Septina Sulistyaningrum
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNNES

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPENDAPAT MAHASISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Syaifudin, Ahmad; Sulistyaningrum, Septina
Lingua Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa malu atau kecemasan mahasiswa menjadi kendala utama setiap individu untuk berkomunikasi, termasuk berpendapat. Karena itu, melalui problem based learning (PBL) mahasiswa termotivasi untuk berpikir secara kritis dan analitik sehingga kemampuan berpendapat meningkat. Desain penelitian ini dilaksanakan melalui lesson study (LS) yang terdiri atas tahap plan, do, dan see. Hasil kajian ini dinyatakan bahwa ada dua faktor yang menyebabkan rendahnya kemampuan mengemukakan pendapat, yakni kecemasan (takut) dan kemampuan memahami konsep materi yang rendah. Akan tetapi, melalui model PBL dengan sistem LS, rasa takut mahasiswa dapat dikikis. Pemahaman mahasiswa dalam konsep materi menjadi meningkat. Peningkatan itu diimbangi dengan peningkatan kemampuan mengemukakan pendapat sebanyak 91% dari jumlah mahasiswa yang terlibat dalam pembelajaran.This research aims to motivate students to think critically and analytically, through Problem-based Learning, thus, their ability to give argument increases. It needs to do since the students’ shyness and anxiety becomes major obstacles for each individual both to communicate and to give argument. Research design is done through Lesson Study having three stages; they are plan, do, and see. Result of this investigation shows that there are two factors causing the decrease of students’ ability to give argument. They are their anxiety (fear) and their low ability to understand subject matter concept. But, through Problem-based Learning with Lesson Study system, the students’ fear can be eliminated. The students’ understanding of subject matter concept also increases. This increase is balanced by the increase of students’ ability to give argument up to 95% of a number of students involved in this learning.
KEEFEKTIFAN KETERAMPILAN MENULIS POSTER DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTUN YANG BERMUATAN CINTA LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Wardhani, Ernita Eka; Sulistyaningrum, Septina
Lingua Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini menentukan keefektifan keterampilan menulis poster dengan menggunakan media kartun yang bermuatan cinta lingkungan dan membuktikan apakah media kartun yang bermuatan cinta lingkungan lebih efektif digunakan pada pembelajaran menulis poster atau tidak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melakukan kajian terhadap dua kelompok yang berbeda, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Desain penelitian ini menggunakan tipe non-equivalent control group design. Kelompok eksperimen menggunakan media kartun yang bermuatan cinta lingkungan, sedangkan kelompok kontrol melakukan pembelajaran tanpa menggunakan media kartun yang bermuatan cinta lingkungan. Temuan penelitian ini adalah adanya peningkatan rata-rata nilai siswa pada kelompok eksperimen 63,78 untuk tes awal menjadi 75,12 untuk tes akhir dengan peningkatan sebesar 1,87%, sedangkan pada kelompok kontrol 62,06 untuk tes awal menjadi 72,5 untuk tes akhir dengan peningkatan sebesar 1,78%. Hal tersebut bermakna kelompok eksperimen lebih efektif dibanding kelompok kontrol.The purpose of this study determines the effectivenessof learning to write using the media cartoon poster-laden love of the environment and prove whether love-laden cartoon media environment more effectively used in the teaching of writing poster or not. This study is an experimental study reviewing two different groups, namely the experimental group and the control group. This study design using type of non-equivalent control group design. The experimental group used the cartoon medium-laden love of the environment, while the control group do the learning without the use of media-laden cartoon love the environment. The findings of this study was the increase in the average value of the students in the experimental group 63,78 to 76,12 for the initial test become final test. With increase of 1,87%, whereas in the control group to test the initial 62,06 to 72,5 for the final test with an increase of 1,78%. It is significantly more effective experimental group than the control group.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPENDAPAT MAHASISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI PENDUKUNG PENCAPAIAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA (KKNI) PADA MATA KULIAH PRAGMATIK Syaifudin, Ahmad; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 32, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v32i2.5055

Abstract

