Sukarmin Sukarmin
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jl. Ir. Sutami No. 36A, Surakarta, Jawa Tengah 57126 Telp. (0271) 646994

Published : 40 Documents
Articles

Found 40 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN LABORATORIUM VIRTUAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BAGI GURU DI MGMP KIMIA KABUPATEN BANYUWANGI Hidayah, Rusly; Sukarmin, Sukarmin; Lutfi, Achmad
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p87-90

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru-guru di MGMP Kimia Kabupaten Banyuwangi dalam menggunakan media pembelajaran kimia berbasis komputer Chem Lab, mengintegrasikan media pembelajaran berbasis komputer Chem Lab dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kimia dan respon guru-guru di MGMP Kimia Kabupaten Banyuwangi terhadap pelatihan penggunan media pembelajaran berbasis komputer Chem Lab. Metode yang digunakan adalah pelatihan kepada guru-guru MGMP Kimia kabupaten Banyuwangi, Partisipan dari kegiatan ini adalah 18 guru MGMP Kimia Kabupaten Banyuwangi. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa pelatihan telah berhasil dilaksanakan, ditunjukkan dengan 89% peserta telah memiliki kemampuan menggunakan program Chem Lab dengan kategori baik, 83,3% dengan kategori sangat baik dan 11.1% dengan kategori baik telah mampu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013 dan mengintegrasikan program Chem Lab sebagai media pembelajaran serta semua peserta pelatihan memberikan respon yang positif terhadap kegiatan pelatihan yang diberikan oleh Tim PKM.
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR SEBAGAI DASAR PELAKSANAAN PEMBELAJARAN REMEDIAL FISIKA DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR Rahayu, Isti; Sukarmin, Sukarmin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.4 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan hasil studi awal tentang urgensi tes diagnosis sebagai dasar pengembangan pembelajaran remedial fisika dan untuk menjelaskanpengaruh pembelajaran remedial terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Telah diketahui bahwa pembelajaran remedial merupakan pembelajaran yang bersifat menyembuhkan atau membetulkan atau membuat jadi baik.Pembelajaran remedial merupakan bentuk pelayanan sekolah dengan memberikan pelayanan khusus (special treatment) bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Pelaksanaan pembelajaran remedial akan berjalan efektif apabila didasarkan pada pengetahuan akan kesulitan belajar yang dialami siswa. Oleh karena itu, dilaksanakan tes diagnosis kesulitan belajar untuk mengetahui factor penyebab serta letak kesulitan belajar siswa. Terdapat dua cara tes diagnosis kesulitan belajar yaitu analisis jawaban tes diagnosis dan wawancara. Kesimpulan yang didapat adalah : (1) tes diagnosis kesulitan belajar merupakan sarana yang efektif untuk dijadikan dasar pengembangan pembelajaran remedial Fisika; (2)  pemberian pembelajaran remidiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan kesimpulan diatas, maka dapat disarankan hal-hal sebagai berikut : (1) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang berkesulitan belajar, diharapkan para pendidikmemberikan pelayanan khusus berupa pembelajaran remedial (2) tes diagnosis perlu dilakukan sebagai langkah awal pembelajaran remedial. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui letak kesulitan belajar siswa dan segala factor penyebabnya sebagai umpan balik bagi guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran remedial.Kata kunci :tes diagnosis, pembelajaran remedial fisika, hasil belajar
MEMBANGUN SISTEM DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR FISIKA ONLINE BERBASIS INTEGRASI JEJARING SOSIAL DAN WEB Ardika Prihatama, Yuli; Sukarmin, Sukarmin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 5 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.203 KB)

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan bagian yang penting di era milenium ketiga. Aplikasi TIK telah dimanfaatkan di berbagai bidang layanan dalam bentuk produk-produk praktis yang berguna bagi masyarakat. Dalam bidang pendidikan salah satunya adalah e-learning yang diwujudkan dalam sistem diagnostik kesulitan belajar fisika online dirancang untuk menjadi solusi dalam memperbaiki kualitas pembelajaran fisika siswa.Sistem diagnostik kesulitan belajar fisika online adalah bentuk perpaduan antara web dan jejaring sosial yang terintegrasi. Jejaring sosial menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus pintu masuk pengguna untuk mengikuti serangkaian tes diagnostik online. Setelah tes dilakukan, hasil akan disajikan dalam laporan kesulitan belajar secara kuantitatif dan kualitatif. Selanjutnya pengguna akan mendapatkan tips dan trik untuk memperbaiki kualitas belajarnya lewat pesan jejaring sosial Facebook dan Twitter.Sistem ini akan memberikan beberapa manfaat yang signifikan dalam memperbaiki kualitas pembelajaran fisika. Pertama, pengguna yang merupakan para siswa akan lebih tertarik untuk mengukur kemampuannya dalam memahami fisika, kemudian termotivasi untuk memperbaiki cara belajarnyaberdasarkantips dan trik yang diterima secara berkala. Kedua, guru akan terbantu untuk mengetahui potensi siswa dalam belajar fisika, sehingga dapat menyiapkan perencanaan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien.Kesimpulannya, sistem ini adalah sebuah solusi yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran fisika dengan pendekatan ke guru dan siswa secara langsung dalam suasana yang sesuai.Kata kunci: diagnostik, kesulitan belajar, online, web, jejaring sosial
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES FORMATIF FISIKA BERBASIS E-LEARNING TENGAH SEMESTER GENAP UNTUK SMA KELAS XI DI KOTA SURAKARTA Mulya Sari, Desi; Sukarmin, Sukarmin; Fauzi, Ahmad
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.058 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan langkah-langkah pengembangan tes yang sesuai dengan karakteristik tes Fisika yang baik dan menghasilkan produk berupa tes formatif tengah semester genap melalui e-learning pada mata pelajaran Fisika SMA Kelas XI. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan non-tes. Sumber data didapat dari hasil tes siswa, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi materi, konstruksi, dan bahasa, serta kuantitatif dengan menggunakan program MicroCat ITEMAN versi 3.00 untuk mengetahui tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas pengecoh. Langkah-langkah yang digunakan untuk mengembangan instrumen tes formatif adalah analisis kebutuhan, menyusun spesifikasi tes, penulisan soal, analisis secara kualitatif, revisi tahap I, uji coba kelompok kecil, analisis butir soal uji coba kelompok kecil, revisi tahap II, uji coba kelompok besar berbasis e-learning, analisis butir soal uji coba kelompok besar, dan revisi tahap III.. Tes formatif Fisika berbasis e-learning tengah semester genap untuk SMA kelas XI yang dikembangkan ini sudah sesuai dengan karakteristik tes Fisika yang baik karena instrumen tes yang dikembangkan sudah memenuhi syarat menjadi instrumen yang baik yaitu mempunyai reliabilitas yang tinggi dan cukup tinggi, daya beda soal cukup, taraf kesukaran sedang, dan pengecoh berfungsi secara efektif. Produk pengembangan tes formatif ini menghasilkan soal yang memenuhi semua kriteria instrumen tes yang baik dengan rincian sebagai berikut: Untuk paket soal Dinamika Rotasi dihasilkan 20 soal yang memenuhi kriteria soal yang baik, untuk paket soal Kesetimbangan Benda Tegar dihasilkan 20 soal yang memenuhi kriteria soal yang baik, untuk paket soal Fluida Statis dihasilkan 22 soal yang memenuhi kriteria soal yang baik dan sudah mencakup semua indikator. Kata kunci : pengembangan, tes formatif, tengah semester genap, Fisika SMA kelas XI, e-learning.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS PENEMUAN DENGAN TEMA SPAGHETTI Tri Hastuti, Endang; Sunarno, Widha; Sukarmin, Sukarmin
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.161 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti; (2) mengidentifikasi karakteristik modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti; (3)mengetahui kelayakan modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti yang telah dikembangkan; dan (4) mengetahui keefektifan produk modul IPA terpadu berbasis penemuan dengan tema spaghetti. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang dipakai adalah model Four-D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Penelitian ini diawali dengan penyusunan draf modul.Draf I modul ini divalidasi oleh ahli, guru, dan teman sejawat. Hasil validasi berupa draf modul II diujicobakan secara terbatas pada 10 siswa untuk mengetahui keterbacaan dan respon siswa terhadap modul yang dikembangkan, kemudian direvisi menjadi draf modul III. Draf modul III dilakukan uji coba lapangan pada 28 siswa dengan diberikan modul IPA terpadu berbasis penemuan kemudian direvisi menjadi modul akhir.Modul kemudian disebarkan ke guru IPA untuk mendapat umpan balik.Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, lembar tes. Perlakuan di lapangan menggunakan one group pretest-posttes design. Data penelitian diuji normalitas, homogenitas, normalized gain (gain score) dan uji paired t test. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan (1) pengembangan modul IPA terpadu berbasis penemuan menggunakan model 4D (four-D) yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran; (2) Kelayakan modul yang dikembangkan memiliki kategori “ sangat baik”; (3) pencapaian hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan dalam kategori “Sedang”; (4) terdapat perbedaan hasil belajar siswa, sebelum, dan setelah diterapkan modul. Kata kunci: pengembangan, modul, IPA terpadu, penemuan, spaghetti.
PENGARUH TERAPI HEALING TOUCH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI DESA TULAKAN DONOROJO JEPARA Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Kesehatan SAMODRA ILMU Vol 7, No 1 (2016): jurnal Kesehatan SAMODRA ILMU - Januari 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan SAMODRA ILMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Hypertension is a disease that can not be cured but can be controlled , itrequires patience and the cost is quite expensive . Therefore it takes effort to make nonpharmacologicaltreatment , one of them with a touch therapy . Objective: To determine the effect of therapeutic touch on changes in blood pressure inhypertensive patients in the Village District of Donorojo Tulakan Jepara ..Method: quantitative research , while the design in use is pretest - posttest control groupdesign . In this design there are two groups of randomly selected , 38 samples were used assamples .Results: The results of testing the effect of healing touch therapy to changes in blood pressurein patients with hypertension showed that the statistical analysis obtained by Wilcoxon test (p value = 0.000 ) is smaller than ( á = 0.05 ) , it can be concluded that there is the effect oftouch therapy on blood pressure ( systolic and diastolic ) in hypertensive patients . Conclusion : There is significant influence between the effect of touch therapy on bloodpressure ( systolic and diastolic ) in hypertensive patients Tulakan Village District of JeparaDonorojoKeywords : Touch Therapy , Blood Pressure , Hypertension
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA Wijayanti, Fitri Mukti; sukarmin, Sukarmin; Wiyono, Edy
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.259 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan: (1) model pembelajaran GI dengan menggunakan media flashcard mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. (2) model pembelajaran GI dengan menggunakan media flashcard mampu meningkatkan kemampuan kognitif siswa.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan model Kurt Lewin dan model kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus diawali tahap persiapan kemudian dilanjutkan tahap pelaksanaan siklus yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII E SMP Negeri 16 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 27 siswa dengan penelitian pada materi pemuaian. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara, tes kemampuan kognitif, dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran GI dengan menggunakan media flashcard dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Dari tiga aspek aktivitas belajar yang menjadi fokus penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: (a) Visual Activities dapat mencapai 82 %, (b) Oral Activities dapat mencapai 48 %, (c) Writing Activities dapat mencapai 68 %. (2) model pembelajaran GI dengan menggunakan media flashcard dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Hal ini dapat terlihat dari meningkatnya persentase ketercapaian ketuntasan belajar siswa yaitu 29,62% pada pra siklus, menjadi 48,14% di siklus I, dan 92,59% di siklus II. Hasil ini telah memenuhi batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) SMP Negeri16 Surakarta yaitu 75.Kata Kunci: Group Investigation, flash card, aktivitas, kognitif, PTK, pemuaian, fisika
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS KARAKTER ISLAMI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA TEMA ROTASI DAN REVOLUSI BUMI SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ali, Muhammad; Sunarno, Widha; Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan yaitu: (1) mengembangkan modul IPA berbasis karakter islami melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi, (2) hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan modul IPA berbasis karakter islami melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan Research and Development (R&D). Pengembangan dilaksanakan dengan mengacu pada model ADDIE (Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dikemukakan oleh Russel dan Molenda. Validasi modul IPA ini dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, dan bahasa oleh dosen, guru, dan peer review. Berdasarkan validasi kelayakan isi, penyajian, dan bahasa modul IPA dinyatakan layak digunakan dan di implementasikan di kelas VIII.B  SMPN  1  Pulau  Sembilan  Kabupaten  Kotabaru.  Hasil  belajar  siswa  dianalisis  dengan  uji nonparametrik dengan menggunakan uji wilcoxon yang diproses menggunakan software IBM SPSS Statistic 20. Hasil penelitian dan pengembangan yaitu (1) modul IPA berbasis karakter islami (gemar membaca, rasa ingin tahu, jujur, disiplin, dan menghargai karya orang lain) melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi dikembangkan menggunakan komponen pendekatan saintifik dengan menggunakan model ADDIE meliputi Analyse, Design, Development, Implementation, dan Evaluation, (2) hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan modul IPA berbasis karakter islami melalui pendekatan saintifik pada tema rotasi dan revolusi bumi mengalami peningkatan yang signifikansi. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari nilai p-value sebesar -4,462 dibawah (<0,05).
