Articles

KARAKTERISTIK PETANI TEBU DI DESA NEGARA TULANG BAWANG KECAMATAN BUNGA MAYANG Sari, Dwi Agus; Sugiyanta, I Gede; Sri Utami, Rahma Kurnia
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The researchaims to investigate the characteristics of sugarcane farmers in Negara Tulang Bawang village to study of land area, land tenure, agricultural capital, crop production of sugar cane, rendemen, sugar cane farmers income, and poor farmers criteria. The method used was a descriptive study. The study population was 49 families and is used as a sample of the entire population. Collecting data using questionnaires, documentation,and interviews. Analysis of data using requency distribution.The results showed that: 79,59% sugar cane farmers have nottoowide land area;59,18% of sugarcane farmers who have their own arable land;63,27% of sugarcane growers using small capital;57,14% lower sugarcane crop production farmers;partly large yield of sugarcane farmers is low at 95,92%;65,31% sugar cane farmers have little income;and 55,10% of sugarcane is a poor farmer.Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani tebu di Desa Negara Tulang Bawang dengan kajian luas lahan garapan, status kepemilikan lahan, modal pertanian, produksi tanamn tebu, rendemen, pendapatan petani dan kriteria kemiskinan petani. Metodeyang digunakan adalah penelitian deskriptif.  Populasi penelitian adalah 49 KK dan semua populasi tersebut dijadikan sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: 79,59% petanitebu memiliki luas lahan garapan sedang; 59,18% petani tebu yang memiliki lahan garapan sendiri; 63,27%  petani tebu menggunakan modal kecil; 57,14% petaniproduksi tanaman tebunya rendah; sebagian besar rendemen petani tebu rendah yakni 95,92%; 65,31% petani tebu memiliki pendapatan kecil; dan 55,10% tebu merupakan petani miskin.Kata kunci: karakteristik, petani, tebu   
DESKRIPSI PETANI KEBUN KARET DI DESA MENANGA JAYA KECAMATAN BANJIT Rosa Kenamon, Mutiara Seftia; Sugiyanta, I Gede; Sudarmi, Sudarmi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe rubber groves farmers in the village of Menanga Jaya Subdistrict Banjit Lampung Regency Way Kanan by 2014. This research is using descriptive methods. The population in this research is as much as 503 people and samples taken by 50 people rubber plantation farmers. Data collection technique with techniques of observation, interviews and documentation. Data analysis technique with table percentage. This research result indicates that: (1) 72% total of  respondents have medium land area. (2) 90% total of respondents knowledge of informal education (personal, experience, other farmers, family). (3) 86% total of  respondents cost of production Rp.3.500.000 per hectare. (4) 72% total of respondents result 2.300kg production per hectare. (5) 62% total of respondents marketing production to middlemen. (6) 72% total of respondents having income ≥Rp.7.700.000 per hectare.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan petani kebun karet di Desa Menanga Jaya Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 503 orang dan sampel diambil sebesar 50 orang petani kebun karet. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data dengan table persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:(1)Sebanyak 72% responden memiliki luas lahan sedang. (2) Sebanyak 90% responden pengetahuan dari pendidikan informal (pengalaman pribadi, petani lain, keluarga). (3) Sebanyak 86% responden mengeluarkan biaya produksi <Rp3.500.000 per hektar. (4) Sebanyak 72% responden hasil produksi <2.300kg per hektar. (5) Sebanyak 62% responden pemasaran produksi ke pedagang pengumpul. (6) Sebanyak 72% responden memiliki pendapatan ≥Rp.7.700.000 per hektar.Kata kunci : kebun karet, menanga jaya, petani.
