Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional (Sopan Santun) Terhadap Guru Melalui Layanan Penguasaan Konten Pada Siswa Sujiyanto, Sujiyanto
KES Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : KES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latarbelakang: Semua orang pasti sependapat bahwa pendidikan adalah investasi hidup yang paling berharga. Melalui pendidikanlah upaya mencetak Sumber Daya Manusia yang berkualitas, beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur dan berkemampuan tinggi akan dapat dicapai. Pendidikan di sekolah tidak sekedar menyampaikan bahan ajar kepada peserta didik akan tetapi lebih dari itu merupakan upaya menanamkan nilai-nilai yang berharga bagi hidup bersama. Salah satu nilai yang ditanamkan lewat aktivitas pendidikan adalah kemampuan sosial emosial yaitu perilaku sopan santun. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk meningkatkan perilaku sopan santun siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri Rembang Purbalingga terhadap gurunya. Penelitian ini dilaksanakan 6 bulan yaitu dari bulan pebruari sampai dengan bulan juni pada semester II ( dua ) Tahun Ajaran 2011 / 2012. Pembahasan : Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi.  Subyek  dalam   penelitian  ini   adalah  siswa  SMA   Negeri Rembang Purbalingga kelas XI IPS 4 sebanyak 36 siswa, yang terdiri dari laki-laki 17 siswa dan perempuan 19 siswa. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pedoman observasi. analisis data pada penelitian ini adalah diskriptif komparatif. Kesimpulan : Berdasarkan data terhadap hasil observasi diketahui bahwa Perilaku sopan santun siswa terhadap guru dari pra siklus 53 % (13 siswa masuk  kriteria  rendah  dan  23  masuk  kriteria  sedang),  pada  Siklus  I menjadi  75  %  (24  siswa  masuk  kriteria  sedang  dan  12  siswa  masuk kriteria tinggi) dan pada siklus II menjadi 89 % (6 siswa masuk kriteria sedang dan 30 masuk kriteria tinggi). Dengan demikian penggunaan layanan penguasaan konten dapat meningkatkan perilaku sopan santun siswa terhadap guruya. Kata Kunci : Layanan Penguasaan Konten, Perilaku Sopan Santun Siswa
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Berita Melalui Model Pembelajaran Think Pair Share pada Siswa Sujiyanto, Sujiyanto
Jurnal Pemikiran Keislaman Vol 27 No 2 (2016): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.765 KB) | DOI: 10.33367/tribakti.v27i2.274

Abstract

Penyebabkan rendahnya siswa dalam mengikuti kegiatan belajar, siantaranya: (1) Siswa kurang memiliki keberanian untuk menyampaikan pendapat kepada orang lain, (2) Siswa kurang memiliki kemampuan untuk merumuskan sebuah gagasan sendiri dalam mengikuti kegiatan belajar, dan (3) Siswa belum terbiasa bersaing meyampaikan pendapat dengan teman yang lain. Disamping itu guru menghindari pertanyaan dari siswa, serta cara menyampaikan ilmu pengetahuan secara searah, menganggap siswa sebagai obyek, penerima, pencatat, dan pengingat dalam  melaksanakan pengajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimanakah kemampuan menulis teks berita tentang mengungkapkan gagasan ragam wacana lisan sastra dalam kerangka budaya jawa pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 7 Kota Kediri semester I tahun pelajaran 2012/2013. (2).Adakah peningkatan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Jawa pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 7 Kota Kediri semester I tahun pelajaran 2012/2013  Tujuan dari penelitian ini adalah : (1). Untuk mengetahui kemampuan menulis teks berita tentang mengungkapkan gagasan ragam wacana lisan sastra dalam kerangka budaya jawa pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 7 Kota Kediri semester I tahun pelajaran 2012/2013 (2). Untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks berita tentang mengungkapkan gagasan ragam wacana lisan sastra dalam kerangka budaya jawa melalui model pembelajaran think pair share mata pelajaran bahasa jawa pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 7 Kota Kediri Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013                    Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Tagart (dalam Kasbolah 1998:14),  yaitu penelitian yang digambarkan sebagai suatu proses yang dinamis, dimana keempat aspek , yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi harus dipahami bukan sebagai langkah-langkah yang statis, terselesaikan dengan sendirinya, tetapi lebih merupakan momen-momen dalam bentuk spiral yang menyangkut perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian yang dilaksanakan dengan dua kali siklus kepada siswa kelas VIII-A berjumlah 40  siswa, maka peneliti menyimpulkan bahwa dengan menggunakan      Model Pembelajaran Think Pair Share  dalam pembelajaran berorganisasi  terbukti efektif dapat meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar. Hasil ketuntasan pembelajaran dapat dilihat dari  setiap siklus berikut. siklus I dan siklus II dari yaitu masing-masing 20%; 55% dan 87,5%  pada siklus II ketuntasan belajar siswa  secara klasikal telah tercapai, sehingga siklus siklus berikutnya ditiadakan
Strategi Kebijakan Pengelolaan Nelayan Andon Sebagai Upaya Pelestarian Sumberdaya Ikan di Kota Tegal Sujiyanto, Sujiyanto
Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol. 1, No. 1, Tahun 2015
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.386 KB) | DOI: 10.15578/marina.v1i1.1025

