Triastuti Sulistyaningsih
Chemistry Department, Universitas Negeri Semarang

Published : 29 Documents
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMURNIAN GARAM DAPUR MELALUI METODE KRISTALISASI AIR TUA DENGAN BAHAN PENGIKAT PENGOTOR NA2C2O4 – NAHCO3 DAN NA2C2O4 – NA2CO3 Sulistyaningsih, Triastuti; Sugiyo, Warlan; Sedyawati, Sri Martini Rahayu
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i1.335

Abstract

Telah dilakukan pemurnian garam dapur melalui penambahan bahan pengikatpengotor pada proses kristalisasi air tua dalam pembuatan garam dapur dengan tujuandiperoleh garam dapur yang berkadar NaCl tinggi.Sampel dalam penelitian ini adalahair tua dari Meteseh, Kec. Kaliori, Kab. Rembang Jawa Tengah yang diambil secaraacak. Air tua dikristalisasi biasa dan dengan penambahan bahan pengikat pengotorlarutan Na2C2O4 – NaHCO3, dan larutan Na2C2O4 – Na2CO3 yang divariasikonsentrasinya. Kadar air, kadar pengotor dan kadar NaCl dihitung sebelum dansesudah perlakuan kristalisasi. Kadar NaCl ditentukan dengan metode analisisArgentometri sedangkan pengotor Mg2+, Ca2+, Fe3+ ditentukan menggunakanSSA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar NaCl garam dapur dapatditingkatkan secara efektif dengan pemurnian secara kristalisasi air tua menggunakanbahan pengikat pengotor, Na2C2O4 dan Na2CO3 dibandingkan dengan Na2C2O4 danNaHCO3. Kadar NaCl sebelum dimurnikan sebesar 80,117 % meningkat menjadi96,460 %.Kata kunci : garam dapur, air tua, bahan pengikat pengotor
PENGARUH PENAMBAHAN ABU LAYANG TERMODIFIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK MEMBRAN ELEKTROLIT BERBAHAN DASAR KITOSAN Wulandari, Ari Vitri; Kusumastuti, Ella; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai sintesis membran sel bahan bakar berbahan kitosan dan abu layang batubara yang dimodifikasi dengan CTAB (Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide) telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lamanya waktu pengadukan dan penambahan silika termodifikasi CTAB dalam sintesis membran. Metode yang digunakan adalah inversi fasa dengan variasi waktu pengadukan selama 2, 4, dan 8 jam dan variasi jumlah silika yaitu 0; 0,5; 1; 2; dan 5% b/b kitosan. Hasil penelitian menunjukkan waktu pengadukan optimum adalah 4 jam. Membran dengan performa terbaik adalah membran 5% dengan kuat tarik 19,3 N/mm2, Modulus Young 1092,5 N/m2, konduktivitas proton 1,4634 x 10-4 S/cm, permeabilitas metanol 9,0893 x 10-8 cm2/s dan selektivitas 1,6100 x 104 S s/cm3. Hasil uji FT-IR (Fourier Transform Infrared) menunjukkan bahwa hanya terjadi interaksi fisik antara kitosan dengan silika. Berdasarkan hasil analisis SEM (Scanning Electron Microscope) disimpulkan bahwa membran memiliki morfologi antarmuka cukup baik antara matriks kitosan dengan silika.
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI KOLOID MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERVISI SETS Wismaningati, Putri; Nuswowati, Murbangun; Sulistyaningsih, Triastuti; Eisdiantoro, Sunarko
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 13, No 1 (2019): January (2019)
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A research aimed to explore students’ science process skill of students in colloid concept through project based learning vision of SETS. This research involved 34 reseach subjects. Instrument used research is observation sheet and as supporting data student response questionnaire. The data obtained from observation sheets learning to know the science process skills developed by students and queationnaires were used to collect the students’ respond to learning. Student response questionnaire used to know student response to learning done. The data are analyzed descriptively. Results from this study showed that the students had all the indicators of science process skills a googd category with a percentage of 65.48%. Students give a positive response to learning because they feel more understanding, increase motivation and interest in learning. This is evidenced by 85% students of class XI IPA 1 SMA N 2 Purbalingga provide responses that fall into either category of learning that hs been done.
PENGOLAHAN EMPON-EMPON PASCAPANEN DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA JUAL PRODUK UNTUK MENUNJANG KESEJAHTERAAN KELUARGA Sulistyaningsih, Triastuti; Mursiti, Sri
Jurnal Abdimas Vol 18, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengolahan empon-empon pascapanen dalam upaya meningkatkan daya jual produk untuk menunjang kesejahteraan keluarga di Kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Masyarakat Pakintelan banyak menanam tanaman empon-empon tetapi belum dapat mengolah menjadi produk yang lebih bernilai ekonomis pasca panennya. Saat ini telah banyak dijual ekstrak kunyit-asam, ekstrak temulawak, ekstrak jahe, dan ekstrak beras kencur yang digunakan sebagai minuman penyegar, dapat diminum dengan air panas ataupun dengan air dingin. Ekstrak-esktrak tersebut merupakan hasil pengolahan rimpang empon-empon dengan metode tertentu. Produk tersebut dikemas dalam kantong plastik yang menarik dan higienis serta memiliki harga jual yang lebih tinggi dibanding bila masih dalam bentuk rimpang, namun kesemuanya ini bukan hasil produksi petani di wilayah Kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, maka perlu diadakan kegiatan untuk mengolah empon-empon menjadi produk yang lebih bernilai ekonomis yaitu menjadi esktrak bergula. Kerangka pemecahan masalah yang ditempuh adalah: 1) merancang prosedur pengolahan empon-empon; 2) uji coba hasil nomor 1; 3) pengenalan prosedur pengolahannya kepada khalayak sasaran. Metode yang digunakan adalah ujicoba, pelatihan dan diskusi. Para peserta sangat antusias dalam kegiatan ini , terlihat pada acara diskusi dan kehadiran peserta pada pelatihan yang mencapai 90%. Respon peserta sangat positip sehingga jika ada kesempatan lain kegiatan pengadian seperti ini dilanjutkan lagi terutama kegiatan yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
CHEMICALLY MODIFIED KAPOK SAWDUST FOR ADSORPSTION OF METHYL VIOLET DYE FROM 1 Widi Astuti, Triastuti Sulistyaningsih AQUEOUS SOLUTION Astuti, Widi; Sulistyaningsih, Triastuti
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i2.9001

