Articles

Lipid Peroxidation and the Disease that Involved Oxidative Stress in Preterm Babies Setiawan, Bambang; Suhartono, Eko
Journal of the Indonesian Medical Association Vol. 57 No. 1 January 2007
Publisher : Journal of the Indonesian Medical Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lipid peroxidation is an oxidative damage to lipid biomolecule by reactivity of reactive oxygen species (ROS). The susceptibility of preterm babies to ROS is caused by low capacity of antioxidant. Limitation of antioxidant storage to body organ is a reason of this low level of antioxidant. Uncompleted maturation or failure transport of antioxidant by placenta is the etiology of this condition. This condition caused preterm babies get all pathologic that involved oxidative stress such chronic lung disease, necrotizing enterocolitis, and retinopathy of prematurity. Keywords: lipid peroxidation, reactive oxygen species, chronic lung disease, retinopathy of prematurity, necrotizing enterocolitis.
Korelasi Kadar Glukosa Darah dengan Kadar Advanced Oxidation Protein Products (AOPP) Tulang Pada Tikus Putih Model Hiperglikemia Apriani, Nurlatifah; Suhartono, Eko; Akbar, Izaak Z.
Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperglikemia merupakan suatu keadaan meningkatnya kadar glukosa darah melebihi normal. Keadaan hiperglikemia dapat menyebabkan stres oksidatif melalui beberapa mekanisme salah satunya melalui reaksi glikasi non enzimatik yang dapat membentuk  advanced glycation end products (AGEs) dan advanced oxidation protein products (AOPP). Terbentuknya senyawa tersebut menunjukkan terjadinya stres oksidatif yang dapat menyebabkan berbagai kerusakan molekuler, sel, dan jaringan, termasuk kerusakan protein kolagen tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi hiperglikemia dengan kadar AOPP tulang pada tikus putih (Rattus norvegicus) hiperglikemia akibat induksi streptozotocin (STZ). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan posttest-only with control group design, yang terdiri atas 10 kelompok perlakuan, yaitu 1 kelompok kontrol dan 9 kelompok perlakuan. Tikus dibuat hiperglikemia dengan diinduksi STZ dosis 50 mg/Kg BB intraperitonial. Selanjutnya dilakukan pengukuran kadar glukosa darah dan kadar AOPP tulang pada berbagai durasi hiperglikemia (kelompok kontrol pada hari ke-0 dan kelompok perlakuan pada hari ke-3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, dan 27 pasca induksi STZ). Pengukuran kadar AOPP tulang dilakukan dengan metode pengukuran Witko-Sarsat. Data kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang ermakna antara kadar glukosa darah dengan kadar AOPP tulang tikus putih (p=0,000) yang dinyatakan dengan persamaan linear y = 5,3688x + 26,614 (R2 = 0,9211 dan p < 0,05).
Model Indeks Peroksidatif dan Indeks Protein Teroksidasi Saliva Penderita Tuberkulosis Paru Berdasarkan Lama Pengobatan Suhartono, Eko; Setiawan, Bambang
Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 9, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mycobacterium  tuberculosis  in  human  may  induce  a  variety  of  responses  involving  protective immunity  to  clinical  manifestation  of  tuberculosis.  Oxidative  mechanism  to  infection  controlling  can happen not only in macrofag but also in all liquid compartments of the body. The objective of this study is to  evaluate  peroxidative  index  and  Advanced  Oxidation  Protein  Products  (AOPPs)  in  tuberculosis patients’ saliva at a treatment period. The tuberculosis patients were grouped according to the length of treatment,  P0=0-1  months,  P1=1-3  months,,  P2=3-5  months,  and  P3=5-6  months.  Peroxidative  index and  Advanced  Oxidation  Protein  Products  (AOPPs)  at  P0  were  very  high  but  then  they  decreased progressively  in  P,  P2,  and  P3.  Peroxidative  index  and  AOPPs  are  potential  as  detectors  of  oxidative mechanism in tuberculosis treatment. The correlation treatment period and peroxidative index model y=-127,08x3 + 1651, 7x2 – 6692,6x + 8571 (R2 = 1).  The correlation treatment period and AOPPs model y = -0,0398x + 0, 4479 (R2 = 0,8073).   Key words : hydrogen peroxide, peroxidative, AOPPs, saliva
Model Peroksidasi Lipid dan Kerusakan Membran Eritrosit Akibat Pajanan Organofosfat In Vitro Eliyati, Nur; Rachmawaty, Elly; A.S., Desy Puspita; Suhartono, Eko
Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 10, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organofosfat merupakan senyawa reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan membran eritrosit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kerusakan membran eritrosit dan peroksidasi lipid yang disebabkan oleh pajanan organofosfat secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu dengan tujuh kelompok perlakuan, yaitu P0: kelompok eritrosit yang diinkubasi tanpa organofosfat; P1: diinkubasi dengan organofosfat 0,0125 mg/L; P2: eritrosit yang diinkubasi dengan organofosfat 0,025 mg/L; P3: eritrosit yang diinkubasi dengan organofosfat 0,05 mg/L; P4: eritrosit yang diinkubasi dengan organofosfat 0,1 mg/L; P5: eritrosit yang diinkubasi dengan organofosfat 0,2 mg/L, P6: eritrosit yang diinkubasi dengan organofosfat 0,4 mg/L. Kerusakan membran eritrosit merupakan Hb bebas yang diukur dengan spektrofotometer =546 nm dengan parameter kadar Hb bebas, yang diukur dengan spektrofotometer pada =546 nm. Peroksidasi lipid merupakan kadar diena terkonyugasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis korelasi regresi. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi antara konsentrasi organofosfat dan kerusakan membran eritrosit adalah y = 4,2844 Ln(x) + 22,897 (EC50 = 5,373 g/L) dan hubungan konsentrasi organofosfat dan peroksidasi lipid y = 4,2844 Ln(x) + 22,897 (EC50=1,481 g/L).Kata kunci: organofosfat, peroksidasi lipid, hemoglobin, diena terkonyugasi
POTENSI BUAH NANGKA (Artocarpus heterophyllus L) SEBAGAI ANTIDIABETES IN VITRO Khairina, Khairina; Suhartono, Eko; Biworo, Agung
Berkala Kedokteran Vol 11, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v11i2.142

