Articles

PENGEMBANGAN BUKU PEGANGAN GURU TAMAN KANAK-KANAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JAWA Suharti, Suharti
LITERA Vol 9, No 1: LITERA APRIL 2010
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.635 KB) | DOI: 10.21831/ltr.v9i1.1219

Abstract

This study aims to: (1) identify the use of the Javanese language as amedium of instruction in kindergartens, (2) identify teachers’ and students’ Javanese competence, and (3) find out important aspects in Javanese learning that kindergarten students need which will be included in the teacher book. The subjects comprised teachers of kindergartens in 4 regencies and 1 city. The data were collected through observations, interviews, and documents. The data were qualitatively analyzed andthe data trustworthiness was enhanced using the method and source triangulation techniques. The results show the following. (1) Javanese is used as an additional medium of instruction in several kindergartens and most of them use Indonesian. (2) Students’ Javanese competence is very low and teachers’ competence is relatively low because at home they use Indonesian mixed with Javanese vocabulary. (3) Important Javanese language aspects for kindergarten students are those related to politeness, environment introduction, clothing, traditional foods, arts, and customs.
PERAN LANSIA DALAM PELESTARIAN BUDAYA Suharti, Suharti; Partini, Siti; Suwarjo, Suwarjo
HUMANIORA Vol 20, No 1: April 2015
Publisher : HUMANIORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1206.966 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lansia dalam pelestarian budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan sumber data para lansia di Daerah Istimewa Yogyakarta. pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan observasi berpartisipasi. Data dianalisis secara induktif dengan kategorisasi dan perbandingan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran lansia dalam pelestarian budaya Jawa adalah sebagai 1) teladan atau guru dari berbagai sisi kehidupan berkarya, berkomunikasi, bertingkah laku, dan berbusana; 2) pengarah, penasehat, dan pengendali dalam kehidupan kesehariannya yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan pekerjaan atau profesi bagi yang masih aktif bekerja; 3) penyemangat, secara aktif dapat memberikan semangat kepada yang lebih muda dalam lingkungan keluarga, tempat tinggal dan tempat kerjanya; 4) sahabat, teman di lingkungan keluarga, tempat tinggal maupun di tempat bekerja.
NGURI-URI KEBUDAYAAN JAWA PADA PAKET PERNIKAHAN ADAT JAWA Suharti, Suharti; Wibawa, Sutrisna; Widyastuti, Sri Harti
INOTEK Volume 14, Nomor 2, Agustus 2010
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.307 KB)

Abstract

The purposes of this program are (1) to motivate student becoming entrepeneurs at the Javanesse wedding traditional ceremony package, (2) to increase the students’ entrepeneurship knowledge at the Javanesse wedding traditional ceremony, (3) to create connection between higher education, especially Javanesse Study Program of the Yogyakarta State Universty, and business partners of the Javanesse wedding traditional ceremony package, and (4) to increase the students’ and the lectures’ capabilities, skills, and practical experiences at  conducting of the Javanesse wedding traditional ceremony package. This  program  has  carried  out  at  three  stages,  those  are  (1)  an upgrading of the development of Javanesse wedding tradisional ceremony package, including MC materials, Javanesse speakers, the Javanesse cultural knowlege, the experiences of conducting wedding package, discussion and practice  of  determining  of the  package  and  suplying  clothing,  and  the knowladge of the entrepreneurship and business operational, (2) conducting of the training at Griya