Abstract

The potential of chemically modified Kapok sawdust for methyl violet adsorption was investigated in a batch adsorption process. Various physicochemical parameters such as pH, contact time and initial dye concentration were studied. The adsorbent was characterized with Fourier transform infrared spectrophotometer, scanning electron microscope and Brunauer, Emmett and  Teller (BET) analysis. The optimum conditions for methyl violet adsorption were pH 5 and contact time 30 min. Langmuir, Freundlich and Redlich-Peterson isotherm model were used to analyze the equilibrium data. The experimental data fitted well with the Redlich-Peterson model, with the value of constants are 41.001 L g -1 for K R , 0.523 L 0.799 mg -0.799 for a and 0.799 for β
KAJIAN ADSORPSI LINEAR ALKILBENZENA SULFONAT (LAS) MENGGUNAKAN MAGNETIT Sari, Selli Renata; Sulistyaningsih, Triastuti; Susilaningsih, Endang
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari sintesis magnetit dengan metode kopresipitasi, mengetahui keadaan optimum penyerapan LAS, mempelajari kinetika dan isoterm adsorpsi. Metode kopresipitasi dilakukan dengan mencampurkan larutan FeCl2dan FeCl3dan di titrasi menggunakan NH4OH. Magnetit dikarakterisasi dengan FTIR, XRD, BET, dan uji kemagnetan. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi pH, waktu kontak dan konsentrasi. Analisis LAS menggunakan metode MBAS. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan, pada bilangan gelombang 586,36 cm-1 dan 401,19 cm-1 terdapat pita serapan utama Fe-O magnetit. Difraktogram XRD menunjukkan semua sisi puncak magnetit hasil sintesis konsisten dengan data standar untuk Fe3O4 (file JCPDS No. 85-1436) dengan ukuran inti rata-rata partikel sebesar 19,34 nm, memiliki luas permukaan 56,97 m2/g, volume pori total 0,3076 cm3/g, dan rerata jari-jari pori 10,79 nm. Magnetit hasil sintesis dapat ditarik magnet permanen. Berdasarkan penelitian diperoleh keadaan optimum pada pH 6,07, waktu kontak 60 menit dan konsentrasi 2,44x10-06 mol/L. Kinetika adsorpsi mengikuti kinetika pseudo orde dua Ho dan isoterm adsorpsi mengikuti isoterm Langmuir.
PREPARASI NANOPARTIKEL Fe3O4 (MAGNETIT) SERTA APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM KADMIUM Maylani, Amanda Shinta; Sulistyaningsih, Triastuti; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel Fe3O4 dengan metode kopresipitasi dan mengaplikasikannya sebagai adsorben ion logam kadmium. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses adsorpsi seperti pH, waktu optimum, dan konsentrasi awal diteliti. Selain itu, studi isoterm dan kinetika adsorpsi juga dipelajari dalam penelitian ini. Sampel Fe3O4 yang telah disintesis dikarakterisasi  dengan FTIR, XRD, dan SAA. Hasilnya, sampel tersebut merupakan nanopartikel dengan ukuran partikel rata-rata 19,3448 nm, luas permukaan 56,973 m2/g dan diameter rata-rata pori sebesar 10,7969 nm. Kondisi optimum adsorpsi tercapai pada pH 8 selama 60 menit dan pada konsentrasi awal adsorbat 4,9017x10-6 mol/L. Adsorpsi ini mengikuti model adsorpsi isoterm Langmuir dengan qmax = 16,0302 mg/g dan kinetika isoterm Ho dengan konstanta laju adsorpsi ion Cd2+ sebesar 7,8864 g/mg menit.