TINJAUAN GEOGRAFIS LOKASI PASAR BANDAR AGUNG DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN TERUSAN NUNYAI Nurjannah, Ummah; Sugiyanta, I Gede; Zulkarnain, Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to investigate the location of the Pasar Bandar Agung Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. Point of the study : the relative location , local topography , population , and accessibility. The method used is descriptive. Data collections are by observation , questionnaires and documentation . Data were analyzed using descriptive analysis . The results of the study : 1 ) The relative location does not support the existence of the market . 2 ) The relatively flat topography of the market to support the existence of the Pasar Bandar Agung 3 ) The small number of residents do not support the existence of the market due to low purchasing power . 4 ) Accessibility has much mileage , it takes a long time , the cost is not small .Penelitian bertujuan mengkaji tentang lokasi Pasar Bandar Agung Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. Titik kajian: lokasi relatif, keadaan topografi daerah, jumlah penduduk, dan aksesiibilitas. Metode yang digunakan deskripsi. Pengumpulan data dengan teknik observasi, kuisioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian: 1) Lokasi relatif tidak mendukung keberadaan pasar. 2) Topografi yg relatif datar mendukung keberadaan Pasar Bandar Agung 3) Sedikitnya jumlah penduduk tidak mendukung keberadaan pasar karena memiliki daya beli yang rendah. 4) Aksesibilitas memiliki jarak tempuh jauh, waktu yang dibutuhkan lama, biaya yang dikeluarkan tidak sedikit.Kata kunci: jarak, lokasi, topografi.
KARAKTERISTIK KEPALA KELUARGA ANAK PUTUS SEKOLAH PADA TINGKAT SMA Irawan, Adi; Sugiyanta, I Gede; Miswar, Dedy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed to analyze about  characteristicsof family head of drop out students at senior high school level at Harapan Mukti Village sub-district Tanjung Raya regency Mesuji.Pressure point studies on socio-economic situation of parents. The method used is descriptive, the population in this study amounted to 49 respondents. Collecting data is using questionnaires techniques, interviews, and documentation. Analysis of the data by using a simple table as a percentage of the basic interpretation and description of a research report. The results showed that the level of education of parents whose children drop out of school (respondents); (1) A total of 21 people (42.85%) to pass the elementary school education, (2) A total of 17 people (34.69%) educated to graduate junior high school, (3) A total of five people (10.2%) educated to graduate high school and (4) A total of 6 people (12.26%) No School.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang karakteristik kepala keluarga anak yang putus sekolah di tingkat SMA di Desa Harapan Mukti Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji. Titik tekan kajiannya pada keadaan sosial ekonomi orang tua. Metode yang digunakan adalah deskriptif,  populasi dalam penelitian ini berjumlah 49 responden. Pengumpulan data menggunakan tekhnik kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik tabel presentase sederhana sebagai dasar interprestasi dan deskripsi pembuatan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua yang anaknya putus sekolah (responden); (1) Sebanyak 21 orang (42,85%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Dasar, (2) Sebanyak 17 orang (34,69%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Pertama, (3) Sebanyak 5 orang (10,2%) berpendidikan sampai lulus Sekolah Menengah Atas dan (4) Sebanyak 6 orang (12,26%) Tidak Sekolah.Kata kunci : anak putus sekolah, karakteristik, keluarga.   
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP OBJEK WISATA TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Riskawati, Wayan Juana; Sugiyanta, I Gede; Zulkarnain, Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to find out the information about tourists’ perception regarding Tourist Attraction of Parks Pubakala Pugung Raharjo in Pugung Raharjo village in Sekampung Udik district, East Lampung year 2015, with the study of accessibility , attraction , facilities , infrastructure , security , promotion and information.  This research used survey method.  The method that was used to determine the sample was quota sampling, with 50 respondents. The data collecting technique used were questionnaire, observation, and documentation. The technique that was implemented in analyzing the data was percentage’s analysis. The result of this research shawed  that most of the tourists have not good enough perception to Tourist Attraction of Parks Pubakala Pugung Raharjo district East Lampung year 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai persepsi wisatawan terhadap Objek Wisata Taman Purbakala Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur Tahun 2015, dengan kajian aksesibilitas, daya tarik, fasilitas, infrastruktur, keamanan, promosi dan  informasi.  Penelitian ini menggunakan metode survai. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah quota sampling  sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar wisatawan mempunyai persepsi kurang baik terhadap Objek Wisata Taman Purbakala Pugung Raharjo Kabupaten Lampung Timur Tahun 2015.Kata kunci: objek wisata, taman purbakala pugung raharjo, persepsi.
