p-Index From 2014 - 2019
9.568
P-Index
Articles

Hubungan Lama Masa Tinggal Perawatan Postpartum dengan Pemenuhan Kebutuhan lbu di Wilayah Puskesmas Ngaliyan -, Runjati; Sumarni, Sri; Astuti, Endri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Latar Belakang - Dari literatur review belum ada penelitian tentang asuhan post parturn terutama berhubungan dengan lama masa tinggal untuk perawatan post partum di wilayah puskesmas Ngaliyan berkaitan dengan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ibu postpartum. Kurangnya perawatan postpartum menunjukan diabaikannya pentingnya perawatan postpartum berakitan dengan terpenuhinya kebutuhan ibu postpartum maupun bayinya sehingga menimbulkan berbagai permasalahan dan kematian serta kesakitan baik pada ibu maupun bayinya yang relative masih tinggi. Metode - Penelitian ini dilakukan di wilayah Puskesmas Ngaliyan. Populasi adalah ibu post partum. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan total sample, yaitu ibu yang masih dalam periode post partum yaitu sampai 4 minggu yang ada diwilayah puskesmas Ngaliyan sejumlah 45 ibu. Ibu postpartum kemudian diberikan kuisioner. Hasil pengumpulan  data kemudian di analisa deskriptif dan analisa korelasi chi square untuk mengetahui apakah ada hubungan antara lama tinggal perawatan post partum dengan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ibu post partum. Hasil - Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas umur ibu adalah 20 sampai 35 tahun sejumlah 36 ibu (80%). Berdasarkan tingkat pendidikan sebagian besar pendidikan ibu adalah SMP sejumlah 17 ibu (37%). Mayoritas ibu melahirkan anak pertama (primipara) sejumlah 27 ibu (60%). Berdasarkan pekerjaan ibu menunjukan jumlah yang hampir sama untuk ibu bekerja dan tidak bekerja masing-masing 21 ibu (46.7%) dan 24 ibu (53.3%). Mayoritas ibu melahirkan secara normal sejumlah 40 ibu (88.9%) dan paling banyak ibu bersalin ditempat bidan sejumlah 31 ibu (68.9%). Sedangkan berdasarkan lama tinggal perawatan Postpartum ditempat persalinan menunjukan bahwa lebih banyak ibu yang masa tinggalnya pendek (24 - 48 jam) sejumlah 34 ibu (75.6%) namun menunjukan bahwa sebagian besar ibu mendapatkan pemenuhan kebutuhan postpartum secara cukup sejumlah 27 ibu(60%). Kesimpulan - Berdasarkan Hasil uji korelasi disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara lama tinggal perawatan postpartum dengan terpenuhinya kebutuhan ibu postpartum. Kata Kunci : Lama Tinggal, Perawatan Postpartum
Endosymbiotic Bacteria Wolbachia sp as Targets for Novel Chemotherapy in Filariasis K, Endang Srimurni; Soeyoko, Soeyoko; Sumarni, Sri
Journal of the Indonesian Medical Association Vol. 58 No. 10 October 2008
Publisher : Journal of the Indonesian Medical Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

In mid-1970s it was observed for the first time that filarial nematodes contain intracellular bacteria of the genus Wolbachia. These bacteria were shown to be transovarially transmitted from the female worm to the offspring and present in a large numbers in the body at all stages of the nematode. These bacteria are thought to be beneficial for the development of microfilariae, reproduction and long-term survival of the adult worms. Therefore, Wolbachia bacteria are needed by the host nematode and could thus represent the target for therapy. The study showed that tetracycline treatments reduced the population of Wolbachia in filarial worm and had detrimental effects on the nematode. The aim of this research was to evaluate the effect of tetracycline on the production of microfilariae. Tetracycline 250 mg was given three times a day for 10 days, and replicated two times. We found a person with microfilariae Wuchereria bancrofti and tetracycline treatment eliminated the microfilariae from his peripheral blood.Keywords: filaria, microfilariae, Wolbachia, Wuchereria bancrofti
LANGUAGE ASSESMENT FOR YOUNG LEARNERS Sumarni, Sri
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 2, No 1 (2010): Volume 2 Nomor 1 Edisi Januari 2010
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.965 KB)