PREPARASI HIDROTALSIT-MAGNETIT DENGAN METODE KOPRESIPITASI DAN APLIKASINYA UNTUK ADSORBEN ZAT WARNA Imaniah, Nur; Sulistyaningsih, Triastuti; Hadisaputro, Subiyanto
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan preparasi Hidrotalsit-Magnetit (HT-M) dan Hidrotalsit-Magnetit Kalsinasi (HT-M kal) dengan metode kopresipitasi pada pH 12 dengan temperatur 70°C. Karakteristik  diketahui dengan FTIR, XRD, dan SEM. Penelitian ini mempelajari kinetika adsorpsi dan isoterm adsorpsi terhadap zat warna Remazol yellow FG. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik HT-M dan HT-M kal tidak jauh berbeda. HT-M optimum di pH 4, waktu kontak 90 menit, konsentrasi 50 ppm, dan mengadsorpsi 7,67 x 10-5 mol/g. HT-M kal optimum di pH 3, waktu kontak 90 menit, konsentrasi 50 ppm, dan mengadsorpsi 7,74 x 10-5 mol/g.
MODIFIKASI PERMUKAAN ABU LAYANG DAN APLIKASINYA DALAM SINTESIS POLYMER ELECTROLYTE MEMBRANE KITOSAN-ABU LAYANG Lestari, Puji; Kusumastuti, Ella; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis membran menggunakan kitosan dan abu layang sebagai filler yang dimodifikasi dengan surfaktan kationik CTAB. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan CTAB pada abu layang dan mengetahui karakteristik membran yaitu konduktivitas proton, permeabilitas metanol dan kuat tarik membran. Tahap penelitian meliputi preparasi silika, modifikasi permukaan abu layang, pembuatan membran, dan karakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai konduktivitas proton membran meningkat seiring dengan banyaknya CTAB yang ditambahkan sedangkan nilai permeabilitas metanol menurun seiring dengan banyaknya CTAB yang ditambahkan. Membran kitosan abu layang termodifikasi CTAB memperlihatkan performa terbaik pada komposisi CTAB 4,10% dengan konduktivitas proton 5,7108.10-5 S/cm dan permeabilitas metanol 2,8950.10-9 cm2/s. Nilai maksimum kuat tarik membran terdapat pada memban Kitosan Abu Layang termodifikasi CTAB 1,64% yaitu 26,893 N/mm2. Hasil analisis FTIR membran optimum menunjukkan hanya terjadi interaksi fisik antara kitosan dengan silika abu layang karena tidak terjadi perubahan peak yang signifikan di sekitar bilangan gelombang 1000-1250 cm-1.  
PENURUNAN KANDUNGAN NIKEL(II) DALAM PROSES KOAGULASI MENGGUNAKAN FeSO4 DAN LIMBAH BESI PADA LIMBAH ELEKTROPLATING Kholipuk, Siti; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract