p-Index From 2014 - 2019
19.957
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Sain Veteriner Buletin Peternakan Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Penelitian Saintek Economic Journal of Emerging Markets Majalah Ilmiah Peternakan Agrikultura Indonesian Journal of Applied Sciences Indonesian Journal of Dialectics JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Jurnal AGROTEKNOLOGI Legal Opinion El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Jurnal Dinamika Manajemen Jurnal Fakultas Pertanian Journal of Economics, Business, and Accountancy | Ventura Jurnal Sain Peternakan Indonesia Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan JURNAL PETERNAKAN Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Dinamika Pendidikan Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Benefit Journal of Accounting and Business Education Holistik ELT Echo Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan BAHASA DAN SENI Journal of Biology Education Kultivasi ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Sains Peternakan: Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam PEDAGOGY Jurnal Biodjati ANIMAL PRODUCTION BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya al-Afkar, Journal For Islamic Studies EDU-KATA Jurnal Aplikasi Bisnis Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Lahan Suboptimal Jurnal Good Governance Ornamen Jurnal Kriya Seni ISI Surakarta COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Widyaparwa (Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan) SAWERIGADING J-Dinamika Jurnal Agrotek Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI), Indonesian Journal of Animal Science and Technology
Articles

PENDUGAAN UMUR BERDASARKAN KONDISI GIGI SERI PADA KAMBING PERANAKAN ETAWAH DI UNIT PELAKSANA TEKNIS TERNAK SINGOSARI, MALANG, JAWA TIMUR

Majalah Ilmiah Peternakan Vol 8, No 1 (2005)
Publisher : Majalah Ilmiah Peternakan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RINGKASAN Penelitian dilakukan untuk mempelajari kesesuaian antara umur kambing yang diduga berdasarkan kondisi gigi seri dengan umur sebenarnya. Penelitian dilakukan terhadap 165 ekor kambing Peranakan Etawah berumur satu hari sampai sekitar 5 tahun di Unit Pelaksana teknis (UPT) Ternak Singosari, Malang, Jawa Timur. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan gigi seri susu. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan gigi seri susu (deciduo incisors), pergantian gigi seri susu menjadi gigi seri permanen untuk menduga umur kambing. Hasil pendugaan umur dibandingkan dengan umur sebenarnya yang diketahui dari catatan tanggal lahir milik UPT Ternak Singosari. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Chi Square untuk menentukan kesesuaian antara hasil pendugaan umur berdasarkan kondisi gigi dengan umur kambing berdasarkan catatan tanggal lahir. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat kesesuaian antara umur kambing yang diduga berdasarkan kondisi gigi serinya dengan umur yang sebenarnya.

Pengaruh Konsentrasi Fungisida Mankozeb terhadap Pertumbuhan Tunas, Busuk Kering Ubi dan Susut Bobot Ubi Bibit Kentang (Solanum tuberosum L.) c.v. Granola di Ruang Penyimpanan

Agrikultura Vol 20, No 3 (2009)
Publisher : Agrikultura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.5 KB)

