p-Index From 2014 - 2019
17.324
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROLAND MASALAH-MASALAH HUKUM KAPAL Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan LAW REFORM Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Kanun Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Jurnal Forum Nuklir Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Diponegoro Journal of Accounting Jurnal Momentum Pandecta Jurnal S2 Pendidikan Matematika Aceh International Journal of Social Science JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN YUSTISIA DIMAS Jurnal Teknologi Al-Tahrir JURNAL E-DUMATH Lentera Pendidikan JURNAL FIAT JUSTISIA Jurnal Pembelajaran MIPA MITSU JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Analisa ESOTERIK Tadulako Law Review Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Manajemen Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika The Journal of Educational Development Teras Jurnal Edukasi: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Akuntansi dan Pembangunan (JAKTABANGUN) SMART Jurnal Penelitian Hukum De Jure Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area ANALITIKA FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman AL-RISALAH Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh Petita : Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Syariah Jurnal Pembelajaran Matematika Jurnal Ilmiah Didaktika JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Syiah Kuala Law Journal (SKLJ) JURNAL ILMIAH MATRIK Machine : Jurnal Teknik Mesin Rang Teknik Journal AL-HAYAT Jurnal Media Pertanian Jurnal Manajemen Dan Inovasi JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam Journal Machine Journal of Dedicators Community Query: Journal of Information Systems AKMEN Jurnal Ilmiah JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT AMALIAH Research and Innovation in Language Learning Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Ta'dib Jurnal Jatiswara Al-Qalam Harmoni Journal of Physical Education and Sports Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan PHILOSOPHICA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ACCOUNTIA JOURNAL Accounting Trusted, Inspiring, Aunthentic Journal Journal of Health Science and Physiotherapy SI-MEN (Akuntansi dan Manajemen) STIES JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang JURNAL PEMASARAN KOMPETITIF
Articles

ASPEK TEKNIS DAN EKONOMIS PENAMBAHAN MUATAN PETI KEMAS PADA KAPAL K.M. CARAKA JAYA NIAGA 3 TAHAP III

KAPAL Vol 3, No 3 (2006): JURNAL ILMU PENGETAHUAN & TEKNOLOGI KELAUTAN
Publisher : Teknik Perkapalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.6 KB)

Abstract

Pada 15 tahun terakhir ini pemerintah telah mengembangkan sistem transportasi laut secara terpadu melalui peremajaan armada pelayaran armada nasional yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian secara makro. Salah satu program untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional adalah melalui program pengadaan kapal KM. Caraka Jaya Niaga. Kapal ini telah memasuki tahap ke III, pada tahap I kapal ini merupakan kapal general cargo, pada tahap ke II kapal ini dikembangkan menjadi kapal general cargo dan semi container, pada tahap ke III kapal ini dikembangkan lagi menjadi kapal full container. Perkembangan kapal ini harus dikaji aspek teknis dan aspek ekonomisnya karena akan berpengaruh terhadap kebutuhan biaya pelayaran dan daya muat dari kapal itu sendiri

PROSPEK HUKUM ADAT LAUT DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN DI KABUPATEN PIDIE JAYA PROVINSI ACEH

YUSTISIA Vol 87 (2013)
Publisher : YUSTISIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

dalam masyarakat masih ditemukan adanya hukum adat laut yang menjadi komponen penting dalam pengelolaan perikanan. Keberadaan hukum adat diakui di Indonesia. penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana mekanisme hukum adat laut dalam kaitannya dengan prospek bagi pengelolaan perikanan di pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ini adalah dengan menggabungkan penelitian normatif dan penelitian empiris, dengan maksud menjelaskan hukum yang mengatur hukum adat yang berpengaruh bagi pengelolaan perikanan. penelitian ini menemukan, meskipun diakui dalam ketentuan perundang-undangan, pelakanaan hukum adat dalam manajemen perikanan harus dilakukan melalu mekanisme pengelolaan bersama melibatkan berbagai pihak. Masyarakat adat tidak dapat melaksanakannya secara mandiri. hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan pemerintah dalam mendukung pengelolaan perikanan secara berkelanjutan, salah satunya dengan melaksanakan hukum adat laut. Optimalisasi fungsi pemerintah akan membawa dampak positif tidak hanya bagi hukum adat laut, melainkan juga perlindungan potensi perikanan.

