Articles

Found 31 Documents
Search

KONSEP KEPEMILIKAN DALAM ISLAM Studi atas Pemikiran Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani Sulistiawati, Sulistiawati; Fuad, Ahmad
Syari'ah Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.763 KB) | DOI: 10.32520/syh.v5i2.179

Abstract

Dalam perekonomian kapitalis, kepemilikan dibagi dalam dua bentuk yaitu kepemilikan swasta (private property) dan kepemilikan umum (public property). Namun kepemilikan tersebut tidak diatur secara tetap, karena pribadi bisa memiliki sesuatu yang bersifat kepemilikan umum selama ia bisa membelinya, sehingga jika seseorang mempunyai modal besar ia bisa memiliki apapun sebanyak-banyaknya. Hal ini yang menyebab distribusi ekonomi yang tidak merata yang menghasilkan ketimpangan dan ketidak adilan ekonomi. Berbeda dengan kapitalis, sosialis menghapus kepemilikan pribadi, hal yang sangat bertentangan dengan sifat dasar manusia yang mempunyai keinginan untuk memiliki sesuatu secara pribadi. Dalam sosialis kepemilikan diatur oleh negara, sehingga negara cenderung totalitarian. Melihat hal ini, Syaikh Taqiyuddin mencoba menjelaskan bahwa kepemilikan dalam Islam berbeda dengan kapitalis dan sosialis. Menurt beliau, secara umum semua yang ada di alam ini adalah milik Allah, kemudian Allah menyerahkannya kepada manusia untuk mengelolanya. Ketika sampai kepada manusia Allah mentetapkan kepemilikan itu menjadi kepemilikan pribadi, kepemilikan umum, dan kepemilikan pemerintah.
ENHANCEMENT OF TUBERCULOSIS KNOWLEDGE AFTER SOCIALIZATION ON TUBERCULOSIS AND INFUSUM SAMBILOTO AS SUPPORTING TUBERCULOSIS TREATMENT AMONG PARTICIPANTS IN TAMBAK ASRI, SURABAYA Sulistiawati, Sulistiawati; Nuswantora, Djohar; Atika, Atika
Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Vol 13, No 3 Jul (2010)
Publisher : Buletin Penelitian Sistem Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) was a chronic infection disease which needs long time treatment. Successful treatment of TB depend on patient´s immunity status and behaviour on taking multi drugs therapy routinely. Knowledge of TB and how to do treatment successfully is important for TB patients and their families. Families of TB patient are key persons who observe directly when patient take the TB drug as PMO (Taking drug Observer/ Pengawas Minum Obat). Methods: Therefore this activity aims to increase knowledge of TB patients and their families concerning about TB, socialize about infusum Sambiloto as supporting treatment of TB. Participants of this activity were TB patients which were doing treatment in Dupak Public Health Center, Families of TB patients which were observing TB patients took the TB drugs and also health cadres of Dupak Public Health Center. Total participants were 54 persons. Method of this activity were Presentation discussion dan Demonstration. Result: Result of this activity were: The participants Pre test result shows that half of the participants had good their knowledge about Tuberculosis. By using Wilcoxon Signed ranks test, there were significant dtfferent knowledge about TB among participants between pre and post of socialization (p: 0.00). By using Spearman test, there were no correlation between formal education level and level of Participant´s knowledge about TB pre and post of Socialization. Socialization about lnfusum Sambiloto as supplement therapy of TB is likely accepted by participants. Key words: tuberculosis. sambiloto infusum. knowledge
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dan Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa SMP Hakim, Arif Rahman; Sulistiawati, Sulistiawati; Arifin, Samsul
Teori dan Riset Matematika Vol 3, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v3i2.1557

Abstract

Rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) matematika siswa SMP Negeri Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah menunjukkan masih banyak siswa belum memdapatkan prestasi belajar matematika yang baik. Beberapa faktor yang mempengaruhi baik buruknya prestasi belajar matematika siswa adalah kecerdasan emosional dan motivasi belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat: (1) hubungan positif antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kapuas Barat, Kalimantan Tengah, (2) hubungan positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kapuas Barat, Kalimantan Tengah, (3) hubungan positif antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kapuas Barat, Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang bertipe korelasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah regresi ganda dan korelasi ganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kapuas Barat, Kalimantan Tengah dari kelas IX-A sampai IX-D yang berjumlah 81 siswa. Banyaknya sampel penelitian ditentukan berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan (1970). Sampel penelitian ini berjumlah 66 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat hubungan positif antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kapuas Barat, Kalimantan Tengah, hai ini ditunjukan dari nilai koefisien korelasi sederhana  dan koefisien determinasi sebesar 15,158%. (2) terdapat hubungan positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kapuas Barat, Kalimantan Tengah, hai ini ditunjukan dari nilai koefisien korelasi sederhana  dan koefisien determinasi sebesar 13,125%. (3) terdapat hubungan positif antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kapuas Barat, Kalimantan Tengah, hal ini ditunjukan dari nilai koefisien korelasi ganda  dan koefisien determinasi sebesar 29,668%. Jadi, semakin tinggi kecerdasan emosional dan motivasi belajar siswa, maka semakin tinggi prestasi belajar matematika yang dicapai siswa.Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Motivasi belajar, Prestasi Belajar Matematika
Analysis of Nurse’s Occupational Health in Managing Patients in Benyamin Guluh Hospital Kolaka Regency Tukatman, Tukatman; Sulistiawati, Sulistiawati; Purwaningsih, Purwaningsih; Nursalam, Nursalam
Jurnal NERS Vol 10, No 2 (2015): Vol. 10 Nomor 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/%oj.Ners102%y343-347