Abstract

Teaching English in Asia typically dominated by teachers and textbooks based. Even worse, teaching English for young learners is generally a matter of vocabularies memorization. The teaching focuses on short-term purposes, those are testing purposes. In fact, in teaching English, the assessment should focus on the function of the language itself. Those teaching styles might be caused by short-term purpose of teaching English: focuses on knowledge and memorization for testing purposes rather than communicative competence. Therefore all the teaching efforts focused on answering the tests while the primary function of learning English is being ignored. Memorizing vocabularies is general activities in teaching of English in primary level.  Thus to avoid such short-term purpose learning, a well and careful designed assessment should put into consideration in teaching English for young learners. Consequently the teaching-learning process will focus on authentic use of language. For those reason, authenticity in the assessment is a major consideration. Key words: Teaching, young learners, assessment, authenticity
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL PADA MATA KULIAH MEKANIKA TANAH Efendi, Anwar; Sumarni, Sri; Efendi, Agus
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.96 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i1.16910

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menghasilkan media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata kuliah mekanika tanah. (2) Mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata kuliah mekanika tanah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian riset dan pengembangan, dilakukan dengan pengembangan media pembelajaran berbasis video tutorial. Prosedur pengembangan media pembelajaran dilakukan melalui: (1) Tahap studi pendahuluan antara lain: studi literatur dan studi lapangan. (2) Tahap pengembangan dilakukan dengan pembuatan draft desain model / perancangan yang dibagi menjadi 3 bagian diantaranya: menyusun materi, membuat naskah dan menyiapkan storyboard, pengambilan video dan editing video. Selanjutnya validasi penilaian oleh para ahli / pakar materi, pakar media, pakar pembelajaran dan uji coba terbatas maupun uji coba luas untuk menilai kelayakan media pembelajaran yang dibuat. (3) Tahap evaluasi merupakan tahap akhir dari proses pengembangan terkait model final media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata kuliah mekanika tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tersusunnya media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata kuliah mekanika tanah dengan tingkat kelayakan berdasarkan penilaian ahli materi diperoleh persentase sebesar 79,58 % termasuk kategori layak, penilaian ahli media diperoleh persentase sebesar 77, 5 % termasuk kategori layak, penilaian ahli pembelajaran dengan persentase sebesar 86, 13 % termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas hasil yang diperoleh persentase sebesar 86,13 % termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba luas diperoleh persentase sebesar 75, 867% termasuk kategori layak.Kata Kunci: media, pembelajaran, mekanika tanah, video, tutorial
Fingernail biting increase the risk of soil transmitted helminth (STH) infection in elementary school children Sofiana, Liena; Sumarni, Sri; Ipa, Mara
Health Science Journal of Indonesia Vol 2, No 2 Des (2011)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/HSJI/article/view/87