Abstract

Artocarpus species have been used by traditional medicine of Indonesian. It can be useful as anti-bacterial, anti-diabetic, anti-inflammatory, antioxidant and anti-helmintics. The present study was aimed to test the inhibitory glycated hemoglobin potency of aqueous extract of Jackfuit. This study is a quasi experimental research with non randomized method post test-only group design, which using a model reaction of two groups : extract jackfruit as the test group and glikazid as the control group, with each concentration of 10%, 20%, 30%. Potential inhibitor of glycated hemoglobin jackfruit as determining the amount of IC50. From this research  got IC50 of jackfruit extracts is 56,43% (r=0,999) whereas for glikazid of 17.268 (r = 0.989). The value of r indicates a positive relationship between the concentration and the inhibitor glycated hemoglobin potential. These results indicate that the extract of Jackfruit has potential as an inhibitor glycated hemoglobin. Keywords: glycated hemoglobin,  jackfruit, Artocarpus heterophllus L, glikazid.
Obstetrical and Non-Obstetrical Factors toward Uterine Prolapse Occurrence in Ulin General Hospital Banjarmasin on Januari – December 2017 Putra, Yohanes Adhitya Prakasa Sukoco; Suhartono, Eko; Budinurdjaja, Pribakti
Berkala Kedokteran Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v15i1.6121

Abstract

Abstract: Uterine prolapse is a gynecological disease in women that emerge patients physically and psychologically. Uterine prolapse is defined as an uterus herniation inside or outside vagina as the result of the ligament and fascia failure that retain the uterus in its actual place. This research was to identify obstetrical and non-obstetrical factors in uterine prolapses occurrence in Ulin General Hospital Banjarmasin on period January until December 2017 using case control approach. The total sample was 80 medical record samples, which divided into 40 medical record samples of patient with uterine prolapse and 40 medical record samples of patient without the occurrence of uterine prolapse. The results using chi square analysis obtained non-obstetrical factors: age >60 years old (OR 6.67: 95%CI 2.44-18.21), BMI > 30 (OR 3.10: 95%CI 1.24-7.71), menopause (OR 21.00: 95%CI 6.11-72.18); and non-obstetrical factors: parity >4 / multiparity (OR 13.78: 95%CI 4.71-40.28), macrosomia (OR 7.15: 95%CI 2.65-19.34), vaginal delivery (OR 28.78: 95%CI 7.41-111.79). The results of logistic regression obtained non-obstetrical factors: age > 60th (Exp B 4.21 and sig. 0.004), menopause (Exp B 1.12 and sig. 0.001), and multiparity (Exp B 2.35 and sig. 0.016). The results of this analysis obtained that obstetrical and non-obstetrical factors were related to uterine prolapse occurrence, and the dominant factor was age > 60 years old, so it could be concluded that there was significant factor between obstetrical and non-obstetrical factors on uterine prolapse occurrence in Ulin General Hospital Banjarmasin. Keywords: uterine prolapse, obstetrical factor, non-obstetrical factor
FILTRASI CAMPURAN PASIR DAN AMPAS TAHU KERING SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI DAN MANGAN PADA AIR GAMBUT Pratiwi, Nadia Eka; Husaini, Husaini; Suhartono, Eko
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 1, No 2 (2016): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v1i2.3153