Abstract

Saat ini bibit kentang untuk penanaman di dataran medium biasanya berasal dari bibit yang disimpan di dataran tinggi dengan suhu relatif rendah. Penyimpanan di dataran medium dapat meningkatkan pertumbuhan tunas tetapi memicu perkembangan penyakit. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi fungisida mankozeb dan elevasi ruang simpan bibit terhadap pertumbuhan tunas dan serangan penyakit busuk kering ubi bibit. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan empat ulangan. Faktor pertama adalah elevasi ruang simpan dan faktor kedua adalah konsentrasi fungisida makozeb. Hasil percobaan menunjukan tidak ada interaksi antara konsentrasi fungisida mankozeb dan elevasi ruang simpan terhadap waktu muncul tunas, persentase bibit bertunas, persentase busuk kering ubi, dan persentase susut bibit. Konsentrasi fungisida mankozeb tidak berpengaruh terhadap waktu muncul tunas, persentase ubi bibit bertunas  pada 2   bulan setelah panen (BSP), dan susut bobot ubi pada 3 dan 4 BSP. Namun, aplikasi  3 g L-1 dan 4.5 g L-1 mankozeb menghasilkan persentase ubi bertunas paa 3 BSP yang lebih tinggi dan persentase busuk kering ubi yang lebih rendah dibandingkan dengan  tanpa fungisida. Sementara itu, ruang simpan di dataran medium memberikan  waktu muncul tunas yang 2 minggu lebih cepat, meningkatkan persentase ubi bertunas pada 2 BSP dan susut bobot ubi yang lebih besar pada 3 BSP dan 4 BSP dibandingkan dengan ruang simpan di dataran tinggi. Di dataran medium waktu muncul tunas 2 minggu lebih cepat, persentase ubi bertunas pada 2 BSP dan susut bobot ubi pada 3 BSP dan 4 BSP lebih besar dibandingkan dengan di dataran tinggi. Penyimpanan di dataran medium tidak meningkatkan persentase ubi berunas pada 3 BSP dan persentase busuk kering ubi dibandingkan dengan ruang simpan di dataran tinggi.

Produksi Protein Total dan Kecernaan Protein Daun Kelor Secara In Vitro

Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 12, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.236 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang bulan Oktober-November 2016. Penelitian bertujuan untuk mengkaji produksi protein total dan kecernaan protein dari daun kelor secara in vitro. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, uji in vitro dan analisis. Materi yang digunakan yaitu cairan rumen kambing peranakan etawa (PE), daun kelor dan daun lamtoro yang digunakan sebagai pembanding uji T-test. Produksi protein total di analisis dengan metode Tilley dan Terry tahap 1, sedangkan kecernaan protein di analisis menggunakan metode Tilley dan Terry 2 tahap. Analisis protein menggunakan metode Kjeldhal 1883 menurut (AOAC, 2005). Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah produksi protein total daun kelor tidak berbeda (p?0,05) dibandingkan dengan daun lamtoro (377,60 mg/g vs 478,92 mg/g). Kecernaan protein daun kelor nyata lebih tinggi (p?0,05) dibandingkan dengan daun lamtoro (64,29% vs 50,74%). Simpulan dari hasil penelitian adalah daun kelor mempunyai kualitas yang baik dibandingkan daun lamtoro karena memiliki kecernaan yang tinggi pasca  rumen.Kata kunci: kelor, in vitro, produksi protein total, protein

BIAS GENDER DALAM KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN PESANTREN

Indonesian Journal of Dialectics Vol 1, No 3 (2011)
Publisher : Program Pascasarjana Unpad

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the discourse of modernization ideas that rejected in Pesantren Miftahul Huda is gender. At least there are four problems related to gender in communication in pesantren, namely: (a) the source of ideological discourse of gender bias, (b) agents of ideology of gender bias, (c) communication that is gender bias, (d) and gender inequality. To explain the issue a critical ethnographic approach was used through the theory of ideology (deep unconsciousness), the theory of communication performance (performance), and feminist theory. The research findings indicate the occurrence of gender bias in communication in The Pesantren of Miftahul Huda in various aspects.