Abstract

Latar  belakang:  Infeksi  cacing  usus  yang  ditularkan melalui tanah  (Soil  Transmitted  Helminth-STH) merupakan infeksi tersering dan terbanyak di antara infeksi-infeksi parasit. Kunci pemberantasan kecacingan adalah memperbaiki higiene perorangan dan sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi faktor risiko yang meningkatkan infeksi STH pada anak sekolah dasar (SD).Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan sampel purposif. Penelitian ini dilakukan di  suatu SD di  wilayah kerja  Puskesmas  di Yogyakarta  pada  bulan Oktober  sampai Desember 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan survei tinja dan wawancara. Pemeriksaan tinja menggunakan metode Kato Katz dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil:  Di antara  211  subjek,  52  (24,6%)  murid  mengidap cacingan dan  yang  terbanyak  adalah  Trichusis trihiura, sedangkan cacingan  Ascaris  lumbricoides,  sedangkan infeksi campuran Trichuris  trichiura  dan Hookworm sangat jarang. Risiko tertinggi (2,8 kali lipat) terjadi di antara murid yang mempuyai kebiasaan menggigit kuku jari dibandngkan dengan yang tidak mempunyai kebiasan ini [risiko relatif suaian (RRa) = 2,80; 95% interval kepercayaan  (CI) = 1,22-4,04]. Subjek yang tidak mencuci tangan sebelum makan atau tidak mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar mempunyai risiko 2,2 kali terhadap terinfeksi cacingan.Kesimpulan: Kebiasaan menggigit kuku jari, tidak mencuci tangan sebelum makan dan tidak mencuci tangan dengan sabun  setelah buang  air  besar mempertinggi  risiko infeksi cacingan.  (Health Science Indones 2011;2:81-6).AbstractBackground: Intestinal worm infections transmitted through the soil are the most common infection among parasitic infections. The key to worm eradication is to improve personal hygiene and environmental sanitation. This study aimed to identify several risk factors related to occurrence of Soil Transmitted Helminth (STH) infections in elementary school.Methods: A cross sectional study with purposive sampling method was carried out in a primary school children in a area of a Yogyakarta health Center from October to December 2009. Stool was examined by using the Kato Katz method and pupils were interviewed by questionnaires.Results: Two hundred and eleven subjects participated in this study, and 52 subjects (24.6%) had STH infection. The most frequent STH infection was Trichuris trichiura, and the least was mixed infection (Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura and Hookworm). The highest risk (2.8-fold) occurred among those with a habit of fingernail biting compared to those who did not bite fingernails [adjusted relative risk (RRa) = 2.80; 95% confidence interval (CI) = 1.22-4.04]. No hand washing before meals as well as no hand washing with soap after passing stool also increased the risk of STH infection by 2.2-fold.Conclusion: Fingernail biting and no hand washing before meals as well as no hand washing with soap after passing stool increased the risk of STH infections. (Health Science Indones 2011;2:81-6). 
PENGARUH PENGGUNAAN BINDER ALAMI PADA PROSES FINISHING KULIT CAKAR AYAM TERSAMAK TERHADAP KEKUATAN SOBEK DAN KETAHANAN GOSOK CAT Sumarni, Sri; Triatmojo, Suharjono; (Nurliyani), Nurliyani
Buletin Peternakan Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penggunaan binder alami (putih telur dan kasein dari susu sapi segar), sebagai pengganti binder paten pada proses finishing kulit cakar ayam tersamak terhadap kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat. Bahan yang digunakan yaitu kulit cakar ayam dengan menggunakan perlakuan variasi konsentrasi binder alami, yaitu: 5, 10, dan 15% (b/v) dan dosis penggunaan: 5, 10, dan 15% (v/v) kemudian diuji kekuatan sobek dan ketahanan gosok. Data kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial (3 x 3). Jika terdapat perbedaan yang nyata, uji dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata pada binder alami dengan konsentrasi 5, 10, dan 15% maupun dosis penggunaan 5, 10, dan 15% terhadap kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat dengan kain basah, tetapi terdapat perbedaan yang nyata terhadap ketahanan gosok cat dengan kain kering. Binder alami kasein menunjukkan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) baik konsentrasi, dosis penggunaan, maupun interaksinya. Hasil uji t masing-masing bahan binder menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara bahan binder albumin, kasein, dan campuran dengan bahan binder paten Leuron E dan Compact terhadap ketahanan gosok cat dengan kain basah maupun kain kering (P<0,01) tetapi tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap kekuatan sobek kulit samak cakar ayam. Semua hasil pengujian ketahanan gosok cat dengan kain basah maupun kain kering terhadap binder alami memenuhi SNI 06.0996.1989. Disimpulkan bahwa penggunaan binder alami dengan konsentrasi 5, 10, dan 15% maupun dosis penggunaan 5, 10, dan 15% tidak mempengaruhi kekuatan sobek dan ketahanan gosok cat dengan kain basah, tetapi berpengaruh terhadap ketahanan gosok cat dengan kain kering.(Kata kunci: Binder alami, Binder paten, Finishing kulit cakar ayam tersamak)
PEMANFAATAN ABU VULKANIK GUNUNG KELUD SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS PADA BETON NORMAL SEBAGAI PENDUKUNG BAHAN AJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON (PADA MAHASISWA PTB, JPTK, UNS) Anshory, Abdul Rohman; Sumarni, Sri; Roemintoyo, Roemintoyo
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.393 KB) | DOI: 10.20961/ijcee.v1i1.16898

