Wilda Sukmawati
Sekolah Tinggi Manajemen Industri Kementerian Perindustian RI, Jakarta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekayasa Kapasitas Produksi Pakaian Hangat (Sweater) Style 120512 dan Style 193948 di PT Aulia Pratama dengan Metode Capacity Requirement Planning (CRP) Sukmawati, Wilda; Jatmiko, Ikhsan Satrio
Jurnal Teknik Mesin Vol 9 No 1 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.9.1.17

Abstract

Aulia Pratama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang garmen, yaitu industri pembuatan pakaian hangat (sweater).Perusahaan yang berada di Cimanggis, Depok ini berusaha menyajikan pelayanan yang terbaik dengan memenuhi permintaan pelanggan.Mengingat besarnya pesanan pelanggan, maka perusahan melakukan suatu usaha yang dapat memuaskan pelanggan yaitu memenuhi pesanan pelanggan tepat pada waktunya agar pelanggan tidak beralih pada perusahaan sejenis lainnya.Usaha yang dilakukan adalah perencanaan kebutuhan kapasitas (Capacity Requirement Planning) yang optimal guna memenuhi pesanan pelanggan.Tujuan utama perencanaan kebutuhan kapasitas (Capacity Requirement Planning) yaitu membandingkan antara beban yang ditetapkan melalui pesanan pelanggan dengan kapasitas setiap pusat kerja pada suatu periode tertentu. Kebutuhan kapasitas produksi sweaterstyle 120512 dan 193948 tiap pusat (work center) pada bulan Agustus adalah sebagai berikut, work center 1: 189.763,712menit/bulan, work center 2:16.579,648menit/bulan, work center 3:129.316,704 menit/bulan, dan work center 4: 33.349,696 menit/bulan. Sedangkan kapasitas yang tersedia pada masing-masing work center adalah, work center 1: 115.200 menit/bulan, work center 2:34.560 menit/bulan, work center 3:161.280 menit/bulan, dan work center 4: 69.120 menit/bulan. Berdasarkan hasil perbandingan masing-masing work center di atas diketahui terjadi ketidak seimbangan kapasitas dimana work center 1 kekurangan kapasitas  74.563,712 menit/bulan, work center 2 kelebihan kapasitas 17.980,352 menit/bulan, work center 3 kelebihan kapasitas 31.963,296 menit/bulan, work center 4 kelebihan kapasitas 35.770,304 menit/bulan. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk menyeimbangkan/mendekati keseimbangan kapasitas. Dengan analisis perbandingan biaya maka ditentukan usaha untuk menyeimbangkan/mendekati keseimbangan kapasitas dengan cara, menambah operator dari pusat kerja yang kelebihan kapasitas, penambahan shift kerja (extra shift), dan menambahkan tenaga kerja pada pusat kerja yang kekurangan kapasitas.
INOVASI SISTEM AGROFORESTRY DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARET ALAM Sukmawati, Wilda; Maarif, M. Syamsul; Arkeman, Yandra
TEKNIK INDUSTRI Vol 4, No 1 (2014): Volume 4 No 1 Maret 2014
Publisher : TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan pasar dunia akan produk karet merupakan peluang yang cukup besarbagi negara Indonesia. Areal karet Indonesia paling luas di dunia, yang diikuti Thailand danMalaysia, namun produktivitas karet alam Indonesia lebih rendah dibandingkan Thailanddan Malaysia yang memiliki luas perkebunan lebih kecil di banding Indonesia. Sistemagroforestry diyakini secara luas memiliki potensi besar sebagai alternatif pengelolaanlahan yang utama untuk konservasi tanah dan juga pemeliharaan kesuburan danproduktifitas lahan di daerah tropis. Oleh sebab itu petani untuk menerapkan paket teknologidengan modifikasi tepat sehingga mendapatkan pengetahuan secara ilmiah. RubberAgroforestry System (RAS), adalah teknologi yang mengintroduksikan bahan tanam karetklonal ke dalam agroforest karet.