ANALISIS DAERAH RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN WAY KRUI TAHUN 2015 W, Catur Pangestu; Sugiyanta, I Gede; Rosana, Rosana
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to understand the characteristics of areas prone to landslide based on a map prone landslide in kecamatan way krui year 2014.The map classified according to an area prone area so as to produce a as a region less prone to erosion, b area prone to erosion, area c less prone, d area prone area landslide and e very vulnerable to landslide.This research using methods overlay.Objects in namely research map landslide in the form of parameters slope slope, dungeon land rainfall, a type of soil and settlement.The subject in research namely areas prone to landslide in kecamatan way krui coastal districts west.The results of research area a less prone, b prone area, area c less prone, d prone area and the area e very prone and in recommend to local conservation.The analysis that got that parameter dominant in way krui sub-district is settlement. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik daerah rawan longsor berdasarkan Peta Rawan Longsor di Kecamatan Way Krui tahun 2014. Peta tersebut digolongkan menurut area rawan sehingga menghasilkan area A sebagai daerah yang kurang rawan longsor, area B rawan longsor, area C kurang rawan, area D rawan longsor dan area E sangat rawan terhadap longsor. Penelitian ini menggunakan metode overlay. Objek dalam penelitian yaitu peta parameter longsor berupa kemiringan lereng, tutupan lahan, curah hujan, jenis tanah dan permukiman. Subjek dalam penelitian yaitu daerah rawan longsor di Kecamatan Way Krui Kabupaten Pesisir Barat. Hasil penelitian area A kurang rawan, area B rawan, area C kurang rawan, Area D rawan dan area E sangat rawan dan di sarankan untuk daerah konservasi. Analisis yang didapatkan bahwa parameter yang dominan di Kecamatan Way Krui adalah permukimanKata kunci: daerah rawan longsor, overlay, parameter longsor.
PENILAIAN POTENSI TAMAN WISATA WIRA GARDEN KELURAHAN BATU PUTUK TAHUN 2014 Astuti, Bety Tri; Sugiyanta, I Gede; Nugraheni, Irma Lusi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the potential that has been developed and determine the category of potential Wira Garden Park. This study used a descriptive method. The object of this research is the assessment of the potential of Wira Garden Park. Data collection is done by way of documentation, observation, and interviews. Analysis of the data used is scoring. The results in this study: (1) The potential that has been developed in Wira Garden Park is made in the form of a potential park. (2) Wira Garden Park was included in the category of potential being to the criteria in view of the attraction is less attractive, available facilities such as; MCK, places of worship, park, playground and rest, cafetaria, but not all can be used, accessibility to the location of attractions is quite difficult and there is a damaged roads, travel concierge services less friendly, tourist attractions less and less attractive, eye souvenirs are sold less diverse even non-existent.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi yang sudah dikembangkan dan mengetahui kategori potensi Taman Wisata Wira Garden. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah penilaian potensi Taman Wisata Wira Garden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah skoring. Hasil dalam penelitian ini: (1) Potensi yang sudah dikembangkan di Taman Wisata Wira Garden adalah potensi buatan berupa taman. (2) Taman Wisata Wira Garden termasuk dalam kategori potensi sedang dengan kriteria pemandangan di objek wisata kurang menarik, tersedia sarana seperti; MCK, tempat ibadah, tempat parkir, tempat bermain dan istirahat, kantin, namun tidak semua fasilitas dapat digunakan, aksesibilitas menuju objek wisata cukup sulit dan terdapat jalan yang rusak, pelayanan petugas wisata kurang ramah, atraksi wisata sedikit dan kurang menarik, cinderamata mata yang dijual kurang beragam.Kata kunci: pariwisata, penilaian, potensi.   