Rias Wijayaningtyas, and (3) work shop of structuring the wedding business plan and simulation of wedding ceremony pakcage. The result of this program are (1) all of the participants have motivation  to  wrestle  with  the  entrepreneurs of the  Javanesse  wedding package ompletely or partial, and as an individually or agroup, (2) all of the participants have busness operational plans at the Javanesse wedding package, (3) there is a conection between higher education, especially Javanesse Study Program of Yogyakarta State  University,  and  business partners of the Javanesse wedding traditional ceremony package, and (4) the participants of the  students and  the  lectures have  improved their skills, especially in practical skill of the Javanesse wedding ceremony
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Dengan Menggunakan Bahasa Daerah Pada Siswa Kelas I SDN Bedus Tahun Pelajaran 2017/2018 SUHARTI, SUHARTI
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.008 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan  hasil belajar Matematka materi Penjumlahan dan pengurangan  dengan mengunakan bahasa daerah pada siswa kelas 1 SDN Bedus Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 39 orang siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua  siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan sesuai rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah dibuat dan dibagi dalam 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan evaluasi, serta tahap reflesi.  Hasil belajar siswa pada prasiklus  dilihat dari hasil ulangan harian  dari 39 siswa yang tuntas hanya 15 orang siswa atau 38,46 % dan 24 orang siswa belum tuntas dengan porsetase ketuntasan sebesar 61,53 % dengan rata – rata kelas sebesar 63,6 .Pada siklus I terjadi peningkatan  jumlah siswa yang tuntas sebanyak 26 0rang siswa atau 66,66 %  dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 13 atau 33,33 %dengan nilai rata – rata kelas sebesar 68,46  terjadi peningkatan sebesar 4,86  poin dari prasiklus ke siklus I.Kemudian pada siklus II jumlah siswa yang tuntas sebanyak 36 siswa atau persentase ketuntasan sebesar 92,30 % ,dan siswa yang belum tuntas sebanyak 3  siswa atau porsentase  ketuntasan sebesar 7,69 %dan nilai  rata – rata kelas sebesar 81,28  terjadi peningkatan sebesar 12,82 poin dari siklus I ke Siklus II peningkatannya cukup signifikan.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIFITAS BELAJAR BIOLOGI SISWA MENGGUNAKAN METODE DISKUSI DAN TANYA JAWAB DISERTAI BAHAN AJAR DI MTsN KOTO XI TARUSAN KAB. PESISIR SELATAN Suharti, Suharti; Risdawati, Renny; Maizeli, Annika
Pendidikan Biologi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Pendidikan Biologi Genap 2013-2014
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT There were many problem found on IPA learning. That problem caused the students’ activities to be low. Then the factors that made this situation were teacher center learning, the index of students’ team work and the number of book text of IPA subject found low. So, the discussion and asking method with learning material was used to solve that problem. This was an action research. The research has been done on MTsN Koto XI Tarusan. It was started on Mei to June. This research formulated on two cycles. The subject of research was VIII. C with 40 students. The aim of the research was to increase students’ learning activity on biology subject. The result of research found average of students’ activity was 42,26% on the first cycle and 78,21% on the second cycle. That means the students’ activity was increased. So, it can be concluded the students’ activity had been increased by applied the discussion and asking method with learning material on VII. C in MTsN Koto XI Tarusan
KOMPOSISI MUSIK KASANG BAJUNDAI Suharti, Suharti