Abstract

The purpose of this study was to determine (1) Effect of volcanic ash in partial replacement of the total fine aggregate of compressive strength and the density of the concrete, (2) resistance to theoptimal compression of the concrete (3) optimum density concrete. (4) The teaching material obtained inthe course of concrete technology on the effect of volcanic ash on the compressive strength of concreteand normal density. Experimental studies using methods and analytical techniques using a quantitativeanalysis of regression. Variables in the study were (1) the dependent variable: the strength of concrete incompression and the density of concrete, (2) independent variables: the variation of 0%, 10%, 15%, 20%and 25% Volcanic ash from the total weight of the sand. The sampel is in the form of a cylinder with adiameter of 150 mm and a height of 300 mm. Based on the results of the study concluded that (1) changesin volcanic ash as a partial replacement of the fine aggregate strong overall influence on the compressivestrength and density of concrete, (2) the optimal value of compressive strength and the weight of eachtype of concrete which is the variation of volcanic ash 8,36% amounted to 23,231 MPa, 11,889% to22,919 MPa, (3) the value of the optimal concrete mixture as a whole, to namely the variation of volcanicash 11,889% (4) in the form of teaching material to supplement teaching materials using Kelud volcanicash as a partial replacement of fine aggregate on in terms of compressive strength concrete and density.Key words: normal concrete, volcanic ash, compressive strength, density
PENINGKATAN KUALITAS BELAJAR DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA KULIAH TEKNIK GEMPA Sumarni, Sri; Adisucipto, Taufiq Lilo; Saputro, Ida Nugroho
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK) Vol 6, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Teknik dan Kejuruan
Publisher : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Lulusan perguruan tinggi kini dituntut dengan kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang timbul di lapangan pekerjaan (case)  atau di sebuah perusahaan. Jika mahasiswa lulus dengan menempuh waktu 4-5 tahun, ia tentu dibekali dengan sebuah teori yang diharapkan dapat diaplikasikan di dunia kerja, tetapi perlu diingat, di lapangan pekerjaan selama masa studi 4-5 tahun tersebut, tentu sangatlah dinamis, ia berpacu dengan kebutuhan, permasalah yang muncul serta perkembangan jaman. Untuk itu, harus ada perubahan paradigma bagi mahasiswa dan dosen dalam melakukan pembelajaran agar ketika lulus mereka siap menghadapi masalah yang timbul dilapangan. Dengan penerapan metode pembelajaran berbasis proyek maka diharapkan para mahasiswa bisa memahami kondisi lapangan lebih riil dan bisa menjadi bagian penyelesai di lapangan sesungguhnya.Pendekatan penelitian dengan penelitian tindakan (action research), karena penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran dengan memberikan tindakan alternative, subyek penelitian adalah mahasiswa pada mata kuliah teknik gempa, pengumpulan data dengan rubrik penilaian dan angket. Pengujian validitas dengan uji validitas konstruksi,  analisis data kuantitatif digunakan statistik deskriptifAdapun hasil penelitian adalah penerapan metode pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kualitas pembelajaran terlihat dari peningkatan kualitas hasil pembelajaran berupa prestasi dan peningkatan kualitas proses pembelajaraan dari pencapaian indikator yaitu antara lain: Perilaku pengajar, Perilaku dan dampak belajar mahasiswa, Iklim pembelajaran, Materi pembelajaran, Sistim pembelajaran, didapat nilai rata-rata mean 408,9 yang artinya meningkat. Kata kunci : pembelajaran, berbasis proyek, kualitas belajar
THE EFFECT OF USING MIXED WASTE ASH COMBUSTIONAS THE PARTIALLY REPLACEMENT OF FINE AGREGATE TO THE LOCKBRICK MODULAR CHARACTERISTICS Prihatono, Yogo; Habsya, Chundakus; Sumarni, Sri
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 4 (2014): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.426 KB)