Abstract

Potensi air gambut di Kalimantan sebagai air  baku yang berlimpah tidak secara langsung dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti air minum, mandi dan mencuci. Kecamatan Gambut dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki kualitas air gambut yang ekstrim yaitu derajat keasaman pH antara 3,7 – 4,3, kandungan zat organik tinggi dengan nilai KMnO4 antara 38-280 mg/l, serta kadar logam terlarut  Fe antara 0,45-5,96 mg/l. Kandungan logam besi dan mangan terlarut yang tinggi dapat mempengaruhi kehidupan biota, sumber daya dan kenyamanan ekosistem perairan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis kemampuan rancang media penyaring campuran pasir dan ampas tahu kering dalam berbagai variasi berat dan waktu kontak untuk menurunkan kadar logam besi dan mangan pada air gambut. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental ( tidak dilakukan randomisasi) dengan post test group design tanpa kelompok kontrol. Media filter terdiri atas pasir dan ampas tahu kering dengan variabel bebasnya yaitu waktu kontak dan berat penjerap. Data dianalisis menggunakan uji Anova dua arah, kemudian dilanjutkan dengan uji Post Hoc. Uji Anova dua arah menunjukkan hubungan yang signifikan dan terdapat interaksi pada variabel waktu kontak dan berat penjerap dalam menurunkan kadar besi dan logam di dalam air gambut (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan dalam menurunkan kadar besi dan mangan dilihat dari waktu kontak dan berat penjerap.
Daya Larut Ekstrak Etanol Daun Kembang Bulan (Tithonia diversifolia) Terhadap Batu Ginjal Kalsium Secara In Vitro Triyasmono, Liling; Suhartono, Eko
JURNAL PHARMASCIENCE Vol 2, No 1 (2015): JURNAL PHARMASCIENCE
Publisher : JURNAL PHARMASCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak            Telah dilakukan penelitian tentang daya larut ektrak etanol daun kembang bulan (Tithonia diversifolia) terhadap batu ginjal kalsium secara in vitro. Identifikasi flavonoid dilakukan dengan KLT menghasilkan senyawa yang terkandung adalah jenis flavon, sedangkan uji kualitatif batu ginjal dengan difraktometer sinar X dan FTIR menunjukkan bahwa batu ginjal yang digunakan adalah jenis kalsium oksalat. Ekstrak dibuat dengan 3 konsentrasi berbeda yaitu 0,125%, 0,25%, dan 0,5%. Batu ginjal kemudian dimasukkan sebanyak 100 mg ke dalam masing-masing konsentrasi dan diinkubasi selama 6 jam (37oC). Hasil filtrat didestruksi dan diukur kadar kalsium menggunakan spektrofotometer serapan atom pada l 422,7 nm. Hasil pengukuran rata-rata konsentrasi kalsium yang terlarut dalam ekstrak etanol pada konsentrasi 0,125%, 0,25%, dan 0,5% adalah 0,2893 ppm, 0,8809 ppm, dan 0,0554 ppm. Hasil uji  Kruskal-Wallis diperoleh (nilai sig sebesar 0,027 &lt; 0,05) dan disimpulkan bahwa konsentrasi kalsium terlarut dalam masing-masing konsentrasi ekstrak etanol yang dibuat berbeda signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Kembang Bulan dapat melarutkan batu ginjal kalsium secara in vitro. Konsentrasi 0,25% memiliki daya larut batu ginjal kalsium in vitro yang paling tinggi. Kata kunci:    Batu ginjal kalsium, Kembang Bulan (Tithonia diversifolia), daya larut ekstrak etanol, spektrofotometer serapan atom AbstractIn vitro solubility activity test of ethanol extract of mexican sunflower leaves (Tithonia diversifolia) on calcium kidney stone has been carried out. Identification of flavonoids by TLC showed that a compound contained is kind of flavon, while qualitative test of kidney stones by X-ray diffraction and FTIR showed that the kidney stone is  type of calcium oxalate. The variation of ethyl acetate fraction was made at concentration of 0.125; 0.25; 0.5 % (w/v). Each ethanol extract was added 100 mg of kidney stone and incubated for 6 hours at a temperature of 37oC. Filtrate is destructed and measured of calcium concentration was measured using atomic absorption spectrophotometer at l 422.7 nm. The average of result measurement of calcium concentration dissolved in ethyl acetate concentration of 0.125; 0.25; 0.5 % (w/v)  is 0.2893; 0.8809; and 0.0554 ppm. Based on Kuskal Wallis test, obtained (sig=0.027&lt;0.05). It can be concluded that the dissolved calcium concentration in each ethanolic extract were significantly different. Ethanolic exctract  0.25% has the largest ability in dissolving calcium kidney stones in vitro. Keywords:       Calcium kidney stones, Tithonia diversifolia, solubility, ethanolic extract, Atomic Absorbtion Spectroscopy 
Effect of Stenochlaena palustris extract on circulating endothelial cellsMarmota caligata induced fever Suhartono, Eko; Bakhriansyah, M.; Handayani, Rini
INDONESIAN JOURNAL OF PHARMACY Vol 21 No 3, 2010
Publisher : Faculty of Pharmacy Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Skip Utara, 55281, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.899 KB) | DOI: 10.14499/indonesianjpharm0iss0pp166-170