Jurnal Ekpresi Seni Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Ekspresi Seni, Vol. 14, No. 1, Juni 2012
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.465 KB)

Abstract

Abstrak: Kehadiran teknologi industri dan perkembangan music-musik popular sangat memberikan pengaruh terhadap perkembangan musik-musik tradisi, sehingga pesatnya/ desakan music popular telah dapat memarjinalkan eksistensi kesenian tradisi khususnya (kesenian tari Benten) yang seyogyanya merupakan jati diri kebudayaan masyarakat Pesisir Selatan Minangkabau Sumatera Barat yang sangat pantas dilestarikan hingga sekarang. Berdasarkan fenomena yang rerjadi pada kesenia tersebut di atas, maka menarik untuk ditulis ke dalam sebuah jurnal dengan rumusan penciptaan sebagai berikut: (1) bagaimana bentuk komposisi music Kasang Bajundai setelah digarap melodi, ritem dan syairnya, (2) bagaimana karakteristik Komposisi Kasang Bajundai sebagai sebuah komposisi baru yang berangkat dari Dendang Kasang iringan Tari Benten dengan focus  pendekatan konsep re-interpretasi tradisi. Adapun teknik garap yang digunakan di dalam Komposisi Kasang Bajundai ini yakni seperti: kanon, harmonisasi, coll and respon, dinamik, pengolahan tempo dan pengembangan melodi serta ritme adok. Komposisi Kasang Bajundai ini didukung oleh beberapa intrumen music seperti: adok, suling, vocal, gitar elektrik, akordion, tabla, bass electrik serta drum.Kata Kunci: Komposisi  musik, re-interpretasi tradisi, Dendang Kasang.Abstract: Kasang Bajundai represents escort music in Benten Dance, the property of society Coastal Area Of South, West Sumatra (Minangkabau). The escort music in  Benten Dance takes root from song called Kasang Bajundai. The interesting Phenomena for the writer to formulate in creating arts are: (1) Kasang Bajundai song was tilled its melody, ritem, and idyl, (2) The music composition characteristic of Kasang Bajundai as a new composition (formerly named Kasang Song) become the escort music of Benten Dance through the reinterpretation concept approach  into the tradition. The till technique used like: cannon, harmonisation, coll and respond, dynamics, processing of development and tempo and also adok ritme. The composition of  Kasang Bajundai music supported by music instruments such as: adok , flute, vocal, electrical guitar, accordion, table, bass of electric and also drum.
SIKAP DAN PEMERTAHANAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA INTERNASIONAL BUDI MULIA DUA YOGYAKARTA Sholihah, Rizki Amalia; Suharti, Suharti
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.493 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap dan pemertahanan terhadap bahasa Indonesia pada siswa kelas X kelas internasional dan non-internasional di SMA Budi Mulia Dua. Sikap dan pemertahanan bahasa tersebut ditinjau dari tes menulis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan gabungan antata pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian berdasarkan kuesioner menunjukkan bahwa di kelas X GAC terdapat 9 siswa yang memiliki pemerta-hanan bahasa negatif dan kelas X Asia terdapat 2 siswa yang memiliki pemertahanan yang negatif. Berdasarkan hasil menulis, pada kelas GAC hanya terdapat 1 siswa yang memiliki pemertahanan negatif dan di kelas X Asia terdapat 2 siswa. Kata kunci: bahasa Indonesia, sikap bahasa, pemertahanan bahasa   LANGUAGE ATTITUDE AND MAINTENANCE ON INDONESIAN LANGUAGE CLASS X STUDENTS BUDI MULIA DUA INTERNATIONAL SENIOR HIGH SCHOOL YOGYAKARTA Abstract This study is aimed at understanding language attitude and language maintenance on Indone-sian language to Class X students of international class and non-international class at Budi Mulia Dua Senior High School. The language attitude and language maintenance were viewed from students’s writing test. The result of this research from questionnaire, X Asia there are 2 students who have negative language maintenance, and in Class X GAC, there are 9 students who have negative language maintenance. From writing performance in class X Asia there are 2 students who have negative language maintenance and in Class X GAC, there are 1 students. Key words: Indonesian language, language attitude, language maintenance