PROSES INTEGRASI SIKAP DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP BERDASARKAN KURIKULUM 2013 (Studi Kasus pada Proses Pembelajaran Kelas VII SMP Al Azhar Syifa Budi Solo Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014)

Jurnal Pembelajaran Matematika Vol 2, No 2 (2014): Pembelajaran Matematika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this research was to describe the integration process and attitude assessment done by the teacher in mathematics learning process at seventh grade of SMP Al Azhar Syifa Budi Solo. This qualitative research was a case study. The subjects of this research were a teacher and three seventh grade students of SMP Al Azhar Syifa Budi Solo. The data of integration process was in the form of activity within mathematics learning process supported by the subjects’ statement. Data analyzing process began by assessing all data available in the recorder, which includes the learning process and interview. There were three steps in analyzing the data: data reduction, data presentation, and drawing conclusion. Information of attitude assessment was in the form of information gathering activity conducted by the teacher to the students. The data were obtained from the transcription of recorded interview and learning process. Validation techniques used were perseverance maintenance and time triangulation. The results of this research are as follows: 1) Integration process of attitude in mathematics learning at seventh grade of SMP Al Azhar Budi Syifa Solo based on Curriculum 2013. During observation learning process, the teacher asks the students to observe objects and events in daily life related to mathematics learning topic. During question and answer learning process, the teacher gives questions to the students and provides them chance to ask questions. During information gathering process, the students were asked to discuss a certain concept, to read a book and to discuss it, to examine, to explain, and to solve a problem. During associating learning process, the teacher asks the students to analyze, to associate, and to define in details the learning topic. Lastly, during communicating learning process, the teacher helps the students to summarize the material comprehensively. 2) Process of attitude assessment during mathematics learning at seventh grade of SMP Al Azhar Syifa Budi Solo are: the process of curiosity assessment was conducted by the teacher when the students solved the problems related to the materials; the process of responsibility assessment was conducted by the teacher when the students solved the problems and when the students present the result of their discussion in front of the class. The assessment of curiosity and responsibility were conducted by giving checklist mark on the attitude observation sheet.Key Words: integration process of attitude, attitude assessment process, curiosity,responsibility, curriculum 2013

PROSES INTEGRASI SIKAP DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP BERDASARKAN KURIKULUM 2013 (Studi Kasus pada Proses Pembelajaran Kelas VII SMP Al Azhar Syifa Budi Solo Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014)

Jurnal Pembelajaran Matematika Vol 2, No 2 (2014): Pembelajaran Matematika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this research was to describe the integration process and attitude assessment done by the teacher in mathematics learning process at seventh grade of SMP Al Azhar Syifa Budi Solo. This qualitative research was a case study. The subjects of this research were a teacher and three seventh grade students of SMP Al Azhar Syifa Budi Solo. The data of integration process was in the form of activity within mathematics learning process supported by the subjects’ statement. Data analyzing process began by assessing all data available in the recorder, which includes the learning process and interview. There were three steps in analyzing the data: data reduction, data presentation, and drawing conclusion. Information of attitude assessment was in the form of information gathering activity conducted by the teacher to the students. The data were obtained from the transcription of recorded interview and learning process. Validation techniques used were perseverance maintenance and time triangulation. The results of this research are as follows: 1) Integration process of attitude in mathematics learning at seventh grade of SMP Al Azhar Budi Syifa Solo based on Curriculum 2013. During observation learning process, the teacher asks the students to observe objects and events in daily life related to mathematics learning topic. During question and answer learning process, the teacher gives questions to the students and provides them chance to ask questions. During information gathering process, the students were asked to discuss a certain concept, to read a book and to discuss it, to examine, to explain, and to solve a problem. During associating learning process, the teacher asks the students to analyze, to associate, and to define in details the learning topic. Lastly, during communicating learning process, the teacher helps the students to summarize the material comprehensively. 2) Process of attitude assessment during mathematics learning at seventh grade of SMP Al Azhar Syifa Budi Solo are: the process of curiosity assessment was conducted by the teacher when the students solved the problems related to the materials; the process of responsibility assessment was conducted by the teacher when the students solved the problems and when the students present the result of their discussion in front of the class. The assessment of curiosity and responsibility were conducted by giving checklist mark on the attitude observation sheet.Key Words: integration process of attitude, attitude assessment process, curiosity,responsibility, curriculum 2013