Evaluasi Sistem Penjurusan Siswa SMU

Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 1, No 1 (1998)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk mengungkap masalah pelaksanaan penjurusan siswa SMU tahun ajaran 1996/1997, yang meliputi: (1) upaya sekolah dalam memenuhi data pribadi siswa untuk kepentingan penjurusan; (2) peran pelaksana dalam pelaksa­naan penjurusan siswa; (3) peran Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab dalam pelaksanaan penjurusan siswa; (4) tingkat kebaikan proses penjurusan siswa; (5) kehandalan prestasi belajar dipakai sebagai salah satu dasar penjurusan siswa; (6) pencapaian prestasi belajar siswa setelah penjurusan; (7) tingkat kepuasan siswa terhadap hasil penjurusan; dan (8) keefektifan proses pelaksanaan penjurusan siswa SMU tahun ajaran 1996/1997. Hasil evaluasi pelaksanaan penjurusan siswa SMU tahun ajaran 1996/1997 menunjukkan, bahwa: (1) upaya sekolah dalam meme­nuhi data pribadi siswa untuk kepentingan penjurusan dalam kategori cukup baik; (2) peran pelaksana penjurusan dalam kategori baik; (3) peran Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab penjurus­an dalam kategori cukup baik; (4) proses pelaksanaan penjurusan dalam kategori cukup baik; (5) prestasi belajar siswa termasuk handal dipakai sebagai salah satu dasar penjurusan; sumbangan efektif prestasi belajar siswa sebagai prediktor penjurusan sebesar 23,65%; (6) prestasi belajar siswa setelah penjurusan tenyata lebih baik dan pada sebelum penjurusan; (7) sebagian besar siswa (92 %) merasa minimal cukup puas terhadap hasil penjurusan; dan (8) keefektifan proses pelaksanaan penjurusan siswa SMU tahun ajaran 1996/1997 berhasil secara efektif. Meskipun pelaksanaan penjurusan siswa SMU tahun ajaran 1996/1997 berhasil secara efektif, namun dalam hal tertentu masih perlu upaya peningkatan dari semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan penjurusan terutama dalam komponen/sub-komponen yang belum mencapai kategori baik. Prestasi belajar siswa sebagai prediktor penjurusan meskipun sudah dianggap handal, namun sumbangan efektifnya baru 23,65%. Jadi, untuk meningkatkan kehandalan prediktor penjurusan, perlu menggunakan sumber data siswa khususnya tes bakat dan tes minat dan SMU tidak hanya terpusat pada tradisi mengandalkan data dari tes hasil belajar siswa saja. Di samping itu, dalam menempatkan siswa ke jurusan tertentu diusahakan sesuai dengan kecenderungan kemampuan siswa, serta menghindari sistem kuota.

Pengaruh Kadar Air Awal Benih dan Jenis Kemasan terhadap Populasi Hama Callosobruchus maculatus F., Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai (Glycine max L. Merr.) setelah Penyimpanan Tiga Bulan

Jurnal Fakultas Pertanian Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) merupakan salah satu palawija yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena nilai gizinya yang tinggi dan sering dijadikan sebagai bahan pangan, namun banyak permasalahan yang terjadi dalam pengadaan benih kedelai tersebut yaitu mutu fisiologis benih kedelai mudah rusak selama penyimpanan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kadar air benih saat disimpan tinggi, penggunaan jenis kemasan yang kurang tepat atau serangan hama gudang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pengaruh interaksi kadar air awal dan jenis kemasan terhadap populasi hama Callosobruchus maculatus F., viabilitas dan vigor benih kedelai. Percobaan dilakukan dari bulan April 2014 hingga Juli 2014 di Laboratorium Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan empat ulangan. Faktor pertama adalah kadar air awal yang terdiri dari kadar air awal ≤ 11 % dan > 11 %. Faktor ke dua adalah jenis kemasan yang terdiri dari kemasan alumunium foil, botol kaca, plastik polietilen dan karung terigu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh interaksi antara kadar air awal dan jenis kemasan terhadap kadar air benih 1 bulan setelah penyimpanan (BSP) tetapi tidak terdapat pengaruh interaksi terhadap variabel lain yang diamati. Kadar air awal 10,20 % dan jenis kemasan alumunium foil serta botol kaca memberikan hasil yang baik terhadap peubah daya berkecambah dan indeks vigor benih meskipun terjadi peningkatan populasi hama Callosobruchus maculatus F., kerusakan benih dan kadar air benih kedelai (Glycine max (L.) Merr.) setelah penyimpanan tiga bulan dibandingkan dengan kadar air awal 12,56 % dan jenis kemasan plastik polietilen serta kain terigu.Kata kunci     : Hama Callosobruchus maculatus F., Jenis Kemasan, Kadar Air Awal, Kedelai.

