Agus Suharsono
Jurusan Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Published : 18 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika

ERROR CORRECTIONMODEL PADA VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DI BURSA EFEK SURABAYA

STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan saham sebenarnya merupakan perdagangan biasa sebagaimana jual beli barang di pasar pada umumnya. Adapembeli, penjual, tawar menawar, penyerahan barang dan uang. Hanya saja bedanya bahwa didalam perdagangan sahamini seseorang yang ingin membeli atau menjual saham di bursa efek tidak dapat secara langsung mengadakan transaksi jualbeli tersebut. Untuk melakukan jual beli investor harus melalui perusahaan efek (broker atau pialang) yang juga anggotabursa yang selanjutnya akan bertindak sebagai pembeli atau penjual. Harga saham suatu perusahaan dipengaruhi olehbeberapa faktor dimana interaksi diantara faktor tersebut akan membentuk nilai saham. Salah satu diantara faktor tersebutfaktor fundamental. Faktor fundamental merupakan informasi yang berkaitan dengan kondisi internal perusahaan, industrisejenis, dan prospek usaha.

ERROR CORRECTIONMODEL PADA VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DI BURSA EFEK SURABAYA

STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.111 KB)

Abstract

Perdagangan saham sebenarnya merupakan perdagangan biasa sebagaimana jual beli barang di pasar pada umumnya. Adapembeli, penjual, tawar menawar, penyerahan barang dan uang. Hanya saja bedanya bahwa didalam perdagangan sahamini seseorang yang ingin membeli atau menjual saham di bursa efek tidak dapat secara langsung mengadakan transaksi jualbeli tersebut. Untuk melakukan jual beli investor harus melalui perusahaan efek (broker atau pialang) yang juga anggotabursa yang selanjutnya akan bertindak sebagai pembeli atau penjual. Harga saham suatu perusahaan dipengaruhi olehbeberapa faktor dimana interaksi diantara faktor tersebut akan membentuk nilai saham. Salah satu diantara faktor tersebutfaktor fundamental. Faktor fundamental merupakan informasi yang berkaitan dengan kondisi internal perusahaan, industrisejenis, dan prospek usaha.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh jangka pendek dan jangka panjang volume perdagangan saham diBursa Efek Surabaya dan mengetahui pengaruh faktor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), right issue, kurs dollar dantingkat suku bunga Singapore International Bank Offered Rate (SIBOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatankointegrasi memberikan hasil yang lebih baik dibanding analisis regresi. Hal ini dilihat dari nilai R2 yang tinggi danterpenuhinya asumsi residual yang berimplikasi pengaruh jangka panjang dari peubah penjelasnya dapat diketahui.Sedangkan pada analisis regresi apabila asumsi dipenuhi berimplikasi adanya hubungan jangka panjang.

Pemodelan Persamaan Struktural untuk Loyalitas Konsumen Bank

STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.036 KB)

Abstract

Pemasar saat ini lebih memusatkan perhatian dalam mempertahankan pelanggan yang sudahada, disamping mendapatkan pelanggan baru. Mereka mulai menyadari bahwa pelanggan yangsudah ada merupakan sasaran penjualan yang lebih mudah dan seringkali lebih menguntungkan.,tetapi kepuasan pelanggan tidak cukup lagi menjadikan ukuran loyalitas pelanggan. Untuk itu harusdiperhatikan variabel lain seperti unsur bauran pemasaran, hal ini dalam rangka mempertahankanpelanggan agar tetap loyal. Demikian halnya dengan nasabah Bank, unsur bauran pemasaran yangditeliti meliputi atribut produk, lokasi, dan biaya.Selanjutnya akan ditelusuri unsur mana yang paling berpengaruh terhadap loyalitas nasabah,baik secara langsung maupun secara tidak langsung, yaitu melalui variabel retransactioncommitment, cross selling, dan word of mouth. Untuk mengetahui besarnya pengaruh tersebut,digunakan pemodelan persamaan struktural.Hasil penelitian menunjukkan model struktural adalah sebagai berikut:WOM = 0.003 Produk + 0.13 Lokasi + 0.34 BiayaRetransaction = 0.13 Produk + 0.26 Lokasi + 0.66 BiayaCross selling = 0.13 Produk + 0.321Lokasi + 0.70 BiayaLoyalitas = 0.20 WOM + 0.34 Retransaction + 0.35 Cross sellingSecara keseluruhan model dapat dikatakan masih kurang baik, hal ini ditunjukkan dengannilai Chi-Square yang besar (3,338) dan p value (0.00) lebih kecil dari a = 0,05. Tetapi dalamfenomena ekonomi dapat dijelaskan sebagai berikut bahwa unsur yang harus ditingkatkan adalahkonstruk biaya, karena mempunyai pengaruh paling besar terhadap Cross Selling, yaitu sebesar0.70. Sementara Cross selling adalah variabel antara yang paling berpengaruh terhadap loyalitas,dengan pengaruh sebesar 0.35. Disamping itu konstruk biaya juga mempunyai pengaruh langsungterhadap loyalitas nasabah paling besar dibandingkan dengan konstruk eksogen yang lain.