Abstract

Introduction: Occupational health and safety are a system designed to ensure a good safety and health in the workplace. Nurses have a higher risk of accidents and occupational diseases due to managing patients The goal of analyze the relationship or the influence of predisposing, enabling and reinforcing factors, and the concept of core and care in nurses’ safety and occupational health issue nurs in managing patient. Methods: Type of study is explanatory research using cross sectional design. Proportional random was chosen by consecutive sampling technique amounted to 100 respondents based on criteria. The variables measured were predisposing factors (knowledge, attitudes, beliefs and values), reinforcing factor (officers who became a role model), enabling factors (facilities, rules/regulation), core-care (interpersonal, concern), as well as safety and occupational health. Data were analyzed using Partial Least Square (PLS). Result and Analysis: Predisposing factors affecting safety and occupational health, value by t-count of 2.82 > t-table of 1.96. Reinforcing factors do not significantly affect occupational health and safety by t-count of 1.098 < t-table of 1.96. Enabling factors affecting occupational health and safety by t-count of 2.39 > t-table of 1. Factors of core and care factors affecting nurses’ safety and occupational health in managing patients in Benyamin Guluh Hospital, Kolaka Regency have t-count of 1.963 > t-table of 1.96. Discussion and Conclusion: Development of behavioral and nursing theories to nurses’ occupational health and safety showed R-square value of 39.5%. The new model structure are: predisposing factors (knowledge, attitudes, beliefs and values), enabling factors (facilities, rules / regulation), core (interpersonal relationships) and care (concern).Keywords: occupational health, behavior, nursing
Pengaruh Matematika GASING (Gampang, ASyIk, dan menyenaNGkan) pada Materi Perkalian Bilangan Bulat Terhadap Hasil Belajar Peserta Matrikulasi STKIP Surya Armianti, Armianti; Yani, Indri; Widuri, Kartika; Sulistiawati, Sulistiawati
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i1.5012

Abstract

Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa masih banyak peserta didik atau siswa yang kebingungan dalam konsep operasi bilangan bulat. Hal ini disebabkan oleh adanya konflik konsep pemahaman operasi aritmatika bilangan bulat dengan pengetahun awal yang mereka miliki. Beberapa kasus di STKIP Surya, peserta matrikulasi juga masih cenderung menghafal tanpa tahu makna dari perkalian itu sendiri. Oleh karena itu, dalam penelitian ini digunakan Matematika GASING (Gampang, ASyIk, dan menyenaNGkan) untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pembelajaran Matematika GASING untuk bilangan bulat menggunakan alat peraga yang dikenal dengan istilah “Gunung Lembah”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pembelajaran Matematika GASING terhadap hasil belajar pada materi perkalian bilangan bulat. Metode dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan desain penelitian one-group pretest-posttests. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 17 peserta matrikulasi STKIP Surya tahun ajaran 2015/2016 dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan ranah kognitif taksonomi Bloom untuk aspek pemahaman. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran Matematika GASING. Pengaruh ini tampak dari adanya peningkatan (N-gain) hasil belajar untuk konsep perkalian bilangan bulat yang berada pada kriteria sedang yaitu sebesar 0,59. This research is motivated by the many participants matriculation is still confusion in the concept of integer operations due to conflicts concept of a preliminary understanding that they have the numbers (basic math like addition, multiplication, subtraction, and division of positive integers). Participants matriculation also still tend to memorize without knowing the meaning of multiplication it self. Therefore, the use of mathematical GASING (Easy, fun, and enjoyable) to use props known as "Gunung Lembah". Mathematics GASING at no stage should be controlled matriculation participants to be able to master the material is well known as Titik Kritis GASING . The method used is pre-experimental design to study design one-group pretest-posttests. The sample in this study as many as 17 participants matriculation STKIP Surya academic year 2015/2016 by purposive sampling. The results in this study was the effect of the use of learning mathematics are GASING. In addition there is an increase (N-gain) learning outcomes for integer multiplication concept was moderate at 0,59.
Desain Didaktis Penalaran Matematis untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa SMP pada Luas dan Volume Limas Sulistiawati, Sulistiawati; Suryadi, Didi; Fatimah, Siti
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v6i2.4833