Abstract

Fever is increased  temperature  regulation  of  the  body.  In  the  process  is according  indirect  which  increased  of  free  radicals,  as  anion  superoxide  (•O2) and  will  trigger  oxidative  stress  happened.  Oxidative stress will effect in endothelial damaged. A celluler marker of damage the endothelium is increased number of Circulating  Endothelial  Cells (CEC).  The  aim  of  this  research  is  to valuated the influence of watery plant kalakai extract (Stenochlaena palustris)to number  of  Circulating  Endothelial  Cells  in  Marmota  caligata had  been  fever  and to calculated the average of CEC. The research is true experimental study, with Posttest-Only with Control Group Design, with 2 control group and 5 treatments group  of  each  4  Marmota  caligata. The CEC is   measured  by  Hladovec  method. Data  was  analyzed  by  using  Kruskal-Wallis  test  with confidence  rate  at  95  %. The  analyzed  results  got  p  =  0.001  (p  &lt;  0.05)  means there  be  a  significant different  between  treatment  group.  From the  result, can  be  conclude  that  the present of watery  plant kalakai  extract is decreasing CEC in plasma of Marmota caligatafever induced.Key words: Fever, Circulating Endothelial Cells, Stenochlaena palustris
Potensi ADP dan Katalase dalam Ekstrak Air Lidah Buaya (Aloe vera) sebagai Antiinflamasi pada Model Tikus Luka Terkontaminasi Biworo, Agung; Budianto, Windy Yuliana; Agustina, Rismia; Suhartono, Eko
Jurnal Mutiara Medika Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lidah buaya (Aloe vera) mengandung enzim antioksidan yang dapat menghambat kerja dari mediator inflamasi dan penghilang rasa sakit. Pada penelitian ini akan diukur aktivitas enzim antioksidan askorbat dependent peroksidase dan katalase ekstrak air Aloe vera serta potensinya sebagai antiinflamasi pada tikus yang mengalami luka terkontaminasi. Penelitian ini menggunakan rancangan post test only control group dengan simple random sampling pada 36 ekor tikus yang terbagi atas 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol (P0)  dan perlakuan (P1) merupakan kelompok tikus dengan luka terkontaminasi yang diberikan balutan dengan menggunakan ekstrak air lidah buaya 0,2 mg/g BB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas enzim antioksidan askorbat dependent peroksidase dan katalase masing-masing 37,8 menit-1 dan 3,145 menit-1 dan rata-rata penurunan intensitas warna kemerahan dari eritema pada kelompok yang diberi ekstrak air lidah buaya (Aloe vera) lebih cepat daripada kelompok kontrol. Diismpulkan bahwa ekstrak air lidah buaya berpotensi sebagai antiinflamasi pada model tikus luka terkontaminasi. Aloe vera contained an antioxidant enzyme that can inhibit the work of the mediators of inflammation and pain. With this research, however, will be measured the antioxidant enzyme activity of ascorbic dependent peroxidase and catalase on water extract Aloe vera and its potential as an anti-inflammatory on rat model wound contaminated. This research uses the post test