p-Index From 2014 - 2019
10.759
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Jurnal Sain Veteriner Journal Hukum Khaira Ummah Jurnal Pendidikan Vokasi Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan COPE ISTORIA INOTEK Pythagoras Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Agripet STIFAR - Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Caraka Tani - Agriculture Science Journal Jurnal Penelitian Pendidikan JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Komputer Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Prosiding Semnastek Jurnal Agritech Jurnal Ilmiah Fakultas Farmasi Unwahas Semarang Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Kesehatan Pharmauho Educational Management REiD (Research and Evaluation in Education) Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology Indikator: Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Majalah Farmaseutik Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Home Economics Journal Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Widyaparwa (Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan) JURNAL PANGAN Scripta Biologica Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Portal: Jurnal Teknik Sipil Jurnal Mutu Pangan (Indonesian Journal of Food Quality) Jurnal Cendekia Eksakta
Articles

MEMOTIVASI SISWA BELAJAR GEOMETRI DENGAN LINGKARAN TITIK SEMBILAN Sugiyono, Sugiyono
PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2: Desember 2007
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Sudah tidak asing lagi jika ada siswa SMP atau SMA yang tidak senang  pada pelajaran matematika khususnya Geometri. Hal tersebut mungkin karena mereka belum terbiasa menggeluti atau belajar lebih dalam tentang Geometri Apabila mereka sudah terbiasa belajar atau menekuni lebih dalam tentang geometri ini dimungkinkan mereka justru akan memandang geometri  adalah sangat menyenangkan dan terasa indah sekali . Oleh karena itu di sini akan ditunjukkan salah satu keindahan dari geometri yaitu  adanya lingkaran titik sembilan. Diharapkan dengan  melihat keindahannya  siswa akan senang pada Geometri khususnya dan Matematika pada umumnya.             Lingkaran ttitik sembilan yang juga disebut lingkaran Feuerbach adalah lingkaran yang melalui  9 titik titik istimewa dalam suatu segitiga. Keindahan lingkaran itu tampak antara lain dari buktinya yang  menggunakan banyak  konsep dan sifat-sifat dalam geometri . Selain itu. Titik-titik istimewa dalam segitiga itu tidak terlalu banyak, tetapi 9 diantaranya terletak pada lingkaran ini, adalah suatu  hal  yang sangat istimewa. Secara visual, lingkaran titik sembilan dapat ditunjukkan dengan menggunakan  perangkat  jangka dan penggaris. Saat ini  jangka dan penggaris sebagai alat melukis di papan tulis hitam (blackbord) sudah  jarang dilakukan di sekolah. Hal ini disebabkan antara lain  1) Black board dan kapur  diganti dengan white board  dan spidol  yang licin dan sulit digunakan untuk melukis . 2) Guru tidak berminat memberikan materi lukisan pada siswanya karena pada ujian akhir nasional, lukisan tidak pernah keluar. 3). Banyak guru SMP/SMA yang tidak dapat  melukis menggunakan jangka dan penggaris ini, sekalipun hanya lukisan-lukisan dasar.           Salah satu alternatif agar visualisasi dapat terwujud sehingga memudahkan siswa memahami konsep tanpa menggunakan jangka dan penggaris serta siswa tertarik melakukan , adalah melukis/menggambar dan menunjukkan sifat-sifat  dalam geometri adalah dengan menggunakan komputer  program CABRI.Kata Kunci : Lingkaran Titik Sembilan, Geometri, CABRI.
STUDI MORFOLOGI DAN ANALISIS KORELASI ANTAR KARAKTER KOMPONEN HASIL TANAMAN SEREH WANGI (Cymbopogon sp.) DALAM UPAYA PERBAIKAN PRODUKSI MINYAK Djoar, Djati Waluyo; Sahari, Panut; Sugiyono, Sugiyono
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 27, No 1 (2012): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v27i1.14346

Abstract

Study Morphology and Correlation Analysis Inter ComponenYield Caracter of Citronella (Cymbopogon citratus). Lemongrass isfamiliar in Indonesia as a cooking ingredient known as Lemongrass (Cymbopogon citratus). Citronella considered as a rare plant that most peopledo not recognize yet. There are two species of Citronella are known Citronella Lenabatu (Cymbopogon nardus) and Citronella Mahapengiri (Cymbopogon winterianus) which is an essential oil taken as a raw material tomake medicine and perfume. This research was conducted in BKPH Southern Lawu, RPH Watu kempul and consortium village of Sendang, district Jatipuro, Wonogiri on December 2010. The purpose of this research are to find morphology characteristic, yield of essential oil and the variety level of Citronella, that all used as the selection foundation to get a bit of blood. This research uses 30 samples/accessions based on Random Proportions. Observation is conducted on the characteristic of morphology and yield of essential oil, variety level is implemented based on the Cluster analysis with average linkage method. The results show that 24,90% variety of Citronella in the area is not too varied. This variation can be seen from the morphological characteristic, and the differences of yield of essential oil produced.Accessions 26 and accessions 24 have highest oil yield with 1.421% and1.25%. The two samples have similar in the morphology, which they have similar red to purple leaf color, similar in the minimum number of plants inone clump (50-100) and the tall of plant that not too high (150 cm-200 cm).Components of plant cintronella fragrant hat could be use as selection criteria including of low plant hight, shorter of leaf size, number of plants per hill slightly and Shorter of stem length.
