Articles

JURNALISME SASTRA: LAPORAN PERISTIWA SECARA NARATIF DAN VARIATIF Suhaimi, Suhaimi
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 5 No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.499 KB) | DOI: 10.24090/komunika.v5i2.175

Abstract

Internet as a form of communication technology today, on the onehand has urged members of the press who worked on several major news papers to changeform into smaller, but the number of pages grew thicker with amore slender appearance and full color. It is achallenge for reporters now are required tobe more skilled from their elders in preparing the report journalism.Literary journalism or narrative reporting is news writing made in narra-tiveform of variety of different angles according to the facts and not fiction essay. InIndonesia literary journalism gives a place for journalists to actualize hisbeing. Therefore, it requires a journalist to be able to create a narrative,descriptive or a detailed, lively, contextual, and relevant reports
PENDIDIKAN DALAM PLATFORM POLITIK NURCHOLISH MADJID Suhaimi, Suhaimi
Al-Ulum Vol 14, No 1 (2014): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.752 KB)

Abstract

Tujuan utama pendidikan, menurut Madjid seperti yang tertulis dalam agenda dasar politiknya tentang pendidikan, adalah peningkatan nilai kesucian manusia yang dianugerahi Tuhan. Hal ini sesuai dengan konsep tarbiyah dan fiṭ̣rah yang menjadi kata kunci pendidikan Islam dengan tujuan pembangunan manusia seutuhnya melalui pembinaan watak dan karakternya serta pengembangan ketakwaannya kepada Allah swt. Tulisan ini menggunakan metode penelitian semiotik dan berdasarkan pada paradigma interpretatif serta menggunakan metodologi kualitatif. Analisis teks di sini peneliti lakukan berdasarkan aktivitas membaca kata atau teks sebagai sistem tanda. Dalam pentas sejarah bangsa Indonesia, pendidikan juga telah membangkitkan ide dan gerakan nasionalisme modern, karena itu pendidikan seyogyanya menjadi bentuk inventaris yang bernilai paling strategis dan produktif yang harus diletakkan pada salah satu tingkat paling tinggi dalam skala prioritas pembangunan bangsa dan negara Indonesia/nation building.----------------------- The main purpose of education, according to Madjid as written in his fundamental political agenda about education, is increasing the value of the purity of human being given from God. This is related to the concept of tarbiyah and fitrah as keywords of Islamic education with the goal of fostering the whole person development through character building as well as the development of piety to Allah. This paper employs the semiotic research method and interpretive paradigm and qualitative methodology. This research was based on text analysis by reading text books as sign system. In Indonesian history, education has also raised the idea and the movement of modern nationalism. Therefore, education should be a form of the foremost strategic and productive inventory that should be put on one of the highest levels in the national development priority of Indonesia.
GANGGUAN JIWA DALAM PERSPEKTIF KESEHATAN MENTAL ISLAM Suhaimi, Suhaimi
ANIDA Vol 40, No 1 (2015): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.333 KB)

Abstract

Modernisme telah berhasil mewujudkan kemajuan yang spektakuler, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Di sisi lain, ia telah menampilkan wajah kemanusiaan yang buram berupa kemanusiaan modern sebagai kesengsaraan rohaniah. Modernitas telah menyeret manusia pada kegersangan spiritual. Ekses ini merupakan konsekuensi logis dari paradigma modernisme yang terlalu bersifat materialistik dan mekanistik, dan unsur nilai-nilai normatif yang telah terabaikan. Hingga melahirkan problem-problem kejiwaan yang variatif. Ironisnya, masalah kejiwaan yang dihadapi individu sering mendapat reaksi negatif dari orang-orang yang berada di sekitarnya. Secara singkat lahirnya keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai etiologi gangguan jiwa, di samping karena nilai-nilai tradisi dan budaya yang masih kuat berakar, sehingga gangguan jiwa sering kali dikaitkan oleh kepercayaan masyarakat yang bersangkutan. Oleh karenanya, masih ada sebagian masyarakat yang tidak mau terbuka dengan penjelasan-penjelasan yang lebih ilmiah (rasional dan obyektif) dan memilih untuk mengenyampingkan perawatan medis dan psikiatris terhadap gangguan jiwa. Dalam konsep kesehatan mental Islam, pandangan mengenai stigma gangguan jiwa tidak jauh berbeda dengan pandangan para ahli kesehatan mental pada umumnya. Namun, yang ditekankan di dalam konsep kesehatan mental Islam di sini adalah mengenai stigma gangguan jiwa yang timbul oleh asumsi bahwa gangguan jiwa disebabkan oleh pengaruh kekuatan supranatural dan hal-hal gaib
Pendugaan Umur Simpan Tepung Biji Durian (Durio Zibethinus) Dengan Menggunakan Persamaan Arrhenius Suhaimi, Suhaimi; Ratna, Ratna; Siregar, Kiman
Rona Teknik Pertanian Vol 9, No 1 (2016): Volume 9, No. 1, April 2016
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.747 KB) | DOI: 10.17969/rtp.v9i1.4409

Abstract

Abstrak. Suhu merupakan faktor yang berpengaruh terhadap perubahan mutu tepung biji durian. Oleh karena itu dalam menduga kecepatan penurunan mutu selama penyimpanan faktor suhu harus selalu diperhitungkan. Keadaan suhu penyimpanan tetap dari waktu ke waktu maka penurunan mutu cukup dengan menggunakan persamaan arrhenius. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh larutan natrium metabisulfit (Na2S2O5) dan pengukusan terhadap warna tepung biji durian yang dihasilkan, dan menduga umur simpan tepung biji durian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur simpan tepung biji durian pada suhu 30 0C tanpa perlakuan = 55,70 hari, perlakuan natrium = 61,05 hari, perlakuan pengukusan 10 menit = 53,21, perlakuan pengukusan 20 menit = 61,32 hari dan perlakuan pengukusan 30 menit = 44,07 hari. Pada suhu 35 0C tanpa perlakuan = 51,82 hari, natrium perlakuan = 53,83 hari, perlakuan pengukusan 10 menit = 48,96 hari, perlakuan pengukusan 20 menit = 63,18 hari dan perlakuan pengukusan 30 menit = 42,59 hari. Pada suhu 40 0C tanpa perlakuan = 50.50 hari, perlakuan natrium = 46.23 hari, perlakuan pengukusan 10 menit = 65,80 hari, perlakuan pengukusan 20 menit = 54,86 hari, dan perlakuan pengukusan 30 menit = 39,40 hari. Suhu 55 0C tanpa perlakuan = 19,83 hari, perlakuan natrium = 22,78 hari, perlakuan pengukusan 10 menit = 18,65 hari, perlakuan pengukusan 20 menit = 26,73 hari, dan perlakuan pengukusan 30 menit = 27,14 hari. Dari penelitian ini didapat lima model yaitu K = 291339554,8 e-6443(1/T),K = 114691,3 e-4025(1/T), K = 35596,4 e-3676(1/T), K = 23155,7 e-3570(1/T), K = 211,6 e-2016(1/T).  Estimation Save Life Flour Seeds Durian (Durio zibethinus) Using Arrhenius Equation Abstract. Temperature is a factor affecting the change in the quality of durian seed flour. Therefore the suspect speed deterioration during storage temperature factors should be taken into account. State storage temperature fixed from time to time, the degradation simply by using the Arrhenius equation. The purpose of this study was to determine the effect of sodium metabisulfite (Na2S2O5) and steaming towards color durian seed flour produced, and suspect the shelf life of durian seed flour. The results of this study indicate that the shelf life of durian seed flour at 30 0C without treatment = 55.70 days, sodium treatment = 61.05 days, treatment steaming 10 minutes = 53.21, steaming treatment 20 minutes = 61.32 days and steaming treatment 30 minutes = 44.07 days. At a temperature of 35 0C without treatment = 51.82 days, sodium treatment = 53.83 days, treatment steaming 10 minutes = 48.96 days, treatment steaming 20 minutes = 63.18 days and steaming treatment 30 minutes = 42.59 days. At a temperature of 40 0C = 50,50 days without treatment, treatment of sodium = 46.23 days, treatment steaming 10 minutes = 65,80 days, treatment steaming 20 minutes = 54.86 days, and treatment of steaming 30 minutes = 39.40 days. Temperature 55 0C without treatment = 19.83 days, the treatment of sodium = 22.78 days, treatment steaming 10 minutes = 18.65 days, treatment steaming 20 minutes = 26.73 days, and treatment of steaming 30 minutes = 27.14 days. From this study, obtained five models, namely K = 291339554,8 e-6443(1/T), K = 114691.3 e-4025(1/T), K = 35596.4 e-3676(1/T), K = 23155.7 e-3570(1/T), K = 211.6 e-2016(1/T).
Komunikasi Politik dan Retorika Debat antara Imam Syafii dan Harun al-Rasyid Suhaimi, Suhaimi
Buletin Al-Turas Vol 13, No 2 (2007): Buletin Al-Turas
Publisher : Faculty of Adab and Humanities, Islamic State University Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/al-turas.v13i2.4259

Abstract

Political communication is communication activity that has political influence whether potential or actual to handle the people in conflict. While the political rhetoric defined as two ways communication that each of them realizes to influence the view of each other by reciprocal act.The debate that happened in Baghdad between Harun al-Rasyid Caliph and Imam Syafii who accused coup detat movement in communication context above is juridical, Imam Syafii s rhetoric message isforensic (Judicial) to show that he was success and not guilty.
Pengolahan Air Laut Menggunakan Generator Uap Untuk Menghasilkan Air tawar Lianda, Jefri; Enda, Dadang; Ariadi, Ariadi; Suhaimi, Suhaimi; M, Wira
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.447 KB)

