Fatmasari Sukesti
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 25 Documents
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENGUKUR KINERJA PADA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Sukesti, Fatmasari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 3, No 1 (2010): Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Disahkannya Undang-Undang tentang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) oleh Pemerintah, telah menjadikan sebuah lembaga pendidikan harus dikelola seperti sebuah industri perusahaan, dimana optimalisasi pengelolaan manajemen di berbagai bidang harus dilakukan agar dapat bersaing dengan universitas negeri maupun swasta untuk tetap bisa survive, dan berkembang sebagai sarana pendidikan lanjutan pilihan dalam masyarakat. Kunci persaingan di bidang pendidikan adalah kualitas total (total quality ) dalam lulusan, kualitas biaya, kualitas layanan, kualitas moral dan bentuk-bentuk kualitas lain yang diberikan kepada pelanggan dalam hal ini adalah mahasiswa yang pada akhirnya tercipta loyalitas, yang berdampak pada penciptaan “brand loyality” pada masyarakat. Untuk menilai keberhasilan usaha dilakukan dengan pengukuran kinerja, yang mengevaluasi kerja manajemen pada periode yang lalu. Balanced Scorecard merupakan metode penilaian kinerja suatu usaha yang komprehensif/menyeluruh mempertimbangkan 4 (empat) perspektif yaitu: perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif proses pembelajaran dan pertumbuhan. Penilaian kinerja pada Universitas Muhammadiyah dilakukan dalam tahun 2006, tahun 2007 dan tahun 2008. Jenis data berupa data kuantitatif dan data kualitatif serta terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ditarik kesimpulan sebagai berikut: Kinerja dari perspektif keuangan menunjukkan kemampuan likuiditas dan solvabilitas baik, tetapi kemampuan menghasilkan sisa hasil usaha masih rendah bahkan cenderung menurun disebabkan biaya yang besar yang meningkat setiap tahun yang perlu dievaluasi faktor penyebabnya.Kinerja Unimus dari perspektif pelanggan dari retensi dan akuisisi pelanggan menunjukkan bahwa mampu mempertahankan jumlah mahasiswanya bahkan meningkatkan jumlahnya setiap tahun pada fakultas-fakultas tertentu sehingga perlu strategi marketing yang lebih jitu untuk menambah jumlah mahasiswa pada fakultas lain yang kurang diminati. Dari kuisioner yang disebarkan menunjukkan bahwa mahasiswa puas terhadap pelayanan Unimus.Pendapatan dari seluruh jumlah mahasiswa belum menunjukkan kemampuan menghasilkan profit yang menguntungkan.Kinerja Unimus dari perspektif proses bisnis internal menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan baik oleh karyawan administrasi maupun karyawan fungsional (dosen) kepada mahasiswa.Kinerja Unimus dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan secara keseluruhan baik, namun perlu memfokuskan perhatian pada produktifitas karyawan yang semakin menurun karena sisa hasil usaha juga semakin kecil (defisit). Tetapi hasil kuisioner menunjukkan karyawan puas terhadap manajemen universitas
PEMBERDAYAAN UKM : MENINGKATKAN KOMODITAS UNGGULAN EKSPOR UKM DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH (Studi pada UKM di Jawa Tengah) Sukesti, Fatmasari; Iriyanto, Setia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Makalah ini mengkaji perkembangan UKM di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Titik berat analisisadalah kajian terhadap komoditas unggulan untuk meningkatkan ekspor UKM dalam rangka pengembanganekonomi daerah.. Ekspor komoditas Jawa Tengah tahun 2010 tumbuh 30,34%, mencapai total ekspor US $ 3.868,59juta. Angka pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan tahun 2005-2009 yang rata-rata 1,27%. Sumbangan eksporkomoditas dari UKM hampir mencapai 50%nya yaitu sebesar US$ 1.911,04 juta Komoditas ekspor unggulan Jatengmeliputi produk kayu, barang dari kayu, garmen, tekstil dan makanan olahan. Pengembangan komoditas unggulanini perlu ditingkatkan agar memiliki daya saing dengan produk dari negara lain.Implikasinya, pengembangan komoditas unggulan dan pengembangan UKM dapat merupakan strategiyang efektif dalam mengembangkan ekonomi daerah. Pemberdayaan UKM seyogyanya dilaksanakan secarasimultan dalam kerangka kerja yang komprehensif dengan berbagai upaya lain seperti di bidang pendidikan,pelatihan kerja, pemberdayaan masyarakat, pembangunan sosial dan pembangunan infrastruktur lainnya.