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa SMP pada materi geometri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian desain didaktis (didactial design research).  Penelitian diawali dengan studi pendahuluan untuk mendapatkan data kesulitan belajar (learning obstacle) yang dilaksanakan di SMP Negeri 29 Bandung kelas IXE sebanyak 35 orang, SMA Negeri 1 Lembang kelas XI IPA2 sebanyak 41 orang, dan STKIP Siliwangi Bandung mahasiswa semester VI sebanyak 49 orang pada tahun pelajaran 2011/2012 semester genap. Selanjutnya, dikembangkan desain didaktis yang diujicobakan terbatas kepada 30 siswa kelas VIII B SMP Assalam Bandung. Dari uji coba terbatas dilakukan analisis untuk menyusun desain didaktis revisi. Hasil dari penelitian ini diantaranya perangkat pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran sebelum menggunakan desain didaktis belum dapat menggali kemampuan penalaran matematis, desain didaktis penalaran matematis yang dikembangkan dapat memperkecil gap yang dihadapi siswa, dan siswa memberikan tanggapan positif terhadap desain didaktis yang dikembangkan.The background of this research was the lack of junior high school students’ mathematical reasoning in geometry. This research used Didactical Design Research (DDR) method which started by a preliminary study to 35 students of grade IX E Public Junior High School 29 Bandung, 41 students of grade XI Science Program of Senior High School 1 Lembang, and 49 students of Siliwangi College of Education Bandung in semester VI for academic year 2011/2012. The preliminary study was aimed to explore students’ learning obstacles to develep didactical design. The developed didactical design was implemented to 30 students of grade VII B of Assalam Junior High School Bandung. After this implementation the developed didactical design was revised. The results of this research were the learning tools used by previous teacher have not explored mathematical reasoning yet, the developed didactical design had minimized students’ gaps, and students had positive response about the learning.
Penggunaan Media Software GeoGebra untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Kelas VIII Oktaria, Marini; Alam, Akhmad Khairil; Sulistiawati, Sulistiawati
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i1.5014

Abstract

Rendahnya kemampuan representasi matematis siswa menjadi salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar matematika siswa. Hal ini diperkuat dengan hasil laporan TIMSS dan PISA yang menunjukkan rendahnya kemampuan matematika siswa Indonesia. Untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan representasi matematis digunakan suatu media pembelajaran matematika. Salah satu media pembelajaran matematika yang dapat merepresentasikan model matematika adalah software GeoGebra. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah software GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa pada materi SPLDV. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.2 SMP Islamic Village tahun ajaran 2015/2016 semester II sebanyak 29 orang dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur kemaampuan representasi matematis. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif jenis pra eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Analisis data penelitian ini menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media software GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa pada materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Peningkatan yang diperoleh berada pada kategori sedang sebesar 0,651.Low ability students mathematical representation became one of the causes of low achievement of students mathematics learning. This was reinforced by the results of the TIMSS and PISA report which indicates a low ability students mathematical Indonesia. To help students improve mathematical representation, it needs to use a medium of learning mathematics. One math learning media that can represent mathematical models were software GeoGebra. Therefore, this study aims to determine whether the software GeoGebra can improve students mathematical representation at SPLDV material. The sample in this study were students VIII.2 SMP Islamic Village second half of the 2015/2016 school year a total of 29 people with purposive sampling. The research instrument is a test to measure ability description mathematical representation. The method in this research is quantitative method the type of pre experiment with one group pretest-posttest design. Analysis of experimental data was using non-parametric test of Wilcoxon Signed Ranks Test. The results showed that the use of GeoGebra software media can improve students mathematical representation of the material system of linear equations of two variables (SPLDV). Increased obtained in middle category amounted to 0.651
TEACHING MULTIPLICATION OF NUMBERS FROM 1 TO 10 TO STKIP SURYA STUDENTS USING MATEMATIKA GASING Kusuma, Josephine; Sulistiawati, Sulistiawati
Journal on Mathematics Education Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Department of Doctoral Program on Mathematics Education, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jme.5.1.1450.66 - 84

