Gede Sukadarmika
Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana

Published : 26 Documents
Articles

Found 26 Documents
Search

Synchronization Interfaces for Improving Moodle Utilization Linawati, NFN; Sukadarmika, Gede; Sasmita, GM Arya
TELKOMNIKA Telecommunication, Computing, Electronics and Control Vol 10, No 1: March 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.295 KB)

Abstract

Many universities have applied e-learning on more than one LMS (Learning Management System) platforms such as Wordpress and Moodle. In addition, difficulties implementations in developing countries have occurred. Those are mainly caused by limitations and expensive of Internet infrastructure. Therefore to increase Moodle application as an e-learning system, the paper proposed two synchronization interfaces. The first interface is for Moodle and Wordpress. This assists teachers to migrate their learning material in their blog in Wordpress into Moodle. Second interface is for Moodle portable performing offline LMS and Moodle performing online LMS. Moodle portable was installed in teachers and students notebooks. Moodle itself was installed and run in e-learning server. The aim is to improve Moodle utilization in the class. The results showed satisfied outcomes. Students and teachers could employ the interfaces easily and secure as they have to login using student/teacher ID, course ID, username and password.
Synchronization Interfaces for Improving Moodle Utilization Linawati, NFN; Sukadarmika, Gede; Sasmita, GM Arya
TELKOMNIKA Indonesian Journal of Electrical Engineering Vol 10, No 1: March 2012
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/telkomnika.v10i1.668

Abstract

Many universities have applied e-learning on more than one LMS (Learning Management System) platforms such as Wordpress and Moodle. In addition, difficulties implementations in developing countries have occurred. Those are mainly caused by limitations and expensive of Internet infrastructure. Therefore to increase Moodle application as an e-learning system, the paper proposed two synchronization interfaces. The first interface is for Moodle and Wordpress. This assists teachers to migrate their learning material in their blog in Wordpress into Moodle. Second interface is for Moodle portable performing offline LMS and Moodle performing online LMS. Moodle portable was installed in teachers and students notebooks. Moodle itself was installed and run in e-learning server. The aim is to improve Moodle utilization in the class. The results showed satisfied outcomes. Students and teachers could employ the interfaces easily and secure as they have to login using student/teacher ID, course ID, username and password.
Pengujian Pemakaian Sensor PIR dan Sensor PING untuk Pengaman Pura Memanfaatkan SMS Berbasis Mikrokontroler Raka Agung, I Gst Agung Putu; Setiawan, I Nyoman; Sukadarmika, Gede
PROSIDING CSGTEIS 2013 CSGTEIS 2013
Publisher : PROSIDING CSGTEIS 2013