STUDI MORFOLOGI DAN ANALISIS KORELASI ANTAR KARAKTER KOMPONEN HASIL TANAMAN SEREH WANGI (Cymbopogon sp.) DALAM UPAYA PERBAIKAN PRODUKSI MINYAK Djoar, Djati Waluyo; Sahari, Panut; Sugiyono, Sugiyono
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi   Morfologi   dan   Analisis   Korelasi   Antar   Karakter Komponen Hasil Tanaman Sereh Wangi (Cymbopogon sp.) dalam Upaya Perbaikan   Produksi   Minyak.   Sereh   cukup   dikenal   oleh   masyarakat Indonesia sebagai bumbu masak, yaitu sereh dapur (Cymbopogon citratus). Sereh wangi termasuk tanaman dengan kriteria langka dan belum banyak masyarakat mengenalnya, terdapat dua spesies yang sudah diketahui yaitu sereh wangi Lenabatu (Cymbopogon nardus) dan sereh wangi Mahapengiri (Cymbopogon winterianus) yang khusus diambil minyak atsirinya sebagai bahan  baku  parfum  dan  obat.  Penelitian  ini  dilaksanakan  pada  bulan Desember  2010  sampai  Februari  2011  di  BKPH  Lawu  Selatan  RPH Watukempul dan Konsorsium Desa    Sendang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten  Wonogiri.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  karakter morfologi,  rendemen  minyak  atsiri  dan  tingkat  keragaman  sereh  wangi, digunakan   sebagai   landasan   seleksi   untuk   mendapatkan   bibit   unggul. Penelitian  ini  menggunakan  30  sampel/aksesi,  ditentukan  secara  Random Proporsional. Pengamatan dilakukan pada karakter morfologi dan rendemen minyak  atsiri,  tingkat  keragaman  ditentukan  dari  analisis  Cluster  dengan metode average linkage (pautan rataan) dan keeratan hubungan antara sifat komponen hasil dengan rendemen minyak dilakukan analisis korelasi.. Dari hasil  penelitian  didapat  keragaman  sereh  wangi  sebesar  24,90  %  yan Keragaman tersebut terlihat dari sifat morfologi, dan perbedaan rendemen minyak yang dihasilkan. Aksesi 26 dan aksesi 24 memiliki rendemen minyak tertinggi yaitu 1,421 % dan 1,25 %. Kedua aksesi ini memiliki persamaan dari segi morfologi yaitu warna pelepah daun merah keunguan, memiliki jumlah tanaman per rumpun   sedikit antara (50-100) dan memiliki tinggi tanaman tidak terlalu tinggi (antara 150-200 cm).Sifat tinggi tanaman, jumlah tanaman per  rumpun  dan  panjang  daun  memiliki  hubungan  negatip  sangat  nyata, sedangkan sifat panjang pelepah memiliki hubungan nyata dengan rendemen minyak atsiri sehingga dapat digunakan sebagai kriteria seleksi dalam upaya peningkatan hasil minyak.
Pengaruh Pembinaan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, dan Pengalaman Diklat terhadap Kinerja Guru dalam Pembelajaran Bahasa Madura di SDN Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura Sugiyono, Sugiyono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembinaan kepala sekolah, motivasi kerja, dan pengalaman diklat guru secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura di SD Negeri Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif ekplanatoris. Populasi penelitian adalah seluruh guru bahasa Madura di SDN se Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura sebanyak 164 orang. Sampel diambil sebanyak 113 orang. Sampel ditentukan dengan cara proportional random sampling. Data primer dikumpulkan dengan invented berskala Likert Analisis data dilakukan dengan regresi berganda dan korelasi parsiaL Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara deskriprif pembinaan kepala sekolah terhadap guru menurut persepsi guru tergolong baik, demikian juga motivasi kerjanya. Pengalaman diklat juga tergolong baik. Kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura juga tergolong baik. (2) Secara bersama-sama pembinaan kepala sekolah, motivasi kerja, dan pengalaman diklat berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura di SDN. (F = 347.0546; R2 = .905; df = 3:109; p < .05). Sumbangan efektimya terhadap kinerja guru sebesar 90.5%. Secara parsial pembinaan kepala sekolah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .236; t = 2.543; p < .05). Sumbangan efektimya 23.6%. Motivasi kerja guru juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .456; t = 5.355; p < .05). Sumbangan efektif 45.6%. Pengalaman diklat juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .521; t = 6.381; p < .05). Sumbangan efektif 52.1%. Kata kunci: kinerja guru bahasa madura.
Sang Buta Mencari Cahaya (Studi Mobilitas Para Penyandang Cacat) Rudijati, Sari; Sugiyono, Sugiyono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 5 (2002)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis gejala-gejala yang menentukan mobilitas penyandang tunanetra. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan metode fenomenologis naturalistik dan desain studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan teknik pengamatan berperanserta, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang relevan dengan mobilitas para penyandang tunanetra. Temuan penelitian ini adalah: pada awal hidup mereka penyandang tunanetra sulit menerima kenyataan sebagai penyandang tunanetra; akhirnya para penyandang tunanetra dapat menemukan jati diri mereka. Penemuan jati diri dapat membentuk sikap positif penyandang tunanetra terhadap hidup dan lingkungannya. Sikap keluarga yang over protective dapat mengganggu mobilitas penyandang tunanetra. Sikap masyarakat yang melecehkan dan diskriminatif menghambat mobilitas penyandang tunanetra Penguasaan teknik-teknik penggunaan dria nonvisual, mobilitas, dan peralatan dilakukan penyandang tunanetra dengan berlatih/belajar, dan telah mendukung aksesibilitas dan mobilitas mereka; aksesibilitas lingkungan phisik akan berpengaruh terhadap mobilitas para penyandang tunanetra. Para Penyandang tunanetra temyata memiliki mobilitas yang tinggi dalam mengubah nasib, status dan kualitas hidup mereka. Kata Kunci: sang buta, mencari cahaya
MANAJEMEN KELAS YANG EFEKTIF: PENELITIAN DI TIGA SEKOLAH MENENGAH ATAS Arfani, Junita W.; Sugiyono, Sugiyono
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian manajemen kelas 9 guru di tiga sekolah menengah atas di Yogyakarta dengan tujuan mengetahui pemahaman teoretik, manajemen kelas yang efektif dan pelaksanaannya, upaya serta hambatan yang dihadapi para guru tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil studi menunjukkan pemahaman teoretik para guru didominasi oleh perspektif Skinnerian. Keefektifan manajemen kelas diukur dengan standar yang ditetapkan oleh guru, partisipasi siswa menjadi minimal. Perspektif  Rogerian tampak dijalankan dan mendukung keefektifan kelas, namun tidak terlalu mendominasi. Manajemen kelas yang efektif dicapai apabila tiga unsur substantif -pengelolaan perilaku, lingkungan dan pengelolaan kurikulum dan instruksional- dijalankan dengan baik. Pengelolaan perilaku dan lingkungan lebih berperan penting ketimbang pengelolaan kurikulum dan instruksional. Upaya yang dilakukan para guru adalah penggunaan bahasa non-verbal, membangun hubungan personal dengan siswa, mengembangkan hubungan melalui media sosial dan mengubah lay out kelas. Penggunaan multi media menjadi faktor penghambat keefektifan  manajemen kelas.Kata kunci: manajemen kelas yang efektif, perspektif Rogerian, pemahaman teoretik guru, pengelolaan perilaku dan lingkungan
UJI PERBEDAAN MEDIA DAN KONSENTRASI BAP TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS PISANG RAJA SECARA KULTUR IN VITRO Prayoga, Lucky; Sugiyono, Sugiyono
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 12, No 2 (2010): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v12i2.990

Abstract

A research with aims of obtaining which better between MS and Gamborg (B5) as the media in raja banana in vitro culture and knowing how much BAP needed in order to gain a most optimal growth of raja banana in in vitro culture. The research has been done in Plant Physiology Laboratory Biology Faculty General Soedirman University from April up to July 2010. Completely Randomized Design has been used with split plot design. As the main plot were media; i.e. MS media (M1) and Gamborg (B5) media (M2). As the sub plot were BAP concentration (K); consist of K0: 0 2M, K1: 5 2M, K2: 10 2M, K3: 15 2M, K4: 20 2M and K5: 25 2M. Each treatment repeated three times and each repeating treatments consist of three sub-samples. It could be concluded from the result that raja banana in vitro culture might be done in MS or Gamborg (B5) media. The best concentration of BAP in stimulating the forming and the growth of raja banana shoots in in vitro culture was 15 2M. Key words : BAP, Gamborg (B5) medium, MS medium, Raja banana shoot raja
PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA PENADAHAN DI PENGADILAN NEGERI SEMARANG Sugiyono, Sugiyono; Ma’ruf, Umar
Jurnal Hukum Khaira Ummah Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Jurnal Hukum Khaira Ummah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evil is an eternal problem, as long as humans inhabit this earth. One of the crimes that appear in the community of criminal acts of offense . The issues raised in this research are (1) How is the handling of criminal case of offense in Semarang District Court (2) How Judge Consideration Criminal in Case of offense Criminal Decision Number 754 / Pid / B / 2013 / PN Smg. The method used in this research is sociological juridical, The sociological juridical method is an approach that aims to describe a fact that is in the field based on legal principles and legislation. The research finding that (1) case handling Number: 754 / Pid / B / 2013 / PN Smg is correct based on examination process of witness testimony, defendants statement and evidence proven in court (2) Judge Consideration of Criminal in Case of offense Criminal has been in accordance with Article 183 Criminal Procedure Code on the basis of decision and Article 184 Criminal Procedure Code as well as reinforced by Judges conviction. Keywords : Criminal offense, Article 480
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS SEBAGAI BORON PADA GENDAR YANG DIPRODUKSI OLEH INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DAERAH AMBARAWA sugiyono, sugiyono; musinah, siti; rukhanah, rukhanah
e-Publikasi Ilmiah Fakultas Farmasi Unwahas Semarang JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 6 NO. 1 JUNI 2009
Publisher : e-Publikasi Ilmiah Fakultas Farmasi Unwahas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTGendar is a type of food produced by adding bleng, which is a chemical compound containing borax asboros. This research was intended to find out (1) the borax contents in the gendar taken from Ambarawa areas and(2) whether there were significant differences in borax levels contained in fresh gendar, dry gendar, gendar fried infresh vegetable oil and gendar fried in used vegetable oil.This was a non-experimental research with the data analyzed descriptively and analytically. The variablesmeasured were borax levels, acting is boros, contained in fresh gendar, dry gendar, gendar fried in fresh vegetableoil and gendar fried in used vegetable oil. The samples for this research were taken randomly from three householdindustried of gendar in Ambarawa areas. The contents of borax were measured using spectrophotometri UV-Vis.The analyses on the borax content in the four types of gendars (fresh gendar, dry gendar, gendar fried in freshvegetable oil and gendar fried in used vegetable oil) used Kruskall-Wallis non-parametric statistical tests followedby Mann-Whitney tests.The analyses showed that all of the four types of gendars really contained borax, as boros, but in diffirentlevels among the diffirent gendars borax contents in the four different gendars taken from Bandungan andSumowono had significant values 0,182 and 0,643 respectively (P > 0,05), contents in the four different gendarstaken from Ambarawa areas also had a significant value of 0,004 (P < 0,05), meaning also that there werestatistically significant differences in the borax contents.Keywords : Borax, Gendar, Spectrophotometri UV-Vis.
PENGARUH VARIASI KADAR AMILUM GARUT (Maranta arundinaceae Linn) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA TABLET PARASETAMOL Sugiyono, Sugiyono; Murdiyani, Pipit; Windriyati, Yulias Ninik
e-Publikasi Ilmiah Fakultas Farmasi Unwahas Semarang Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.9 No.2 Desember 2012