This abstract aims to explain the improvement of students’ ability in giving opinion in pragmatic subject through PBL model as a support of KKNI achievement. The research was conducted through the lesson study (LS) consisting  of the stage plan, do, and see. Results of this study revealed that there are two factors that cause low ability to express their opinions, namely anxiety (fear) and lack of ability in understanding the material concept. Through PBL models with LS system, students’ fear could be erased. It increased material concept understanding of the students. The increase was offset by an ability improvement in expressing opinions as much as 91% of the number of students involved in learning.Keywords: Problem Based Learning (PBL), KKNI
KEEFEKTIFAN KETERAMPILAN MENULIS POSTER DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTUN YANG BERMUATAN CINTA LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Wardhani, Ernita Eka; Sulistyaningrum, Septina
Lingua Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini menentukan keefektifan keterampilan menulis poster dengan menggunakan media kartun yang bermuatan cinta lingkungan dan membuktikan apakah media kartun yang bermuatan cinta lingkungan lebih efektif digunakan pada pembelajaran menulis poster atau tidak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melakukan kajian terhadap dua kelompok yang berbeda, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Desain penelitian ini menggunakan tipe non-equivalent control group design. Kelompok eksperimen menggunakan media kartun yang bermuatan cinta lingkungan, sedangkan kelompok kontrol melakukan pembelajaran tanpa menggunakan media kartun yang bermuatan cinta lingkungan. Temuan penelitian ini adalah adanya peningkatan rata-rata nilai siswa pada kelompok eksperimen 63,78 untuk tes awal menjadi 75,12 untuk tes akhir dengan peningkatan sebesar 1,87%, sedangkan pada kelompok kontrol 62,06 untuk tes awal menjadi 72,5 untuk tes akhir dengan peningkatan sebesar 1,78%. Hal tersebut bermakna kelompok eksperimen lebih efektif dibanding kelompok kontrol.The purpose of this study determines the effectivenessof learning to write using the media cartoon poster-laden love of the environment and prove whether love-laden cartoon media environment more effectively used in the teaching of writing poster or not. This study is an experimental study reviewing two different groups, namely the experimental group and the control group. This study design using type of non-equivalent control group design. The experimental group used the cartoon medium-laden love of the environment, while the control group do the learning without the use of media-laden cartoon love the environment. The findings of this study was the increase in the average value of the students in the experimental group 63,78 to 76,12 for the initial test become final test. With increase of 1,87%, whereas in the control group to test the initial 62,06 to 72,5 for the final test with an increase of 1,78%. It is significantly more effective experimental group than the control group.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPENDAPAT MAHASISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Syaifudin, Ahmad; Sulistyaningrum, Septina
Lingua Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa malu atau kecemasan mahasiswa menjadi kendala utama setiap individu untuk berkomunikasi, termasuk berpendapat. Karena itu, melalui problem based learning (PBL) mahasiswa termotivasi untuk berpikir secara kritis dan analitik sehingga kemampuan berpendapat meningkat. Desain penelitian ini dilaksanakan melalui lesson study (LS) yang terdiri atas tahap plan, do, dan see. Hasil kajian ini dinyatakan bahwa ada dua faktor yang menyebabkan rendahnya kemampuan mengemukakan pendapat, yakni kecemasan (takut) dan kemampuan memahami konsep materi yang rendah. Akan tetapi, melalui model PBL dengan sistem LS, rasa takut mahasiswa dapat dikikis. Pemahaman mahasiswa dalam konsep materi menjadi meningkat. Peningkatan itu diimbangi dengan peningkatan kemampuan mengemukakan pendapat sebanyak 91% dari jumlah mahasiswa yang terlibat dalam pembelajaran.This research aims to motivate students to think critically and analytically, through Problem-based Learning, thus, their ability to give argument increases. It needs to do since the students shyness and anxiety becomes major obstacles for each individual both to communicate and to give argument. Research design is done through Lesson Study having three stages; they are plan, do, and see. Result of this investigation shows that there are two factors causing the decrease of students ability to give argument. They are their anxiety (fear) and their low ability to understand subject matter concept. But, through Problem-based Learning with Lesson Study system, the students fear can be eliminated. The students understanding of subject matter concept also increases. This increase is balanced by the increase of students ability to give argument up to 95% of a number of students involved in this learning.