Abstract

ABSTRACTThe goal of this research to discover: the effect of using mixed waste ash combustion to partially replace fine agregate against specific gravity, compressive strength, and modular lockbrick water absorption, discover the optimal percentage of mixed waste ash combustionutilized on partial replacement of fine agregate against specific gravity, compressive strength, and modular lockbrick water absorption. Any variable work on this research is a dependent variable: specific gravity, compressive strength, and modular lockbrick water absorption, independent variable: variation of mixed waste ash combustion added with the percentage of 0%, 15%, 20% and 25% from total weight of sand. The result of this research can be concluded as: the variation of mixed waste ash combustion as partial substitute for fine agregate affect heavily in a negative way against specific gravity and compressive strength of modular lockbrick wherein decreasing the values.At the same time, the value of moduler lockbrick water absorption effect heavily in a positive way wherein causing the values to increase. The optimal values of specific gravity, compressive strength and water absorption occurs in the variation of 15% because it belongs to small amount of specific gravity and modular lockbrick type III without ignoring the values of compressive strenght and water absorption.Keyword: lockbrick modular, mixed waste ash combustion, specific gravity, compressivestrength, water absorption.
The New Endemic Area of Schistosoma japonicum in Bada Highland Western Lore Subdistrict, District of Poso, Central Sulawesi Province -, Sugiarto; -, Soeyoko; Sumarni, Sri
Tropical Medicine Journal Vol 1, No 1 (2011): Tropical Medicine Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran bekerjasama dengan PETRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Introduction: A new endemic area of schistosomiasis was discovered in Bada highland in 2008. Its prevalence in humans in the same year was 0.8%, and so far there is no studies about prevalence and characteristics of focus and human behavior related to the transmission of schistosomiasis in that area have been conducted.Objectives: To identify the prevalence of the disease caused by Schistosoma japonicum in humans, rats, and infection rate in snails. This study also described characteristics and human behaviors related to these characteristics and the history of visits to the endemic areas of Napu/Lindu.Methods: This study was a cross sectional survey. The prevalence of schistosomiasis in humans was identifi ed through stool examination by Kato Katz method. The prevalence in mice was estimated throughexaminations in dissected mice, and the identifi cation of cercariae in snails was done with crushing methods. Behavioral data were collected using questionnaires and focus characteristics were documented throughobservations. This research was part of the comprehensive study on schistosomiasis in Bada highland by Research and Development Center for Eradication of Disease of Animal Origin, Donggala.Results: The prevalence rate of schistosomiasis in humans was 5.93%, in rats 0% and in snails 1%. Types of