Publisher : e-Publikasi Ilmiah Fakultas Farmasi Unwahas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Starch had a characteristic that could be used as a binder. Arrowroot starch containing amylose and amylopectin which could be used as a binder. Paracetamol had the flow properties and compactibility badly, it was necessary to make granules by wet granulation method (Voigt, 1984). This study aimed to determine the influence of variations in levels of arrowroot starch as a binder to the physical and chemical properties of paracetamol tablets. This research was conducted by mixing paracetamol with mucilago amylum arrowroot (FI: 5%, FII: 7.5%, FIII: 10%, FIV: 12.5%, and FV: 15%) and were given lactose, sifted, and dried. Granules sifted back, plus primogel and magnesium stearate. Mixed granules tested flow rate, rupose angle and tapping index . The granules was then into tablet and then their physical properties were observed, including weight uniformity, hardness, brittleness, and dissolving time.The active substance content was decided based on Farmakope Indonesia Edisi III. The data gathered were then analyzed theoretically by comparing then against what were stated in the literature and statistic cally tested by using one way ANAVA with a confidence degree of 95%, which was then furthered by using the Tuckey test. The result that the starch contained in the arrowroot could be used as a paracetamol tablet binder. Tablets of all formulas met the requirements of a good tablet physical properties. Hardness and tablet disintegration time increased with increasing levels of arrowroot starch as binder, while the fragility of the tablet decreased. Key words: arrowroot amylum, binder, Tablet parasetamol
Co-Authors Abdul Rohman Adi Palguna, I Gusti Putu Adil Basuki Ahza Adnan Engelen, Adnan Afipuddien, Afipuddien Akhmad Jazuli Ali Husni Antoni, Juli Aris Budiyono Asbar, ramlan Asmayani Salimi Assadad, Luthfi Asterini, Windi Asterini, Windi Atik Wulandari, Atik Atmini Dhoruri Aulana, Lena Nur Bambang Hariyanto Bambang Haryanto Bambang Sutrisno Bambang Sutrisno, Bambang Sutrisno Buana, Setiadi Wira Budi Santosa Bustanul Arifin Charles Rangga Tabbu Charles Rangga Tabbu, Charles Rangga Tabbu Charles Rangga Tabbu Dede Robiatul Adawiyah Dedi Budiman Hakim Devi Nisa Hidayati Djati Waluyo Djoar Djemari Mardapi Dwi Ariyani Dwi Lestari Eko Hari Purnomo Ekowati Chasanah ELLY PROKLAMASININGSIH Elvira Syamsir Eminugroho Ratna Sari Endah Retnowati, Endah Endang Mulyatiningsih Endang Prangdimurti Endang Uliyanti Erizal Erizal Estu Nugroho Farida Ariyani Feri Kusnandar Fithriani, Diini Fitriani Fitriani Haniah, Asri Arifatul Hari Eko Irianto Hartono, Yulianto HEDI INDRA JANUAR Hernani, Mart Yulis Hernani, Yulis Hilda Shofia Afriliana Hoerudin Hoerudin I Gusti Putu Suryadarma, I Gusti Putu Iftitah, Aqib Ossa Eldurr Irawan Sukma, Irawan Joelijani, Wiwiek Joelijani, Wiwik Joko Hermanianto Jovita Tri Murtini Julini, Harlin Junita W. Arfani Kamal, Syofyan Kamsinah Kamsinah Kaswari Kaswari Khoirul Qudsiyah Koehuan, Verdy A Komariyatun, Siti Kurniadi, Dodi Ardi Kurniasih Kurniasih Lia Yuliana Lies Sunarliawati, Lies Lucky Prayoga M. Agphin Ramadhan, M. Agphin M.Fatchur Rochman, M.Fatchur maria faizatul, maria Masrukan Masrukan Mohammad Zainal Abidin mufrod mufrod Muhammad Sopiyana, Muhammad Muljanah, Ijah Mulyanto Widodo Munarko, Hadi Nanang Hunaifi, Nanang Narawati, Etrya Naya, Rudsyah Ninoek Indriati Noor, Mohammad Novianti, Wina Kyky Novita Hindratiningrum Nur Wulandari Nuryadin, Egi Panut Sahari Pardjono Pardjono Perwitosari, Dyah Pipit Murdiyani Pradana, Akbar Pratama, Adinda RN Priyatna, Fatriyandi Nur Putu Adi Palguna, I Gusti Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi Ramadhan, Taufan Ricky Firmansyah, Ricky Rina Oktaviani Rini Susilowati, Rini Riszal, A. Rizqie Auliana Rodiah Nurbaya Sari, Rodiah Nurbaya Rokhani Hasbullah Rosnita Rosnita rukhanah rukhanah Saadudin, Edi Samsul Kamal Sari Rudijati Satria, Adri Okto Satyagraha, Hoerip setiavani, gusti Sitarina Widyarini Sitarina Widyarini, Sitarina Widyarini Siti Hamidah Siti Musinah Siti Samiyarsih Slamet Budijanto Sri Amini Sri Darnoto Subarna Subarna Sukmawaty, Wahyu Eka Susilo, Nurman Sutriati Purwanti, Sutriati Suyatma, Nugraha Edi Tahmid Sabri Tazwir Tazwir Thamrin Wikanta Tjahja Muhandri Triani Hardiyati Umar Ma’ruf, Umar Veni Indrawati Wahyu Hardyanto Widhi Astuti Widyasari, Hangesti Emi Wisnu Sasangka Yayuk, Sri Yuli Purwandari Kristianingrum, Yuli Purwandari Yulias Ninik Windriati Yulias Ninik Windriyati yulias ninik, yulias Yuni Primandini Yuny Erwanto