri Novita Sari, Tri Novita Tyas Agung Pribadi, Tyas Agung UTOMO, WIDYO Varantika, Novanda Winarni Pratjojo, Winarni Wisnu Sunarto Wiyanto Wiyanto Wulan Christijanti Yan Sandi Nurfitrasari, Yan Sandi Yeri Sutopo Yeti Utami, Yeti