PERILAKU HIDUP SEHAT PARA LANSIA KORBAN ERUPSI MERAPI PASCA BENCANA Suharti, Suharti; Nopembri, Soni; Siswantoyo, Siswantoyo
HUMANIORA Vol 17, No 1: April 2012
Publisher : HUMANIORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat perilaku hidup sehat para lansia korban erupsi Merapi pasca bencana di Kecamatan Cangkringan Sleman DIY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan metode survai melalui serangkaian proses pengumpulan data dengan kuesioner. Subjek penelitian ini adalah para lansia korban bencana erupsi Merapi yang berada di Kecamatan Cangkringan Sleman DIY berjumlah 50 orang yang diambil secara insidental. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku hidup sehat para lansia korban erupsi Merapi pasca bencana di Kecamatan Cangkringan termasuk dalam kategori sedang. Hal ini didasarkan pada para lansia yang termasuk kategori tinggi sebanyak 20%, sedang sebanyak 70%, dan buruk sebanyak 10 % serta nilai rata- rata (mean) sebesar 91,92 berada pada rentang 83-101 yaitu kategori sedang
PROFIL PEMANFAATAN HASIL-HASIL PENELITIAN DOSEN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Suharjana, Suharjana; Retnowati, Tri Hartiti; Suharti, Suharti; Atun, Sri
HUMANIORA Vol 18, No 2: Oktober 2013
Publisher : HUMANIORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.757 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penelitian, pemanfaatan hasil-hasil penelitian, upaya yang perlu dilakukan LPPM dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian, luaran/pemanfaatan hasil-hasil penelitian. Populasi penelitian adalah dosen-dosen yang melaksanakan kegiatan penelitian selama kurun waktu 2007-2011. Sampel penelitian diambil secara purposif sampling. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, wawancara, dan angket. Analisa data menggunakan teknik diskriptif. Kesimpulan penelitian ini dapat diketahui jumlah penelitian sebanyak 859 judul. Sumber dana penelitian tersebut berasal dari DP2M dengan skim penelitian Hibah Bersaing, fundamental, Rapid, Stranas, dan DIPA UNY. Profil pemanfaatan hasil penelitian dosen berupa artikel yang diterbitkan dalam jurnal nasional yang belum terakreditasi sebanyak 35 judul, sebagai pemakalah dalam seminar nasional sebanyak 75 judul, seminar internasional sebanyak 21 judul, teknologi tepat guna sebanyak 24 judul, dan buku ajar sebanyak 21 judul. Upaya yang perlu dilakukan LPPM dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian, reviewer penelitian sesuai bidang ilmu; berkompeten, seminar instrumen dan hasil perlu ditingkatkan kualitasnya, peluang penelitian perlu diperbanyak, serta tawaran penelitian tidak hanya melalui website. Upaya yang perlu dilakukan LPPM dalam meningkatkan kualitas luaran/ pemanfaatan hasil-hasil penelitian adalah mengadakan workshop penulisan artikel nasional terakreditasi/internasional, mendorong terbitnya jurnal yang terakreditasi, dan memfasilitasi bantuan pengurusan pendaftaran HKI
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY M MASA HAMIL SAMPAI DENGAN KELUARGA BERENCANA DI BPM MURYATI SST.Keb SUKOREJO PONOROGO Alwan, Ludmila Ifsilanti; Ratnasari, Ririn; Suharti, Suharti