PENGEMBANGAN MODUL LINGKARAN BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED DI KELAS VIII SMPN 1 BASO

Jurnal Pembelajaran MIPA Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pembelajaran MIPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research is proposed to get module based open-ended approach which are valid and practice on the math topic circle in junior high school. The methodology that use in this study is a developmental research. Subject of this research is 26 students of eigth grade at SMP N 1 Baso. The way of collecting data is by the result of validator scores, the practical was described by observation and questionnaire. All data have been collected was analysed by using statistic descriptive. The result of data analysis come to conclusion, that, This research produces module based open-ended approach on the topic of circle for students of VIII grade are valid and practice. The validity was described by the result of validator scores, where the all validators state that the instrument have been valid based on content and construction, score is 76 %. The practical was described by testing the module to a small group where most of the students were able to learn the module given, score is 79,6 student were able to learn by using module based open-ended approach.Key words: Module, open-ended approach, validity dan practicality, circle

IMPLEMENTASI METODE LEARNING COMMUNITY DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 2 PASONGSONGAN PADA MATERI POKOK SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL TAHUN PELAJARAN 2012-2013

MITSU Vol 2, No 2 (2014): JURNAL ILMIAH MITSU
Publisher : MITSU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran matematika yang dilaksanakan secara konvensional tidak akan mampu menghasilkan sumber daya menusia yang beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang cepat sebagai ciri kehidupan abad global. Karena dalam abad globalisasi Matematika merupakan pengetahuan yang esensial sebagai dasar untuk bekerja seumur hidup dan dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Oleh karena itu penggunaan metode pembelajaran dapat menciptakan proses belajar-mengajar yang efektif dan merupakan kebutuhan yang tidak dapat diluar lagi. Terdapat banyak sekali bermunculan metode-metode pembelajaran seperti: metode Pembelajaran Quantum Teaching dan Quantum Learning, metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), metode Pembelajaran Cooperative Learning dan lain-lain yang semuanya diharapkan menjadi alternatif atas permasalahan pendidikan dan pengajaran.Berdasarkan uraian diatas maka penulis merumuskan masalah yaitu Apakah dengan metode learning community dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Pasongsongan pada materi pokok sistem Persamaan Linear Dua Variabel tahun pelajaran 2012-2013. Dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan metode learning community dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Pasongsongan tahun pelajaran 2012-2013. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran learning community memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkatkan dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 64 %, 80 %, dan 96 %. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.Dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dapat dilihat dari aktivitas siswa dalam proses pembelajaran learning community dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatkan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan.Kata kunci        :  metode, prestasi, belajar, persamaan linier.

PROFIL BERPIKIR GEOMETRI SISWA SMP DITINJAU DARI PERBEDAAN GAYA KOGNITIF

MITSU Vol 1, No 2 (2013): MITSU
Publisher : MITSU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh adanya dugaan perbedaan kemampuan berpikir geometri siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent (FI) dan siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD). Berdasarkan dugaan tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir geometri siswa yang menjadi subjek penelitian berdasarkan perbedaan gaya kognitif siswa pada materi segi empat.Penelitian yang berpendekatan kualitatif naturalistik ini, mengambil satu siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent (FI) dan satu siswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD) sebagai subjek penelitian. Dalam metode ini, untuk menjaring informasi tentang profil berpikir geometri subjek penelitian, masing-masing subjek penelitian diberi lembar kegiatan dengan enam kegiatan yang meliputi: (1) Menggambar bangun-bangun segiempat, (2) Menemutunjukkan dan mendefinisikan segiempat, (3) Menseleksi bangun-bangun segiempat, (4) Menebak bangun misteri, (5) Keekuivalenan dua definisi jajargenjang, dan (6) Penerapan bangun segiempat. Agar data dari hasil kegiatan siswa valid maka dilakukan triangulasi dengan menggunakan tehnik dan waktu yang berbeda. Subjek diwawancarai dalam enam kegiatan yang sama seperti tersebut di atas. Kemudian data informasi berpikir gemoetri siswa dari hasil wawancara dan hasil lembar kegiatan dikroscek, setelah valid kemudian dianalisis. 