Abstract

Multiplication of numbers from 1 to 10 is very important as it provides the basis for learning multiplication of other larger numbers as well as other related mathematical operations. How do students learn multiplication? Usually students just memorize the results of multiplication. This is often performed without a complete comprehension of the concept of multiplication. This study aimed to discuss how to teach multiplication of numbers from 1 to 10 to STKIP Surya students using Matematika GASING. GASING stands for Gampang, ASyIk dan menyenaNGkan which is translated as easy, fun and enjoyable. The materials are taught according to its unique way of teaching mathematics which follows three stages: concrete, abstract and mental calculation. The first stage (concrete) encourages students to explore using concrete objects. This is done prior to the second stage called the abstract stage. Students are then able to move on to the third stage where they can do mathematical calculation mentally and instantly. By following these stages in this order, students can understand mathematics more easily and clearly. The research method used in this study was design research. It consists of three phases; they are preliminary design, teaching experiment and retrospective analysis.The sample was fourteen first-year undergraduate students (matriculation level) at STKIP Surya (Surya College of Education), Tangerang, Banten. The instruments used were both oral and written tests. They were used to measure the ability of performing mental computation as well as the ability to teach this material. This study showed that Matematika GASING helpedthese students to understand and be able to teach multiplication of numbers from 1 to 10 better.Keywords: multiplication of numbers from 1 to 10, Matematika GASING, design research DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jme.5.1.1450.66-84
Penggunaan Media Software GeoGebra untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Kelas VIII Oktaria, Marini; Alam, Akhmad Khairil; Sulistiawati, Sulistiawati
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i1.5014

Abstract

Rendahnya kemampuan representasi matematis siswa menjadi salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar matematika siswa. Hal ini diperkuat dengan hasil laporan TIMSS dan PISA yang menunjukkan rendahnya kemampuan matematika siswa Indonesia. Untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan representasi matematis digunakan suatu media pembelajaran matematika. Salah satu media pembelajaran matematika yang dapat merepresentasikan model matematika adalah software GeoGebra. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah software GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa pada materi SPLDV. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.2 SMP Islamic Village tahun ajaran 2015/2016 semester II sebanyak 29 orang dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur kemaampuan representasi matematis. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif jenis pra eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Analisis data penelitian ini menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media software GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa pada materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Peningkatan yang diperoleh berada pada kategori sedang sebesar 0,651.Low ability students mathematical representation became one of the causes of low achievement of students mathematics learning. This was reinforced by the results of the TIMSS and PISA report which indicates a low ability students mathematical Indonesia. To help students improve mathematical representation, it needs to use a medium of learning mathematics. One math learning media that can represent mathematical models were software GeoGebra. Therefore, this study aims to determine whether the software GeoGebra can improve students mathematical representation at SPLDV material. The sample in this study were students VIII.2 SMP Islamic Village second half of the 2015/2016 school year a total of 29 people with purposive sampling. The research instrument is a test to measure ability description mathematical representation. The method in this research is quantitative method the type of pre experiment with one group pretest-posttest design. Analysis of experimental data was using non-parametric test of Wilcoxon Signed Ranks Test. The results showed that the use of GeoGebra software media can improve students mathematical representation of the material system of linear equations of two variables (SPLDV). Increased obtained in middle category amounted to 0.651
Desain Didaktis Penalaran Matematis untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa SMP pada Luas dan Volume Limas Sulistiawati, Sulistiawati; Suryadi, Didi; Fatimah, Siti
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v6i2.4833

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa SMP pada materi geometri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian desain didaktis (didactial design research). Penelitian diawali dengan studi pendahuluan untuk mendapatkan data kesulitan belajar (learning obstacle) yang dilaksanakan di SMP Negeri 29 Bandung kelas IXE sebanyak 35 orang, SMA Negeri 1 Lembang kelas XI IPA2 sebanyak 41 orang, dan STKIP Siliwangi Bandung mahasiswa semester VI sebanyak 49 orang pada tahun pelajaran 2011/2012 semester genap. Selanjutnya, dikembangkan desain didaktis yang diujicobakan terbatas kepada 30 siswa kelas VIII B SMP Assalam Bandung. Dari uji coba terbatas dilakukan analisis untuk menyusun desain didaktis revisi. Hasil dari penelitian ini diantaranya perangkat pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran sebelum menggunakan desain didaktis belum dapat menggali kemampuan penalaran matematis, desain didaktis penalaran matematis yang dikembangkan dapat memperkecil gap yang dihadapi siswa, dan siswa memberikan tanggapan positif terhadap desain didaktis yang dikembangkan.The background of this research was the lack of junior high school students mathematical reasoning in geometry. This research used Didactical Design Research (DDR) method which started by a preliminary study to 35 students of grade IX E Public Junior High School 29 Bandung, 41 students of grade XI Science Program of Senior High School 1 Lembang, and 49 students of Siliwangi College of Education Bandung in semester VI for academic year 2011/2012. The preliminary study was aimed to explore students learning obstacles to develep didactical design. The developed didactical design was implemented to 30 students of grade VII B of Assalam Junior High School Bandung. After this implementation the developed didactical design was revised. The results of this research were the learning tools used by previous teacher have not explored mathematical reasoning yet, the developed didactical design had minimized students gaps, and students had positive response about the learning.