Sukirwan Sukirwan
Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

ARGUMENTASITASI MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU PADA SUATU KONJEKTUR MATEMATIKA Sukirwan, Sukirwan
Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran Matematika Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 9 Nomor 1 Februari 2016
Publisher : Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.018 KB)

Abstract

Argumentasi matematis merupakan kemampuan yang sangat terkait dengan penalaran dan bukti matematis. Argumentasi matematis mencirikan kualitas penalaran matematis, bagaimana mengeksplorasi dan mengkomunikasikan penalaran matematis. Argumentasi berangkat dari kemampuan siswa dalam memberikan alasan terhadap suatu penalaran matematis, dan mengkonstruksi bukti matematis sesuai dengan tahapan pencapaian abstraksi siswa. Dalam konteks ini, bukti dipandang sebagai suatu proses dan aktivitas manusia (human activity) yang tidak hanya bertumpu pada sistem deduksi formal. Capaian siswa pada suatu level abstraksi merupakan interpretasi terhadap representasi matematis yang diberikan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK Muhtadi, Dedi; Sukirwan, Sukirwan
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pencapaian dan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik (KBKM) dan kemandirian belajar peserta didik melalui implementasi Pendekatan Matematika Realistik (PMR). Populasi penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri di Kota Tasikmalaya. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIII yang mewakili satu sekolah level tinggi dan satu sekolah level sedang. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes-postes. Instrumen yang digunakan yaitu tes KBKM, skala kemandirian belajar peserta didik, dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis. Dari hasil penelitian disimpulkan: 1) Pencapaian dan peningkatan KBKM kelompok PMR lebih baik dari kelompok PK; dan 2) Pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar kelompok PMR lebih baik dari kelompok PK. The purposes of this study are to describe the enhancement and the achievement of students’ Mathematical Creative Thinking Skills (MCTS) and Self Regulated Learning (SRL) through implementation of Realistic Mathematics Education (RME) and Conventional Learning (CL). The population of this study were Junior High School students in Tasikmalaya City. The sample of this study were eighth grade students representing the high school level and the medium school level. This research is a quasi-experimental design with pretest-posttest control group. The instrument used is a test MCTS, scale independence of learners, and the observation sheet. Analysis of data using Kruskal Wallis test. The final conclusion: 1) Achievement and improvement of MCTS RME group is better than CL group; and 2) Achievement and improvement of Self Regulated Learning (SRL) RME group is better than CL group.
SUNDANESE ETHNOMATHEMATICS: MATHEMATICAL ACTIVITIES IN ESTIMATING, MEASURING, AND MAKING PATTERNS Muhtadi, Dedi; Sukirwan, Sukirwan; Warsito, Warsito; Prahmana, Rully Charitas Indra
Journal on Mathematics Education Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Department of Doctoral Program on Mathematics Education, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jme.8.2.4055.185-198

Abstract

Mathematics is a form of culture integrated in all aspects of society, wherever there are, including the sundanese ethnic communities. This enables the mathematical concepts embedded in cultural practices and recognizes that all people develop a special way of doing mathematics called ethnomathematics activities. Sundanese ethnomathematics is mathematics in sundanese culture implemented in community activities. Sundanese ethnic sundanese people living in the area of West Java Indonesia, speaking sundanese language, and having activities  reflecting sundanese culture. Sundanese ethnomathematics in this study has three activities, namely estimating, measuring, and making patterns appearing in the activities in term of kibik (a unit for measuring volume), bata (a unit for measuring surface area), and path pihuntuan (a model of cane work).DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jme.8.2.4055.185-198
ETNOMATEMATIKA: SISTEM OPERASI BILANGAN PADA AKTIVITAS MASYARAKAT JAWA Fitriani, Indah Amelia; Somatanaya, Anak Agung Gde; Muhtadi, Dedi; Sukirwan, Sukirwan
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep matematis dalam proses perhitungan Jawa untuk mengetahui hari baik dalam melaksanakan pernikahan, mendirikan rumah, pindahan, khitanan dan gusaran dalam adat istiadat masyarakat di Desa Indrajaya, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi dengan sumber data sejumlah tiga orang, yaitu dua orang yang memahami perhitungan Jawa dan satu orang yang memahami tentang ngagesrek (istilah adat dalam khitanan dan gusaran). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perhitungan Jawa terdapat konsep matematis berupa modulo bilangan 5 dan 7 untuk aktivitas pernikahan, dan modulo bilangan 4 untuk aktivitas mendirikan rumah, pindahan, khitanan dan gusaran.
Studi Etnomatematika Pada Aktivitas Urang Sunda Dalam Menentukan Pernikahan, Pertanian Dan Mencari Benda Hilang Nisa, Fitri Fakhrun; Nurjamil, Dedi -; Muhtadi, Dedi; Sukirwan, Sukirwan
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep matematis dalam perhitungan Urang Sunda pada aktivitas pernikahan, pertanian, dan mencari benda hilang di Kampung Lembur Balong, Kecamatan Pataruman, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Indonesia. Tiga aktivitas tersebut dipilih berdasarkan banyaknya penggunaan yang dilakukan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data penelitian diperoleh dari seorang sesepuh yang disebut dengan istilah canoli (seorang ahli dalam perhitungan sunda). Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat konsep matematis, yaitu konsep aritmetika modulo dan konsep barisan aritmatika pada aktivitas pernikahan, pertanian dan mencari benda hilang.