PENGARUH PENCUCIAN LARUTAN NaOCI DAN PENAMBAHAN KOLOM KEDUA ALUMINA TERHADAP YIELD DAN LOLOSAN 99Mo DARI GENERATOR 99Mo/99M Tc BERBASIS PZC

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 13, No 1 (2010): Jurnal PRR 2010
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3086.007 KB)

Abstract

ABSTRAKPENGARUH PENCUCIAN LARUTAN NaOCI DAN PENAMBAHAN KOLOM KEDUA ALVMINA TEIUIAD~P YIELD DAN LOLOSAN 99Mo DARI G~)NE~~}!OR 99Mo/99mT~BEI~BASIS PZc. Alumina  merupakan salah satu bahan utama dalam generator 99Mo/99mTc yang berfungsi sebagai zat pengadsorpsi molibdenum. Keterbatasan daya serap alumina terhadap molibdenum menyebabkan senyawa ini tidak dapat digunakan sebagai pengisi kolom untuk generator 99Mo99"Tc yang menggunakan 99Mo  hasil aktivasi neutron. Dengan diketemukannya senyawa bani sebagai zat pengadsorpsi molybdenum yaitu  PZC (poly zirconium compound), telah memberikan harapan banu untuk dapat dilakukannya pembuatan generator 99Mo/ 99"Tc. Pene litian pembuatan generator 99M0;99"Tc d engan mengguna kan senyawa PZC seb,igai adsorbent merupakan bentuk kerjasama antara PRR-BA TAN dengan JAERI dan Kaken Co. Jep1ng. Dalam penelitian ini telah dilakukan percobaan pembuatan generator 99Mo;9J"Tc dengan melihat .. 99 99 pen aruh penambahan pencuclan menggunakan larutan NaOCI terhadap Yield dan lolosan Mo ( Mo bredkthrough) dalam larutan ()9"Tc hasil elusi. Parameter lainnya yang digunakan untuk mengurangi lolosan ()9M~ dalam 99"Tc hasil elusi adalah penambahan kolom alumina yang ditempatkan setelah kolom 99Mo_PZc. Hasll penentuan kapasitas serap senyawa PZC terhaclap molibdenum diperoleh dengan melihat aktivitas ()9M4Jsetelah pemanasan 3 jam campuran PZC dan molibdenum dan diperoleh hasil setiap gram PZC mampu 9m9eMn;dyJe;r9aJp"T8c0d-e9n5gan% mlargutadnari pe2n6c8ucmi g samlionlibddiepneuromleh ya<ng50di%reaksdiaknan.yieldHasmilenpinegnkeanttuanmenyjiaedldi e>lus8i0 %genseertaetloarh penqucian dilakukan dengan menggunakan larutan NaOCI 0,5% atau 1%. Penggunaan larutan pencuci NIa~Cld 0,5 % .d.an peIkngguInaa1n99Mkolom alumina sebagai kolom kedua mampu menjaga kestabilan yield hasil J e us an memll1l111a an oosan 0 pac a 99"Tc IlaSI1 e Ius!.. •. 99 99J1 Kat» kunCl: alul11111 a, generator PZc, Mo, Tc, NaOCI AB~TRACT EFFECT OF NaOCI SOLUTION TREATMENT AND SECOND COLUMN OF ALUMINA ON ITHE YIELD AND BREAKTHROUGH OF Mo-99 FROM Mo-99/Tc-99m GENERATOR BASED ON PZC. Alumina is one of main material in 99Mo;)9"Tc generator as molybdenum adsorbent. Limitation of alumina adsorption capacity to molybdenum cause this material cannot be applied as column filler for genq.r,ator 9()Mo /)"T c uSI.ng 99I~V I0 from neutron actI.v.ation. TIle I..I1ventlon 0 f a new compoun d as molybdenum adsorbent, PZC (poly zirconium compound), shows that the materials is a promising db 99 ;99"T f ( . d d I b J a sqr ent tor generator Mo c rom n,y) IITa late 1110y clenum. T Ile researc I1 ot generator ()()M~;99"Tc by using adsorbent PZC is a cooperation between PRR-BA TAN with JAERI and Kaken Co. Japan. In this research, the effects of addition of NaOCI solution to elution yield and 99Mo brea~through have been done. The other parameter used in this experiment to minimize 99Mo breakthrough in 9V"Tc is addition of second column alumina placed after 99Mo_PZC column. Adsorption capacity of PZC material to molybdenum determined by heating 99Mo solution with PZC up to 3 hours and the result indicated I gram PZC adsorbed 80-95% 99Mo from the reacted 268 mg molybdenum. YielUI percentage of the 99Mo;9J"Tc generator without rinsed by saline solution obtained < 50 % and the yielCl increased > 80% after the column washing by using NaOCI 0,5% or I% solutions. Usage of both NadCl 0,5% solution and alumina column as second column can prevent of yield stability and minimized 9() I 99111" Mf breakthrough at Tc ettluent. • 9<) 99m Ke~vords: Alul11l11a, PZC generator, Mo, Tc , NaOCI.