AKUNTANSI INFLASI DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEANDALAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN Sukesti, Fatmasari
VALUE ADDED | MAJALAH EKONOMI DAN BISNIS Vol 5, No 1 (2008): Vallue Added - Manajemen Unimus
Publisher : VALUE ADDED | MAJALAH EKONOMI DAN BISNIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.888 KB)

Abstract

Secara umum laporan keuangan disusun berdasarkan nilai historis ( Historical Cost Accounting ), dengan asumsi bahwa nilai tukar stabil. Kondisi inflasi menyebabkan penyusunan laporan keuangan berdasarkan nilai historis tidak mencerminkan adanya perubahan daya beli. Sebagai konsekuensinya jika terjadi perubahan daya beli maka laporan keuangan secara ekonomis tidaklah relevan dan andal dalam penyajiannnya.Dalam kodisi inflasi laba atau rugi yang dihasilkan informasi akuntansi atas dasar nilai historis tidak menggambarkan perubahan status ekonomi perusahaan yang sesungguhnya dan perubahan harga (turunnya daya beli uang) mengakibatkan laporan keuangan tersebut tidak dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan daya beli yang ada sehingga akuntansi konvensional perlu dilengkapi data daya beli dengan cara yang layak.Ada beberapa metode akuntansi yang dapat digunakan yaitu : akuntansi biaya berlaku (current cost), dan akuntansi tingkat harga umum (general level price ) yang mengadakan restatement komponen-komponen keuangan ke dalam rupiah pada tingkat daya beli yang sama, namun tidak mengubah prinsip-prinsip akuntansi berdasarkan nilai historis.
STRATEGI PENGEMBANGAN UKM MELALUI PENINGKATAN MODAL KERJA DENGAN VARIABEL INTERVENING PENGEMBANGAN BISNIS PADA UKM MAKANAN KECIL DI KOTA SEMARANG Sukesti, Fatmasari; Nurhayati, -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UKM)  adalah pelaku bisnis yang bergerak pada berbagai bidang usaha, yang menyentuh kepentingan masyarakat. Peran UKM sangat pentingdalam pembangunan perekonomian di Indonesia, terutama dalam penyediaan tenaga kerja dan sumber penghasilan bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah. UKMjuga membantu Pemerintah dalam upaya pemberantasan kemiskinan melalui pengembangan perekonomian sistem kerakyatan. Melihat peran dan potensinya, pengembangan UKM ini sangat penting guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan mengujipengaruh modal kerja dengan variabel intervening pengembangan bisnis terhadap peningkatan kinerja UKM di kota Semarang. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil survey kuesioner pada 90 orang pemilik UKM makanan kecil sebagai sampel di kota Semarang. Dengan menggunakan metode regressi linear hasil penelitian menunjukkan bahwa modal kerja berpengaruh signifikan pada pengembangan bisnis UKM, pengembangan bisnis UKM berpengaruh signifikan pada kinerja UKM dan modal kerja berpengaruh tidak signifikan pada kinerja UKM. Keywords : modal kerja, pengembangan bisnis, kinerja, UKM
TRANSPARANSI APBD SEBAGAI SARANA AKUNTABILITAS PUBLIK DAN GOOD GOVERNANCE Sukesti, Fatmasari; -, Alfasadun
MAKSIMUM Vol 2, No 1 (2011): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Global crisis happened in Indonesia we have been aware of the importance of decentralization and regional autonomy in the real sense. The policy is based thinking to ensure efficiency, effectiveness, transparency, accountability and democratic values ​​of the people in the exercise of government. The implications of such arrangements include the preparation of Revenue and Expenditure (APBD) and performance-based accountability and comprehensive financial reports as a form of accountability to check the Supreme Audit Agency (BPK). Arrangements and financial accountability is very urgent as a tool to bring transparency in public accountability for achieving good governance
IbM Kelompok Tani Jamur di Kelurahan Tlogomulyo Sukesti, Fatmasari; Iriyanto, Setia; ., Purnomo
MAKSIMUM Vol 5, No 2 (2015): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.5.2.2015.%p

Abstract

.
PEMBERDAYAAN UKM : MENINGKATKAN KOMODITAS UNGGULAN EKSPOR UKM DALAM RANGKA PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH (Studi pada UKM di Jawa Tengah) Sukesti, Fatmasari; Iriyanto, Setia
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini mengkaji perkembangan UKM di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Titik berat analisisadalah kajian terhadap komoditas unggulan untuk meningkatkan ekspor UKM dalam rangka pengembanganekonomi daerah.. Ekspor komoditas Jawa Tengah tahun 2010 tumbuh 30,34%, mencapai total ekspor US $ 3.868,59juta. Angka pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan tahun 2005-2009 yang rata-rata 1,27%. Sumbangan eksporkomoditas dari UKM hampir mencapai 50%nya yaitu sebesar US$ 1.911,04 juta Komoditas ekspor unggulan Jatengmeliputi produk kayu, barang dari kayu, garmen, tekstil dan makanan olahan. Pengembangan komoditas unggulanini perlu ditingkatkan agar memiliki daya saing dengan produk dari negara lain.Implikasinya, pengembangan komoditas unggulan dan pengembangan UKM dapat merupakan strategiyang efektif dalam mengembangkan ekonomi daerah. Pemberdayaan UKM seyogyanya dilaksanakan secarasimultan dalam kerangka kerja yang komprehensif dengan berbagai upaya lain seperti di bidang pendidikan,pelatihan kerja, pemberdayaan masyarakat, pembangunan sosial dan pembangunan infrastruktur lainnya.