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrat—Kehilangan benda-benda suci yang umumnya berharga mahal sering dialami pura-pura di Bali. Untuk itu dibuat sistem terkendali mikrokontroler yang diharapkan bisa mengurangi kehilangan-kehilangan ini. Sensor-sensor jenis PIR(passive infrared) dan PING bisa dipakai untuk mendeteksi kehadiran manusia pada jarak jangkaunya. Masukan dari sensor-sensor ini akan dikendalikan mikrokontroler untuk mengirim sms tertentu ke 4 nomor telepon seluler mobil . SMS dan nomor telepon seluler yang akan dikirim dikonversi dulu ke kode PDU menggunakan perangkat PDUspy. Adapun sms yang dikirim adalah WASPADA1,WASPADA2, GAWAT dan DARURAT. Sensor PIR sudah berhasil mendeteksi pergerakan obyek/manusia pada jarak jangkaunya. Sensor PING sudah bisa mendeteksi benda/manusia yang memotong lintasannya dengan baik dengan lebar pemantul tetap dengan lebar 3 cm. SMS sudah berhasil diterima oleh telepon seluler mobil dengan tingkat keberhasilan 93% untuk 10 sesi pengiriman.Kata kunci —pura; sensor; sms; mikrokontroler;
Pemetaan Menara Telekomunikasi Kota Denpasar Sukadarmika, Gede; Linawati, Linawati
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan layanan telekomunikasi bergerak semakin meningkat. Sehingga penyedia layanan atau provider telekomunikasi harus menyediakan layanan tersebut dengan memperkuat infrastruktur jaringan selulernya. Kota Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan destinasi utama pariwisata yang memerlukan layanan komunikasi seluler yang baik. Akibatnya banyak tower telekomunikasi yaitu tower Greenfield dan Rooftop yang dibangun di Kota Denpasar. Untuk itu makalah ini menampilkan hasil survey dan pemetaan dengan bantuan Google Map dari distribusi dari tower telekomunikasi yang ada di Kota Denpasar pada tahun 2012. Survey yang dilakukan meliputi pencatatan koordinat, kondisi tower, dan identitas tower. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Kota Denpasar memiliki 108 tower Greenfield dan 218 tower Rooftop. Sebagian besar tower sudah merupakan tower bersama. Tidak ditemukannya tower yang dibangun ditempat-tempat suci seperti pura. Akan tetapi banyak tower yang belum dilengkapi dengan identitas tower, dimana ini bertentangan dengan Peraturan Menteri Kominfo no. 02/PER/M.KOMINFO/3/2008.
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PROPOSAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SECARA ON-LINE Sukadarmika, Gede; Linawati, Linawati; Arya Sasmita, I Gusti Made; Sastra, Nyoman Putra
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 13 No 2 (2014): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/10.24843/MITE.2015.v13i02p11

Abstract

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana merupakan salah satu unsur di Universitas Udayana yang berfungsi untuk mengkoordinasikan, memantau dan menilai pelaksanaan dan kegiatan penelitian yang diselenggarakan oleh pusat- pusat penelitian atau pun oleh kelompok-kelompok peneliti dari berbagai fakultas atau program studi. Selain itu, LPPM juga berperan untum memberikan pelayanan bagi para peneliti di lingkungan Universitas Udayana dalam hal penyediaan informasi penelitian, proses administrasi dan juga layanan pembinaan kemampuan para peneliti. Hingga saat ini, LPPM mengelola berbagai jenis hibah penelitian baik yang merupakan program dari DIKTI maupun penelitian yang di kelola di Universitas Udayana. Jumlah proposal penelitian yang dikelola oleh LPPM dari tahun ketahun semakin meningkat seiring dengan semakin meningkatnya gairah para peneliti Universitas Udayana untuk melakukan penelitian pada bidang yang ditekuninya. Jumlah proposal yang dikelola oleh LPPM untuk di kompetisikan pada hibah-hibah yang ada pada tahun 2010 mencapai 765 proposal. Sistem Informasi Pengelolaan Proposal Penelitian diupayakan untuk mengefektifkan kerja dari staf LPPM dan juga memberikan kemudahan bagi peneliti dan reviewer dalam melaksanakan tugasnya. Pada sistem ini, para peneliti meregistrasikan proposalnya secara online. Selanjutnya, staff LPPM melakukan rekap terhadap jumlah proposal pada semua jenis hibah yang ada selanjutnya mendistribusikannya kepada reviewer untuk dinilai. Reviewer memberikan penilaian terhadap proposal yang dikompetisikan secara online. Berdasarkan skor yang diinputkan tersebut, sistem mengolah dan memberikan daftar ranking proposal yang dikompetisikan. Dengan demikian, LPPM diharapkan dapat menjamin akuntabilitas dan transparansi pengelolaan proposal penelitian disamping juga untuk meningkatkan kinerja lembaga.
KONSUMSI ENERGI PADA TRANSMISI JARINGAN HSDPA Yurham, Ridho; Linawati, Linawati; Sukadarmika, Gede
Jurnal SPEKTRUM Vol 1 No 1 (2014): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRUM.2014.v01.01.p02