OPTIMALISASI PEMBUATAN KIT IRMA CA-125

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 6, No 2 (2003): Jurnal PRR 2003
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3043.023 KB)

Abstract

ABSTRAK OPTIMALISASI PEMBUATAN KIT IRMA CA-125. Telah dilakukan penelitian optimalisasi pembuatan kit  IRMA  CA-125 yang meliputi pembuatan perunut monoklonal anti CA-125 bertanda 125I dan  pembuatan  "coated tube". Pada pembuatan perunut digunakan 2 macam oksidator yang divariasikan jumlahnya, yaitu kloramin-T dan N- bromosuksinimid.  Optimalisasi pembuatan "coated tube" dilakukan dengan memvariasikan volume larutan "coating", pengaruh pencucian, pengaruh penambahan BSA, pengaruh   bufer  pelarut dan uji pemasangan monoklo-nal anti CA-l25. Hasil percobaan menunjukkan bahwa oksidator  kloramin-T dapat digunakan untuk pembuatan perunut mononoklonl  anti CA-l25 dengan rendemen cukup tinggi yaitu 96.5% dan kemumian radiokimia 93,2%. Jumlah oksidator yang optimal adalah 10 µg. Pembuatan "coated tube  untuk  monoklonal anti CA-l25 dengan menggunakan volume larutan "coating" yang bervariasi antara 300 µI sampai dengan 600 uL tidak menunjukkan perbedaan nyata pada nilai %NSB dan %BT. Proses pencuci "coated tube" menggunakan BSA 0, I % memberikan pengaruh nyata pada %BT. walaupun tidak berpengaruh terhadap nilai %NSB. Penggunaan bufer bikarbonat untuk pembuatan "coated tube" memberikan hasil yang lebih baik dari pada bufer fosfat. Untuk pemasangan monoklonal anti CA-125 diketahui bahwa pasangan monoklonal anti CA-125. monoklonal anti CA-125  M37203M sebagai  perunut dan monoklonal anti CA-125  M86924M sebagai "coating solution" memberikan hasil yang optimal. Kata kunci : Kit IRMA, Monoklonal anti CAll25, Pemnut ABSTRACTOTIMALIZATION FOR PREPfRATION OF CA-125 IRMA-KIT. Optimalization on thepreparation of CA-125 IRMA-kit has been studied involving preparation of 125I  labeled monoclonalanti CA-125 as a tracer and preparation of coated tubes. Chloramine-T and N-bromosuccinimide were used as oxidators by varying them in their quantity. Optimalization on preparation of coated tube was carried out by variation in volume of  coating solution, effect of washing, addition of BSA 0.1%, buffer and pairing test for the monoclonal anti CA-125. The use of chloramine-T as oxidator for 125I labeling of monoclonal anti CA-15 was found to giv labeling-yield of about 96.5% and radiochemical purity of 93.2%. Optiimum amount of the oxidizing agent was found to be 10µg. There were not any significant difference in utilization of coating solution volume ranging at 300 to 600µL. for preparing monoclonal anti CA-125 coated tube. The non specific binding (NSB) and the %B/T values were found to be unaffected  by washing step, while a blocking of coated tube using of BSA 0.1% decreased the %B/T value. Utilization of bicarbonate buffer for the preparation  of coated tube was found to be more satisfactory than that of phosphate buffer. It was shown that the monoclonal anti CA-125 M37203 used for tracer being paired with monoclonal anti CA-125 M866924M used for coating solution gave an optimal result based on the values of %NSB  and %B/T. Key word : IRMA-Kit, Monoclonal anti CA-125, Tracer.   