KEEFEKTIFAN MODEL QUANTUM TEACHING DAN DIRECT INSTRUCTION DENGAN MEDIA POWER POINT BER-LINK VIDEO PERISTIWA ALAM PADA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA Masykuroh, Zummala Rizqi; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2: November 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.491 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui keefektifan model quantum teaching dengan media power point ber-link video peristiwa alam pada pembelajaran keterampilan menulis teks berita terhadap siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Semarang, (2) mengetahui keefektifan model direct instruction dengan media power point ber-link video peristiwa alam pada pembelajaran keterampilan menulis teks berita terhadap siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Semarang, (3) mengetahui lebih efektif mana antara model quantum teaching dengan media power point ber-link video peristiwa alam pada pembelajaran keterampilan menulis teks berita terhadap siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Semarang atau model direct instruction dengan media power point ber-link video peristiwa alam pada pembelajaran keterampilan menulis teks berita terhadap siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Semarang. Penelitian ini ini menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design. Hasil penelitian ini adalah kemampuan menulis teks berita menggunakan model quantum teaching dengan media power point ber-link video peristiwa alam lebih efektif dibanding kemampuan menulis teks berita menggunakan model direct instruction dengan media power point ber-link video peristiwa alam. Kata kunci: teks berita; quantum teaching; dan direct instruction   Abstract The purposes of this research are (1) to discover the effectiveness of the quantum teaching model with power point media linksworld incident video on the teaching of writing a news text to the students of class VIII in 8 Semarang state junior high school, (2) to discover the effectiveness ofthe direct instruction model with power point media links world incident video on the teaching of writing a news text to the students of class VIII in 8 Semarang state junior high school, (3) to discover more effective between the quantum teaching model with power point media links world incident video on the teaching of writing a news textto the students of class VIII in 8 Semarang state junior high schoolor the direct instruction modelwith power point media links world incident video on the teaching of writing a news textto the students of class VIII in 8 Semarang state junior high school. This research used the randomizeddesign research nonequivalent control group design. The result of this research is the ability to write a news text usedthe quantum teaching modelwith power point media links world incident video is more effectively than the ability to write a news text used the direct instruction modelwith power point media links world incident video. Keywords: news text; quantum teaching; and direct instruction
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENGANALISIS STRUKTUR DAN KEBAHASAAN TEKS EKSPOSISI DENGAN MODEL GROUP INVESTIGATION DAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS X SMK Faulin, Ahmad; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2: November 2018
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.048 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi dengan model Group Investigation, mengetahui keefektifan pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi dengan model Student Team Achievement Division (STAD), mengetahui perbedaan keefektifan pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi dengan model Group Investigation dan model Student Team Achievement Division (STAD). Penelitian ini adalah penelitian quasi experimental (eksperimen semu). Penelitian ini menggunakan Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi siswa kelas X PBS SMK WALISONGO Pecangaan kabupaten Jepara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi dengan model group investigation lebih efektif dibandingkan pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi dengan model Student Team Achievement Division (STAD). Hal tersebut dapat dilihat pada hasil tes akhir pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi, nilai rata-rata siswa kelas eksperimen > kelas kontrol, yakni 79,21 > 78,33. Hasil penghitungan uji perbedaan dua rata-rata (uji t) menunjukkan bahwa thitung > ttabel (3,254>2,024). Hal ini menunjukkan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan. Artinya, model group investigation lebih efektif diterapkan pada pembelajaran menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi dibandingkan model Student Team Achievement Division (STAD).   Kata Kunci: menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi, model group investigation, model Student Team Achievement Division (STAD).   ABSTRACT The objectives of this research were (1) to know the effectiveness of teaching structure and language features analysis of exposition text by using Group Investigation model; (2) to know effectiveness of teaching structure and language features analysis of exposition text by using Student Team Achievement Division (STAD) model; (3) to know the difference of teaching structure and language features analysis of exposition text by using Group Investigation model and Student Team Achievement Division (STAD) model. This research is a quasi experimental research. This research used nonequivalent posttest only control group design. The population of this research was teaching structure and language features analysis of exposition text in 10th graders of PBS SMK Walisongo Pecangaan Jepara regency. The result of this research showed that teaching structure and language features analysis of exposition text by using Group Investigation model more effective than teaching structure and language features analysis of exposition text by using Student Team Achievement Division (STAD) model. It could be seen from the post test result of teaching structure and language features analysis of exposition text, the means of experimental class students higher than students of control class, which was 79.21>78.33. t-Test showed that tscore higher than ttable (3.254>2.024). It showed that there was a significant difference between experimental class and control class. It means that the application of Group Investigation model for teaching structure and language features analysis of exposition text more effective than Student Team Achievement Division (STAD) model.   Key Word: structure and language features analysis of exposition text, Group Investigation model, Student Team Achievment Division (STAD) model.   DAFTAR PUSTAKA Ajat, Ifah & Maya. 2015. “Analisis Struktur dan Kaidah Teks Eksposisi pada Harian Pikiran Rakyat Edisi Minggu Ke 2 Bulan Januari 2015 dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Dalam Pembelajaran Memahami Teks Eksposisi Di Sma Kurikulum 2013” skripsi: Universitas Kuningan Slavin, Robert E. 2010. Cooperative Learning: Teori, Riset dan Praktik (Terjemahan: Narulita Yusron). Bandung: Nusa Media. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Suprijono, Agus. 2013. Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM”. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka. Wena, Made. 2014. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.