Health Sciences Journal Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Health Sciences Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPregnancy is a period where there is a change in a woman's biological condition accompanied by psychological changes. During the period of pregnancy, childbirth, childbirth, newborns to use contraception, women will experience various health problems. So that a comprehensive midwifery care is needed including five continuous examination activities including pregnancy antenatal care (Antenatal Care), childbirth (Intranatal Care), postnatal care, neonatal care and family planning. The care provided is midwifery care in Continuity Of Care given to TM III pregnant women (34-36 weeks), childbirth, postpartum, newborns and family planning. Care provided includes reviewing, preparing midwifery diagnoses, planning midwifery care, implementing midwifery care, evaluating midwifery care, documenting midwifery care through Continuity Of Care. Antenatal Care midwifery care in Mrs. M aged 41 years G4P20012 was done once at 37 weeks 5 days of gestation which was carried out on February 24, 2018. The results of the examination found that the mother complained of low back pain. This is a reasonable complaint because it is one of the inconveniences of pregnant women in the third trimester. On February 26, 2018 at 00:45 WIB, the mother came to the Muryati SST BPM. Keb because you feel tight and remove mucus and blood. Babies are born normal on February 26, 2018 at 02.05 WIB with a weight of 3500 grams, body length of 50 cm, male gender and no congenital abnormalities. On the visit of the second neonate found the baby had grade 1 jaundice, after the assessment turned out to be a breastfed baby because the position of breastfeeding the mother is not right so it is recommended to the mother to breastfeed her baby as often as possible and teach the mother the correct breastfeeding position. Then on the next visit the yellow color of the baby is gone. Good baby growth and development. Mothers breastfeed their babies exclusively. ASI production was smooth and no problems were found. Mother's condition is also very good. Mother said she had menstruated on March 26, 2018. In Family Planning (KB)services, at first my mother chose to use KB condoms, but after counseling again about family planning, she decided to use IUD KB at post partum on day 72.After the Continuity of Care service for Mrs. M started from the third trimester of pregnancy at 37 weeks 5 days of gestation, labor, BBL, postpartum and family planning were found to be some physiological problems not pathological problems. The hope is that the midwife will maintain the quality of midwifery services according to the midwifery profession standard which is carried out in a Continuity Of Care manner so that early detection of emergencies can be identified and handled properly.Keywords: Continuity Of Care, pregnancy, labor, family planning AbstrakKehamilan merupakan periode dimana terjadi perubahan pada kondisi biologis wanita disertai dengan perubahan psikologis. Selama periode kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir hingga penggunaan kontrasepsi, wanita akan mengalami berbagai masalah kesehatan. Sehingga diperlukan asuhan kebidanan yang komperhensif mencakup lima kegiatan pemeriksaan yang berkesinambungan diantaranya adalah asuhan kebidanan kehamilan (Antenatal Care), persalinan (Intranatal Care), masa nifas (Postnatal Care), bayi baru lahir (Neonatal Care) dan Keluarga Berencana. Asuhan yang diberikan adalah asuhan kebidanan secara Continuity Of Care diberikan pada ibu hamil TM III (34-36 minggu), bersalin, nifas, bayi baru lahir dan KB. Asuhan yang diberikan meliputi pengkajian, menyusun diagnosa kebidanan, merencanakan asuhan kebidanan, pelaksanaaan asuhan kebidanan, melakukan evaluasi asuhan kebidanan, pendokumentasian asuhan kebidanan secara Continuity Of Care. Asuhan kebidanan Antenatal Care pada Ny M usia 41 tahun G4P20012 dilakukan satu kali pada usia kehamilan 37 minggu 5 hari yang dilakukan pada tanggal 24 Februari 2018. Hasil pemeriksaan ditemukan bahwa ibu mengeluh nyeri pinggang. Hal tersebut merupakan keluhan yang wajar karena itu merupakan salah salah satu ketidaknyamanan ibu hamil pada trimester ketiga.  