GROWTH HORMONE GENE GENOTYPING BY Msp I RESTRICTION ENZYME AND PCR-RFLP METHODS IN ACEH CATTLE BREED AT INDRAPURI DISTRICT OF ACEH PROVINCE

Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Vol 38, No 4 (2013): (December)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to identify growth hormone (GH) genes genotype in selectedAceh cattle at Indrapuri’s Breeding and Forage Centre (IBFC) of Aceh Cattle. Fourty one cattleconsisting of 21 male and 20 female cattle were used in this study. The genomic DNA was extractedfrom blood using Sambrook et al. (1989) methods. Polymerase Chain Reaction - Restriction FragmentLength Polymorphism (PCR-RFLP) and mehod of sequencing was used to detect MspI site on GH gene.Based on sequencing results, it can be concluded that all cattle were monomorphism. The frequency ofTT genotype were 1.00 and same as T allele frequency. The transition of C (cytosine) into T (thymine)on 1548 bp caused the lost of restriction site.

Accuracy of heart girth for predicting live weight of Aceh cattle

Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 24, No 3 (2014)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data on live weight (LW) at 550 days of age and body measurements such as withers height (WH), body length (BL) and heart girth (HG) of Aceh bull and heifer have been collected from 79 animals (39 males and 40 females) managed at the Indrapuri’s Breeding and Forages Centre (IBFC) of Aceh Cattle, Indrapuri District, Aceh Besar Regency, Aceh Province, Indonesia to estimate the LW from body measurements. The overall means (+ SD) for LW, WH, BL and HG of Aceh cattle over sexes were 129.37 + 30.84 kg, 96.59 + 7.11 cm, 93.10 + 11.77 cm and 118.15 + 11.08 cm, respectively. The study revealed that HG was the best predictor of LW and this variable alone contributed 70% (female), 86% (male) and 74% (all animals) of the variation in the LW of Aceh cattle. It was concluded that highest determination coefficient (R2) value of simple linear regression model was found on model LW (kg) = -172.47 + 2.59HG (cm), whereas this model were more effective and efficient for predicting the LW of male Aceh cattle. Key words: Aceh cattle, body measurements, live weight estimation, regression models.

MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN LATIHAN GERAKAN PRAMUKA

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.246 KB)

Abstract

The aims of research are to find out and to describe: (1) implementation of education and training management at raja basa kwartir’s scout training and education center in south lampung, (2) achievement of helding education and training at Raja basa kwartir’s scout training and education center in south lampung, (3) Supporting by stake holders in implementation of education and training at Raja Basa kwartir’s scout training and education center in south lampung. This research used qualitative approach by case study design. The result of research are: (1) implementation is started from analyzing of education and training activity needs through evaluation assesment. (2) Activity design result develop valid material which is suitable for development. (3) supporting from Stakeholders was getting good supported, by moril and material from all of stakeholders component.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pendidikan dan pelatihan manajemen di pusat pelatihan dan pendidikan pramuka kwartir rajabasa Lampung Selatan, (2) pencapaian program pendidikan dan pelatihan di pusat pelatihan dan pendidikan kwartir Rajabasa Lampung Selatan, (3) Mendapatkan dukungan oleh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di pusat pelatihan dan pendidikan kwartir Rajabasa Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil penelitian adalah: (1) pelaksanaan dimulai dari menganalisis pendidikan dan kegiatan pelatihan kebutuhan melalui evaluasi assesment. (2) hasil desain Kegiatan mengembangkan materi valid yang cocok untuk dikembangkan. (3) mendapatkan dukungan yang baik dari Stakeholder, baik moril dan material dari seluruh komponen pemangku kepentingan.Kata kunci:implementasi, manajemen pendidikan, pelatihan   

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU

9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.96 KB)