PENGGUNAAN SILIKA SEBAGAI MEDIA MIGRASI PEMISAHAN ITRIUM-90 DARI STRONSIUM-90 DENGAN METODE ELEKTROFORESIS

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 13, No 2 (2010): Jurnal PRR 2010
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3644.233 KB)

Abstract

ABSTRAKPENGGUNAAN SILIKA SEBAGAI MEDIA MIGRASI PEMISAHAN ITRIUM-90 DARISTRONSIUM-90 DENGAN METODE ELEKTROFORESIS.Itrium-90 merupakan radioisotop yangbanyak digunakan dalam kedokteran nuklir untuk keperluan terapi kanker. Untuk memperoleh 90y yangmemenuhi persyaratan terapi kanker diperlukan metode pemisahan 90y yang praktis dari campuran 90Sr/Oy.Diperlukan media migrasi yang sesuai untuk memisahkan 90y dari 90Sr dengan metode elektroforesis. Telahdilakukan penelitian penggunaan silika sebagai media migrasi pada pemisahan senyawa kompleks 90y dan90Sr menggunakan metode elektroforesis. Elektroforesis dilakukan dengan variasi 2 jenis media migrasi yaitukertas dan silika serta variasi waktu elektroforesis (2,5; 3; 4; 4,5; dan 5 jam), menggunakan penyanggatartrat 0, I M; pH 5. Dihipotesakan bahwa silika sebagai bahan anorganik dapat digunakan untuk mediamigrasi elektroforesis. Penelitian ini menggunakan 85Sr sebagai simulasi 90Sr. Percobaan menunjukkanbahwa senyawa kompleks y+3 dalam larutan penyangga tartrat migrasi ke anoda, sebaliknya Sr+2 tidakmembentuk senyawa kompleks dengan larutan penyangga dan bermigrasi ke katoda dengan kedua mediamigrasi yang digunakan. Silika dapat digunakan sebagai media migrasi untuk pemisahan 90y dari 90Sr, waktumigrasi untuk silika lebih lama dibanding dengan kertas pada parameter operasional elektroforesis yangsama. Dengan demikian data yang diperoleh dapat menjadi acuan awal yang mendukung terbentuknyagenerator 90Sr ;90Y.Kata kunci : elektroforesis, 90y, 90Sr, 85Sr, Silika.ABSTRACTUSAGE OF SILICA AS MIGRATION MEDIA FOR SEPARATION OF YTTRIUM-90FROM STRONTIUM-90 USING ELECTROPHORESIS METHOD.Yttrium-90 is one of mostly usedradioisotope for cancer therapy in nuclear medicine. For obtaining 90y which fulfill the requirements forcancer th erapy requir.e. s a simp Ie met I10d for separatIO. n 0f 90y firom 90SrpOY mixture. A n approprIa.temigration media to separate 90y from 90Sr was required. The usage of silica as migration media on separationof 90y and 90Sr complex compound has been carried using electrophoresis method. This procedure wascarried out by varying two kinds of migration media: i.e. paper and silica; as well as varying electrophoresistime (2.5; 3; 4; 4.5; and 5 hr) using tartrat buffer 0.1 M; pH 5. It was hypothesized that the silica can be usedas anorganic material for migration on electrophoresis. The research used 85Sr as simulation of 90Sr. Theresults showed that y+3 complex in tartrat buffer migrated to anode, on the other hand, Sr+2 did not form acomplex compound with those buffer solution. The silica can be used as migration media to separate 90yfrom 90Sr. Migration time for silica was longer than paper using similar parameter of electrophoresis.Therefore, the data obtained from this study can be used as a reference to support formation of 90Sr;9°ygenerator.Keywords: Electrophoresis, 90y, 90Sr, 85Sr, Silica.