Abstract

Kebutuhan layanan telekomunikasi khususnya seluler meningkat dari tahun ke tahun. Perkembangan teknologi seluler sangat pesat di negara berkembang akibat keterbatasan dari ketersediaan jaringan kabel yang eksisting. Hal ini berdampak pada peningkatan kebutuhan energi.Pada makalah ini membahas beberapa penelitian sebelumnya serta parameter yang digunakan. Jaringan yang telah diuji coba pada penelitian sebelumnya menawarkan konsep sleep mode dan pengaturan daya transmisi pada base station. Dalam uji coba dengan cell deployment yang homogen didapat penurunan rasio green metric yang besar pada kondisi trafik rendah. Selain itu metode SPAM yang ditawarkan mampu mengurangi konsumsi energi hingga 17%. Penelitian lainnya menjelaskan bahwa dalam pengaplikasian sleep mode ada dua kemungkinan yang dilakukan dalam perencanaan cell deployment yaitu membangun cell-cell kecil lebih banyak sehingga mampu mempertahankan coverage.
AKURASI PENJEJAKAN OBJEK DALAM BERAGAM RUANG WARNA Sukadarmika, Gede; Wiharta, Dewa Made; Sastra, Nyoman Putra
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 14 No 2 (2015): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2015.v14i02p15