Abstract

The purpose of the research is to know and analyze: 1) the influence of principal academic supervision through the teacher performing, 2) the influence of interpersonal communication through the teacher performing, 3) the influence of the job motivation through the teachers performing, 4) the influence of principal academic supervision, the interpersonal communication, and the job motivation through the teachers performing in Bodhisattva school Bandar Lampung. The quantitative research used the ex post facto. The result of the research shows that: (1) there is positive and significant influence the principal academic supervision through the teacher performing, (2) there positive and significant influence the interpersonal communication through the teachers performing, (3) there are positive and significant influence of the job motivation through the teachers performing, (4) there is positive and significant influence of the principal academic supervision, interpersonal communication, and job motivation through the teachers performing.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: 1) pengaruh antara Supervisi Akademik Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru, 2) pengaruh Komunikasi Interpersonal terhadap Kinerja Guru, 3) pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru, 4) pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Komunikasi Interpersonal, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru di Sekolah Bodhisattva Bandar Lampung. Penelitian kuantitatif ini menggunakan jenis penelitian ex post facto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru, (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi akademik kepala sekolah, komunikasi interpersonal, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru.Kata kunci: kinerja, komunikasi interpersonal, motivasi guru, supervisi akademik

Co-Authors Agung Prihatmojo, Agung Agus Wahyudin Ah Roifuddin, Ah AHMAD ALFIAN Ahmad Fatih Khakikudin, Ahmad Fatih Ahmad Tafsir, Ahmad Ai Astuti, Ai Aisya Maqdisiana Akhmad Fathoni, Akhmad Alben Ambarita Alvianto, Muhamad Amalia, Inneke Amin Retnoningsih Andri Kurniawan Anggi Tyas Prabawati Anggun Anggun, Anggun Anik Wulandari Anindya, Marsya Nabila Anjalis, Anis Anne Nuraeni ANNE NURAINI Ardhiarisca, Oryza Arie Laili Nopprima Asep Kurniawan Atikah, Farah Aulia Evi Susanti, Aulia Evi Bambang Sumitro Belina, Septiara Berlina Yudha Pratiwi, Berlina Yudha Budiyawan Putra, Budiyawan Bujang Rahman Cuk Tri Noviandi Damayanti Damayanti Darsono Darsono Debora Noviana, Debora Dedi Lazwardi Dedi Ruswandi, Dedi Dedy Miswar Denny Sobardini Sobarna, Denny Sobardini Denny Sobardini, Denny Diah tri widayati Dian Indah Cahyani, Dian Indah Diana Tien Irafahmi Dwi Angga Septianingrum, Dwi Angga Dwi Haryani Dwi Hastuti Edi Susanto Edy Haryono Edy Purnomo Edy Waloyo, Edy Eka Fitri Yanti, Eka Fitri EKO WAHYUDI Emid Hamidin Enandang, Much Endah Rini, Nita Suswati Endri Saputra, Endri Erma Erma ERNI SUMINAR Euis Soliha Evi Amalia Setya Ningtyas, Evi Amalia Faujiah, Ajri Feri Yulius Fitri Nuryani, Fitri