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI KEPALA RUMAH TANGGA DI PERUMAHAN PERMATA BIRU TAHUN 2015 Murdani, Aditya; Sugiyanta, I Gede; Nugraheni, Irma Lusi
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 7 (2015): JURNAL PENELITIAN GEORGAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to obtain the information related the socio-economic characteristics of household heads of the Permata Biru Recidential, Wards and District Sukarame, Bandar Lampung 2015. This research uses descriptive method with respondents as many as 66 people.The results showed: 100% age of the respondents belong to the age at the age of 27-46 years, the average respondent worked as a trader as many as 42%, a relatively high level of formal education is as much as 52% of respondents and vocational high school graduates, income level classified high at USD 2.0515 million, - per month, 89% of households of respondents classified in the small household, and 52% of respondent households have relatively high spending above the average expenditure -rata ie,> Rp 1.649 million, - per month.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai karakteristik sosial ekonomi kepala rumah tangga di perumahan Permata Biru, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan responden sebanyak 66 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan : 100% usia responden tergolong dalam usia produktif, rata-rata responden berprofesi sebagai pedagang yaitu sebanyak 42%, rata-rata tingkat pendidikan formal responden tergolong tinggi yaitu sebanyak 52%, tingkat pendapatan tergolong tinggi yaitu sebesar Rp 2.051.500,- perbulan, 89% rumah tangga responden digolongkan dalam rumah tangga kecil, dan pengeluaran rumah tangga responden tergolong tinggi.Kata kunci: karakteristik, sosial, ekonomi, kepala rumah tangga
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI Anshor, Sokhibul; Sugiyanta, I Gede; Sri Utami, Rahma Kurnia
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 7 (2015): JURNAL PENELITIAN GEORGAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine: (1) The influence of learning media based on video to geography learning activities of XI students, (2) The influence of learning media based on video to geography learning results XI Social Class students in SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. This study used quasi experiment research. The population was grade XI of social class students in which the samples were XI 1 and XI 2. The samples were obtained by purposive sampling technique. Collected data by test. The data were analyzed with independent samplest-tes. The result indicated that (1) there is a significant influence of learning media based on video to learning activities of student, (2) there is a significant influence of learning media based on video to geography learning results of class XI social class 1.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh penggunaan media berbasis video terhadap aktivitas belajar geografi siswa kelas XI, (2) Pengaruh penggunaan media berbasis video terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XI IPSdi SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung.Penelitian menggunakan Metode Quasi Eksperimen.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS dengan sampel kelas XI IPS 1 dan 2.Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik Purposive Sample.Uji hipotesis pertama dan kedua menggunakan uji-t pada program SPSS seri 17.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran berbasis video terhadap aktivitas belajar siswa, (2) Ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran berbasis video terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS 1.Kata kunci: media pembelajaran berbasis video, aktivitas belajar, hasil belajar
ANALISIS PERKEMBANGAN DAERAH PEMUKIMAN DI KECAMATAN BALIK BUKIT TAHUN 2005-2014 Indaryono, Indaryono; Sugiyanta, I Gede; Sri Utami, Rahma Kurnia
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 5 (2015): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to know the growth of residential areas in Balik Bukit District Lampung Barat Regency in 2005 up to 2014. Method in research was descriptive method. Data collection technique was documentation. Analysis technique in research was map analysis. This research’s result indicated that: 1) the changes of residential areas in the last 10 years are up to 279 hectare or 62,69%. 2) settlement pattern found is clustered. 3) direction a the growth of settlement since 2005 to 2014 is more dominant to North.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan daerah pemukiman di Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu teknik analisis peta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perubahan luas daerah pemukiman dalam kurun waktu 10 tahun sebesar 279 hektar atau 62,69%. 2) Pola pemukiman yang terjadi adalah pola pemukiman mengelompok. 3) Arah perkembangan pemukiman yang terjadi sejak tahun 2005 sampai tahun 2014 lebih cenderung ke arah Utara.Kata kunci: perkembangan, daerah pemukiman, pemukiman