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA SMA/MA BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Yanti, Fitri April; Sukarmin, Sukarmin; Suparmi, Suparmi
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan yaitu: (1) mengembangkan dan menganalisis kelayakan modul fisika berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, (3) mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa setelah menggunakan modul fisika berbasis masalah. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan Research and Development (R&D). Pengembangan dilaksanakan dengan mengacu pada model 4D dengan tahapan Define, Design, Development dan Disseminate yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Pengembangan modul fisika ini dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, dan bahasa oleh dosen, guru, peer review, dan siswa. Berdasarkan validasi kelayakan isi, penyajian, dan bahasa modul fisika kemudian direvisi dan diimplementasikan pada kelas XI.I SMA N 1 Batanghari Kabupaten Lampung Timur sebagai kelas ujicoba luas. Hasil penelitian dan pengembangan yaitu (1) modul fisika berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa memiliki ciri yaitu langkah pembelajaran pada modul disesuaikan dengan langkah pembelajaran berbasis masalah, mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis pada setiap tahapnya dan memuat soal tes berpikir kritis (2) kualitas modul fisika berbasis masalah pada materi usaha dan energi yang dikembangkan berkategori baik, (3) keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas XI.1 setelah menggunakan modul fisika berbasis masalah mengalami peningkatan rata-rata nilai sebesar 39%, (4) hasil belajar siswa pada kelas XI.1 setelah menggunakan modul fisika berbasis masalah mengalami peningkatan rata-rata nilai sebesar 50%. Peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dilihat dari hasil pretest dan posttest.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF TERINTEGRASI DENGAN LKS POKOK BAHASAN HUKUM NEWTON TENTANG GERAK KELAS X SMA/MA Rohmani, Rohmani; Sunarno, Widha; Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif dengan menggunakan software adobe flash dan XML pada pokok bahasan Hukum Newton tentang gerak; (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif menggunakan software adobe flash dan XML pada pokok bahasan Hukum Newton tentang gerak yang dikembangkan; (3) mengetahui pencapaian hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang mengacu pada model yang dikemukakan oleh Sugiyono. Kelayakan media divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan praktisi. Subjek Ujicoba penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 3 Sukoharjo tahun akademik 2013/2014 sebanyak 43 siswa dengan rincian 10 siswa sebagai subjek ujicoba produk dan 33 siswa sebagai subjek ujicoba pemakaian. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan: (1) media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa berhasil dikembangkan dengan menggunakan Software Adobe Flash dan XML dengan hasil produk dikemas dalam keping CD yang didalamnya berisi software utama media dan beberapa file pendukung dari media tersebut. Media disajikan dengan dua pembagian materi yaitu materi pembelajaran dan materi penjelasan yang diproteksi serta berisi bank soal yang dapat diupdate. Media pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada langkah yang diberikan oleh Sugiyono dan telah tervalidasi; (2) media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori baik; (3) pencapaian hasil belajar peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran fisika berbasis multimedia interaktif terintegrasi dengan lembar kerja siswa mengalami peningkatan pada aspek pengetahuan.