IPTEKS BAGI KELOMPOK USAHA TEPUNG MOCAF DI KELURAHAN KANDRI KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG Sukesti, Fatmasari; -, Triyono; -, M. Amin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak. Singkong (ketela pohon) adalah salah satu jenis umbi umbian yang tumbuh subur diIndonesia khususnya di pulau Jawa. Singkong (ketela pohon) atau dalam bahasa latinnyadisebut Manihot esculenta  merupakan tanaman pangan berupa perdu dengan nama lain ubikayu, atau kasape. Di Indonesia, sejak jaman dahulu ketela pohon menjadi makanan bahan pangan pokok setelah beras dan jagung. Dengan perkembangan teknologi, ketela pohon dapatdiolah menjadi tepung dan dijadikan bahan dasar pada industri makanan. Program diversifikasipangan yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pertanian direalisasikan dengan berbagai macam program pengolahan dan pemasaran hasil pertanian dimulai denganpengembangan industri tepung yang berbahan baku cassava dan sagu. Maksud dari programtersebut adalah untuk mensubstitusi kebutuhan tepung yang berasal tepung impor sebesar 20%.Selain itu, tujuan dari diversifikasi pangan adalah tercapainya pola konsumsi pangan yangaman, bermutu, dan bergizi seimbang. Kegiatan yang dilakukan dalam IbM ini adalah memberikan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan untuk meningkatkan budidaya tanaman singkong sebagai bahan baku pembuatan tepung mocaf serta pengembangan dan pengolahantepung mocaf menjadi aneka makanan olahan. Metode yang dilakukan melalui penyuluhan,pelatihan dan praktek pembuatan makanan, praktek pengemasan dan pemasaran melaluipembuatan website, dan pendampingan kegiatan. Hasil dari IbM adalah meningkatnya kualitas hasil panen singkong dan produksi makanan olahan berbahan baku tepung mocaf sertapemasaran melalui Blog di internet.
IbM KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUB) SULAM PITA DI KOTA SEMARANG Sukesti, Fatmasari; Triyono, Triyono; Musdalifah, Musdalifah; Alwiyah, Alwiyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The products of ribbon embroidery became a popular trend since five years ago. With the development of beautiful design and embroidered motifs, various embroidered ribbon products can be produced and become a promising business opportunity. Joint Business Group (KUB) "Tlogo Kreasi" and KUB "UripCollection" was established to address the economic problems of its members. Members of this business group consist of housewives who have sewing and embroidery skills. With these skills they set up a joint venture by producing various handmade embroidered ribbons of various bags, mukena, hoods, purses,household linen, and various wedding souvenirs. Unimus community service team with IbM program is conducting extension, training, practice and mentoring activities to product marketing together with joint business group (KUB) in order to implement one of the darma in Tridarma Perguruan Tinggi that is dedication to the community with the aim of increasing the knowledge and skills of the group business in the framework of product and business development as well as strengthening the group into a strong and independent business organization. Keywords: sulam pita, KUB "Tlogo Kreasi", KUB "Urip Collection"
ibM Kelompok Tani Jamur Tiram di Kelurahan Tlogomulyo Sukesti, Fatmasari; Iriyanto, Setia; Purnomo, -
MAKSIMUM Vol 4, No 2 (2014): MEDIA AKUNTANSI UNIMUS
Publisher : MAKSIMUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Oyster mushrooms easily to cultivated so this activities become to choice of small and medium enterprises (SMEs) to conduct cultivation. Oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is a nutritious food ingredients with high protein, rich in vitamins and minerals, low in carbohydrates, fat and calories. Oyster mushroom products can not only be consumed in the form of cooked vagetables, but can be processes into a form processed foods like crispy mushrooms, mushroom chips, nuggets mushroom, mushroom dumplings, and other processed foods. Farmer groups "Agro Mandiri Graha" develop the cultivation of oyster mushroom by processing into food products. With the ibM program the persons from Unimus team partnered with farmer groups "Agro Mandiri Graha" to enhance the ability of members of the group in the development of agribusiness and the strengthening of farmer group became strong farmers organizations and independent. The result obtained from ibM are : improved the skills of farmers cultivate oyster mushrooms in oyster mushroom into food products like : mushroom chips, nuggets mushroom, mushroom dumplings, meatballs mushrooms, mushroom satay and crispy mushrooms and improve financial management and marketing of productsKeyword : oyster mushrooma, processed foods, agribusiness development