Tuturan Ilokusi pada Acara Mata Najwa di Metro TV Ruvianto, Alit Widi; Rustono, Rustono; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 6 No 3 (2017): Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.335 KB)

Abstract

Abstrak   Pada proses berkomunikasi atau berinteraksi, manusia saling mengujarkan tuturan satu sama lain. Selain berfungsi untuk mengatakan atau menginformasikan sesuatu, dapat juga dipergunakan untuk melakukan sesuatu. Bila hal ini terjadi, tuturan yang terbentuk adalah tuturan ilokusi. Dalam acara televisi banyak ditemukan tuturan baik yang menggunakan pengungkapan suatu hal secara langsung atau pengungkapan suatu hal secara tidak langsung. Acara Mata Najwa merupakan salah satu acara televisi yang menarik perhatian masyarakat. Acara Mata Najwa ini memiliki fungsi memberikan hiburan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam mengidentifikasi tuturan ilokusi pada acara Mata Najwa tidak hanya dilihat dari siapa yang bicara ataupun siapa yang menjadi mitra tuturnya tetapi juga mempertimbangkan konteks, agar pesan yang disampaikan penutur dapat dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis tuturan  ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv dan mendeskripsi fungsi tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. metode dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak, dengan teknik lanjutan rekam dan catat. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode padan dengan sub-jenis metode padan pragmatis dan teknik pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini adalah jenis tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa meliputi (1) tuturan representatif, (2) tuturan direktif, (3) tuturan ekspresif, dan (4) tuturan komisif. Sementara itu, fungsi ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa adalah (1) fungsi kompetitif, (2) fungsi konvivial, (3) fungsi kolaboratif, dan (4) fungsi konfliktif.   Kata kunci: tuturan, ilokusi, dan mata najwa    
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DI MEDIA TELEVISI SERTA KEMUNGKINAN EFEKNYA Nugraha, Dawam Setia; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.307 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis tuturan direktif dalam iklan layanan masyarakat yang ada di media televisi, memaparkan jenis tuturan direktif, mengidentifikasi jenis tuturan direktif. Mendeskripsikan fungsi tuturan direktif yang ada dalam iklan layanan masyarakat di media televisi. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa jenis tindak tutur direktif dalam iklan layanan msyarakat yang ada di media televisi ini, seperti tuturan direktif memaksa, mengajak, meminta, menyuruh, menagih, mendesak,memohon, menyarankan, memerintah, memberi aba-aba, dan menantang. Temuan lain dari penelitian ini yakni adanya beberapa tindak tutur direktif yang mendominasi seperti tindak tutur direktif memerintah, menyuruh dan mengajak. The objective of this research is to analyze the directive speech in public service advertisement in television media, to explain the type of speech directive, to identify the type of speech directive. Describe the directive speech function that exists in public service advertisements in television media. The results show there are several types of directive speech acts in public service ads that exist in this television media, such as directive directive forcing, inviting, asking, ordering, billing, urging, pleading, suggesting, commanding, giving cue, and challenging. Another finding of this research is the existence of several acts of speech directive that dominates as the act directive commands directive, ordered and invited.
Nilai Filosofis dalam Leksikon Batik Demak di Kabupaten Demak (Kajian Etnolinguistik) Sari, Devita Maliana; Mardikantoro, Hari Bakti; Sulistyaningrum, Septina
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.276 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan leksikon batik Demak di Kabupaten Demak dan nilai filosofis dalam leksikon batik Demak di Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnolinguistik dan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dijaring dengan menggunakan metode simak dan cakap. Analisis data digunakan metode agih teknik BUL, metode padan subtranslasional, dan metode interaktif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, leksikon batik Demak terdiri atas dua klasifikasi yaitu berdasarkan kategori satuan lingual dan berdasarkan kategori bentuk. Kedua, leksikon batik Demak mencerminkan 3 nilai filosofis yang terdiri atas nilai religius, nilai moral, dan nilai sosial. Nilai filosofis tersebut mencerminkan dimensi hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam. The aim of this study describe the lexicon of batik Demak in Demak Regency and the philosophical value in lexicon of batik Demak in Demak regency. This study uses ethnolinguistic approach and qualitative descriptive approach. Data was captured using hear and speak methods. Analysis of the data using BUL method, subtranslasional method, and interactive method. The result showed as follows. First, the lexicon of batik Demak consisting of two classifications, namely by lingual unit category and by category of form. Second, the lexicon of batik Demak reflects 3 philosophical values consisting of religious values, moral values, and social values. The value of the philosophical reflects the dimensions of human relationships with Gods, human relationships with humans, and human relationships with nature.