focus were springs, ponds, irrigation channels, especially those with debris such as grasses, leaves, sticks dropped on the water. Prevalence rate in human was related to bathing in the river (p=0,00), entering the focus without protective shoes (p=0.034), defecation on the river (p=0,016). History of visit to endemicarea of Napu/Lindu was not associated with infection in human (p=0.344) and washing in the river was not associated also with human schistosomiasis (p= 0.521).Conclusion: The transmission of Schistosoma japonicum in a new endemic area of Bada highland is occurring and related to bathing, defecation in the river, and visit to the endemic focus without protectiveshoes.Keywords: Schistosoma japonicum, Bada highland, focus, transmission, Oncomelania
Co-Authors . Rahmawati . Soeyoko A G Thamrin Abdul Haris Setiawan Abdul Rohman Anshory Achmad Dardiri Agus Efendi Agustin Setianingsih, Agustin Ahmaniyah, Ahmaniyah Amatullah, Luthfiana Andra Noviana, Andra anggimi, putri Anis Rahmawati Anisah, Nisfi Anuhgera, Diah Evawanna Anwar Efendi Anwar, Muh.Choiroel Apriyani, Rizki Arfinanta Jaya, Arfinanta Ari Suwondo Arum Lusiana, Arum Asrofi, Rahmat Fajar Astuti, Widiya Ayuningtyas Ayuningtyas Basori Basori Benedictus Kusmanto, Benedictus Chundakus Habsya Darmiyati Zuchdi Dewi Andang Prastika Dian Novita Sari, Dian Novita Dian Permatasari Dini Alyani Donny Kristanto Mulyantoro Eko Mulyadi Eliagita, Choralina Eliagita, Choralisa Elisa Ulfiana Elsa Herdiana Murhandarwati Endang Srimurni K Endri Astuti Ernaningsih Ernaningsih Ernawati Sri Sunarsih Fatimah, Farissa Fitriyah Sofyani, Fitriyah Guntur S, Guntur Habsyah, chundakus Hadi, Selasih Putri Isnawati Harjanto, Almio Susetyo Hartati, anita Hartono Hartono Hasmalena Hasmalena, Hasmalena Hidayati, Kamilah Hiddatin Niha Ida N Saputro Ida Nugroho Saputro Jaenuddin, Riswan Jati Utomo Dwi Hatmoko2 Jeni Pujiastuti Juffrie, Muhammad Juneidi Wibowo, Juneidi katiman, Su Korinus Suweni Kuncoro, Tjahjono Kuntjoro, C Tjahjono Kusyogo Cahyo Liena Sofiana Luccylle Takalumang Mara Ipa Mardiyono Mardiyono Mariati H Suludani Melati, Agrystina Ryma Melia, Risti Melyana Nurul Widyawati Nelyta Oktavianisya, Nelyta Novitasari, Efi Nur Khafidhoh, Nur Nurliyani (Nurliyani) Oktarina, Santi Onny Setiani Patriana, Vinna Prabandani, Fajar Ayu Pramitha, Renny Prmausyagi, Apriadi Pujiastuti, Rr. Sri Endang Pujiastuti, Rr.Sri Endang Putriyanti, Dwi Rahelly, Yetty Ratna Indriyani Raynera, Claudia Renda, Pera Reni Nuril Komari, Reni Nuril Rochmah, Fitria Siwi Nur Roemintoyo Roemintoyo Rosidah, Ria Rosmini . Rukiyah Rukiyah Runjati - Runjati Runjati, Runjati Semuel Sandy Septiana, Ade Ulfa Soeharyo Hadisaputro Soeyoko - Soeyoko . Soeyoko Soeyoko Sofianty, Sri Sri Rahayu Sri Wahyuni Sri Yunita Suraida Salat, Sri Yunita SUGIARTO - Sugih Wijayati, Sugih Suharjono Triatmojo Sukatiman Sukatiman syafar, Syafdaningsih SYAFDANINGSIH SYAFDANINGSIH, SYAFDANINGSIH Syaifurrahman Hidayat Taufiq Lilo Adi Sucipto Taufiq Lilo Adisucipto Tjahjono Kuntjoro Tria Agustina Umiyati Umiyati, Umiyati Waluyo Waluyo Wulandari, Aprilia Dwi Yogo Prihatono Yuliani, Irma Yulistyana, Naili Vidya Yunisari, Cahya Zahra Alwi, Zahra Zakiyah Yasin