Ganjar Winata Gustiana, Dilla Nitra H Saumar, H Handayani, Wini Nur hanifah hanifah Hapipah, Hapipah Hariri, Hasan Harjimat Harjimat Hartatik, Teti Hasmin, Herlina Hendra Saumar Heri Supriadi, Heri Hermanto Karwan, Dedy Hernani Hernani Herpratiwi Herpratiwi Hidayati Hidayati I Nyoman S. Degeng, I Nyoman S. I.Ketut Harianta Ida Efiana, Ida Imam Agus Basuki, Imam Agus Indah Nurlaila Lestari, Indah Nurlaila Indri Juriana Saputri, Indri Juriana Irawan Suntoro Irma Lusi Nugraheni Iskandar Iskandar Ismail, Norman Iwan Maryawan Jajang Sauman Hamdani Julitri Maria Junaidi Junaidi Kadapi, Muhammad Karsiti Karsiti Karwan, Dedy Hermanto Khusnudin, Mukhamad Kurniawan Juli Trianto Kusuma, Satria Budi Lega Marisa, Lega Lestari, Yuni Indah Lina Herlina Made Puja Satyawan Maisaroh Maisaroh Makmun Makmun Malinda, Yuni Maman Surahman Martira Putri Meddy Rachmadi Melya Sari, Melya Mentari, Erni Meta Eka Setyana Muhamad kadapi, Muhamad Muhammad Irhas, Muhammad Muliantami, Aganta Mulya Sari Mulyanto, Robby Tri Murdaningsih Haeruman Karmana, Murdaningsih Haeruman Murgayanti Murgayanti, Murgayanti N Ngadiyono, N Nadia, Putri Naila Rofi’ati, Naila Nandang Kosasih Ananda Neni Rostini Niki Rahayu Nilawati Nilawati Noladhi Wicaksana Nono Ngadiyono Nova, Mevi Maria Novi Eka Susilowati, Novi Eka Noviyani Noviyani Noviyanti Anita Wulandari Nugroho Edi Kartijono Nurbaiti Nurbaiti Nuzula Suci Azima, Nuzula Suci Oktareza, Saprama Eric Otang Kadarusman P. Suryatmana, P. Pargito Pargito Pintaka, Widya Bayu Poniman Poniman Pradoto Wibowo Prikadiastuti, Idaliani Pujawati Suryatmana Purwanto Purwanto Puspo Binatmo Putra, Rediyanto R. Fauziah, R. R. Pratama, R. Rahma Rina Wijayanti, Rahma Rina Ramadhan, Febriyano Riama, Prayoga Desta Riskawati Yuanita, Riskawati Rissal, Muhammad Edwansyah Riswandi Riswandi Riswanti Rini Rodi Satria Rodiah, S Rosana Rosana Rosmala Dewi Rubaekah, Siti Sarah Rusneli, Rusneli Safira, Nadia Saiful Ridlo Samsel Arip Santi Ganggayani, Putu Kriya Sarasati, Ruruh Sistari, Sistari Sistiwati Sistiwati Siswo Edi Wibowo, Siswo Edi siti rodiah Sopandie Sunarya, Sopandie Sowiyah Sowiyah Sri Indah Wahyuningsih Subrata, A. Suci Azima, Nuzula Sudarmi Sudarmi Sudjarwo Sudjarwo Sudomo Sudomo Sugeng Widodo Sulastri Sulastri Sultan Djasmi Sulthon Sulthon, Sulthon Sulton Djasmi Sunardi Sunardi Sunaryo Sunaryo Suparno Suparno Supomo Kandar Sutrisno sutrisno Syahda Aulia Fatmaningrum, Syahda Aulia SYARIFUL MUBAROK T Hartatik, T T. Hartatik Teguh Pramono Pramono, Teguh Pramono Tety Hartatik Tino Mutiarawati Onggo Toto Sunarto Tresnani, Lusia Tualar Simarmata Umadi, Sarah Sakinah Usbay, Febriyanti Usman Usman Usman, Elni Veator Renyaan, Veator Vianti, Okta Viedy Dimas Aditya W.P.B. Putra Waljiemah Waljiemah Waras Waras, Waras Warham, Warham Wawan Sutrisno Widodo Widodo Widya Pintaka Bayu Putra Wilda Nuraida, Wilda Winara, Intan Wiwi Isnaeni WPB Putra, WPB Y., SYAHBUDIN Yanto, Adi Novri Yarmaidi Yarmaidi Yayah, Yayah Yon Rizal Yudi Pratama, Yudi Yudi Siyamto, Yudi Yuli Prihatni Yunani, Yuyun Yuyun Yuwariah Zulfatunnisa, Zulfatunnisa ZULKARNAIN ZULKARNAIN