Co-Authors Abdul Mutalib Abdul Muthalib Abdullah, M. Adli Adang H. G. Adang Hardi Gunawan Adi S Adindra, Adindra Adji Samekto Adli, M. Afrida Yanti, Afrida Agus Ariyanto Ahmad Fauzan Ali Mustofa Alimudin Laapo Anggriani, Anggriani Anggriani, Anggriani Anis Kundari, Noor Ansori, Ikhsan Apriansyah, Beni Arfhan, Harry Arifin, Vera Nazirah AZWALDY, AZWALDY Baan, Addriana Bulu Chairuman Chairuman Cut Mutia, Cut Devi Mediarti, Devi Din, Mohd. Dwi Bayuwati Dwi Gunadi Dwi Setyowati Eka Meutia Sari Erwansyah, Ronal Erwinsyah PUTRA Esmi Warassih Eunike Raffy Rustiana Fajar Awang Irawan Fakhruddin Fakhruddin Fasdarsyah Fasdarsyah, Fasdarsyah Firmansyah, Ade Arif Fitri Yunita Gatot Setiawan, Gatot Gayo, Surni Ghozali, Prima Gina Mondrida Gunawan, Roni Hadi Warsito Hanggara, Asep Satria Dwi Hanik Liskustyawati, Hanik Hardi G, Adang Hari Amirullah Rachman Hari Setiono, Hari Harmastuti, Harmastuti Harry Pramono, Harry Harun Sitompul Hidayat, Rohman Hotman Lubis Ika Metiza Maris Imam Sujadi Jabaliah, Jabaliah Jawiah Jawiah, Jawiah Jaya, Fanlia Prima Kahfie Nazaruddin Kamaruzzaman Bustamam Ahmad Karyadi Karyadi Kunang, Suzi Oktavia Kurniawan, Ihsan Lubis, Permana Honeyta M Jafar, M Makka, Zulvia Mohd. Agus Nashri Abdullah Muazzin Muazzin, Muazzin Mubin, Fauzul Muhammad Adli, Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Yusuf Muhibbi, Muhammad Mujab, M. Syaiful Mukhlis Mukhlis Mukhlis Yunus Muliyadi Muliyadi Muttaqin, Teuku Nasuka Nasuka, Nasuka Nur Cahyonowati Nur, Isnian Novarudin Nuraini Nuraini Nurcholis, Ermin Siti Nursamedy, Aris Pasaribu, Ida Aryani Pratama, Pratama Priyono Tri Febrianto, Priyono Tri Puji Widayati Putra, Yunanda Eka Rachman, Imaniar Radian Radian Ridwal Trisoni Riyadi Riyadi Riyan Jaya Sumantri Rohadi Awaludin Ronnie Susman Natawidjaja, Ronnie Susman Rosnani Rosnani Rumini Rumini Rusvitawati, Devi S., Gatot Saputra, Deddy Rahmat Saputra Rahmat Sari, Dian Shinta Setya Nugraha Setya Rahayu Siti Baitul Mukarromah Siti Darwati Soegiyanto KS., Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Sri Aguswarini Sri Setiyowati Sufyandi, Ardianto Sugiharto, Yono Sukardi Putra, Sukardi Sumariyanto, Ahris Sutandra, Lagut Syuhada Syuhada Tandiyo Rahayu Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiq Hidayah Tegar, Thomas Teguh Santosa Teuku Ahmad Yani Teuku Muttaqin Mansur Tommy Soenyoto Triningsih Triningsih Utomo, Noor Setya Vera, Yeni Veronika Yulianti W., Artadi Heru Wirdati, Wirdati Yudi Setiawan Yusniar, Yusniar Yusrizal Yusrizal Yuza Defitri, Yuza Zafitri, Ramdania Zulfikar Zulfikar ZULKARNAIN ZULKARNAIN Zulkarnaini Zulkarnaini