Abstract

Penelitian ini memiliki focus terhadap strategi kebijakan pengelolaan nelayan andon sebagai upaya pelestarian sumberdaya ikan di Kota Tegal. Oleh karenanya terdapat dua permasalahan utama yang diangkat pertama : Bagaimana strategi kebijakan pengelolaan nelayan andon terhadap pelestarian sumberdaya ikan di Kota Tegal; kedua, Bagaimana prioritas konsep kebijakan pengelolaan nelayan andon terhadap pelestarian sumberdaya ikan di Tegalsari Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan analisis (SWOT) dan (AHP). Analisis SWOT adalah suatu analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam merumuskan strategi yang efektif yaitu dengan memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan Peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat diminimalkan Kelemahan (Weaknesses) dan Ancaman (Threats). Analisis AHP digunakan untuk mengidentifikasi masalah dengan teknik pengambilan keputusan/optimasi multivariate yang digunakan dalam analisis kebijakan dan untuk mengetahui tingkat keterkaitannya, sehingga dapat membuat perkiraan prioritas konsep kebijakan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pengelolaan nelayan andon di Kota Tegal memiliki nilai total skor matrik IFAS = 0.73 dan EFAS = 0,78 sehingga berada pada kuadran I (satu). Hal ini memiliki arti bahwa strategi tersebut cocok digunakan dalam pengelolaan nelayan andon sebagai upaya pelestarian sumberdaya ikan. Hasil analisis AHP sementara, menunjukkan bahwa alternatif strategi kebijakan yang dianggap paling sesuai adalah Pertama Kemudahan fasilitasi perijinan nelayan andon untuk menarik minat nelayan melakukan andon dengan nilai prioritas tertinggi (28,1 %); Kedua Penerapan teknologi penangkapan ikan (27,6 %); ketiga Pembatasan jumlah nelayan andon di perairan Kota Tegal (17,0 %); keempat Pemberian sosialisasi tentang batasan dan zonasi penangkapan ikan (14,9 %) dan (5) Pemberian sosialisasi tentang Permen KP No. 36/Permen-KP/2014 tentang andon penangkapan ikan sebagai upaya peningkatan ekonomi sekaligus pelestarian sumberdaya ikan dengan nilai (12,4 %).
PENGARUH INTEGRITAS DAN LOYALITAS PEGAWAI TERHADAP KEBIJAKAN PIMPINAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA DI LINGKUNGAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BATU sujiyanto, sujiyanto
JIMMU (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : MAGISTER MANAJEMEN UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research are: to analyze the influence of integrity, employee loyalty to the leadership policy and its impact on the performance of existing employees in the environment of the Office of Communications and Information Batu City.The sample used in this reasearch is all employees who are in the environment Communications and Information Office Batu City which amounted to 77 people with the method of distributing questionnaires. The results of this study indicate that the integrity of employees of the Office of Communications and Information has a significant effect on improving employee performance, the loyalty of employees of the Office of Communications and Informatics have a significant effect on improving employee performance, the integrity of employees of the Office of Communications and Informatics have no significant effect on the policies of leaders, The loyalty of employees of the Office of Communications and Informatics have a significant effect on the leadership policy, as well as the leadership policy of the Office of Communications and Informatics has no significant effect on the improvement of employee performance. Keywords: integrity, loyalty, leadership policy and employee performance
Pelaksanaan Upaya Khusus (UPSUS) Swasembada Cabai dan Bawang Putih Nugroho, Agus Dwi; Priyatmojo, Achmadi; Utami, Sri Nuryani Hidayah; Sujiyanto, Sujiyanto; Patmawati, Ika; Vimala, Gandhi; Putra, Novian Rachmanda; Abadi, Raden Mas; Shodiq, Muhammad Fajar; Lestari, Muji; Hutomo, Ibrahim Faisal; Lathifah, Afif; Prakoso, Ganang Gaga
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.143 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i1.3718

Abstract

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan untuk mencapai pemenuhan kebutuhan cabai dan bawang putih dalam negeri. Salah satu strategi pengembangan usahatani cabai dan bawang putih adalah pemberdayaan petani. Tujuan kegiatan  ini antara lain 1) melaksanakan penyuluhan dan pendampingan budidaya cabai-bawang putih dan pembuatan sarana produksi pertanian serta 2) melakukan pengawasan terhadap bantuan APBN-P cabai dan bawang putih. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kentengsari Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain penyuluhan dan pendampingan budidaya cabai dan bawang putih, pengawasan bantuan sarana produksi dan alat mesin pertanian tanaman cabai dan bawang putih serta penyuluhan dan pelatihan perbanyakan Bacillus sp. Hasil dari kegiatan pendampingan ini adalah mampu memberikan pengetahuan bagi petani tentang cara budidaya cabai dan bawang putih dengan baik serta petani memahami manfaat dan teknik perbanyakan Bacillus sp. Alokasi bantuan APBN-P dari pemerintah mengalami keterlambatan sampai ke petani yang mengakibatkan waktu penanaman mengalami kemunduran. Masalah dalam pelaksanaan UPSUS APBN-P yakni waktu pendampingan yang terlalu pendek dan bantuan sarana produksi sampai petani tidak tepat waktu. Pemerintah perlu memikirkan periode pendampingan yang efektif serta bantuan dapat diterima petani dengan tepat waktu.