Abstract

The need forfresh waterandcleanis always top priorityin human life. Not least for the people who live around the coast. Small Siak district community and Bukit Batu Bengkalis get clean water tasted salty. This research will be to process sea water into fresh water potable through steam generator. This process utilizes thermal energy to evaporate salt water. The water vaporis then cool edin to water drop let sand collected as are sult of fresh clean water. The clean water produced from the distillation process has a very good level of health when compared with water that comes from processing using chemicals. The quality of water produced by 22ppm (parts per million) using a TDS meter.Keywords: ppm, sea water, steam generators , tds
PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DISERTAI METODE OUTDOOR LEARNING PADA MATERI KELANGSUNGAN HIDUP DI KELAS IX A SMPN 1 SAMALANTAN Suhaimi, Suhaimi; Yokhebed, Yokhebed
Jurnal PMIPA Vol 5, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Jurnal PMIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.493 KB)

Abstract

This research was aimed to improve students learning activities through cooperative learning model with outdoor learning method at viability organisms on IX A Junior Secondary School 01 Samalantan. Subjects in this study 33 students. The research instrument used is the observation sheet and field notes. Results showed that an increase in activity after the students are given cooperative learning model with outdoor learning method. Based on the analysis of data obtained the increased activity of the students at 72,73% after implementation cooperative learning model with outdoor learning method in two cycles of action.Keywords: Students’ activities, cooperative learning, outdoor learning method.
Gangguan Jiwa dalam Perspektif Kesehatan Mental Islam Suhaimi, Suhaimi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.689 KB)

Abstract

Modernisme  telah  berhasil  mewujudkan  kemajuan  yang spektakuler, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Di  sisi  lain,  ia  telah  menampilkan  wajah  kemanusiaan  yang  buram  berupa  kemanusiaan  modern  sebagai  kesengsaraan  rohaniah.  Modernitas  telah  menyeret  manusia  pada  kegersangan  spiritual.  Ekses  ini  merupakan  konsekuensi  logis  dari  paradigma  modernisme  yang  terlalu  bersifat  materialistik  dan  mekanistik,  dan  unsur  nilai-nilai  normatif  yang  telah  terabaikan. Hingga melahirkan problem-problem kejiwaan yang variatif.  Ironisnya,  masalah  kejiwaan  yang  dihadapi  individu  sering  mendapat  reaksi negatif dari orang-orang yang berada di sekitarnya. Secara  singkat  lahirnya  keterbatasan  pemahaman masyarakat mengenai etiologi gangguan jiwa, di samping karena  nilai-nilai tradisi dan budaya yang masih kuat berakar, sehingga gangguan jiwa  sering  kali  dikaitkan  oleh  kepercayaan  masyarakat  yang  bersangkutan.  Oleh  karenanya,  masih  ada  sebagian  masyarakat  yang  tidak  mau  terbuka  dengan  penjelasan-penjelasan  yang  lebih  ilmiah  (rasional  dan  obyektif)  dan  memilih  untuk mengenyampingkan perawatan medis dan psikiatris terhadap gangguan  jiwa. Dalam  konsep  kesehatan  mental  Islam,  pandangan  mengenai  stigma  gangguan  jiwa  tidak  jauh  berbeda  dengan  pandangan  para  ahli  kesehatan  mental pada umumnya. Namun,  yang ditekankan di dalam konsep kesehatan  mental Islam di sini adalah mengenai stigma gangguan jiwa yang timbul oleh  asumsi bahwa gangguan jiwa disebabkan oleh pengaruh kekuatan supranatural  dan hal-hal gaib.
JURNALISME SASTRA: LAPORAN PERISTIWA SECARA NARATIF DAN VARIATIF Suhaimi, Suhaimi
KOMUNIKA Vol 5, No 2 (2011): Juli 2011
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.499 KB)

Abstract

Internet as a form of communication technology today, on the onehand has urged members of the press who worked on several major news papers to changeform into smaller, but the number of pages grew thicker with amore slender appearance and full color. It is achallenge for reporters now are required tobe more skilled from their elders in preparing the report journalism.Literary journalism or narrative reporting is news writing made in narra-tiveform of variety of different angles according to the facts and not fiction essay. InIndonesia literary journalism gives a place for journalists to actualize hisbeing. Therefore, it requires a journalist to be able to create a narrative,descriptive or a detailed, lively, contextual, and relevant reports
Pengaruh Kadar Timbal (Pb) Terhadap Kerapatan Stomata Dan Kandungan Klorofil Pada Glodokan (Polyalthia Longifolia Sonn) Sebagai Peneduh Kota Di Langsa Suhaimi, Suhaimi
Elkawnie Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : State Islamic University of Ar - Raniry, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.394 KB) | DOI: 10.22373/ekw.v3i1.2755

Abstract

Influence levels of lead (Pb) in plants glodokan (Polyalthia longifolia Sonn) against the density of stomata and chlorophyll was strongly influenced by differences in the number of motor vehicles and physical factors contained in Langsa. The purpose of this study is to determine the factors influencing the accumulation of lead (Pb) in the three streets in the city this Langsa. This research implemented in March 2014, analyzed at the Center for Research and Standard, tissue culture USU (Universitas Sumatera Utara) Medan. The research location is determined by using the method Purpasive Radom Sampling at the third street, namely: Jalan A. Yani, Jalan Sudirman and Jalan Medan B.Aceh. On the road A. Yani biggest influence is a motorcycle with a number of 4384 units, with the accumulation of lead (Pb)