only control group with simple random sampling techniques, with 36 rats were divided into two groups, namely the control and treatment groups. The control group (P0) is a control group and treatment group (P1)  is a group of mice with wounds contaminated given the wrap by using water extracts of Aloe vera 0.2 mg/g BB. In this study it was concluded that the antioxidant enzyme activity of activity of ascorbic dependent and catalase each 37.8 seconds-1 minute-1 and 3,145. In addition, the decrease in intensity of redness of erythema on the group that was given a water extract of Aloe Vera (Aloe vera) is faster than the control group. It can be concluded that the water extract of Aloe vera as anti-inflammatory potential in a mouse model of contaminated wounds.
Co-Authors Adenan Adenan, Adenan Agianto Agianto, Agianto Agung Biworo AKHMAD RIZALI Amin Setyo Leksono Anggriyani Wahyu Pinandari Anindya, Anindya Anindya, Anindya Annisa Halida Husna, Annisa Halida Ari Yunanto Ary Nugraha Bambang Setiawan Basir Achmad Budinurdjaja, Pribakti Cahyadi, Wiji Denny Margono, Denny Denny P.N.H. Margono, Denny P.N.H. Desy Puspita A.S. Djaka Sasmita, Djaka Dona Marisa, Dona Donna Marisa, Donna Dwi Noor Fitriana Edi Hartoyo Edyson Edyson, Edyson Edyson, - Elly Rachmawaty Emmy Sri Mahreda Endah Ayu Rahmadhani, Endah Ayu Erliyanti, Emmi Fakhrur Razie Farizka Erianti, Farizka Haekal, Anes Fikri Heny Arwati, Heny Husaini Husaini Husnul Khotimah Iwan Aflanie, Iwan Izaak Z. Akbar June Astri Nijka, June Astri Karantika, Ellsa Anggun Khairina Khairina, Khairina Liling Triyasmono, Liling M. Bakhriansyah, M. M. Taufik Ramadhan Madelina Ariani Maharani Laillyza Apriasari, Maharani Laillyza Mashuri Mashuri Mega, Vicky Pramudinta Meitria Syahadatina Noor Mohammad Bakhriansyah MS, Muhammad Hafidz Muhammad Hafidz Maulana Setiawan, Muhammad Hafidz Maulana Muhammad Hendy Arizal, Muhammad Hendy Muhammad Rizky Tri Aditya, Muhammad Rizky Tri Muhammad Topan Widyanto, Muhammad Topan Nadia Eka Pratiwi, Nadia Eka Nasri, Novi Mustahdiati Nia Kania Niarsari Anugrahing Putri Novie Aprianti, Novie Nur Eliyati Nurlatifah Apriani Nuryandi Khairunanda, Nuryandi Olivia Sari, Devi Pratama, Mohammad Rizki Fadhil Puspita Sari, Cynthia Maharani Putera, Bayu Diertama Putra, Fadillah Alma Putra, Yohanes Adhitya Prakasa Sukoco Ratih Kumala Sari, Ratih Kumala RHA. Sahirul Alim, RHA. Sahirul Rinawati Rinawati Rini Handayani Rismia Agustina, Rismia Rizany, Ichsan Rizki Amalia Sari, Rizki Amalia Rizky Taufan Firdaus, Rizky Taufan Ruhullah, Mustofa Ruslan Muhyi, Ruslan Ruslan Ruslan Salamiah Salamiah Saldy Rizky Saputra, Saldy Rizky Santi, Eka Sari, Nur Yulia Sartika, Eria Sartika, Eria Siti Juliati, Siti Supianur, Supianur Tanjung, Efrilia Thalib, Iskandar Thalib, Iskandar Thalib, Iskandar Triawanti Triawanti Utama, Adelia Anggraini Vini Yulia Anhar, Vini Yulia Wahyudi Wahyudi Warih Anggoro Mustaqim, Warih Anggoro Wenda Fitriati Noor, Wenda Fitriati Windy Yuliana Budianto, Windy Yuliana Wulandani, Wenny Yeni Wahyu Ulfarini, Yeni Wahyu Zoelkarnain Akbar, Izaak