Pada tanggal 26 Februari 2018 pukul 00.45 WIB, ibu datang ke BPM Muryati SST. Keb karena merasakan kenceng-kenceng dan mengeluarkan lendir dan darah. Bayi lahir normal pada tanggal 26 Februari 2018 pukul 02.05 WIB dengan berat 3500 gram, panjang badan 50 cm, jenis kelamin laki laki dan tidak ada kelainan congenital. Pada kunjungan neonatus kedua ditemukan bayi mengalami ikterus derajat 1, setelah dilakukan pengkajian ternyata bayi kurang ASI karena posisi menyusui ibu kurang tepat sehingga dianjurkan kepada ibu untuk menyusui bayinya sesering mungkin serta mengajari ibu posisi menyusui yang benar. Kemudian pada kunjungan selanjutnya warna kuning pada bayi sudah hilang. Pertumbuhan dan perkembangan bayi baik. Ibu menyusui bayinya secara eksklusif. Produksi ASI sudah lancar dan tidak ditemukan masalah.  Kondisi ibu juga sangat baik. Ibu mengatakan sudah menstruasi pada tanggal 26 Maret 2018. Pada pelayanan Keluarga Berencana (KB), pada awalnya ibu memilih menggunakan KB kondom, tetapi setelah dilakukan konseling kembali tentang KB, ibu memutuskan untuk menggunakan KB IUD pada post partum hari ke 72.Setelah dilakukan pelayanan Continuity Of Care pada Ny M yang dimulai dari kehamilan trimester III pada usia kehamilan 37 minggu 5 hari, persalinan, BBL, nifas dan KB ditemukan beberapa masalah yang fisiologis bukan masalah patologis. Harapannya agar bidan tetap menjaga mutu pelayanan kebidanan sesuai standar profesi kebidanan yang dilakukan secara Continuity Of Care sehingga deteksi dini adanya kegawatdaruratan bisa segera teridentifikasi dan tertangani dengan baik.Keywords: Continuity Of Care, kehamilan, persalinan, keluarga berencana
Co-Authors Ade Fitriani, Ade Agus Triyanto Akhmad Sukri, Akhmad Almahdy Almahdy Alwan, Ludmila Ifsilanti Amalia, Rifqi Riva Amirudi, Amirudin Andi Hasniar, Andi Annika Maizeli Anugrah Ricky Wijaya, Anugrah Ricky Apriyani, Nuri Apriyanti, Tri Asih, Findiyani Ernawati Asmarisa, Noni Basri, Zainal Darisman, Eka Kurnia Daryatmo, Daryatmo, J Daryono Daryono, Daryono Dewi, Arum Kusuma Dewi, Indriani Candra Dwi Listyorini, Dwi Endang Budiasih, Endang Faqih, Khoirul Firman Firman Fitriani, Inna Sholicha Fong, Ricky Gusti Wahyuni Harisanti, Bq. Muli Hasyimah, Robiathul Hendri Marhadi Henny Welsa, Henny Hesti Mulyani, Hesti Hutahaean, Reka Tresiana Kalim, Dhea Andriana Koten, Verdiana Somi Kusuma, Cassy Lathif, Yudrik Lathif, Yudrik Latifah Latifah Lucky Herawati Luqmanul Hakim, Luqmanul Mahdyah Nur, Mahdyah Maria Maria Nadya Fulzi Netrawati, I Gusti Ayu Oka Nurrachmawati, Dessy Dwi Nursalam Nursalam Nuzulah, Yuyun Firdausi Parastuti, Widy Ika Pratama, Mayoki Putra, Kurniawan Setia Putra, Kurniawan Setia Rahmi Yosmar Rasuli, M Ratnasari, Ririn Renny Risdawati Riri Wiyanti Retnaningtyas Rita Anugerah Rizki Amalia Sholihah, Rizki Amalia Rohani, Rohani, S. Satria, Aulia Silitonga, Mariyanti Sirait, Elna Ruth Shanaya Siswantoyo Siswantoyo Siti Faridah Siti Partini, Siti Siti Qomariyah Soni Nopembri Sovia, Sovia SRI ATUN Sri Harti Widyastuti Sri Iswanti Sriningsih Sriningsih, Sriningsih Sriyanto Sriyanto Sugiyanto, Suharti Suhadi Ibnu, Suhadi Suharjana Suharjana Surjani Wonorahardjo, Surjani Suryani Suryani Suryanti, Yuli Sutopo Sutopo Sutrisna Wibawa Suwardi Suwardi Suwarjo Suwarjo Syahrilfuddin Syahrilfuddin, Syahrilfuddin Syofia, Ninon Toni Juliano Tri Hartiti Retnowati Ulfayana, Habibah Ulfiani Rahman Wahyuni, Bq. Sri Wahyuni, Wahida Wahyuni, Wahida Wijayayanto, Endri Yahmin Yahmin Yappin, Sonia Yuniati Yuniati Yusfil, Yusfil Yusfil, Yusfil Yusrizal Yusrizal Zainul Ikhwan, Zainul