Abstract

The object trace has been a problem in estimating an object position when the object is moving due to the heavy influence of the uncertainty. Many researcher claim that color histogram is reliable feature to represent this object. . Different investigators use different color spaces in conducting research on tracking the object. So, there is no numerical comparison of the impact of the use of different color spaces to the successful tracking. This study compare the performance of tracking an object by using a different color space i.e.: RGB, HSV, and CIELAB. The performance is shown numerically by comparing the actual position of the object with the results of the estimation.
PEMANFAATAN SMS UNTUK MENCEGAH HILANGNYA BENDA-BENDA SUCI PURA BERBASIS MIKROKONTROLER RAKA, IGA PUTU; Sukadarmika, Gede; Setiawan, I Nyoman
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 1 (2016): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract -- Loss of sacred objects belonging to the temple often occur in Bali. In 2012 there were 27 reports losing these objects. During this time to prevent the loss of these objects is done traditionally. In this study, a tool to prevent the loss of sacred objects makes use of SMS microcontroller AT89S52 based. Microcontroller is interfaced with GSM phone (HP static), PIR sensor, PING sensor, light and photodiode. PIR sensor will detect the movement of people / humans and PING sensor will detect the storage building door openings. Under the conditions of the two sensors is sent an SMS to the prajuru (board) temple are PURA SIAGA (ALERT) and PURA DARURAT!!! (EMERGENCY). Conditions temple can also be checked by sending an SMS CEKINGPURA (checking temple) to GSM phone numbers are placed in the temple. SMS replies received by the sender HP in accordance with the conditions PIR sensor and PING sensor. SMS reply received is PURA AMAN (SAFE TEMPLE), PURA SIAGA (ALERT TEMPLE) and PURA DARURAT!!! (EMERGENCY TEMPLE). SMS PURA DARURAT!!! (EMERGENCY TEMPLE) delivered during storage building doors open and tool is active. This equipment is equipped with two light points that can be turned on off and checked the on off- condition via SMS. The success of this equipment depends also on the readiness temple board and temple community. temple board ready to take the necessary action when receiving SMS PURA DARURAT!!!. Index Terms: SMS, microcontroller, sensor, temple,emergency
ANALISIS HASIL DRIVE TEST MENGGUNAKAN SOFTWARE G-NET DAN NEMO DI JARINGAN LTE AREA DENPASAR Yogi Priyandana Adi Saputra, I Gede Made; Sudiarta, Pande Ketut; Sukadarmika, Gede
Jurnal SPEKTRUM Vol 5 No 2 (2018): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of technology is connected with customer needs for the speed and stability of LTE network access. Ensuring the quality of the LTE network can be done by measuring using the drive test method in the service area. The test drive must be equipped with software such as Nemo Handy and G-Net Track Pro. Nemo Handy is a professional drive test software that is widely used by providers, while G-Net Track Pro is a drive test software that was previously applied in the learning process at the campus. So that the measurement results using Nemo Handy and G-Net Track Pro for RSRP, RSRQ and SINR parameters need to be compared to performance. From the comparison of RSRP between measurements with theoretical stated Nemo Handy measurement results are closer than G-Net Track Pro. For example, the difference between RSRP in the PURADEMAK eNodeB for Nemo Handy was 5.96 dBm and the G-Net Track Pro was 9.4 dBm. This is due to the weakness of the G-Net Track Pro device that does not have the PCI locking feature as in Nemo Handy so that at some point the measurement cannot be compared.
PENERAPAN TEKNOLOGI VOIP UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN JARINGAN INTRANET KAMPUS UNIVERSITAS UDAYANA Ketut Sudiarta, Pande; Sukadarmika, Gede
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 8 No 2 (2009): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan intranet Universitas Udayana telah menghubungkan ketiga lokasi kampus, yaitu Kampus Bukit, Kampus Sudirman, dan Kampus Nias.  Lokasi kampus yang terpisah-pisah dan kampus Bukit yang memiliki area yang cukup luas memerlukan prasarana teleponi yang memadai.  Selama ini, komunikasi teleponi masih memanfaatkan provider seperti PT Telkom, walaupun komunikasi telepon hanya untuk komunikasi antar fakultas atau antar fakultas dengan rektorat di area kampus bukit.  Demikian juga untuk komunikasi telepon antar lokasi kampus yang berbeda. Walaupun beberapa fakultas dan juga gedung Rektorat memiliki perangkat PABX namun keberadaan kebanyakan hanya melayani komunikasi dalam satu gedung saja.  Pemanfaatan intranet kampus UNUD baru dimanfaatkan untuk akses Internet, akses Sistem Informasi dan untuk videoconference. Dengan beban trafik yang ada, jaringan intranet masih memungkinkan untuk dibebani dengan trafik yang lebih tinggi. Dengan demikian, untuk mengoptimalkan pemanfaatan bandwith,  diupayakan dengan mengembangakan sistem teleponi berbasis VoIP yang memanfaatkan infrastruktur yang ada. Tujuan yang ingin dicapai adalah menyediakan fasilitas telepon internal kampus yang tidak berbayar. Melalui teknologi VoIP ini,  komunikasi dapat dilakukan dengan beberapa cara baik menggunakan telepon analog maupun softphone yang dapat diinstall di masing-masing PC atau laptop. Hal ini nanti tentu akan memberikan efisiensi waktu bagi civitas karena mudah dihubungi dan secara langsung akan berdampak pada efisiensi biaya telekomunikasi di kampus. Infrastruktur yang dikembangkan menggunakan protokol SIP memanfaatkan Free Software Linux Fedora sebagai Operating System, Asterisk dan Ondo sebagai aplikasi server.  Di sisi pemakai, perangkat telepon dapat menggunakan dua model, pertama menggunakan softphone  yang ditujukan untuk personal dengan memanfaatkan nomor induk pegawai (NIP) atau nomor induk mahasiswa (NIM) sebagai nomor telepon. Model telepon ini aksesnya dapat melalui laptop atau PC.  Sedangkan, model yang kedua menggunakan Hardware FXS ditujukan untuk pesawat fix telepon di masing-masing fakultas dan jurusan. Sebagai operator menggunakan perangkat IP-phone.Hasil yang dicapai dan perbandingan secara teori penggunaan codec jenis G711 memiliki nilai MOS yang terbaik dan kompatibe diaplikasikan untuk berbagai layanan seperti FAX dan integrasi PBX namun memiliki bitrate yang lebih tinggi. Selama pemenelitian belum dapat ditunjukkan perubahan trafik yang ada mengingat perlu waktu untuk adaptasi pemanfaatan teknologi walaupun telah diusahakan menggunakan sosialisasi penggunaan perangkat VoIP ini kepada pegawai internal UNUD.